Selasa, 03 Juli 2018

Kecelakaan di Bogor, Perhatian Terhadap Blindspot Kendaraan

Sebuah rekaman kecelakaan yang terjadi di Bogor, Jawa Barat tengah viral di media sosial. Rekaman kecelakaan tersebut memperlihatkan pengendara ojek onlie dan penumpangnya terserempet bus yang tengah berbelok hingga terjatuh. 

Dari peristiwa ini banyak warganet menyebutkan sebagai kelalaian pengemudi bus terhadap titik buta atau blindspot kendaraannya. Ini juga diyakini oleh Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu. 

"Pertama ada ketidaktahuan terhadap blind spot, kedua ada kelalaian. Patut diduga sopir yang mendahului di tikungan melakukan kelalaian," ucap Jusri yang dihubungi. 

Titik buta atau blind spot sendiri diartikan sebagai bidang pandang yang tidak terlihat. Dalam kasus kendaraan seperti mobil atau bus, titik mati disebabkan kehadiran pilar-pilar di kendaraan serta penyebab-penyebab lain.

Jusri melihat sopir tidak memperhatikan sudut belok yang mengecil. Ini yang menyebabkan pengendaramotor tidak memiliki ruang untuk menghindar dan terjadi kecelakaan.

Catatan juga diberikan kepada pengendara motor, dalam hal ini kealpaan untuk melihat ancaman di sekelilingnya.

"Ancaman ada dari mana saja, tidak hanya depan. Dalam banyak kasus bahkan bisa dari atas," ucap Jusri.

Bagi pengendara motor, untuk selalu awas memperhatikan sekelilingnya baiknya setiap lima sampai delapan detik membiasakan diri mengecek kaca spion. Saat ingin bermanuver tidak lupa untuk menoleh agar memastikan kondisi ruang yang akan dimasuki, apakah aman atau sedang ada kendaraan yang tidak terlihat dari spion. 

Peristiwa ini juga mengingatkan betapa beresikonya untuk berkendara dekat dengan kendaraan-kendaraan besar. Untuk menghindari kejadian buruk, disarankan untuk tidak berkendara dekat dengan kendaraan besar yang memiliki banyak titik buta.

Diketahui akibat kecelakan yang terjadi tersebut, korban yang merupakan seorang dokter bernama Rizaldi Hutanto (43) meninggal di tempat.

Sumber: Sumber: http://goo.gl/Rzerzn

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar