Senin, 17 September 2018

Memperingati Hari Pemungutan Sampah se- Dunia Yang di Resmikan di Tugu Kujang Bogor

Peringatan Hari Memungut Sampah se-Dunia atau World Cleanup Day 2018 serentak dilaksanakan di 16 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Pembukaannya diresmikan langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang dipusatkan di tugu Kujang, Kota Bogor, Sabtu 15 September 2018 pagi.

"Dengan ini, kegiatan World Cleanup Day di 16 kabupaten/kota di Jabar saya buka dengan bangga di Kota Bogor," kata Ridwan Kamil.

Ditemani Wali Kota Bogor Bima Arya, Ridwan Kamil beserta ratusan masyarakat dari komunitas dan pelajar turun langsung ke jalan memunguti sampah.

Mulai dari Tugu Kujang di Jalan Pajajaran, satu persatu sampah makanan, plastik, puntung rokok, hingga dedaunan yang berserakan dipunguti oleh Ridwan Kamil dan dimasukan kedalam kantong kresek.

Gerakan pungut sampah itu kemudian berlanjut ke jalur pedestrian di Jalan Oto Iskandardinata, ke lorong underpass, hingga ke sebagian Kebun Raya dan kembali ke Jalan Pajajaran.

Ridwan Kamil menuturkan, dalam gerakan pungut sampah terkandung rasa cinta terhadap daerah tempat tinggalnya dan memberikan manfaat bagi sesama. Ridwan Kamil pun mengapresiasi terhadap komunitas yang selalu mensukseskan program pemerintah.

"Pemerintah tidak bisa kerja sendiri harus bersama masyarakat termasuk energi komunitas yang harus terus dirawat karena itu yang membedakan kita dengan bangsa lain," tuturnya.

Ridwan Kamil berharap, gerakan pungut sampah tidak hanya dilakukan setiap tanggal 15 September atau saat ada momen tertentu melainkan harus menjadi budaya.

"Saya dulu di Kota Bandung, kenapa dapat Adipura setelah 17 tahun, salah satunya adalah membuat seperti World Cleanup Day tapi dilakukan hari Senin, Rabu, dan Jumat dirutinkan, sekarang menjadi kebiasaan. Mudah-mudahan gerakan ini menjadi budaya ya. Bogor saya yakin hanya masalah waktu, predikat Adipura yang dulu bisa diraih kembali," kata Ridwan Kamil seperti dilaporkan bagian Humas Pemprov Jabar.

World Cleanup Day dimulai sejak tahun 2008 di Estonia. Gerakan ini mengumpulkan orang-orang dan organisasi di seluruh dunia untuk membuat bumi lebih bersih dan bebas sampah.

Tujuannya adalah melawan sampah ilegal atau yang membuang sampah sembarangan. Tepat pada Sabtu serentak dilakukan di 150 negara dan diperkirakan 380 juta orang atau 5 persen penduduk dunia melakukannya.

Sementara target di Jabar ada 200 titik di 16 kabupaten/kota yang melakukan gerakan ini. Khusus di Kota Bogor, ada 7 rute yang dilalui oleh gerakan pungut sampah tersebut.

"Kita masih berusaha mewujudkan mimpi kita merebut kembali predikat Kota Adipura. Dulu Kota Bogor 8 kali berturut-turut meraih Adipura dan menjadi kota terbersih di Indonesia, sekarang dengan komunitas dan gerakan ini akan kita rebut kembali Adipura," ujar Wali Kota Bogor Bima Arya.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar