Selasa, 20 Maret 2018

Dua Lokasi di Kota Bogor Ini Sering Dikunjungi Wisatawan Mancanegara

Kota Bogor tidak hanya terkenal di dalam negeri, tapi juga di kalangan wisatawan mancanegara.

Dari berbagai macam ragam wisata yang ada di Kota Bogor, tiga lokasi ini kerap kali menjadi tujuan utama yang digemari oleh turis mancanegara.

"Yang jadi favorit wisatawan mancanegara itu kebanyakan ya Kebun Raya Bogor, selain itu industri gong dan wayang golek," ujar Shahlan Rasyidi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor.

Shahlan mengatakan, pelancong dari luar negeri mencari objek wisata yang benar-benar tradisi asli dari wilayah setempat.

"Kita kan punya pabrik gong sebagai alat seni di Empang, kemudian ada sentra wayang golek di Loji dan Lebak Kantin," kata Shahlan.

Dari penjelasan Shahlan, rata-rata wisatawan asing ingin mengetahui dan melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan dari kerajinan tradisional tersebut.

"Tapi yang sangat terkenal itu di Loji, sering dikunjungi orang-orang Perancis, Belanda, Australia," ungkap Shahlan.

Untuk mengakomodir kebutuhan wisatawan yang datang ke Kota Bogor, Shahlan mengatakan pemerintah membuat Tourist Information Center (TIC) atau pusat informasi wisatawan untuk mencari tempat-tempat wisata.

"Biasanya orang asing datang ke TIC dulu, dia mencari informasi kira-kira yang menarik di Bogor apa sih," pungkasnya.

Setelah mendapat penjelasan, Shalan menuturkan turis asing itu akan diantarkan oleh pemandu wisata menuju ke lokasi yang diinginkannya.

TIC Kota Bogor berlokasi di Taman Topi di Jalan Kapten Muslihat, menurut Shahlan semua orang yang bertanya tentang wisata Kota Bogor akan dilayani.

"Siapa pun bisa datang ke TIC untuk mencari informasi bukan orang mancanegara saja," ucap Shahlan.

Selain terdapat fasilitas TIC, Shahlan juga membuat leaflet dan papan informasi berupa peta lokasi wisata unggulan di Kota Bogor.

"Kita tempatkan di Tugu Kujang, Sempur, Ekalokasari, dan TIC, jadi kalau masyarakat datang ke Bogor bisa lihat petanya disitu," ujar Shahlan.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar