Kamis, 26 Juli 2018

Sistem Tiket Kertas Yang Membuat Penumpang Masih Bingung

Sistem tiket elektronik di Commuter Line atau KRL hari ini belum bisa digunakan dan diganti dengan tiket kertas seharga Rp 3.000. Akibatnya, banyak calon penumpang yang kebingungan.

Memantau situasi di Stasiun Bogor, Jawa Barat, pagi. Di gate masuk, tampak ada 3 petugas keamanan yang memberikan pengumuman.

"Semua kartu belum bisa digunakan, sementara pakai tiket kertas. Hari ini menggunakan tiket manual 3 ribu rupiah," kata para petugas keamanan tersebut.

Ada cukup banyak penumpang yang kebingungan menanyakan kebijakan ini. 

"Ini saya punya kartu KMT jadi mesti beli tiket lagi," ujar salah seorang bapak kepada petugas. Sang petugas kemudian memberi penjelasan dan mengarahkan penumpang tersebut untuk antre membeli tiket kertas.

Selain itu, ada seorang bapak yang kembali dari gate untuk membeli tiket kertas. Dia mengaku tidak mendengar bahwa hari ini seluruh kartu elektronik tidak bisa digunakan.

"Nggak dengar saya tadi kalau harus beli tiket kertas. Sambil teleponan soalnya, buru-buru," ujar bapak bernama Suryono tersebut saat ditanya.

Pagi tadi sempat terjadi kepadatan antrean pembelian tiket manual di Stasiun Bogor. Namun, sejak pukul 08.00 WIB, suasana di stasiun ini terpantau kondusif.

Di Stasiun Bogor, ada 3 loket yang dibuka untuk membeli tiket manual. Selain itu, ada 4 meja yang terdiri dari 2 petugas yang dibuka untuk melayani tiket manual Rp 3.000 untuk semua jurusan.

Di gate tap-in juga ada 7 petugas yang berbaris menyobek tiket calon penumpang. 

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar