Rabu, 05 September 2018

Komentar Wali Kota Bima Arya Soal LRT Sampai ke Kota Bogor

Jalur Light Rail Transit (LRT) akan tersambung hingga Terminal Branangsiang Kota Bogor, Jawa Barat.

Tentu saja, rencana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menembuskan LRT ke terminal tertua di kota hujan ini tahun 2020, direspon baik oleh pemerintah daerah.

Memang Pemkot Bogor mengaku belum ada kesepakatan dengan pemerintah pusat terkait stasiun akhir LRT.

“Belum deal ujungnya LRT ada di mana. Kalau pemerintah pusat inginnya di Terminal Baranangsiang. Bila di sana semua akan terpusat dan di kawasan tersebut bakal stack karena semua bakal menyerbu ke sana,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Bima Arya menjelaskan, jika solusi terbaik demi menghindari kemacetan, maka pusat stasiun akhir LRT bisa di Kekurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara.

“Di Tanah Baru masih luas aksesnya. Untuk mendukung LRT di Kota Bogor, kami berencana akan membangun underpass dari Vihara Dhanagun ke Kebun Raya Bogor. Ini langkah antisipasi kemacetan. Sarana tersebut mesti dibangun,” kata Bima.

Kepala Terminal Baranangsiang, Dedi Humaidi mengaku, jika pihaknya belum mengetahui rencana masuknya LRT ke terminal pada 2020.“Kita lihat saja nanti. Bisa saja ada perubahan desain,” katanya.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan 2 tahun lagi lintasan LRT Jabodebek bakal sampai Bogor.

Menurut Budi, pemerintah akan segera membangun LRT dari Cibubur hingga Terminal Baranangsian.

“Targetkan pembangunan lintasan ini selesai dalam dua tahun. Sekarang baru sampai Cibubur, tapi 2 tahun lagi sampai Bogor. LRT nanti sampai Terminal Baranangsiang,” kata Menteri Budi.

Menteri Budi menuturkan, kedepan LRT tidak hanya menghubungkan Bogor dengan Jakarta dan sekitarnya, tapi dibuat LRT dalam skala lebih kecil untuk mobilitas di dalam Kota Bogor.

“Nanti kita buat LRT yang lebih kecil mengelilingi Kota Bogor. Jadi dengan adanya LRT yang sudah disetujui Presiden ini bisa dibangun dalam waktu dekat,” ujar Budi sambil menambahkan, pembangunan LRT lintas ini bakal menggandeng perusahaan swasta.

Menurut Menteri, pembangunan LRT tahap I masih dalam proses. Untuk progresnya kini sudah mencapai 40 persen.

“Masing-masing, progres lintasan Cawang-Cibubur sebesar 62 persen, Cawang-Dukuh Atas 26 persen, dan Cawang-Bekasi Timur 47 persen,” tandas Menteri Budi Karya. 

Sumber: http://goo.gl/gFRCwc/a>


Reactions:

0 comments:

Posting Komentar