Jumat, 31 Agustus 2018

Atlet Taekwondo Asal Kota Bogor Ini Sangat Di Apresiasi Oleh Pemerintah Setelah Menyumbang Mendali Emas Pertama

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, bangga dengan prestasi yang diraih atlet taekwondo, Defia Rosmaniar, yang berhasil mendapatkan medali emas untuk Indonesia pada nomor poomsae taekwondo Asian Games 2018.

Bima mengaku bangga dengan pencapaian tersebut lantaran Defia merupakan atlet taekwondo yang berasal dari Bogor, Jawa Barat, dan merupakan atlet pertama yang menyumbang medali emas untuk Indonesia pada Asian Games 2018.

Bima pun berjanji akan memberikan apresiasi kepada Defia berupa satu unit apartemen serta pekerjaan di Kota Bogor.

"Kami mengapresiasi Defia dengan memberikan satu unit apartemen. Apartemennya di Olympic City, di daerah Kedung Halang, Bogor Utara," kata Bima saat ditemui BolaSport.com di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.

"Defia juga boleh memilih, kalau mau bekerja di Kota Bogor, silakan. Saya tahu, Defia juga ditawarkan bekerja di Kemenpora. Namun, kalau mau kerja di Bogor, kami siapkan. Mau di BUMD, atau di perusahaan, jangan khawatir. Semua tempat ada untuk Defia," ujarnya.

Bima menuturkan, apresiasi itu juga berlaku untuk atlet Bogor lainnya yang mampu mempersembahkan medali emas pada Asian Games 2018.

Selain Defia Rosmaniar, menurut Bima, terdapat sembilan atlet Bogor yang berlaga pada Asian Games 2018.

Mereka adalah Idan Fauzan (atletik), Yuda Firmansyah (kano), Maulana Haidir (taekwondo), Horas Manurung (judo), Siti Latifah (kurash), Szalsza Maulida (kurash), Khasani Najmu (kurash), Fujianti Widia (panjat tebing), dan Muhamad Purkon (angkat besi).

Selanjutnya, kata Bima, sebagian besar atlet-atlet tersebut juga akan berlaga dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat di Kabupaten Bogor, 6-15 Oktober 2018.

Dengan demikian, Bima menyebut Asian Games 2018 ini juga sebagai "pemanasan" para atletnya untuk menghadapi Porda.

Perda Rancang Pengelolaan ZIS di Kota Bogor

Panita Khusus (Pansus) Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor tentang pengelolaan zakat, infak dan sodaqoh tengah digodok. Perda ini nantinya akan membeirkan kepastian hukum terhadap pengelolaan zakat di Kota Bogor.

Ketua Baznas Kota Bogor, Chotib Malik mengatakan,potensi zakat di kota Bogor mencapai 462 miliar rupiah. Namun, baru 4 persen yang terealisasi. "Kurban saja potensi sampai 648 miliar. Tapi baru 7-9 persen. Potensi ini belum terkelola secara baik," ungkapnya.

Chotib optimistis dengan Perda ini lebih meningkat. Tahun ini baru diolah Perda, jadi tahun depan bisa direalisasikan dengan target 6 miliar. "Diharapkan target bisa berjalan baik dari PNS se-kota Bogor,"ucapnya.

Ketua komisi 1 DPRD Kota Bogor, Fraksi PPP,  Ahmad Aswandi ,  menjelaskan target untuk Perda tentang pengelolaan zakat harus selesai tahun sekarang." Zakat dari perusahaan maupun individu dalam hal ini orang yang mampu. Kami menargetkan mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik, zakat dari para PNS di Kota Bogor," ucapnya.

Dia berharap nanti di pengelolaan Baznas juga ada proporsi yang lebih besar untuk sarana prasarana keagamaan baik. Seperti, majelis taklim, madrasah Diniyah, dan pesantren.

Minuman Yang Cocok Dahaga Di Bogor

Cuaca Bogor saat siang hari memang membuat dahaga terasa sangat haus, apalagi ditambah dengan macetnya Bogor.

Rasanya memang selalu ingin meminum yang dingin.

Berbicara tentang minuman dingin yang bisa hilangkan dahaga, nggak ada salahnya kamu mencoba minuman yang satu ini.

Namanya Doea Tjangkir, minuman ini bisa kalian dapatkan di Garden Tea Cafe and Resto Bogor.

Ketika meminum ini kamu bisa merasakan sensasi segar.

Bukan hanya itu saja, ditempat ini juga kalian akan disuguhkan suasana Bogor Tempo doeloe tahun 1990.

Menu-menunya bervariasi, di antaranya ada menu minuman yang oke buat dicoba, which is Es Kelapa Glodok, Es Koppo dan Es Pala Kelapa.

Untuk masalah harga sendiri kamu tak usah khawatir karena tidak akan merusak keuangan kamu.

Lokasi tempat ini sendiri berada di Jl Sawojajar No. 40, Bogor (Belakang Bogor Junction).

Nah, gimana? Ada yang penasaran dan pengen mampir kesana?

Kamis, 30 Agustus 2018

Sungai Cileungsi Kabupaten Bogor Tercemar, Menimbulkan Bau Busuk

Pencemaran di Sungai Cileungsi Kabupaten Bogor kian meresahkan selama beberapa pekan terakhir. Masyarakat di sekitar sungai mengeluhkan bau busuk hingga menyebabkan mual dan pusing.

Menurut Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas Puarman, pencemaran tersebut sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Kondisinya semakin parah saat debit air surut akibat kemarau tiga bulan terakhir.

"Warnanya hitam semakin pekat dan berbau menyengat," katanya.  Pencemaran tersebut diakui belum sampai menimbulkan penyakit khusus. Namun, Puarman mengkhawatirkan dampak kerusakan lingkungannya semakin parah.

Masyarakat meminta pemerintah atau lembaga terkait segera menindaklanjuti keluhan mereka. Menurut Puarman, pencemaran sungai diduga akibat pembuangan limbah industri dari pabrik yang ada disepanjang sungai tersebut.

Kecurigaan mereka bertambah setelah ditemukan pipa di tengah sungai yang mengeluarkan air berwarna hitam pekat. Puarman menuding pipa tersebut milik salah satu pabrik tekstil di dekat lokasi. "Seperti sengaja dibuat di tengah supaya tidak terlihat kalau air singai sedang tinggi," katanya.

Pipa tersebut ditemukan oleh warga, petugas Kementrian Lingkungan Hidup dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor yang tengah melakukan penelusuran sehari sebelumnya. Dari pantauan di lapangan, pipa berdiameter sekitar 70 sentimeter itu sengaja dibeton di dasar sungai hingga bentuknya pun tak terlihat jelas.

Kondisi air masih terlihat jernih dari Jabatan Wika Kecamatan Gunung Putri Kabupaten Bogor. Namun, sekitar satu kilometer dari sana, airnya semakin keruh berwarna coklat kehitaman tepatnya di wilayah Kampung Bojong Desa Cicadas Kecamatan Gunung Putri.

Di wilayah tersebut, masyarakat menemukan pipa yang mengeluarkan air berwarna hitam di tengah sungai. Hingga 1,5 kilometer dari sana, warna air sungai semakin hitam dan kental seperti di Desa Wanaherang Kecamatan Gunung Putri yang paling merasakan dampaknya.

Selama ini masyarakat di sekitar Sungai Cileungsi Kabupaten memang tidak menggunakan air dari sana secara langsung. Namun kabarnya aliran sungai tersebut biasa dijadikan air baku untuk pengolahan air milik Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bekasi.

Uji contoh

Meski ditemukan pipa pembuangan yang berasal dari pabrik-pabrik di sekitar sungai, petugas KLHK belum bisa memastikan penyebab pencemaran air akibat limbah industri. Salah seorang staff kementrian terkait Sigit Walgito mengakui akan menguji sampel air sungai di laboratorium terlebih dahulu.

“Ini hanya verifikasi data yang disampaikan masyarakat sekaligus melakukan sampling di tiga titik, yakni hulu, di tengah dan di hilir," kata Sigit di lokasi. Menurut konfirmasinya ke pengelola pabrik pemilik pipa, air berwarna hitam itu diakui telah melalui proses pengolahan limbah terlebih dulu.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Bogor Pandji Ksatriadji mengaku akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran sungai tersebut. Ia menegaskan, pemerintah daerahnya tidak bisa serta merta memberikan sanksi terhadap pabrik yang terbukti melanggar aturan lingkungan hidup.

"Berdasarkan pasal 76 Undang-Undang Nomor 32 tahun  2009, tahapannya adalah teguran tertulis, paksaan pemerintah, pembekuan izin lingkungan, atau pencabutan izin lungkungan," kata Pandji menjelaskan. Namun, ia belum bisa memastikan prosedur pengolahan limbah pabrik tersebut telah sesuai aturan.

Sumber: http://goo.gl/KJzaSw/a>


Pemanjangan Rel LRT Dengan Rute Mengelilingi Kota Bogor

Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) belum lagi rampung, tapi pemanjangan rel sudah direncanakan. Pemanjangannya akan dilakukan mulai dari Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, dengan rute mengelilingi Kota Bogor.

Nantinya, LRT ini akan dibangun menyambung dari Cibubur, hingga Terminal Baranangsiang, Bogor. Setelah itu LRT akan dibuat dengan ukuran yang lebih kecil untuk berkeliling Kota Bogor.

Rencana pembangunan rel baru sebagai perluasan LRT Jabodebek ini diungkapkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Ia memaparkan bahwa pembangunan tersebut akan segera dilakukan. Menurut perkiraannya, pengerjaan proyek tersebut akan memakan waktu dua tahun.

Untuk dapat melaksanakan rencana tersebut, Budi mengatakan bahwa pembangunannya akan mengikutsertakan perusahaan swasta dan menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno pun menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, banyak perusahaan swasta yang berminat terlibat di proyek LRT di Tanah Air.

"Saya pikir nanti berikutnya swasta saja, KPBU, kerja sama pemerintah dengan badan usaha. Saya yakin swasta mau karena penumpangnya banyak. Kalau swasta sudah bangun, pemerintah tinggal bantu subsidi saja," jelasnya.

Menurut penilaiannya pun, pembangunan LRT Jabodebek ini cukup krusial. Terutama mengingat kian sesaknya penumpang KRL Commuter Line dan tipisnya kemungkinan penambahan gerbong. Padahal, penumpangnya banyak yang berasal dari luar Jakarta seperti Bogor, Bekasi, serta Depok.

Adanya LRT pun diharapkan bisa menjadi moda transportasi alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk masyarakat, sekaligus mengurangi angka kemacetan.

Uji coba LRT Jabodebek
Sementara itu jalur Kelapa Gading-Velodrome, yang merupakan bagian dari LRT Jakarta-Cibubur tersebut, telah dinyatakan layak beroperasi secara terbatas. Kata "terbatas" pada syarat ini merujuk kepada penumpang undangan alias tamu, bukan masyarakat umum.

LRT Koridor 1 Fase I menggunakan jalur ganda layang melintasi lima stasiun yakni Velodrom, Pacuan Kuda, Pulomas, Kelapa Gading Boulevard, serta Mall Kelapa Gading.

Setelah mendapatkan surat rekomendasi teknis yang diberikan Ditjen Perkeretaapian melalui surat Nomor 35/SRT/K3/DJKA/VIII/2018, manajemen proyek LRT, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), mengadakan uji coba "terbatas" yang berlangsung selama 30 hari, mulai 21 Agustus hingga 20 September 2018.

Diadakannya uji coba internal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sebelum akhirnya digunakan untuk umum.

"Operasional secara fungsional ini bersamaan dengan perbaikan teknis sesuai rekomendasi dari tim pengujian Balai Pengujian Perkeretaapian," ungkap Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri.

Tamu yang diundang dalam perjalanan uji coba tersebut merupakan wakil dari perusahaan-perusahaan yang ikut mengerjakan proyek LRT, seperti PT Jakarta Propertindo, PT Wijaya Karya, PT Pulo Mas Jaya, dan lain-lain. Selain itu ada juga perwakilan dari pihak pemerintah serta awak media.

Sedangkan untuk uji coba umum, Jakpro masih menunggu izin operasional dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melalui Dinas Perhubungan.

"Kalau sudah keluar, nanti kami uji cobakan untuk umum. Kami akan undang semua pihak, lurah, camat, siswa, dan beberapa instansi lainnya,” kata Corporate Secretary Jakpro, Hani Sumarno.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah,mengaku belum menerima surat rekomendasi dari Jakpro ataupun Kementerian Perhubungan. Oleh karena itu Andri belum bisa memastikan kapan izin uji operasional diterbitkan.

Dia meminta Jakpro segera menyerahkan surat uji teknis dari Ditjen Perkeretaapian. Dengan begitu, Dishub tidak akan berlama-lama untuk menguji ulang dan melaporkannya ke gubernur.

"Setelah surat izin operasionalnya keluar dari gubernur, maka LRT bisa dipergunakan," ujar Andri.

Jakpro, menargetkan untuk mengoperasikan jalur sepanjang 5,8 km ini pada akhir tahun 2018.

Setelah Fase 1 selesai, Jakpro akan melanjutkan pembangunan Fase 2 antara Stasiun Velodrom-Dukuh Atas-Tanah Abang dengan panjang rel 11,5 km.

Sumber: http://goo.gl/T39onf/a>


Khasani Najmu Shifa Altet Kurash Kota Bogor Menyumbangkan Medali Perunggu Asian Games

Atlet asal Kota Bogor kembali menyumbangkan medali bagi Indonesia di Asian Games 2018. Setelah Defia Rosmaniar meraih medali emas, kali ini Khasani Najmu Shifa dari cabor Kurash menyumbangkan medali perunggu dalam pertandingan yang berlangsung di Jakarta Convention Center.

Perjuangan Syifa meraih medali dimulai dari babak 32 Besar. Shifa mampu unggul jauh dari lawannya asal Thailand, Narkkarach Prapathip, dengan skor 3-0. Memasuki babak 16 besar, Shifa mengandaskan perlawanan atlet asal Iran, Naderibeni Zahra.

Di babak 8 Besar, Shifa mampu menunjukkan keterampilan bela dirinya dengan mengandaskan wakil India, Tokas Megha. Dia pun lolos ke babak semifinal dan berhadapan dengan atlet Uzbekistan, Shermetova Dildor. Namun, sayangnya keberuntungan belum berpihak kepada Shifa. Dia pun harus puas menyabet medali perunggu.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan ikut menyaksikan perjuangan Shifa meraih perunggu. Bima sempat menghampiri Shifa untuk mengucapkan selamat sekaligus memberikan motivasi.

“Kurash ini cabang olahraga baru, namun Shifa mampu bersaing dengan negara lain. Usianya masih cukup muda yakni 17 tahun. Masih banyak waktu untuk memberikan yang terbaik lagi,” ujar Bima.

Bima berharap prestasi yang diraih  Shifa ini mampu menjadikan olahraga Kurash semakin dikenal masyarakat dan menjadi salah satu beladiri yang difavoritkan oleh kontingen Kota Bogor diberbagai ajang mengigat Kurash merupakan olahraga baru yang dipertandingkan di Asian Games.

“Dengan medali persembahan Shifa ini, tentu bisa meningkatkan popularitas cabang Kurash di Kota Bogor. Karena Bogor ini punya potensi cabor beladiri. Taekwondo bagus, tinju bagus, judo bagus, kempo bagus, pencak silat juga bagus. Andalan kita di Porda pasti dari beladiri," ungkapnya.

Di ajang Asian Games 2018 ini, sebanyak 10 atlet membela Indonesia. Hingga saat ini, atlet yang sudah mempersembahkan medali adalah Defia (emas taekwondo), Shifa (perunggu Kurash) dan Yuda Firmansyah (perunggu Kano beregu).

Sumber: http://goo.gl/unBRsS/a>


Rabu, 29 Agustus 2018

Ratusan Orang Diduga Tertipu Biro Umrah Di Kota Bogor

Puluhan calon jamaah umrah melaporkan perusahaan penyedia jasa pemberangkatan umrah ke polisi atas tuduhan penipuan dan pencucian uang. Jumlah korban diduga mencapai ratusan orang tak hanya dari wilayah Bogor tapi juga Jakarta dan sekitarnya.

Para korban menuntut pihak perusahaan mengembalikan uang mereka senilai lebih dari tiga miliar rupiah yang disetorkan 152 calon jamaah di wilayah Bogor. "(Kasus itu) sudah ditangani dan (pelaku sudah) ditahan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogor Komisaris Agah Sonjaya mengonfirmasi, Jumat 17 Agustus 2018.

Namun, Agah belum memberi keterangan identitas pelaku dan penetapan statusnya sebagai tersangka. Namun menurut informasi dari kuasa hukum korban Rosadi, polisi telah menetapkan komisaris perusahaan terkait berinisial UH sebagai tersangka.

Menurut keterangan petugas kepadanya, pelaku ditahan sejak dua hari lalu. Polisi juga diketahui telah melakukan gelar perkara tanpa mengundang pihak korban. Namun hingga sekarang, Rosadi mengaku masih menunggu salinan surat penahanan pelaku dari kepolisian.

Selain pasal penipuan, Rosadi menginginkan polisi menyertakan pasal pencucian uang kepada pelaku. Pasal tersebut dimasukkan agar ada kepastian penggantian uang korban dari hasil penyitaan aset-aset milik perusahaan terkait.

"Kalau (pasal pencucian uang) tidak dimasukkan, kami akan gugat secara perdata," kata Rosadi mengancam. Ia menegaskan, para korban telah berupaya menagih pengembalian uang mereka sebelum akhirnya melaporkan perusahaan tersebut ke polisi.

Para korban melaporkan kasus tersebut ke Markas Polisi Resor Kota Bogor pada Rabu, 15 Agustus 2018 malam lalu. Dalam laporan tersebut, korban menuding perusahaan melakukan tindak penipuan dan pencucian uang setelah perusahaan tersebut gagal memberangkatkan lebih dari 400 calon jamaah dari berbagai daerah pada 10 Agustus 2018 lalu.

Menurut Rosadi, para korban bahkan sempat ditampung di hotel dekat bandara Soekarno-Hatta sejak satu hari sebelum tanggal keberangkatan. Namun, para calon jamaah tidak kunjung diberangkatkan hingga hampir satu pekan setelah itu, sedangkan uang penginapan tidak lagi ditanggung perusahaan.

"Sejak awal para korban merasa curiga karena perusahaan tidak memberikan tiket pesawat sampai menjelang keberangkatan," kata Rosadi. Selain itu, para korban juga hanya diberikan salinan visa mereka tanpa ditunjukkan bentuk aslinya.

Berbulan-bulan
Sementara itu, salah seorang korban bernama Encuy (27) mengaku telah mengeluarkan uang hingga Rp20 juta rupiah agar diberangkatkan umrah oleh perusahaan tersebut. "Saya sudah nunggu berbulan-bulan tapi tidak juga diberangkatkan," katanya.

Korban lainnya, Ahmad (26) mengaku dijanjikan berangkat setelah menunggu selama empat bulan. Karena itu, ia merasa kecewa dan berharap petugas memberikan hukuman setimpal pada pelaku dan mengembangkan uang para calon jamaah.

Para korban mengaku telah berulang kali melakukan diskusi dengan pihak perusahaan namun belum menemui kesepakatan. Mereka bahkan mengancam akan membakar rumah pelaku yang diketahui berada di wilayah Kelurahan Tajur Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, apabila tidak segera mengembalikan uangnya.

16 Sekolah Ikut Kegiatan Festival Kaulinan Di Bogor

19 peserta dari 16 Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se-Kota Bogor mengikuti kegiatan festival kaulinan orang lembur di lapangan Gor Pajajaran Bogor

Pada kegiatan tersebut para pelajar fiharuskan menyelesaikan pettandinhan secara estafet.

Pada tahap pertama peserta diharuskan menyelesaikan permainan egrang, kemudian estafer berlanjut kepermainan berikuynya kelom batok, rorodaan dan lain sebagainya.

Kepala Seksi (Kasi) Seni dan Perfilman pada Disparbud, Uci Sanusi mengatakan bahwa diperlukan konsentrasi untuk menyelesaikan permainan.

"Iya karena permainan ini diperlukan ketepatan dan ketelitian jadi harus fokus, selain itu juga kekompakan tim harus solid," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor Syahlan Rasidi mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memasyrakatkan dan mengangkat kembali permainan orang lembur dikalangan anak-anak.

"Karena kita lihat permainan orang lembur ini sudah mulai punah karena kita lihat sekarang ini banyaknya sosmed anak-anak lebih senang main game," katanya.

Selain itu kata Syahlan permainan orang lembur juga memiliki filosofi kebersamaan saling asah saling asuh.

"Dengan filosofi ini perlu ditingkatkan kembali dikalangan pelajar, menanamkan rasa memilki terhadap budaya sunda yang harus dilestarikan," katanya.

Bogor Siap Datangkan 6,7 Juta Turis, Banyak Objek Wisata Baru

Sejumlah warga menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit) di pelataran Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Jawa Barat mencatat jumlah objek wisata di tahun 2018 bertambah dari 23 menjadi 30 objek.

Kepala Bidang Kepariwisataan, Disparbud Kota Bogor, Susilowati, objek wisata baru di Bogor di antaranya The Voyage yang sedang viral menjadi destinasi wisata paling diminati. 

Objek wisata ini menyuguhkan miniatur Eropa yang Instagram-able bagi generasi millennial saat ini.

"Selain The Voyage, kita punya The Jungle, Kuntum Nursery, Kampung Wisata Bubulak, dan masih banyak lagi," kata Susi.

Selain alam, ada juga objek wisata edukasi seperti Museum Sejarah Alam Nusatara, tak ketinggalan kafe dan restoran baru.

Susi menyebutkan, tahun 2018 Disparbud Kota Bogor memiliki target mendatangkan 6,7 juta wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Jumlah itu meningkat dibanding target tahun 2015 yakni 5 juta wisatawan

Sedangkan tahun 2019 targetnya naik menjadi 7,3 juta wisatawan. 

Tika optimistis jumlah wisatawan di Kota Bogor mencapi target. Sampai Agustus 2018 ini, capaiannya sudah 75 persen.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Diparbud menggandeng pelaku pariwisata, perhotelan, restoran, kafe, ASITA, dan PHRI untuk berkerja sama membuat paket wisata yang menarik.

Kepala Disparbud Kota Bogor, Shahlan Rasyidi mengatakan, persaingan di bidang pariwisata pada era globalisasi sangat ketat sehingga perlu strategi untuk mengatasinya.

"Selain harus meningkatkan infrastruktur pariwisata, dan kebudayaan, perlu ada kerja sama dengan pelaku pariwisata," kata Shahlan.

Selasa, 28 Agustus 2018

Mie Lemak Kuah Mercon di Resto Bite Box Bogor

Kalian semua pasti bosen jika makan itu-itu saja kan? Nah kini nggak ada salahnya kalian mencoba Mie Lemak Kuah Mercon Bogor ini.

Mie Lemak Kuah Mercon Bogor ini memang berbeda dengan kebanyakan mie yang lainnya. Mie ini bisa kalian nikmati di resto Bite Box Bogor.

Dengan sensasi rasa yang pedas, mie ini semakin nikmat ditambah dengan irisan tetelan.

Tidak sampai disitu saja, bakso kecil hingga irisan risol menambah cita rasa dari kuliner ini.

Bagi kamu yang suka pedas, kamu bisa menambahkan sambal sesuka hati.

Nah kuliner resto Bite Box Bogor ini memiliki beberapa varian dengan rasa kuah yang unik.

1. Mie Lemak Kuah Samin (Recomended)

2. Mie Lemak Kuah Mercon (Recomended buat penyuka pedes)

3. Mie Lemak Kuah Original

Dengan mengeluarkan uang sebesar Rp5.000 hingga Rp25.000 kalian sudah bisa menikmati kuliner lemak kuah ini.

Untuk lokasi kamu bisa mengunjungi Jl. Dr. Sumeru No 102 (Seberang Pom Bensin, Sebelum RSUD Bogor). Nggak ada salahnya loh kalian bisa makan siang disini.

Sumber: http://goo.gl/bevfHL/a>


Senin, 27 Agustus 2018

Sebutan Kota Bogor Dari Wali Kota Bima Arya Sebagai Ibu Kota De Facto

Wali Kota Bogor Bima Arya mengaku bangga memimpin kota itu dan bahkan bersaing dengan reputasi DKI Jakarta sebagai ibu kota Republik Indonesia. Bukan hanya karena Bogor letaknya berdekatan dengan Jakarta secara geografis tetapi lebih penting dari itu ialah peran sentralnya yang tak kalah dengan Jakarta.

Bima bahkan menyebut Kota Bogor sebagai ibu kota yang tak resmi atau de facto Indonesia, ketika berbicara dalam forum dialog nasional bertajuk Indonesia Maju di Puri Begawan Hall, Bogor, Jawa Barat.

“Kenapa Kota Bogor saya sebut sebagai ibu kota de facto? Resminya memang Jakarta. Tetapi faktanya, presiden kita tinggal dan menetap di Kota Bogor (Istana Bogor),” katanya.

Presiden Joko Widodo, katanya, bahkan tak hanya menjadikan Istana Bogor sebagai tempat kediamannya bersama keluarganya tetapi sekalian untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan. “Menerima tamu negara di Kota Bogor, memanggil menteri ke Kota Bogor, blusukannya di Kota Bogor.”

Dia mengaku selalu membangga-banggakan peran strategis Kota Bogor kepada publik luas, tak hanya di dalam negeri, tetapi juga di mancanegara saat, misal, dia diundang untuk berbicara dalam forum internasional.

Bima berterus terang juga memiliki kedekatan emosional khusus dengan Jokowi. Sebab Jokowi-lah, katanya, orang yang memberikan saran tentang strategi mengelola anggaran ketika seorang kali pertama menjadi kepala daerah. Saran itu tak pernah dia lupakan hingga kini.

Bima mula-mula menceritakan sebuah momen ketika dia menemui Jokowi, yang saat itu masih menjabat Wali Kota Solo. Dia ingin meminta saran kepada Jokowi setelah dia memutuskan untuk mencalonkan wali kota Bogor.

Dalam perbincangan selama berjam-jam itu, kata Bima, satu hal yang paling diingat ialah nasihat Jokowi agar jeli melihat rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang ditetapkan DPRD dan kepala daerah sebelumnya. Sebab, katanya, biasanya banyak butir anggaran yang tak wajar dan bahkan tak dibutuhkan masyarakat melainkan hanya menghambur-hamburkan uang.

“Satu yang saya ingat dari pesan beliau adalah, ‘Mas, kalau sampean jadi wali kota nanti, nomor satu, lihat APBD-nya. Itu APBD banyak yang ngaco; banyak yang digelontorkan bukan untuk kebutuhan rakyat. Pastikan itu’,” kata Bima menirukan saran Jokowi.

Jokowi, Bima meneruskan ceritanya, pun memberikan contoh saat sang tuan rumah menjabat wali kota Solo. Kala itu butir anggaran APBD untuk pembinaan pekerja seks komersial (PSK) senilai miliaran rupiah.

“Terus Pak Jokowi bingung. Ini sekian miliar setiap tahun untuk PSK. PSK-nya berkurang? Tidak. Langsung dipotonglah (besaran anggaran) itu,” ujarnya.

Bima akhirnya mencoba menerapkan saran Jokowi saat dilantik sebagai Wali Kota Bogor pada April 2014. Dia memangkas anggaran yang tidak perlu dan menaikkan anggaran belanja langsung untuk warga.

Dia mencontohkan anggaran tak perlu dalam APBD, misal, ongkos perjalanan wali kota Rp1,5 miliar per tahun. Baginya, itu jelas berlebihan. “Keliling dunia setiap bulan juga tidak akan habis itu.”

Anggaran lain yang tak wajar ialah baju dinas wali kota yang dianggarkan sekian ratus juta per tahun. Uang sebanyak itu tentu saja tak masuk akal kalau cuma untuk baju wali kota. “Saya bisa jahit saja itu cuma seratus-dua ratus ribu di (penjahit) Kang Ahmad di Bantarjati,” katanya. 

Setelah memangkas banyak anggaran tak perlu, Bima mulai tahun 2014 itu mengalokasikan belanja langsung infrastruktur Kota Bogor lebih besar dari pada belanja rutin.  Itu pertama dalam sejarah Kota Bogor.

Kawasan Suryakencana Bakalan Jadi Parimadona Kota Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bakal menata kawasan Suryakencana. Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan jika sudah ditata maka kawasan tersebut bakal jadi andalan tempat wisata baru di Kota Hujan.

"Jadi ini akan jadi tempat wisata primadona ke depannya," ujar Bima disela-sela Workshop Peningkatan Kunjungan Wisatawan ke Kota Bogor.

Bima menjelaskan, untuk menata kawasan itu bulan Oktober, Pemkot akan membangun pedestrian di Suryakencana mulai dari toko Bata hingga Gang Aut. Pedestrian akan dikonsep menggunakan ornamen pecinan dengan lebar sepanjang 3,5 meter.

"Trotoar (pedestrian) kanannya bata sampai gang aut, kirinya gang aut sampai hotel the 101 dengan anggaran 14 miliar. Tahun depan dilanjutkan lagi kalau sudah jadi Insya Allah Braga (Kota Bandung) lewat," kata Bima.

Selain membangun pedestrian di kawasan Pecinan itu, juga akan dibangun pula ruang terbuka hijau yang direncanakan dibangun di atas lahan pusat perbelanjaan Jogja yang kontraknya akan habis pada Oktober mendatang.

Kemudian untuk para pedagang kaki lima (PKl) malam yang saat ini berjualan di kawasan tersebut direncanakan akan direlokasi ke pasar Sukasari. Dan, PKL yang berada di trotoar bakal didata untuk kemudian dilakukan penataan.

Bima mengatakan, pada intinya penataan kawasan Suryakencana adalah untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut yang menurutnya sudah mati puluhan tahun terutama di atas jam delapan malam terlihat semrawut.

"Supaya kawasan itu hidup infrastruktur harus ditata, trotoar dibenahi jalan dirapikan dan ditambah lampu yang cantik dan bikin nyaman. Kalau sudah hidup perputaran ekonomi akan kencang," pungkas Bima.

Jumat, 24 Agustus 2018

Kolam Alami Curug Cantik di Bogor yang Berwarna Toska

Curug Cikuluwung di Bogor Barat punya kolam alami yang berwarna biru toska. Tak jauh dari Jakarta, curug cantik ini bisa kamu kunjungi akhir pekan nanti.

Curug Tikoro, begitulah orang-orang dulu menyebut nama tempat ini. Tikoro artinya tenggorokan, karena memang bentuk tempat jatuhnya air itu mirip lubang tenggorokan. Namun kini, tempat ini lebih akrab disebut Curug Cikuluwung.

Di bagian bawah curug ini membentuk kolam yang cukup luas. Airnya yang berwarna Hijau kebiruan berpadu dengan tebing batu dan pepohonan hutan yang rimbun, menjadikannya sebuah kolam renang alami yang sungguh indah.

Di kolam ini kita diperbolehkan berenang. Hanya saja kita wajib mengenakan pelampung. Kewajiban mengenakan pelampung ini merupakan standar keselamatan yang berlaku di sini. Kalau kita tidak membawa pelampung sendiri, kita bisa menyewanya.

Pada saat saya mengunjunginya kemarin, kebetulan air terjunnya sedang kecil, maklum musim kemarau. Namun justru karena kecil, kita bebas bermain di sekitar tempat jatuhnya air tanpa khawatir tersedot arus air ke bawah.

Di belakang air terjun, pada dinding batu, terdapat area sempit namun cukup untuk dipakai berdiri atau duduk. Kita bisa duduk-duduk disini, atau beraksi melompat menembus dinding air terjun. Dengan catatan airnya harus kecil ya, jangan ketika airnya besar, berbahaya kalau sedang besar.

Di pinggir kolam terdapat sekelompok batuan besar. Ada satu batu yang unik dengan cekungan di bawahnya. Sehingga kalau dari satu sisi, cekungan ini mirip mulut gua. Padahal ini hanya batu dipinggir kolam saja.

Kita bisa melakukan pencitraan di batu cekung ini, dengan sudut pengambilan gambar yang pas, kita bisa membuat foto/video seolah-olah kita keluar dari gua batu di bawah air.

Btw, saya mencoba tips pose foto yang saya dapatkan dari pegipegi.com. Tips-tips pada artikel tersebut menginspirasi saya untuk mengeksplorasi kolam dan Curug Cikuluwung ini, mencoba beberapa pose dan sudut pengambilan gambar guna mendapatkan foto dan video yang ciamik. hehe.

Meski sudah sejak lama ada dan dikenal oleh masyarakat setempat, Curug Cikuluwung ini belumlah terlalu lama menjadi Tempat Wisata. Mungkin karena dulu akses ke Curug ini tidaklah mudah, karena harus menuruni tebing yang sangat curam dan berbahaya.

Namun kini area di sekitar curug sudah dibenahi. Dari pintu masuk menuju curug, meski melewati tebing curam, jalurnya sudah dibuatkan jalan semen dan tangga. Di dekat curug juga terdapat fasilitas toilet umum yang befungsi juga sebagai kamar ganti.

Akses menuju area Curug juga sudah bagus. Jalannya bisa dilewati mobil dan sudah licin dihotmix. Tempat parkir luas dan di pintu masuk terdapat area dengan banyak warung. Warung-warung disini menyediakan bale-bale yang nyaman, sehingga kita bisa duduk lesehan atau berbaring menikmati udara gunung yang sejuk dan suasana yang masih alami.

Secara administratif, tempat wisata Curug Cikuluwung ini terletak di Ds. Cibitung Wetan, Kec. Pamijahan, Kab. Bogor, Jawa Barat.

Kalau dari Jakarta, kita ke Kota Bogor, lalu ke arah Barat melewati kampus IPB Dramaga. Lalu mengikuti jalan itu ke arah Leuwiliang. Antara IPB-Leuwiliang, terdapat beberapa pertigaan seperti Cinangneng, Cibanteng, Cikampak, Cibatok, Cemplang dan Karacak.

Nak, untuk mencapai Curug Cikuluwung ini, kita berbeloknya di pertigaan Cemplang. Pertigaan ini terletak kurang lebih 2 Km sebelum Leuwiliang.

Di Pertigaan Cemplang ini kita belok kiri, meneruskan perjalanan sekitar 10 Km menuju Ds. Cibitung Wetan. Ketika sampai ke Cibitung Wetan, papan penunjuk arah ke Curug Cikuluwung sudah tersedia. Kita tinggal mengikutinya saja.

Kalau menggunakan angkutan umum, kita bisa naik KRL, turun di Stasiun Bogor. Dari sini, naik angkot sebanyak 3 kali. Dari stasiun naik angkot ke Bubulak, sambung angkot lagi jurusan Leuwiliang/Jasinga, turun di pertigaan Cemplang. Dari sini naik angkot sekali lagi jurusan Parabakti, turun di Ds. Cibitung Wetan. Dari dari sini tidak ada angkutan lain kecuali ojek.

Tiket masuk ke Curug ini relatif murah, 10rb/orang. Sewa pelampung 15 ribu sepuasnya. Kalau tidak bawa bekal makanan, kita bisa makan di warung-warung yang banyak tersedia di pintu masuk.

Curug Cikuluwung ini bisa jadi tujuan wisata keluarga yang seru dan indah dengan harga yang murah.

Sebenarnya Wisata Indonesia itu tidak kalah dengan Wisata Luar Negeri. Keindahan Alam Indonesia tiada bandingannya. Dan tidak perlu jauh-jauh, disekitar kita banyak sekali Tempat Wisata yang bisa dikunjungi.

Liburan Ke Bogor Enggak Lengkap Kalau Tidak Bawa Oleh Oleh Roti Venus Ini

Siapa yang long weekend ini liburan di Bogor? Nah, traveler jangan lupa bawa oleh-oleh legendaris yang satu ini ya.

Inilah roti unyil, sebuah roti isi berukuran mini dengan berbagai varian. Hidangan ini dikenal sebagai oleh-oleh khas Bogor lho traveler. detikTravel sempat singgah beberapa hari lalu.

Salah satu toko yang juga terkenal adalah Venus. Tempat ini, menjual roti unyil yang khas dari kota Hujan. Rasanya bermacam-macam, mulai dari yang gurih dan manis.

Ada yang rasa sosis, keju, sampai daging. rian manis Begitupun varian manis seperti cokelat, keju, pisang dan srikaya.

Dari luar, bau mentega sudah tercium dengan lezat. Hati-hati sampai kalap kalau sedang datang ke roti unyil Venus!

Bukan cuma roti unyil, tetapi juga ada menu lain yang dijual di Roti Venus. Misalnya seperti roti isi, roti pizza sampai roti tawar. Semuanya dibuat segar langsung dari oven dan dapur di toko tersebut.

Ada beberapa kios yang bisa dikunjungi, tersebar di kota Bogor. Traveler tinggal memilih sesuai jarak tempuh dan tujuan. Selain itu, jangan khawatir akan basi. Karena roti unyil bisa tahan sampai 3 hari.

Nah, kalau traveler mau membawa Roti Unyil sebagai oleh-oleh, harganya mulai dari Rp 1.500 per buahnya. Kalau membeli lebih banyak dalam kotak akan lebih murah, misalnya 20 pcs seharga Rp 32 ribu saja.

Revitalisasi Jalan Suryakencana Jadi Kawasan Pecinan Kota Bogor Berencana Seperti Ini

Pemerintah Kota Bogor berencana melakukan revitalisasi Jalan Suryakancana, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa  kedepan kawasan Suryakancana akan menjadi lawasan pecinan

"proyeksinya kedepan akan menjadi menjadi kawasan pecinan yang indah, jadi nuansa pecinan Chinatown disini jadi ada Vihara disitu kemudian ada kawasan pasar tradisional dengan nuansa cina ada bangunan heritage, ada tempat kuliner," katanya usai meninjauh kawasan Suryakancana.

Bima mengatakan bahwa tahun ini pembangunan akan segera dimulai.

Pada tahap awal rencananya recitalisasi akan dimulai demgan membangun pedestrian di Jalan Suryakancana.

"Pembangunannya sekarang tapi kan bertahap pedestrian dulu tahun depan troyoar sekarang sedang dihitung, jadi tahun ini kita mulai untuk melakukan penataan dan pembenahan kawasan pasar bogor dan sekitarnya secara terintegrasi," ujarnya.

Senin, 20 Agustus 2018

Oleh-Oleh Khas Bogor, Roti Unyil

Siapa yang long weekend ini liburan di Bogor? Nah, traveler jangan lupa bawa oleh-oleh legendaris yang satu ini ya.

Inilah roti unyil, sebuah roti isi berukuran mini dengan berbagai varian. Hidangan ini dikenal sebagai oleh-oleh khas Bogor lho traveler. detikTravel sempat singgah beberapa hari lalu.

Salah satu toko yang juga terkenal adalah Venus. Tempat ini, menjual roti unyil yang khas dari kota Hujan. Rasanya bermacam-macam, mulai dari yang gurih dan manis.

Ada yang rasa sosis, keju, sampai daging. rian manis Begitupun varian manis seperti cokelat, keju, pisang dan srikaya.

Dari luar, bau mentega sudah tercium dengan lezat. Hati-hati sampai kalap kalau sedang datang ke roti unyil Venus!

Bukan cuma roti unyil, tetapi juga ada menu lain yang dijual di Roti Venus. Misalnya seperti roti isi, roti pizza sampai roti tawar. Semuanya dibuat segar langsung dari oven dan dapur di toko tersebut.

Ada beberapa kios yang bisa dikunjungi, tersebar di kota Bogor. Traveler tinggal memilih sesuai jarak tempuh dan tujuan. Selain itu, jangan khawatir akan basi. Karena roti unyil bisa tahan sampai 3 hari.

Nah, kalau traveler mau membawa Roti Unyil sebagai oleh-oleh, harganya mulai dari Rp 1.500 per buahnya. Kalau membeli lebih banyak dalam kotak akan lebih murah, misalnya 20 pcs seharga Rp 32 ribu saja.

Sumber: http://goo.gl/Ad8iSX/a>


Deretan Prestasi Defia di Taekwondo, Peraih Medali Emas Pertama di Asian Games 2018

Defia Rosmianiar berhasil menyumbangkan medali emas pertama untuk Indonesia di ajang Asian Games 2018.

Atlet muda berusia 23 tahun itu rupanya sudah sering kali memperoleh medali setiap kali turun bertanding dikejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

Wanita yang diketahui warga Kampung Sadengbengkok, Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor ini telah menyumbangkan emas pertama diajang olahraga akbar Asian Games 2018 lewat cabang olahraga Taekwondo.

Defia berhasil menyumbangkan medali emas untuk Indonesia lewat pada nomor Tunggal Putri Poomsae usai mengalahkan atlet Taekwondo asal Iran, Salahshouri Marjan dengan skor 8.470-8.690 poin.

Penampilan Defia cukup meyakinkan di babak pertama, hal itu terbukti saat dirinya memimpin tipis dengan skor 8.580-8.620. Hingga kemudian ia kembali memimpin di babak kedua dengan skor 8.360-8.760 poin.

Medali emas yang diperolehnya di Asian Games 2018 rupanya bukan baru pertama kali.

Dilihat dari laman resmi Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Defia sudah 16 kali mendapatkan medali emas diajang pertandingan tingkat nasional maupun internasional.

Medali emas yang ia peroleh di Asian Games 2018 menjadi medali emas ke-17 yang ia dapatkan sejak menggeluti beladiri Taekwondo.

Melansir Warta Kota, Defia langsung bersujud syukur di tengah lapangan saat mengetahui dirinya berhasil mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia di Asian Games 2018.

Setelah itu, ia langsung ke kursi VIP tempat di mana Presiden Joko Widodo menonton pertandingan bersama anak bungsunya, Gibran Rakabuming, beserta Menpora Imam Nahrowi dan Chief de Mission Kontingen Indonesia Syafrudin.

Sambil menangis haru, ia pun melewati karpet merah melintasi wartawan yang menanyakan berbagai hal. Manager Tim Taekwondo Indonesia Rahmi Kurnia mengikutinya dari belakang.

Defia menyatakan bahwa medali tersebut dipersembahkannya untuk mendiang Ayahnya yang beberapa bulan yang lalu baru saja berpulag.

"Ini untuk Ayah saya," singkat Defia sambil menahan haru.

Berikut ini deretan Prestasi Defia yang dilansir dari laman resmi PBTI.

1. Slver. Team female Kejurnas Korean Ambassador 2011, Indonesia
2. Gold. Individual U-17 female Korea Open Gwangju 2012 , Korea
3. Gold. Pair mixed U-29 Korea Open Gwangju 2012 , Korea
4. Bronze. Freestyle female U-29 World Taekwondo PoomsaeChampionship , Colombia 2012
5. Gold. Pair mixed U-29 Kejurnas Taekwondo Championship 2013 , Bandung, Indonesia
6. Silver. Individual U-29 female Islamic Solidarity Games 2013 , Palembang, Indonesia
7. Silver. Pair mixe U-29 Islamic Solidarity Games 2013 , Palembang, ndonesia
8. Bronze. Team female U-29 Islamic Solidarity Games 2013 , Palembang, Indonesia
9. Bronze. Pair mixed U-29 Sea Games 2013 , Myanmar
10. Bronze. Team female U-29 Sea Games 2013 , Myanmar
11. Gold. Team female U-29 Malaysia Open 2014 , Malaysia
12. Silver. Individual female U-29 Malaysia Open 2014 , Malaysia
13. Gold. Indiviual female U-29 PordaJawa Barat 2014 , Bekasi, Indonesia
14. Gold. Pair mixed U-29 PordaJabar 2014 , Bekasi, Indonesia
15. Silver. Team female U-29 Asean University Games 2014 , Palembang, Indonesia
16. Gold. Individual female U-29 Chunceon Korea open 2015 , Chunceon Korea
17. Gold. Pair mixed U-29 Chunceon Korea Open 2015 , Chunceon Korea
18. Gold. Individual female U-29 Indonesia Open 2015 , Jakarta, Indonesia
19. Gold. Pair mixed U-29 Indonesia Open 2015 , Jakarta, Indonesia
20. Silver. Individual female U-29 Asian Taekwondo Poomsae Championship, Manila Philiphine 2016
21. Silver. Pair mixed Poomsae Asian Championship , Manila Philiphine 2016
22. Silver. Pair mixed U-29 ( korean division ) 26th Korea Open Championship, Gyeongju Korea 2016
23. Gold , Individual female U-30 poomsae (Taekwondo world Hanmadang 2016 Korea)
24. Gold , Individual femalem U-30 poomsae ( 1st Bankimon Open Korea 2016)
25. Gold , Team female U-30 poomsae (1st Bankimon Open Korea 2016)
26. Gold , Individual female PonJabar XIX 2016
27. Gold , Team female PonJabar XIX 2016
28. Gold , Team female senior kejurnasmahasiswa , lombokmataram 2016
29. Silver , Individual female senior kejurnasmahasiswa , Lombok Mataram 2016.

Sumber: http://goo.gl/x3azdP/a>


Libur Akhir Pekan Jokowi Ajak Jan Ethes Main Komidi Putar di Botani Square Bogor

Momen libur akhir pekan dimanfaatkan Presiden Joko Widodo untuk berkumpul bersama keluarganya. Kali ini, Jokowi mengajak cucu pertamanya, Jan Ethes, untuk bermain di Botani Square, Bogor, Jawa Barat. 

Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB dengan mengenakan kaus merah marun, celana jins, dan sepatu kets hitam putih. Sementara Jan Ethes, muncul berkemeja putih dengan menggendong tas ransel berwarna biru muda.

Dalam acara liburan itu, Jokowi juga ditemani oleh putra sekaligus ayah dari Jan Ethes, Gibran Rakabuming Raka. 

Di dalam Botani Square, Jokowi mengajak Jan Ethes untuk bermain wahana komidi putar "Superplane". Jan Ethes tampak riang bisa duduk di wahana tersebut. 

"Woaaah," ucap Jan Ethes, saat 'pesawat' yang ditumpakinya mulai berputar. 

Sementara itu, Jokowi dan Gibran terlihat berdiri di samping wahana sembari memperhatikan Jan Ethes. Jokowi sesekali terlihat melempar senyum saat melihat kelakuan cucu pertamanya itu. 

"Naik lagi, naik," ucap Jokowi, dengan tangan membentuk gestur pesawat terbang. 

Usai mengajak Jan Ethes bermain di wahana tersebut, Jokowi beserta keluarganya meninggalkan Botani Square sekitar pukul 11.20 WIB. Jokowi melanjutkan aktivitasnya untuk bersantap siang bersama keluarga di salah satu rumah makan di Bogor. 

Kehadiran Jokowi dan keluarga di rumah makan tersebut rupanya menarik perhatian para pengunjung. Beberapa di antara mereka mencoba untuk bersalaman dan bersawafoto bersama Jokowi. 

Selepas makan siang, Jokowi dan keluarga kembali ke Istana Bogor. 

Sumber: http://goo.gl/YqnRr2/a>


Wisata Kuliner Khas Indonesia dengan Pemandangan Gunung Geulis di Bogor

Berwisata ke arah puncak kini tak perlu bermacet ria hingga ke puncak pas, di sekitar Ciawi-Gadog pun banyak wahana wisata hingga resto dengan pemandangan alam yang tidak kalah sejuk dan jarang terjamah kemacetan. 

Salah satu alternatifnya ialah di daerah Kampung Pabuaran, Megamendung, Ciawi, Bogor. Selain terdapat beberapa vila penginapan, belum lama ini beroperasi resto dengan konsep alam yang menyajikan kreasi masakan Nusantara, ialah Bumi Sampireun. 

Resto yang berada di dalam kawasan Vimala Hils ini merupakan "adik" dari merek terdahulunya yaitu Talaga Sampireun.

Konsep yang diusung lebih simple dengan mengganti danau dengan kolam-kolam kecil, tetap dengan pemandangan alam dan cita rasa Nusantara.

Kudapan yang ditawarkan mulai dari camilan tradisional seperti surabi, tape bakar, pisang bakar, dan lainnya mulai Rp 29.000. Sedangkan untuk makanannya sangat banyak pilihan kreasi, dari ikan air tawar seperti olahan gurami dan patin.

Lalu olahan ikan laut bersama kepiting, cumi, dan udang, ragam olahan daging, sup dan soto juga menghiasi menunya. 

Namun hidangan favorit pengunjung ada di gurame terbang, udang bakar madu, gurame parahyangan, ayam pletok, patin pepes bambu, dan patin garang asem sekitar Rp 75.000. 

"Favorit pengunjung sampai saat ini ada di olahan gurame. Kalau buat anak juga cocok, nggak pedes, ada patin pepes bamu juga unik dari Sulawesi," tutur Carnelisia Valia, General Manager Sales and Marketing Bumi Sampireun, saat dikunjugi di restonya, Bogor

Suasana alam yang ditawarkan berada di ketinggian 600 meter di atas permukaan laut, dengan udara sedikit dingin, Gunung Geulis tampak dari kejauhan menyapa pengunjung, saat sore. 

Selain menyuguhkan pemandangan, wisatawan yang penat akan kemacetan lalu lintas juga bisa sembari rekreasi dengan beberapa fasilitas keluarga di sini, mulai taman bermain, catur raksasa, gardu pandang ke arah pegunungan, arena memberi makan ikan, taman rusa, taman kelinci, dan taman burung. 

Di akhir pekan juga anak-anak bisa mencoba naik kuda poni dengan membayar Rp 50.000-Rp 80.000 berkeliling Vimala Hils. 

Fasilitas untuk makan tersedia ruang utama, 17 saung terbuka ada yang "single" untuk 10 orang dan "double" untuk 20 orang, serta ruang VIP dan ruang rapat. Total kapasitas resto dengan dekorasi unik ini hingga 350 orang.

"Meski merupakan mini konsep, Bumi Sampireun tetap hadir dengan menu, standar kualitas, standar pelayan, dan kebersihan yang sama dengan Talaga Sampireun," kata Manpalagupta Sitorus, Advisor PT Jaya Pangan Lestari, dalam acara yang sama. 

Resto ini berjarak 45 kilometer dari Jakarta, dan 3 kilometer dari keluar pintu tol Gadog. Resto buka setiap hari, dari pukul 10.00 - 22.00 WIB.

Sumber: http://goo.gl/DjJ4wb/a>


Asinan Gemes Lapak Penjual Asinan Khas Bogor Menyajikan Kombinasi Kuliner Ketoprak Jakarta dan Pempek Palembang

Salah ketik atau typo tulisan Asian Games di spanduk atau baliho yang dipajang di depan umum belakangan ini menjadi buah bibir, baik di tengah masyarakat maupun di media sosial.

Seperti di Banten, sudah tiga kali typo tulisan Asian Games terjadi. Mulai dari penulisan Asean yang seharusnya Asian, hingga tulisan Atlit dan Pentathlonk.

Pejabat terkait pun menilai keteledoran dari typo di baliho tersebut cukup memalukan Provinsi Banten.

Belum selesai jadi bahan cibiran, di daerah Bogor sempat ada tulisan yang sekilas dibaca memang seolah-olah typo, bertuliskan Asinan Gemes.

Rupanya si pembuat spanduk atau baliho tersebut memang disengaja. Tulisan tersebut mengarah pada makanan khas Kota Bogor.

Bagi Anda yang sering melintas di Jalan Pajajaran dari arah Terminal Baranangsiang menuju Tugu Kujang mungkin Anda akan melihat spanduk 'nyeleneh' ala pengusaha kuliner.

Spanduk yang dipasang di depan rumah makan padang itu bertuliskan 'Asinan Gemes' dengan logo dibuat seperti Asian Games.

Asinan Gemes itu tentu tak ada hubungannya dengan Asian Games 2018.

Asinan Gemes merupakan lapak penjual asinan khas Bogor yang baru dibuka sekitar satu minggu lalu.

Bukan hanya namanya yang unik dan kreatif. Namun kuliner yang dijual pun berbeda dari lainnya.

Di spanduk dituliskan Ketoprak Jakarta Pempek Palembang.

Itulah yang dikombinasikan oleh pemilik kedai untuk menciptakan menu kuliner baru di Kota Bogor.

Karyawan Asinan Gemes, Rima menuturkan bahwa dikedai Asinan Gemes ada asinan yang dikombinasikan dengan pempek.

Bukan hanya itu jika pada umumnya asinan dipadu dengan kuah cuka, namun di Asinan Gemes, asinan yang dikombinasikan dengan pempek diberi kacang dan bumbu ketoprak.

"Iya di-mix, jadi ada dua menu ada asinan gemes ada asinan pempek, bumbunya kita pakai kacang dan ketoprak," katanya

Bukan hanya itu kata Rima diledai Asinan Gemes juga dijual berbagai asinan lainnya yaitu asinan jagung dan asinan sunda.

Untuk asinan gemes dan asinan pempek dihargai Rp 28 ribu perporsi. Sedangkan untuk asinan jagung dan asinan sunda hanya dihargai Rp 25 ribu.

Bagi Anda yang ingin mencicipi kelezatan Asinan Gemes, Anda bisa datang ke Jalan Pajajaran dekat terminal Barangsiang, seberang Botani Square.

Asinan Gemes buka sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Asinan Gemes ini juga cocok untuk oleh-oleh Kota Bogor.

Sumber: http://goo.gl/7kqRpS/a>


Wisata Kuliner dan Alam Bukit Aer Resto Bogor

Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Bogor memang bukan tanpa alasan, Bogor sendiri memiliki tempat wisata alam.

Wisata alam yang dimiliki Bogor memang masi sangat-sangat terjaga keasliannya.

Bukan hanya itu saja, wisata kuliner juga disajikan dengan berbagai rasa dan varian. Mulai dari kuliner Sunda hingga Internasional.

Berbicara tentang tempat wisata di Bogor dan juga kuliner, Bogor punya dua-duanya dalam satu tempat.

Benar sekali siapa lagi jika bukan Bukit Air Resto Bogor.

Lokasi Bukit Air Resto sendiri berada di Jl. Babakan Ence, Desa Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kab. Bogor.

Tempat ini juga memang sangat cocok bagi kamu para pecinta masakan khas Sunda.

Selain terkenal dengan menu yang lezat, letaknya pun di pedesaan alami dengan pemandangan perbukitan di kawasan Ciomas, hamparan sawah nan hijau yang menyejukkan mata.

Ditambah lagi dengan latar belakang Gunung Salak yang terlihat di kejauhan.

Setiap akhir pekan tiba, tempat ini selalu ramai dikunjungi. Makan di Bukit Air Resto Bogor kamu juga bukan ditempatkan didalam gedung.

Melainkan akan ditempatkan disaung, hal tersebut menjadikan para pengunjung yang datang akan ditawarkan masakan Sunda sekaligus pemandangan pesawahan yang keren.

Manu masakan yang ditawarkan pun cukup beragam mulai dari tahu butut, haseum, karedok, patin kejepit awi, gurame hiber, tutut kari monyong, dan masih banyak lagi.

Tak sebatas itu saja, daftar nama minuman pun unik seperti es beleketeplek, es balakciprut & es oblada obladi.

Untuk masalah harga sendiri kalian tak perlu khawatir, mulai dari harga Rp9.000 hingga Rp90.000 bisa kalian pilih tergantung menu makanan.

Gimana apa kalian mau mencoba makan disini? Atau malah mungkin sudah pernah mencobanya?

Sumber: http://goo.gl/EqBUiS/a>


Rabu, 15 Agustus 2018

Kehabisan Dana Kampung Budaya Sindangbarang Terancam Dijual

Lahan dan bangunan di Kampung Budaya Sindangbarang Desa Pasir Eurih Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor terancam dijual. Ketua Adat Maki Sukawijaya sekaligus pengelola kawasan tersebut mengaku kesulitan membiayai perbaikan bangunan peninggalan masyarakat adat setempat.

"Saya sudah tidak ada uang. Mumpung masih ada nilainya, lebih baik saya jual saja. Saya mintanya sembilan miliar rupiah," kata Maki saat dihubungi, Selasa, 14 Agustus 2018. Ia mengaku tidak sanggup lagi memelihara bangunan tersebut karena lebih banyak mengeluhkan uang pribadi selama 11 tahun terakhir.

Selain dari uang pribadinya, anggaran untuk operasional kegiatan dan pemeliharaan berasal dari hasil kunjungan wisatawan dan peneliti. Maki memperhitungkan total pengeluaran dalam satu tahun di sana mencapai Rp400 juta, termasuk untuk gaji karyawan.

Pihak pengelola selama ini telah melakukan perbaikan kecil pada bangunan tradisional di sana. Namun, belum pernah ada perbaikan besar dan menyeluruh sejak 2006 sampai sekarang. Maki menilai kerusakannya cukup parah pada bagian atap, lantai dan kaki-kaki bangunan.

Upaya meminta bantuan dari pemerintah daerah, provinsi maupun pusat juga telah ditempuh. "Waktu zaman Pak Aher (Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan) sebelum turun, beliau mau memberikan bantuan hampir satu miliar rupiah tapi cairnya 2019. Kemarin ada informasi dana bantuan itu kemungkinan tidak jadi," kata Maki.

Maki pun mempertanyakan kebenaran informasi tersebut dan alasannya dibatalkan. Sambil menunggu kejelasan, ia mulai menawarkan lahan dan bangunan di sana. Salah satunya melalui jejaring sosial Facebook yang ikut menandai akun Sekretaris Daerah Pemerintah Jawa Barat Iwa Karniwa.

Saat ditemui di lokasi, salah seorang pengelola di bagian umum Rohman Hidayat menunjukkan kerusakan bangunan berjumlah 23 unit di lahan seluas 8600 meter persegi. Menurut pantauan PR, kerusakan lebih banyak terjadi pada bagian atap yang terbuat dari lapisan injuk, hateup, sponge dan bilik kayu.

Kerusakan cukup parah juga dialami bagian lantai yang terbuat dari kayu. Seperti pada bangunan panggung pertunjukan musik yang disebut saung talu, lantai kayu di bagian belakang panggung jebol karena keropos. Kondisi serupa juga dialami balai riungan yang biasa digunakan untuk pertemuan dan diskusi pengunjung.

"Kerusakan ini tentunya mengganggu kunjungan wisatawan maupun penelitian dari mahasiswa atau lembaga," kata Rohman. Kondisi infrastruktur dianggap ikut menurunkan jumlah kunjungan ke Kampung Budaya Sindangbarang dalam beberapa tahun terakhir.

Rohman mengakui keterbatasan anggaran juga mengurangi kegiatan besar yang biasanya rutin diadakan empat kali setahun, menjadi hanya satu kali setahun. Satu-satunya kegiatan budaya yang digelar saat ini adalah serentaun atau upacara panen padi khas adat Sunda.

Penyelenggaraannya acara tersebut diakui membutuhkan dana yang besar hingga sekitar Rp100 juta. Rohman mengakui bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor hanya diberikan untuk penyelenggaraan acara tersebut. Itu pun tidak sampai 10 persen dari kebutuhan anggaran.

Pelatihan seni budaya
Sejak dulu, kawasan tersebut diakui menjadi tempat pelatihan seni budaya tradisional selain menjadi destinasi pariwisata budaya. Rohman mengatakan kegiatan rutinnya antara lain pelatihan menari jaipong, musik angklung hingga silat Cimande. Hingga saat ini, ia menyebutkan jumlah peserta didiknya mencapai 100 anak.

"Setiap Sabtu-Minggu atau sesuai jadwal kunjungan wisatawan, anak-anak tampil untuk menghibur para pengunjung," kata Rohman. Ia pun berharap tempat tersebut tidak jadi dijual sehingga kegiatan budaya masih bisa dilakukan di sana.

Rencana penjualan Kampung Budaya Sindangbarang itu pun disesalkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Rahmat Surjana. Ia mengakui, kemampuan pemerintah daerah tidak bisa memenuhi seluruh permintaan masyarakat.

"Ada beberapa tempat yang serupa dengan Kampung Budaya Sindangbarang di Kabupaten Bogor ini. Tapi kami kelompokan mereka sebagai sanggar seni saja," kata Rahmat. Ia menyebutkan nilai bantuan untuk penyelenggaraan serentaun di sana mencapai sembilan juta rupiah pada tahun ini.

Rahmat mengaku sangat mengapresiasi komitmen pengelola kawasan tersebut dalam melestarikan budaya tradisional nenek moyang. Namun menurutnya, bangunan tradisional di Kampung Budaya Sindangbarang bukan peninggalan asli masyarakat setempat. Sehingga, keberadaannya pun tidak digolongkan pada cagar buday

Sumber: http://goo.gl/w76FAi