Kamis, 22 Maret 2018

Bakal Dibangun Double Track di Jalur Kereta Bogor-Sukabumi, DJKA Hitung Ganti Rugi Rumah Warga

Pihak Kementrian Perhubungan Darat kini sudah melakukan pertemuan dengan warga yang akan terkena dampak proyek pembangunan double track atau jalur ganda Bogor - Sukabumi.

Staf Umum Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat, Direktorat Jendral Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan Darat, Andi Priatna mengatakan pertemuan itu dilakukan sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL).

"Jadi intinya acara UKL-UPL itu forum komunikasi dari warga yang terlintasi jalur kereta api yang rencananya untuk double track ya jalur ganda," ujar Andi usai pertemuan tersebut di Kantor Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya meminta masukan dari warga sekitar.

Kemudian, lanjut dia, masukan itu dikumpulkan secara tertulis untuk dijadikan referensi.

Menurutnya, referensi tersebut nantinya akan dikonsultasikan dan akan menjadi patokan kerja dari pelaksana kontruksi.

"Nah dari warga ini berharap untuk menerima apa yang akan warga dapat dengan adanya pembangunan ini terutama dampak-dampaknya, seperti dampak kebisingan, terus dampak udara terus dampak yang lain-lain," katanya.

"Dari pendapat masyarakat ini kita akan jadikan suatu dokumen yang dijadikan referensi untuk patokan kerja dari pelaksana kontruksi," sambungnya lagi.

Selain itu Andi juga belum bisa menyebutkan berapa jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan tersebut.

Sebab, hingga saat ini pihaknya masih mengkaji tentang ganti rugi rumah warga.

"Kalau pergantian tempat tinggal kita sekarang sedang dikaji nanti kalau memang dasar hukumnya jelas, kita langsung memberikan suatu tali asih lah untuk biaya pemindahan," ungkapnya.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar