Senin, 13 Agustus 2018

Stasiun Manggarai Dibangun, Jalur KRL Bogor Dialihkan Ke Jalur 8 dan 10

Kementerian Perhubungan akan kembali melaksanakan penyelesaian tahapan pembangunan Stasiun Manggarai di jalur 6 dan 7 eksisting.

Kegiatan ini berimbas pada penonaktifkan sementara jalur 6 dan 7 pada Stasiun Manggarai dan untuk sementara waktu pelayanan KRL Bogor Line ke jalur 8 dan 10.

Perpindahan jalur tersebut dilakukan sejak Sabtu 11 Agustus 2018.

Hal itu juga dilakukan dalam rangka penyelesaian pembangunan proyek jalur dobel ganda (double-double track/DDT) paket A stasiun Manggarai-Jatinegara fase I tahun 2018.

"Nantinya, pada akhir tahun 2020, direncanakan seluruh pembangunan konstruksi DDT Paket A dan B (Dipo Cipinang dan jalur DDT Stasiun Jatinegara-Cikarang) akan selesai. Apabila telah resmi beroperasi, Stasiun Manggarai akan menjadi Stasiun Sentral KA yang modern," kata Vice President Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa, melalui keterangan tertulisnya

Pelaksanaan pemindahan jalur tersebut akan berdampak pada perubahan pola operasi KRL Bogor Line, yaitu bertambahnya waktu perjalanan KRL sekitar 5-10 menit.

Sebagai contoh, waktu perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota dari yang semula 1 jam 55 menit menjadi 2 jam atau 2 jam 5 menit.

Terkait dengan kondisi tersebut, pemerintah mengharapkan pengertian masyarakat pengguna jasa KRL atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan hingga penyelesaian Pembangunan Stasiun Manggarai sebagai stasiun central yang modern.

Untuk itu, Pemerintah bersama PT KAI DAOP I serta operator KRL, PT KCI menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menyesuaikan waktu perjalanannya, terutama pada lintas Bogor Line.

"Pengguna yang transit di Stasiun Manggarai juga diharapkan selalu mendengarkan himbauan petugas terkait informasi perpindahan jalur 6 dan 7 yang tidak dioperasionalkan lagi dan berpindah ke jalur 8 dan 10 untuk KRL tujuan Bogor," katanya.

Pada saat selesainya pembangunan Stasiun Manggarai ini, maka terjadi pemisahan jalur kereta api, yaitu antara kereta api jarak jauh, kereta api commuter jabodetabek, dan kereta api bandara.

"Stasiun Manggarai juga akan dibangun menjadi tiga lantai. Lantai satu terdiri dari jalur KA Bekasi line 4 jalur dan KA Bandara 4 jalur, dengan peron 12 stamformasi, lantai dua terdiri dari layanan penumpang (concourse) dengan luas kurang lebih 9.108 meter persegi, kapasitas kurang lebih 17.800 orang dengan dilengkapi lift dan escalator bagi para difabel serta lantai tiga terdiri dari jalur KA antar kota enam jalur dan Bogor line empat jalur, dengan peron 12 stamformasi," kata Eva.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar