Senin, 13 Agustus 2018

Ramai Pembangunan Infrastruktur, Bogor Jadi Kota Favorit Pembeli Tanah

Mart Polman, Managing Director Lamudi Indonesia, potensi bisnis properti di kota Bogor diperkirakan akan semakin cerah. Pasalnya, saat ini sedang banyak dibangun sarana infrastruktur yang dapat memudahkan warga kota yang dijuluki kota hujan tersebut untuk beraktivitas, contohnya Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) dan pembangunan Light Rail Transit/LRT.

"Peningkatan jumlah penduduk di Bogor juga bisa dijadikan indikator pertumbuhan bisnis properti di sana," kata Mart.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016 lalu jumlah penduduk di Bogor mencapai 5.587.390 dan pada tahun 2017 meningkat menjadi 5.715.009.

"Berbahagialah bagi Anda yang memiliki lahan di Bogor, berdasarkan data Lamudi, setiap bulannya Bogor menjadi kota yang paling banyak dicari oleh pemburu tanah," sebutnya.

Mart menjelaskan, selama bulan Januari 2018 ada sekitar 2.704 orang berniat untuk membeli tanah di Bogor. Harga rata-rata tanah di Bogor sendiri mencapai Rp2,3 per meter persegi (m2). "Sedangkan, rata-rata harga rumah di Bogor mencapai Rp9.565.217 per m2," katanya dalam keterangan tertulis.

Sementara, berdasarkan usia, para pencari properti di Bogor berkisar di usia 25-32 tahun sebesar 64,29 persen, usia 18-25 tahun sebanyak 21,43 persen, dan sisanya di atas 35 tahun sekitar 14,29 persen.

Setelah Bogor, kota Bandung menjadi favorit para pemburu lahan. Selama Januari tahun ini, ada sekitar 2.245 orang berniat untuk membeli tanah di Kota Kembang tersebut, rata-rata harga tanah di Bandung Rp4,5juta per m2. "Rata-rata harga rumah di Bandung adalah Rp9.866.667," tuturnya.

Di urutan ketiga adalah Bekasi. Selama satu bulan ada sekitar 1.507 orang berencana untuk membeli tanah di Bekasi harga rata-rata tanah di sana mencapai Rp2,5juta per m2. Sementara untuk harga rata-rata rumah di Bekasi mencapai Rp8,7 juta per m2.

Untuk favorit selanjutnya adalah kota Malang. Di periode yang sama, ada sekitar 1.393 orang berminat untuk membeli tanah di sana dimana rata-rata harga tanah sekitar Rp1.851,852 per m2. Untuk harga rumah rata-rata sekitar Rp7.575.758.

Terakhir,Surabaya turut menjadi favorit pemburu tanah. Dalam 1 bulan, ada 1.322 orang yang ingin membeli tanah di sana, rata-rata harga tanahnya Rp9,5 per m2. Rata-rata harga rumah disana mencapai Rp12,5 juta per m2," pungkasnya.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar