Minggu, 25 Maret 2018

Program Ternak Domba Paragon akan Dilanjutkan di Bogor

PT. Paragon Technology and Innovation (PTI) bermitra dengan PKPU Human Initiative akan melanjutkan program Pemberdayaan di Kampung Mekar Sari Desa Negla Sari, Dramaga, Bogor. Kerja sama PTI dan PKPU Human Initiative memasuki  periode tahun kedua yang terdiri dari kerjasama program kemanusiaan dan program pemberdayaan masyarakat.

Program Ternak Domba Paragon berlangsung sejak Februari 2017 hingga awal 2018 dengan total penerima manfaat 15 orang. Program Ternak Domba Paragon menghasilkan dampak yang baik dan bermanfaat dalam meningkatkan penghasilan para petani di desa Negla Sari.

PT. Paragon Technology and Innovation (PTI) bermitra dengan PKPU Human Initiative akan melanjutkan program Pemberdayaan di Kampung Mekar Sari Desa Negla Sari, Dramaga, Bogor.
"Dengan usaha ternak domba para petani menjadi semangat dalam mengembangbiakkan domba karena hasilnya lumayan untuk memenuhi biaya hidup masyarakat,” kata CSR Spesialist PKPU Human Initiative Ari Djanuar.

Sementara itu, Corporate Public Relation PTI Novi Hendradi  mengatakan nantinta akan diseleksi 10-15 perempuan untuk akan ikut pelatihan make up gratis oleh Paragon. "Tapi dengan catatan buka usaha disini (Bogor), tidak di kota sehingga kesejahteraan masyarakat Desa Negla Sari meningkat,” kata Novi.

Sumber: http://goo.gl/PNihfr

Relaksasi, Yuk Berendam Air Panas Alami di Bogor

Kesibukan di kota besar mungkin membuat anda penat dan merasa lelah. Ada banyak hal yang bisa dilakukan agar mengembalikan semangat seperti semula. Salah satunya dengan berlibur ke suatu tempat untuk merefresh otak biar tidak stress.

Salah satu rekomendasinya yakni dengan berendam di pemandian air panas alami yang membuat tubuh anda relaks dan siap menjalani hari kembali. Nah di Bogor ada beberapa tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi bertemakan air panas.

Jika sahabat sporto ingin kesana dan mau tahu lokasinya seperti apa, berikut penjelasannya

1. Pemandian Tirta Sanita, Ciseeng
Inilah tempat pemandian air panas alami yang terbentuk dari batu-batuan belerang. Suhu air di pemandian ini memang tidak terlalu tinggi, tetapi memiliki khasiat obat yang mantap.

Pasalnya, kandungan belerang di dalam air pemandian ini begitu tinggi. Oleh karena itulah, waktu mandi setiap pengunjung pun dibatasi agar pengunjung tidak lemas ataupun keracunan.

Tirta Sanita terletak di Desa Ciseeng, Parung, Bogor. Sumber air panas ini berasal dari air panas belerang Gunung Kapur. Letaknya kurang lebih 26 km dari pusat kota Bogor. Selain pemandian air panas, di tempat wisata ini juga terdapat beberapa fasilitas seperti outbound, penginapan dan tempat makan atau restoran.

2. Pemandian Air Panas Gunung Pancar, Sentul
Jika sahabat sporto menyukai air yang lebih panas, Pemandian Air Panas Gunung Pancar pun bisa menjadi pilihannya. Suhu airnya yang lebih tinggi daripada Pemandian Tirta Sanita, Ciseeng, akan membuat lebih relaks dan ingin berlama-lama berendam.

Walaupun demikian, jika Anda bermaksud melakukan terapi pengobatan, air panas di Gunung Pancar memang tidak terlalu berkhasiat. Pemandian ini lebih cocok untuk Anda yang ingin relaks dan merehatkan badan dari kepenatan hidup sehari-hari.

Taman Wisata Air Panas Gunung Pancar terletak di Babakan Madang Bogor. Namun di tempat wisata ini ada yang berbeda dari tempat wisata air panas lainnya yaitu pembagian beberapa kolam, ada kolam umum, kolam tiga rasa dan kolam keluarga. Di sini juga dibagi antara kolam perempuan dan kolam laki-laki.

3. Pemandian Air Panas Ciparay, Pamijahan
Rasakan sensasi air hangat di bawah pancuran-pancuran bambu yang begitu eksotis. Hanya saja, untuk mandi, sahabat sporto tidak berendam langsung di bawah pancuran. Terdapat sebuah kolam yang cukup luas untuk aktivitas berendam Anda.

Pemandian air panas yang terletak di Desa Ciparay, Kecamatan Pamijahan, Bogor, ini sangat cocok untuk melepaskan penat setelah seharian bekerja. Suasananya yang asri dan komplek pemandian yang ditata dengan saksama benar-benar akan membuat anda relaks.

Untuk masuk ke pemandian air panas ini tidak mahal, anda hanya cukup membayar 4.000 rupiah per orang maka anda sudah bisa masuk ke Wisata Air Panas Ciparay. Di sini juga terdapat saung dan warung-warung jika anda ingin bersantai bersama keluarga.

4. Kawah Ratu, Gunung Salak Endah
Air panas di Kawah Ratu memang belum dikomersilkan. Inilah bonus yang bisa sahabat sporto peroleh ketika mendaki Gunung Salak. Kawah yang masih aktif ini memang memproduksi gas belerang yang cukup pekat. anda akan melihat sungai yang mengalir di tengah area Kawah Ratu. Airnya jernih dan hangat.

Jika mau, anda bisa mandi di sungai tersebut. Di bagian hulu sungai, air terasa lebih panas dengan aroma belerang yang lebih tajam. Untuk menghindari risiko keracunan, pengunjung dilarang mandi di hulu sungai.

Sumber: http://goo.gl/kL4bZn

Ternyata di Bogor Ada Taman Jurassic Loh, Penasaran?

Selain Gunung Pancar yang terkenal dengn wisata air panasnya, ternyata ada pesona keindahan tersembunyi di kawasan sentul loh, namanya Gua Garunggung.

Lokasi tepatnya berada sekitar 3 kilometer menuju Curug Leuwi Asih, Karang Tengah, Babakan Madang, Bogor. Kalau dari Gerbang Tol Sentul City, jaraknya mencapai 14 kilometer.

Gua Garunggung ini menyediakan wisata alam yang mirip dengan taman Jurassic dan cocok sekali bagi sahabat sporto yang hobi traveling khususnya ke destinasi wisata alam.

Memang masih banyak yang belum tahu tempat ini, karena lokasinya tersembunyi. Namun ketika datang kesana, dipastikan para traveller bakal terpukau dengan keindahan bebatuan karst yang mengelilingi gua.

Untuk mencapai kesana, para traveller bisa menggunakan roda empat dan dua. Bila dengan roda dua para traveller bisa memangkas waktu tempuh trekking jadi 1,5 kilometer dari titik terakhir sepeda motor.

Medan ke Gua Garunggung tidak terlalu sulit, namun cukup melelahkan. Sahabat sporto bisa melakukan trekking menuju kesana.

Tidak ada syarat khusus menuju tempat ini, hanya saja tidak ada warung makanan dan minuman di kawasan gua.Untuk.itu disarankan membawa perbekalan, tapi ingar harus menjaga kebersihan jangan membuang sampah sembarangan.

Jika anda berminat dan ingin kesana, disarankan saat musim kemarau atau curah hujan rendah. Jika saat hujan, traveller harus hati-hati karena jalan yang dilalui akan becek dan batuan karst sangat licin dan berbahaya.

Adapun aktifitas yang bisa dilakukan saat sampai ke Gua Garunggung, salah satunya bisa camping atau melakukan penelusuran gua yang dipandu seorang warga disana.

Walaupun sudah resmi masuk dalam pengelolaan Perhutani. Namun, tempat wisata alam ini belum di tangani serius.

Bisa juga bouldering atau panjat tebing. Ada banyak hamparan tebing pendek dengan tingkat tantangan bervariasi, dari yang sangat mudah untuk anak-anak hingga sulit.

Tapi ingat, kegiatan ini harap didampingi pemandu olahraga panjat tebing. Selain itu, bisa juga bersenang-senang mandi di sungai yang dialirkan membelah hamparan batuan.

Sumber: http://goo.gl/PqDCJK

'Earth Hour', Ratusan Orang Lari Keliling Kebun Raya Bogor

Kegiatan lari malam mengelilingi pedestrian Kebun Raya Bogor menandai peringatan 'Earth Hour Day' di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu malam.

Lari malam diikuti sekitar 150 pelari dari berbagai komunitas lari seperti IPB Runners, Bogor Runners, dan relawan Earth Hour.

"Lari malam ini bagian dari kampanye kepada masyarakat untuk hemat energi pada peringatan Earth Hour Day di Kota Bogor," kata Ficky Nur Firduas, koordinator Earth Hour Day Kota Bogor, dikutip Antara.

Lari malam dilaksanakan selama hitung mundur earth hour berlangsung, yakni dari pukul 20.30 sampai 21.30 WIB. Para pelari terlebih dahulu melakukan pemanasan di Taman Ekspresi, selanjutnya lari mengelilingi pedestrian Kebun Raya.

"Pelari akan membawa tongkat lampu, dan senter kepala, karena pasti akan gelap saat lari, ini juga bagi dari kampanye tentang Earth Hour kepada masyarakat," kata Ficky.

Ficky mengatakan peringatan Earth Hour Day di Kota Bogor memasuki tahun ketujuh. Kampanye hemat energi ini pertama kali dimulai tahun 2011. Earth Hour merupakan kampanye global untuk gerakan hemat listrik yang ditandai dengan pemadaman lampu selama satu jam. Kampanye ini dilaksanakan setiap hari Sabtu di minggu ketiga bulan Maret setiap tahunnya.

Selama beberapa kali ini peringatan Earth Hour Day dipusatkan di Balai Kota. Untuk tahun ini kegiatan Earth Hour Day dipusatkan di Taman Ekspresi.
Lihat juga: Rayakan Earth Hour 2018, Ratusan Orang Berkemah di GBK
Earth Hour dengan tema Bogor Gelap diikuti sekitar 34 partisipan terdiri atas instansi pemerintah, hotel, restoran dan pusat perbelanjaan.

"Total ada 17 hotel yang menyatakan ikut berpartisipasi memadamkan lampu. Tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor," katanya.

Pemadaman lampu juga dilakukan di sejumlah taman seperti Taman Ekspresi, Taman Heulang, Taman Kencana, Taman Corat-Coret dan Sempur.

"Tugu Kujang dan Tepas Salapan Lawang juga ikut padam," katanya.

Selain lari malam, dan pemadaman lampu selama satu jam, peringatan Earth Hour di Kota Bogor juga diisi dengan kegiatan edukasi kepada murid sekolah dasar. Kegiatan berupa permainan lingkungan mulai dari dogeng, hingga memainkan Ecofunopolly dengan tema carbon.

"Kami sengaja menyasar anak-anak usia dini untuk mengenalkan tentang lingkungan dengan cara mendongeng dan aktivitas seru bermain game serta menanam," kata Ficky.

Sumber: http://goo.gl/E83kdU

Kamis, 22 Maret 2018

Soto Kuning, Kuliner Makyos dengan Kuah Menggoda di Bogor

Bogor memiliki banyak kuliner enak yang bisa di cicipi. Dari mulai makanan berat hingga ringan semua tersajikan di Kota Hujan ini. Alhasil, tak jarang Bogor selalu menjadi destinasi wisata bagi warga Jakarta jika berlibur kesana. 

Selain banyak macamnya, lokasi yang dituju tak jauh dari ibukota serta harganya tak membuat kantong jebol.

Nah, ngomongin kuliner di Bogor ada kuliner khas, Soto Kuning yang wajib di coba sahabat sporto jika sedang berkunjung kesini. Tak hanya satu, ada banyak reomendasi yang bisa kamu datangi untuk berburu sebagai menu makan siang.

Tak perlu khawatir, semuanya enak dan istimewa tinggal bagaimana para wisatawan memilih dan mendatanginya. 

1. Soto Kuning Pak Yusup

Warung makan ini bernama Soto Kuning Pak Yusup (memakai kata ‘p’). Lokasinya berada di Jalan Surya Kencana Gg Aut dan sudah menarik perhatian dengan antrean pembeli. 

Warung ini terbilang sederhana karena hanya bermodalkan gerobak serta kursi plastik di sekelilingnya. Pun demikian, menu soto kuning yang ditawarkan sangatlah menggoda. Potongan daging, kikil, paru, usus, serta lidah disiram kuah kuning kental yang gurih. Tak hanya itu harganya juga ramah di Kantong seporsi hanya Rp15.000.

2. Soto Kuning M. Yusuf

Nah kalau ini Soto kuning Pak M. Yusuf (memakai ‘f’) juga cukup populer di Bogor. Tempat makan ini masih berlokasi di Jalan Surya Kencana, yang lebih tepatnya no. 244. 

Selain dikenal legendaris karena sudah berusia puluhan tahun, rasa kuah soto kuning di sini juga sangat difavoritkan. Dagingnya yang empuk bakal memanjakan sahabat sporto di setiap gigitan. 

3. Soto Kuning Pak Salam

Warung tenda di Jl. Siliwangi No.298 ini juga terkenal dengan kuah gurihnya yang lebih ringan tanpa banyak lemak. Jika tak ingin kehabisan Soto Kuning Pak Salam, sebaiknya jangan datang setelah jam 7 malam. 

Soto Kuning Pak Salam ini sudah ada sekak tahun 1980-an. Seporsi soto ini bisa berisi daging sapi, otak, paru, limpa, lidah, usus, babat dan kikil sesuai dengan selera. 

4. Soto Kuning Pd. Hasan Bogor

Sajian makanan berkuah kuning yang kaya rempah ini memang menggoda mata dan lidah. Perpaduan santan dengan kunyit, serai dan lengkuas tak pernah gagal membuat lidah terus bergoyang. 

Apalagi soto kuning PD Hasan. Seporsinya tidak hanya daging tapi juga terdiri dari kikil serta goreng paru. Tempat makan di warung ini terbilang cukup luas dan nyaman. Kamu yang berminat untuk sarapan atau makan siang soto kuning bersama keluarga besar, datang saja ke Jalan Raya Tajur no.103.

5. Soto Kuning A’ Adam

Warung Soto A’ Adam ini berada di Jalan Pahlawan no.131, Bondongan. Rasa daging rebus, jeroan, serta kikilnya juga meresap samapi ke dalam. Uniknya, Soto Kuning ini disajikan bersamaan nasih putih yang diletakan diatas daun pisang.

Itulah kuliner soto kuning yang memang banyak di cari di Bogor. Bagi sahabat sporto yang bingung cari menu makan siang dan sedang berada di Bogor, Kuliner khas Kota Hujan ini bisa jadi rekomendasi. Pokoknya tidak akan kecewajika sudah mencobanya, dijamin pasti akan balik lagi.

Icip-icip Menu Pepes Ikan Mas Khas Bogor

Berbagai macam kuliner dapat sahabat sporto jumpai di Bogor. Dari yang ringan hingga makanan berat untuk menu makan siang maupun malam juga banyak dijual. Salah satunya Pepes Ikan dan ayam yang kini sedang populer.

Sebagian wisatawan dari beberapa kota seperti Depok, Tangerang dan Jakarta datang ke Kota Bogor sekedar untuk mencicipi masakan khas tersebut.

Salah satu kuliner yang cukup banyak dikunjungi saat hari libur di Kota Bogor adalah Pepes Warung Nita yang terletak di Jalan Prof Andi Hakim Nasution, dekat Kampus IPB Baranangsiang.

Warung ini menyuguhkan pepes ikan mas dan pepes ayam dengan sambal mentah yang pedas bercampur tomat segar. Selain pepes, menu andalan warung yang berada di pinggir jalan ini adalah gulai kakap, goreng bandeng dan sayur asam.

Cara masak pepes tersebut juga sederhana, tidak menggunakan panci khusus untuk ikan presto, tetapi panci biasa yang digunakan ibu-ibu di dapur. Untuk sehari masak, jumlah ikan yang disediakan sekitar tujuh sampai 10 kilogram (kg), mulai dari dari ikan mas, kakap, bandeng dan juga ayam.

"Semua diolah dan dimasak pada hari itu juga, kami tidak membuat bumbu atau menyimpan bumbu. Tapi masak pagi dan empat berikutnya sudah tersedia, jadi 'fresh'," kata Ermah (40) salah satu anak pemilik warung.

Warungnya sudah berdiri sejak tahun 2000, sejak kampus IPB masih satu di Baranangsiang belum pindah ke Dramaga. Warung tersebut didirikan oleh ibunya Hajah Mudrikah (59). Seorang ibu rumah tangga beranak enam yang bercita-cita ingin membuka usaha setelah suaminya pensiun bekerja.

Warung ini tidak mewah, hanya warung sederhana, tetapi sejak berdiri lima orang karyawan serta pemiliknya telah berangkat haji dari jualan pepes. Warung Nita buka setiap hari, kecuali bulan Ramadhan tutup sampai seminggu setelah lebaran baru buka kembali.

Nah untuk pelanggannya berasal dari semua kalangan, selain pelanggan tetapnya civitas IPB, pegawai PMI, hingga pegawai perbankan yang ada di Jalan Juanda.

Tak hanya itu, warungnya pernah didatangi oleh Pakar kuliner Bondan Winarno sebanyak tiga kali sebelum meninggal dunia. Saat itu Bondan datang untuk bertemu ibunya lalu menanyakan resep dan bumbu apa saja yang digunakan untuk memasak pepes serta bagaimana cara memasaknya.

Bondan juga menulis kisah Warung Nita di dalam bukunya, namun Ermah tidak sempat menyimpan bukti tersebut. "Pak Bondan tidak makan di warung, dia hanya bungkus, lalu mewawancarai ibu saya," katanya.

Bakal Dibangun Double Track di Jalur Kereta Bogor-Sukabumi, DJKA Hitung Ganti Rugi Rumah Warga

Pihak Kementrian Perhubungan Darat kini sudah melakukan pertemuan dengan warga yang akan terkena dampak proyek pembangunan double track atau jalur ganda Bogor - Sukabumi.

Staf Umum Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat, Direktorat Jendral Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan Darat, Andi Priatna mengatakan pertemuan itu dilakukan sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL).

"Jadi intinya acara UKL-UPL itu forum komunikasi dari warga yang terlintasi jalur kereta api yang rencananya untuk double track ya jalur ganda," ujar Andi usai pertemuan tersebut di Kantor Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya meminta masukan dari warga sekitar.

Kemudian, lanjut dia, masukan itu dikumpulkan secara tertulis untuk dijadikan referensi.

Menurutnya, referensi tersebut nantinya akan dikonsultasikan dan akan menjadi patokan kerja dari pelaksana kontruksi.

"Nah dari warga ini berharap untuk menerima apa yang akan warga dapat dengan adanya pembangunan ini terutama dampak-dampaknya, seperti dampak kebisingan, terus dampak udara terus dampak yang lain-lain," katanya.

"Dari pendapat masyarakat ini kita akan jadikan suatu dokumen yang dijadikan referensi untuk patokan kerja dari pelaksana kontruksi," sambungnya lagi.

Selain itu Andi juga belum bisa menyebutkan berapa jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan tersebut.

Sebab, hingga saat ini pihaknya masih mengkaji tentang ganti rugi rumah warga.

"Kalau pergantian tempat tinggal kita sekarang sedang dikaji nanti kalau memang dasar hukumnya jelas, kita langsung memberikan suatu tali asih lah untuk biaya pemindahan," ungkapnya.

Mie Ayam Hijau MB45, Kuliner Sehat Ala Kaki Lima Kota Bogor

Mie Ayam Hijau MB 45 bisa menjadi rekomendasi kuliner sehat ketika anda berkunjung ke Kota Bogor.

Warung makan kaki lima itu berlokasi di Jalan Polisi No. 1 atau di belakang gedung Taman Topi Square Kota Bogor.

"Kita buka sejak tahun 2010 di Sukabumi, lalu pindah ke Bogor tahun 2012 hingga sekarang," ujar Dicky (32), pemilik warung makan Mie Ayam Hijau MB'45.

Dicky mengatakan mie hijau yang disajikannya merupakan buatan sendiri dengan resep turun temurun.

Menurutnya, bahan-bahan yang diolahnya pun berasal dari bahan alami dan tanpa menggunakan pengawet.

"Warung saya ini pernah diuji juga sama Dinkes Kota Bogor, alhamdulillah lulus karena yang dipakai alami," ungkap Dicky.

Warna hijau pada mienya berasal dari sayuran sawi hijau yang dihaluskan kemudian dicampur dalam adonan.

"Sawi itu kaya vitamin dan serat, bisa menambah daya tahan tubuh, juga ada vitamin E yang berguna bagi kulit," kata Dicky.

Dari keterangannya, nama MB'45 memiliki makna yaitu MB atau singkatan dari Mas Bucin yang merupakan singkatan nama ayahnya.

Sedangkan angka '45 merupakan tahun 1945 saat kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia terjadi.

"Supaya jualannya semangat '45, cinta keluarga, dan cinta tanah air juga gitu mas," ungkap Dicky dengan tawa.

Satu mangkuk mie ayam hijau berisikan potongan daging ayam dan sawi hijau. Anda juga dapat memesan pangsit atau bakso sebagai tambahannya.

Harga untuk satu porsi mie ayam hijau original sebesar Rp 10 ribu, jika tambah pangsit menjadi Rp 11 ribu, dan jika tambah dengan bakso anda cukup membayar Rp 12 ribu saja.

Warung makan Mie Ayam MB'45 buka setiap hari Senin sampai Sabtu, pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

TribunnewsBogor.com mencoba satu mangkuk mie ayam hijau original,

Saat dirasakan tekstur mienya lembut dan seperti ada rasa manisnya. Potongan daging ayamnya juga memiliki rasa bumbu yang khas.

Bagi Anda yang akan mencobanya, disarankan untuk mengaduk mie terlebih dahulu agar bumbu yang berada di dasar mangkuk dapat tercampur dengan merata.

Asinan Jagung Bakar, Kuliner Khas Bogor yang Melegenda

Asinan adalah salah satu kuliner khas Bogor yang cukup populer. Terutama Asinan Bogor, mungkin sudah akrab di telinga para traveller yang pernah ke Bogor.

Lazimnya, asinan berupa buah, sayur atau campuran antara buah dan sayur, rupanya di Kota Hujan ini ada juga asinan yang berbeda dan cukup unik yakni asinan jagung bakar.

Wajib rasanya memasukkan asinan ini dalam daftar kuliner saat ke Kota Bogor karena sayang bila datang ke kota ini tanpa mencicipi asinan yang unik dan melegenda.

Asinan ini memiliki ciri khas sendiri, dimana Jagung dan Timun merupakan bahan utamanya. Jagung dibakar kemudian disisir ditambah irisan timun, gula dan garam. Lalu disiram dengan kuah berwarna oranye seperti sirup. Untuk kuah asinan sendiri berasal dari cabe, air dan asam.

Manisnya jagung berpadu dengan asam dan sedikit hentakan pedas dari cuka cukup memanjakan lidah dan membuat ketagihan setiap penikmatnya. Walaupun asam, cuka ini tak terlalu keras rasanya, sedikit diredam oleh irisan mentimun. Semangkuk asinan ini sangat cocok dinikmati bersama kerupuk mi.

Cukup mudah untuk menemukan Asinan Jagung Bakar, karena letaknya persis berada sebelum pertigaan Gang Aut, Jalan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Kuliner unik ini dipelopori oleh pak Sabur sejak tahun 1968. Kini usahanya tersebut telah diwariskan ke anaknya, Ridho yang sudah berusia 49 tahun. Tak heran asinan yang cukup melegenda ini terkenal dengan nama “Asinan Bapak Sabur”.

Dalam sehari, bisa menghabiskan 60-70 jagung untuk diolah menjadi Asinan Jagung Bakar. Untuk satu porsi Asinan Jagung Bakar ini dibanderol hanya Rp 12.500 saja.

Tapi jika anda ingin menambah kerupuk mi dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 7.500. Jadi cukup Rp 20.000 saja anda sudah bisa menyeruput kelezatan Asinan Jagung Bakar yang tiada tandingnya. Setiap harinya, Asinan Jagung Bakar ini dapat ditemui mulai pukul 10.00-17.00 WIB.

Nah bagi, sahabat sporto yang berencana ke Bogor, jangan lupa datang kesana untuk mencicipi kuliner melegenda ini. Kawasan Suryakencana, banyak terdapat kuliner tempo dulu mulai dari Bakso, Soto Kuning, Kwetiaw, Doclang, Toge Goreng, Asinan Bogor hingga roti unyil.

Warung Pepes Ikan Sedang Hits di Kota Bogor

Kuliner pepes ikan dan ayam kini kembali naik daun di Kota Bogor, Jawa Barat, akhir-akhir ini. Pasalnya, ada sebuah warung pepes ikan yang sedang digemari penggemar kuliner di pusat kota hujan itu.

Nama kedai pepes ikan itu adalah Warung Nita yang berlokasi di Jalan Prof Andi Hakim Nasution, dekat Kampus Institut Pertanian Bogor Baranangsiang. Pengunjung tak hanya warga setempat, tapi juga datang dari beberpa kota tetangga, seperti Depok, Tangerang, dan Jakarta.

Apa sih menu andalannya? Tentu saja yang utama adalah pepes ikan mas dan pepes ayam dengan sambal mentah yang pedas dicampur tomat segar. Selain pepes, ada juga gulai kakap, goreng bandeng, dan sayur asam.

"Kami sudah berdiri sejak tahun 2000, sejak kampus IPB masih satu di Baranangsiang," kata Ermah, 40 tahun, salah satu anak pemilik warung.

Tampaknya pengunjung doyan ke sana karena sambalnya yang khas. Sensasi pedas dari sambal mentah yang diulek langsung dicampur potongan tomat terasa segar dan nikmat. Selain sambal mentahnya yang khas, bumbu pepesnya juga khas karena menggunakan ikan segar dan bumbu yang baru diolah.

"Semua diolah dan dimasak pada hari itu juga, kami tidak membuat bumbu atau menyimpan bumbu. Tapi masak pagi, jadi fresh," kata Ermah.

Cara masak pepes ini juga sederhana, tidak menggunakan panci khusus untuk ikan presto, tetapi panci biasa yang digunakan ibu-ibu di dapur. Dalam sehari, ikan yang disediakan sekitar tujuh sampai 10 kilogram. Mulai dari ikan mas, kakap, bandeng, dan ayam.

Selasa, 20 Maret 2018

Lapangan Luar GOR Pajajaran Bakal Dijadikan Pusat Olahraga Terintegrasi

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Eko Prabowo, mengatakan lapangan luar sepakbola yang berada di Gelanggang Olahraga Pajajaran direncanakan akan menjadi pusat olahraga yang terintegrasi.

"Lapangan luar ini kita persiapan nanti supaya menjadi pusat pembinaan keolahragaan yang terintegrasi," ujar Eko kepada ayobogor saat ditemui di GOR Pajajaran.

Eko menyebutkan lapangan yang juga dikenal dengan lapangan softball itu nantinya akan dibangun beberapa venue olahraga di antaranya adalah lapangan futsal, panahan, softball, dan lapangan sepakbola.

Menurutnya pembangunan venue olahraga itu diperlukan untuk mengurangi beban lapangan indoor A dimana saat ini hampir semua kegiatan olahraga terpusat disana.

Kemudian untuk lapangan sepakbola dinilai juga perlu dibangun di GOR Pajajaran kendati saat ini di GOR tersebut sudah ada satu lapangan lagi yakni Stadion Pajajaran yang tengah direvitalisasi. Pembangunan lapangan sepakbola di lapangan luar GOR Pajajaran dibutuhkan juga untuk mengurangi beban Stadion Pajajaran.

"Kalau nanti stadion utamanya yang di dalam (Stadion Pajajaran) jadi bagus, otomatis harus dibangun juga di luar enggak mungkin semua terpusat disana karena kalau semua terpusat disana gak kuat karena biaya pemeliharaannya sangat luar biasa," jelas Eko.

Ia menambahkan, lapangan luar GOR Pajajaran ini sudah memiliki desainnya dan dibutuhkan anggaran Rp2 miliar untuk pembangunan. Angka tersebut didapatkan berdasarkan hitungan para ahli.

Untuk mewujudkan pembangunan tersebut dia akan mengupayakan kepada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU).

"Kita lagi terus berusaha. Saya mengarah ke APBD-P, Kemenpora, Kemen-PU. Setelah Pilkada kita akan sowan ke Kemen-PU untuk menyampaikan program kita itu bisa terwujud," terang Eko.

Senada dengan Eko, Pelaksana Tugas Wali Kota Bogor Usmar Hariman berharap upaya renovasi lapangan luar GOR Pajajaran dapat berjalan lancar dan terwujud.

"Mudahan-mudahan upaya untuk merenovasi lapangan luar bisa disetujui dengan anggaran 2 miliar. Mudah-mudahan ini bisa meningkat, sambil kita progress untuk membangun kawasan GOR ini menjadi kawasan olahraga terpadu kedepannya," kata Usmar.

Sumber: http://goo.gl/4EQmHn/a>


Public Announcer Terpasang di Sejumlah Persimpangan di Kota Bogor, Masih Sebatas Himbauan

Kini sejumlah persimpangan di jalanan Kota Bogor dipasangi public announcer.

"Masih baru dan itu pun pengadaannya bukan dari kita, karena itu semua berada di ruas jalan nasional jadi itu dari BPTJ," ujar Fredi Kurniawan, Kepala Seksie Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Bogor.

Berbeda dengan yang ada di Jakarta, Fredi mengatakan public announcer di Kota Bogor fungsinya masih sebatas pemberi himbauan atau teguran bagi pengendara yang melanggar rambu lalu lintas di persimpangan.

"Sekarang masih sebatas himbauan, dalam artian si pengemudi yang sudah melanggar stop line, sudah menjorok ke depan kita peringatkan," pungkasnya.

Himbauan itu diberikan langsung oleh petugas yang bertugas mengawasi tayangan CCTV dari kantor pusat Dishub Kota Bogor.

"Dia pengamatan dari semua simpang yang terpasang public announcer, kalau ada pelanggaran dia langsung menegor," ucap Fredi menjelaskan sistem kerja public announcer.

Dari penuturannya, mikrofon yang ada di kantor Dishub dapat terhubung dengan pengeras suara pada public announcer di persimpangan karena memakai kabel fiber optic.

"Pakai kabel kita enggak pakai wireless, karena kendala cuaca kalau wireless gambar dan suaranya sering putus-putus," ungkap Fredi.

Public announcer yang ada di sejumlah persimpangan berfungsi aktif dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB.

Public announcer di Kota Bogor saat ini berada di lima titik persimpangan, salah satunya di Jalan Raya Pajajaran.

"Tahun ini mau tambah lima lagi di sepanjang jalan nasional saja, dari mulai Pomad sampai Ciawi nanti semua diakomodir," pungkasnya.

Pada persimpangan Taman Corat-Coret juga terdapat public announcer, padahal jalan tersebut tidak termasuk jalan nasional.

"Di simpang corat-coret ada karena setelah SSA kan banyak yang lewat sana, karena jalan alternatif makanya ada perlakuan khusus," ujar Fredi.

Menurut Fredi, tidak menutup kemungkinan public announcer tersebut akan menjadi sarana penunjang tilang elektronik (e-tilang) kepada pengemudi yang melanggar aturan.

"Karena bisa dicapture itu gambar sampai ke plat nomornya di-zoom bisa kelihatan," ungkap Fredi.

Akan tetapi Fredi mengatakan saat ini pihaknya belum bekerja sama dengan Polresta Bogor Kota karena belum semua persimpangan terpasang dan terintegrasi dengan public announcer.

"Belum dikoneksikan ke polresta untuk penindakannya, kalau dari situ pengguna jalan bisa lebih tertib dengan hanya sekedar himbauan ya enggak perlu sampai ke e-tilang," kata Fredi.

Sumber: http://goo.gl/dVfq9g/a>


Gerakan Antihoaks di Bogor

Bupati Bogor Nurhayanti dan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Bogor beserta tokoh Agama, tokoh pemuda, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) melakukan deklarasi antihoaks. Deklarasi ini dilakukan guna meminimalisir adanya kabar bohong atau hoaks serta ujaran kebencian yang semakin banyak terjadi.

Menurut Nurhayati, maraknya berita hoaks menjadi tantangan bagi Pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik. Dengan keterbukaan informasi maka semakin banyak informasi yang benar dapat diakses. "Sehingga mesyarakat juga semakin cerdas memilih informasi yang benar," ujar Bupati Bogor, Nurhayanti, di Aula Divia Cita Polres Bogor .

Bupati Bogor ini juga menambahkan berita hoaks dibuat oleh pihal yang tidak bertanggung jawab menyerupai berita asli dan ditambah data, guna meyakinkan publik. Hal-hal seperti ini dapat menyebabkan situasi menjadi kacau dan kurang kondusif, bahkan dapat memecah belah masyarakat.

Dengan adanya deklarasi anti hoaks ini, pemerintah dituntut untuk cerdas menyikapi informasi serta membangun komitmen bersama untuk mendorong masyarakat agar berpartisipasi aktif. Langkah-langkah yang bisa dilakukan yaitu membersihkan laman dunia maya dari konten negatif serta memperbanyak konten positif yang cerdas dan mencerdaskan.

Sementara itu Kapolres Bogor, AKBP Andi Moch Dicky mengatakan deklarasi antihoaks digelar sebagai bentuk kepedulian bersama menangkal penyebaran berita bohong, fitnah dan hasut di media sosial. Deklarasi ini juga dimasudkan guna meminimalisasi banyaknya berita hoaks yang beredar di masyarakat.

Kapolres meminta masyarakat agar lebih cerdas dalam menggunakan gawai, dimana penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian begitu masif. Masyarakat diminta untuk tidak langsung menyerbarkan kembali suatu informasi yang belum tentu kebenarannya.

Ia pun memastikan, bahwa berita bohong itu sengaja disiarkan dengan maksud serta tujuan tertentu oleh orang yang tidak bertanggung jawab. "Saya kira baik rekan-rekan media maupun masyarakat juga sama-sama akan dirugikan terkait adanya hoaks itu. Dalam pandangan agama, hoaks sama halnya fitnah. Dampaknya, kita terpecah-belah atau saling curiga," ungkapnya.

Sumber: http://goo.gl/2ngMi8/a>


Kampung di Bogor yang Menawan dan Instagramable

Sebuah pulau di tengah Kota Hujan, Bogor, bakal kembali jadi incaran para milenial. Pulau yang berada di dua aliran sungai Ciliwung itu, bernama Pulo Geulis. 

Komunitas Sketcher Swapiness, dan Raincity Artholic menyulap kawasan padat penduduk ini menjadi kampumg Mural. Cat warna warni tampak unik dan memikat membentuk grafiti, komik, dan lukisan menghiasi seluruh dinding di pulau seluas 800 meter ini.  

Untuk menuju lokasi ini, para travel bisa masuk melalui Jalan Surya Kencana, tak jauh dari Hotel 101 Bogor, masuk di kiri ke Jalan Roda. Ditemui VIVA di Pulo Geulis, Ketua Bogor Sketcher, Ersta Andantino, mengajak menikmati setiap sudut warna dan gambar di sana, yang instagramable. 

"Di dini dinding-dindingnya akan dimural semua oleh komunitas dan juga warga. Secara geografis unik ada pulau di tengah Bogor," katanya.

Ersta menjelaskan, gambar yang akan dituangkan mencerminkan kebangsaan, kebudayaan, bersifat edukatif, dan menghibur. Menurutnya, Pulo geulis diprediksi menjadi magnet baru pariwisata. Selain intagramable, di sini para pelancong bisa melihat kebudayaan unik pecinaan, Sunda, dan Islam. 

"Akulturasi budaya sangat unik, Tionghoa, Budaya Sunda dan kerukunan dalam Keberagaaannya yang sangat tinggi. Itu yang akan kami angkat perkenalkan kepada dunia menginspirasi kita semua," kata Ersta. 

Masih berjalan di tengah Polo Geulis, di tengah pulau tersebut terdapat klenteng tertua di Kota Bogor, yaitu Klenteng Phan Ko Bio.  Keberadaannya menyiratkan nilai-nilai sejarah pluralisme dari suku, budaya, dan agama, semakin membuat para traveler penikmat keindahan mural betah berlama-lama. 

Sepanjang jalan dihiasi gambar penuh seni hasil tangan dari lebih 350 kalangan pengiat seni. Tak hanya menyuguhkan hasil karya seni dengan cita rasa tinggi, di Pulo ini juga terdapat kuliner nan khas dari kawasan Surya Kencana. Seperti asinan Bogor, kerupuk jengkol, sampai baso kribo berbentuk unik dijual hanya di sini. 

Kampung warna warni, bukan pertama kali di Indonesia. Namun setiap tempatnya memiliki ciri khas unik. Menurut penggagas kampung mural, Budi Tirtawisata, lokasi kampung mural mengubah Pulo Geulis menjadi lokasi destinasi digital. Selain sebagai tujuan wisata, inisiatif ini juga diharapkan mampu meningkatkan industri ekonomi kreatif di wilayah setempat. 

"Kami merencanakan di tujuh kota, Dilakukan di Yogyakarta, dihadiri 500 peserta, dari Yogyakarta, lanjut ke kota Bandung, dan Malang, Palembang,dan Jakarta, dan akan pada puncaknya internasional travel sketcher di Bali. Karena program ini mendapat sambutan, kota Bogor menjadi penggerak untuk semua wilayah khususnya," kata Budi, yang juga menjabat sebagai CEO Panorama Group. 

Dalam pelaksanaannya, selain Pemerintah Kota Bogor, kegiatan pengecatan mural ini akan didukung penuh oleh PT Propan Raya, perusahaan cat terkemuka, melalui program corporate social responsibility (CSR). 

CEO PT Propan Raya, Kris Rianto Adidarma, menjelaskan, mempercantik Pulo Geulis ini merupakan sebuah bentuk kepedulian untuk mengembangkan sebuah lokasi. Di mana,  lokasi kaya akan sejarah berpotensi menjadi sebuah destinasi wisata. 

Program ini tak hanya mempercantik Pulo Geulis, kata Kria, tetapi dapat membangun kebanggaan masyarakat. Keindahan kotanya akan menumbukan timbul rasa memiliki terhadap kebudayaan.

Menurutnya, jika ada kebanggaan dan rasa memiliki dari masyarakat sekitar, maka Pulo Geulis akan terus lestari, terjaga, dan terawat. Jika sudah terbentuk rasa ini, maka dipastikan akan banyak wisatawan berkunjung ke Pulo Geulis. 

"Kami menghargai keberagaman, budaya, dan adat istiadat, yang terkandung dalam desain arsitektur nusantara. Semoga kita selalu menyadari bahwa keberagaman bukan untuk membuat kita tercerai-berai, tetapi melalui keberagaman kita dapat melengkapi, saling mendukung, dan mempersatukan," katanya. 

Pengecatan mural Kampung Mural Pulo Geulis ini merupakan program lanjutan dari 1O1 Travel Sketch edisi Bogor yang diselenggarakan pada tanggal 28-29 Oktober 2017 lalu. Bidang yang akan dimural dibagi menjadi empat zona, yaitu zona ucapan selamat datang, zona kuliner, sejarah Pulo Geulis, dan zona komik.  

Sumber: http://goo.gl/FvugbT/a>


Dua Lokasi di Kota Bogor Ini Sering Dikunjungi Wisatawan Mancanegara

Kota Bogor tidak hanya terkenal di dalam negeri, tapi juga di kalangan wisatawan mancanegara.

Dari berbagai macam ragam wisata yang ada di Kota Bogor, tiga lokasi ini kerap kali menjadi tujuan utama yang digemari oleh turis mancanegara.

"Yang jadi favorit wisatawan mancanegara itu kebanyakan ya Kebun Raya Bogor, selain itu industri gong dan wayang golek," ujar Shahlan Rasyidi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor.

Shahlan mengatakan, pelancong dari luar negeri mencari objek wisata yang benar-benar tradisi asli dari wilayah setempat.

"Kita kan punya pabrik gong sebagai alat seni di Empang, kemudian ada sentra wayang golek di Loji dan Lebak Kantin," kata Shahlan.

Dari penjelasan Shahlan, rata-rata wisatawan asing ingin mengetahui dan melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan dari kerajinan tradisional tersebut.

"Tapi yang sangat terkenal itu di Loji, sering dikunjungi orang-orang Perancis, Belanda, Australia," ungkap Shahlan.

Untuk mengakomodir kebutuhan wisatawan yang datang ke Kota Bogor, Shahlan mengatakan pemerintah membuat Tourist Information Center (TIC) atau pusat informasi wisatawan untuk mencari tempat-tempat wisata.

"Biasanya orang asing datang ke TIC dulu, dia mencari informasi kira-kira yang menarik di Bogor apa sih," pungkasnya.

Setelah mendapat penjelasan, Shalan menuturkan turis asing itu akan diantarkan oleh pemandu wisata menuju ke lokasi yang diinginkannya.

TIC Kota Bogor berlokasi di Taman Topi di Jalan Kapten Muslihat, menurut Shahlan semua orang yang bertanya tentang wisata Kota Bogor akan dilayani.

"Siapa pun bisa datang ke TIC untuk mencari informasi bukan orang mancanegara saja," ucap Shahlan.

Selain terdapat fasilitas TIC, Shahlan juga membuat leaflet dan papan informasi berupa peta lokasi wisata unggulan di Kota Bogor.

"Kita tempatkan di Tugu Kujang, Sempur, Ekalokasari, dan TIC, jadi kalau masyarakat datang ke Bogor bisa lihat petanya disitu," ujar Shahlan.

Main ke Bogor, Jangan Lupa Ngopi di 4 Kafe Ini

Kopi saat ini sudah menjadi minuman favorit para anak-anak generasi milenial. Hal itu terlihat dengan menjamurnya lokasi kedai kopi maupun kafe yang dijadikan tempat nongkrong maupun sekedar berswafoto.

Nah di Bogor ada lokasi kedai kopi atau kafe yang menawarkan sensasi asik menikmati kopi. Baik itu kopi dengan rasa original maupun dengan varian rasa berbeda. Bagi Sahabat sporto yang tertarik, mampirlah ke empat kafe ini.

1. Baked and Brewed Coffee

Anda bisa manjakan diri dengan menikmati beragam makanan dan minuman enak di sini. Pecinta kopi, tentu akan dimanjakan dengan secangkir Coffee Latte, Espresso, Brewed Coffee hingga minuman cokelat.

Tempatnya yang nyaman juga semakin cocok jadi pilihan tempat bersantai. Tertarik untuk mencoba, silahkan datang ke Colonial Building, Jl. Salak No. 6 Bogor Utara,

2. Maraca Books and Coffee

Tak hanya punya andalan minuman berupa kopi, kafe ini juga menyediakan ragam teh enak. Pecinta kopi akan dimanjakan dengan sajian Espresso, Americano, Hazelnut Latte, Affogato, hingga Tiramissu Latte.

Sedangkan untuk tehnya tersedia beberapa jenis teh artisan seperti Yellow Tea Sinensis, Red Tea Sinensisi, BLISS by Tema hingga Milk Tea. Kafe ini berlokasi di Jl. Jalak Harupat No. 9A Bogor Tengah, Bogor.

3. Rumah Kopi Ranin

Mau cicip sekaligus belajar kopi asli Indonesia? Mampirlah ke Rumah Kopi Ranin. Ada kopi tubruk Wamena Papua, Baraka Toraja, Kintamani Bali, Gayo Aceh dan banyak lainnya untuk dicicip. 
Tersedia juga minuman kopi populer seperti cappuccino dan coffee latte di sini. Makin enak ditemani camilan pisang goreng keju dan tape bakar. Kafe ini beralamat di Jl. Kresna Raya 46, Bantarjati, Bogor

4. Dailydose Coffee and Eatery

Pencinta kopi manual brew mampirlah ke sini. Dailydose Coffee and Eatery punya berbagai pilihan biji kopi untuk diseduh dengan French press, Vietnam drip, dripper V60 atau aeropress.

Untuk pilihan minuman kopinya ada coffee flight yang memadukan piccolo dan espresso. Juga jenis minuman kopi umum lainnya. Kafe ini berada di Jl. Achmad Adnawijaya No. 141A, Bogor Tengah, Bogor.

Sumber: http://goo.gl/AEZVF6/a>


Senin, 05 Maret 2018

Bangun Jalur Puncak II, Pemkab Ingin Gandeng Swasta

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mencari cara agar pembangunan Jalur Puncak II berjalan secara independen, tanpa uang negara. Sebab, pemerintah pusat telah menetapkan pembangunan ini tidak sebagai skala prioritas dalam waktu dekat.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Ajat R Jatnika, mengatakan, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melibatkan pengusaha. "Kami bisa mengajak mereka yang telah menghibahkan tanahnya di sana untuk membangun jalan," tuturnya.

Menurut Ajat, keterlibatan pihak ketiga ini adalah hal yang wajar dan bisa dilakukan dengan sejumlah badan usaha. Misal, badan usaha A membangun sekian ratus meter yang diikuti dengan badan usaha lainnya. Masyarakat pun turut dilibatkan untuk bergotong royong.

Tapi, Ajat menambahkan, Bappedalitbang Kabupaten Bogor akan tetap berupaya menagih realisasi SK Gubernur Jawa Barat Nomor 620/Kep.1532Kep-Admrek/2011 tentang Rencana Umum Jaringan Jalan Provinsi. Menurut, Jalur Puncak II adalah program Pemprov Jabar yang mesti direalisasikan.

Pekan lalu, Pemkab Bogor telah berkoordinasi dengan Bappeda Jawa Barat dan sudah ada keinginan untuk meneruskan Puncak II dengan skema pembiayaan Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Ajat menjelaskan, tugas Pemkab Bogor adalah pembebasan lahan. Dari 52,5 hektare yang dibutuhkan, kini tinggal tersisa 3,5 hektare. "Sisa ini harus dilakukan tukar menukar lahan karena itu kan milik Perhutani," ujarnya.

Lalu, untuk melaksanakan KPBU inilah yang membutuhkan keinginan kuat dari Pemprov Jabar. Pemkab Bogor sendiri memiliki skema sederhana untuk meneruskan Puncak II.

Menurutnya, jika Puncak II rampung, setidaknya 50 persen beban kendaraan di Jalan Raya Puncak bisa dialihkan. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terutama di wilayah Kecamatan Sukamakmur bisa terangkat lewat akses jalan serta jalur distribusi logistik yang membaik.

Ajat mengatakan, Sukamakmur merupakan daerah terendah ketiga soal IPM di Kabupaten Bogor dengan permasalahan utamanya adalah aksesibilitas. "Jadi bukan soal beban Puncak I saja yang sedikit terpecahkan, tapi juga ke indeks ini," ujarnya.

Dari beberapa kawasan, Ajat melihat bahwa yang paling vokal mengenai kelanjutan Puncak II adalah Cianjur. Sebab, saat Jalur Puncak ditutup beberapa hari kemarin, mereka menjadi kawasan yang terkena dampak besar.

Pemerintah pusat saat ini tengah fokus pada membenahi struktur jalan di Jalan Raya Puncak pasca longsor kemarin. "Itu versi pusat kalau Puncak II bukan prioritas atau nanti dulu deh dikerjakannya. Tapi, kalau provinsi mau mengerjakan, ya tidak masalah," kata dia.

Sebelumnya, Direktorat Jendral Bina Marga Kemenpupera, Arie Setiadi Moerwanto, mengatakan, fokus pemerintah saat ini adalah membenahi Jalan Raya Puncak. Rencana, ada pelebaran dan pengerasan di Jalan Raya Puncak yang membutuhkan waktu sekitar dua tahun.

Arie menambahkan, pada tahun ini, pelebaran jalan dimulai dari Gadog hingga Puncak Pass. "Selain proses pelebaran dan pengerasan jalan, Ditjen Bina Marga bersama Pemkab Bogor akan menata parkir dan PKL di sekitar kawasan Puncak," ucapnya.

Penundaan pembangunan Jalur Puncak II, disampaikan Arie, karena harus menunggu selesainya pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan Sukabumi-Ciranjang-Padalarang.

Apabila semua proyek dibangun bersama, dampaknya akan dirasakan masyarakat, terutama ke Jakarta. "Tunggu penyelesaian ruas Bocimi dan Sukabumi-Padalarang, lihat dampak ke lalu lintasnya seperti apa," ujar Arie.

Kemana Bus Unchal yang Diluncurkan Bima Arya?

Sudah setahun lebih sejak di luncurkan pada malam pergantian tahun 2017 lalu oleh Bima Arya bus Uncal kini masih belum beroperasi.

Bahkan keberadaan bus hibah tersebut kini menjadi misterius dan tidak diketahui keberadaannya.

Dari perkembangannya sejak diluncurkan Bus Uncal hanya dipakai beberapa kali untuk agenda Pemkot Bogor.

Bus yang memiliki singkatan Unforgettable City Tour at Lovable City atau yang disingkat Uncal itu pun mengalami beberapa perubahan bentuk.

Di antaranya adalah bentuk lampu dan pintu masuk bus tersebut.

Bus Uncal yang biasanya diparkir di Balaikota Bogor selama proses pengajuan surat kendaraan itu pun kini audah tidak ada lagi.

Bahkan Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman pun tidak mengetahui keberadaan bus tersebut.

"Enggak hafal, dimana ya," ujar Usmar saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.

Menurutnya ada kemungkinan bus tersebut masih dalam perbaikan.

"Masih direhab kali ya, karena masih harus memenuhi syarat-syarat kendaraan," katanya.

Sementara itu masih berusaha mengkonfirmasi ke Dinas Perhubungan Kota Bogor terkait keberadaan bus Uncal tersebut. 

Kebun Raya Bogor Akan Bersolek, Begini Rupanya Nanti

Joko Ridho Witono, peneliti utama bidang botani Lembaga Ilmu Pengetahun Indonesia (LIPI) mengakui bahwa dari sisi inovasi, kebun raya di Indonesia masih tertinggal dengan negara tetangga. Untuk itu, pihaknya dari Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya mencoba mempersolek Kebun Raya Bogor. "Dalam waktu dekat, tim manajemen akan merevitalisasi taman tematik bambu di dekat kantor Kebun Raya Bogor. Selama ini, kesannya tidak tertata dan banyak nyamuk," ujarnya.

Langkah revitalisasi meliputi pembangunan bangku taman dan pembuatan jalan setapak. Selain itu, Kebun Raya Bogor akan melengkapi koleksi tanaman obat yang ada. Pasalnya, Indonesia merupakan negara yang kaya akan rempah-rempah.

Joko juga berkata bahwa anggrek yang ditempatkan di dalam rumah kaca juga akan ditata supaya tidak terlihat berjejal penuh. Tim manajemen merancang ulang rumah kaca supaya masyarakat yang berkunjung lebih nyaman mempelajari keanekaragaman anggrek yang ada. 

Tidak menutup mata dengan perkembangan teknologi, pihak manajemen mulai memikirkan pembaruan yang menyesuaikan zaman supaya masyarakat tidak hanya berkunjung, jalan-jalan, dan berswafoto. 

"Kami juga bikin aplikasi jelajah kebun raya yang bisa diunduh lewat (Google) Play Store. Lewat itu, masyarakat bisa mengetahui potensi dan manfaat tanaman yang ada di Kebun Raya," katanya. 

Tim manajemen Kebun Raya Bogor, kata Joko, tengah melengkapi setiap tanaman dengan informasi yang terbaca pengunjung. Masyarakat diharapkan juga bisa memetik pengetahuan baru setelah kunjungan ke kebun raya. 

Untuk menambah pengalaman baru bagi pengunjung yang datang, pihak Kebun Raya Bogor menyediakan program wisata flora. Joko mengatakan, semua info kegiatan sudah dicantumkan di website untuk memudahkan pengunjung mencari info.

"Menurut saya, keunggulan Kebun Raya Bogor justru pada tanaman tuanya, sehingga tidak bisa kita katakan negara lain misalnya, Singapura, lebih bagus. Kebun Raya Bogor mungkin lebih disenangi orang yang naturalis, suka alam yang asri," ujarnya.

Joko menyebut, fokus kebun raya yang ada di Indonesia adalah konservasi. Dengan demikian, apabila akhirnya dijadikan tempat wisata, itu merupakan bonus atas keberhasilan konservasi yang dilakukan.

Dikarenakan oleh fokus ini, maka penataan kebun raya juga harus mengikuti kaidah pertimbangan taksonomi (kekerabatan), asal pulau, atau fungsi (tematik).

Joko mencontohkan, penataan berdasarkan kekerabatan misalnya mengumpulkan berbagai pohon miranti dalam satu blok. Lalu, berdasarkan pulau misalnya tanaman asal Sumatera dan Kalimantan akan bergabung dengan tanaman yang sama-sama dari dua pulau itu.

"Kalau berdasar fungsi obat itu tematik namanya. Penataan bioregion pulau ada di Cibinong, ingin menciptakan miniatur hutan tropis," sebutnya.

Paskibraka Kota Bogor Menggelar Reuni Akbar di Kebun Raya Bogor

Ratusan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Bogor mengadakan reuni akbar.

Dengan mengenakan baju putih para Purna Paskibra Kota Bogor membuat formasi di Lapangan Sempur Kota Bogor.

Kegiatan yang dilaksanakan di dua tempat yaitu Lapangan Sempur dan Kebun Raya Bogor itu pun rupanya bukan hanya untuk silaturahmi.

Ketua Panitia Rudi Wahyu Nugraha mengatakan bahwa tidak hanya untuk mempererat sirahturami antar PPI Kota Bogor dari 1974-2017.

Kegiatan ini juga untuk memukhtatirkan data semua anggota PPI dari tahun 1974-2017.

"Jadi dulu itu kita sempat punya data anggota itu dibekukan terus hilang ketika perpindahan ke sekretariat," ujarnya

Rudi menambahkan bahwa sampai hari ini sudah ada 600 anggota

"Sebenarnya kita sudah sering berkumpul, namun ini acara ini yang paling besar dan acara ini telah digagas sejak tahun 2015 dan baru direalasikan tahun ini,"katanya.

Disdukcapil Kota Bogor Punya Solusinya untuk Registrasi Sim Card

Kementerian Komunikasi Dan Infomasi mengharuskan pengguna kartu sim card untuk melakukan registrasi kartu dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Namun hingga saat ini masih banyak warga yang kesulitan dan gagal saat melakukan registrasi.

Yovan seorang warga Kota Bogor yang sedang mengurus registrasi kartu di stand Disdukcapil mengutarakan bahwa dirinya sempat beberapa kali bolak-balik untuk mengaktifkan kartu.

Ia pun sempat mendatangi kantor provider namun tetap tidak bisa dilakukan resgistrasi.

"Iya awalnya ke provider, terus enggak bisa harus ke Disdukcapil, iya sih ribet, tapi aturannya sudah begitu ya ikutin saja," ujarnya.

Sementara itu Kepala Disdukcapil Kota Bogor Dody Ahdyat mengatakan bahwa bagi warga Kota Bogor yang kesulitan melakukan registrasi bisa datang ke Kantor Disdukcapil.

Atau untuk saat ini selama tiga hari warga bisa datang ke Balaikota Bogor ke stand Disdukcapil

" Jadi di pameran pembangunan dalam rangka musrembang 2018 di Balaikota Bogor ini kita berpartisipasi membuka stand, untuk masyataka Kota Bogor kita buka satu layanan disini yang kita layani, misalkan untuk registrasi kartu prayar susah, kita layani disini," katanya.

Dody mengatakan bahwa pihaknya menyediakan petugas khusus untuk warga yang kesulitan melakukan regiatrasi kartu prabayar.

Nantinya kata Dody warga hanya tinggal membawa KTP dan KK saja untuk mengupdate datanya.

"Jadi ada petugas khususnya, yang pertama kita update datan yang bersangkutan, namanya di konsol manual, kita lapor ulang ke database Kemendagri," ujarnya.

Setelah itu nantinya kemendagri akan meneruskan data tersebur ke Kominfo untuk mengupdate data.

Selanjutnya warga yang mengajukan itu akan diberikan surat dari Disdukcapil Kota Bogor.

"Kita berikan semacem surat, nanti tinggal dibawa ke oprator salular masing-masing, sejak beberapa hari lalu ada lebih dari seratu orang yang mengajukan itu, dan setelah dibawa ke operator berhasil, jadi banyak yang gagal itu karena data di Kominfonya tidak update," jelasnya.

Bima Arya Sugiarto Ingin Kawasan Sempur Menjadi Tempat Kuliner Kota Bogor

Calon Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menghadiri perayaan HUT Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan Sempur (GMPLS) ke-3 di kawasan Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Saya ucapkan selamat ulang tahun yang ketiga untuk GMPLS. Tiga ini angka cantik, angka ganjil, Insya Allah di tahun ketiga ini GMPLS kegiatannya semakin positif dan produktif. Saya percaya GMPLS bisa menjadi kebanggaan di Kota Bogor ini, yakni kawasan Sempur yang tertata, bersih dan nyaman bagi semua warga," kata Bima Arya.

Bima mengungkapkan, bahwa kawasan Sempur ini merupakan suatu lokasi di Kota Bogor yang banyak diimpikan kota-kota lain karena fasilitasnya yang cukup lengkap untuk dinikmati masyarakat.

"Setiap saya ajak tamu dari luar Bogor ke Sempur, mereka pasti kaget karena semua lengkap jadi satu hanya di Sempur, ada lapangannya, ada tamannya, ada skate park, ada rock climbing, ada lapangan basket, dan yang pasti ada kulinernya," jelas Bima.

Pria kelahiran Bogor, 17 Desember 1972 itu menambahkan, penataan kawasan Sempur menjadi contoh kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, pengusaha dengan warga.

"Sesuai tema HUT GMPLS hari ini, yakni bersinergi secara positif, menguntungkan seluruh warga dalam membangun kawasan Sempur ini," tambahnya.

Bima Arya ingat betul saat menjabat sebagai Wali Kota Bogor, penataan kawasan Sempur dimulai dari pembangunan skate park, lalu lapangan utama hingga penataan pedagang kaki lima (PKL).

"Insya Allah ke depannya tidak berhenti di sini, tahap berikutnya kita akan bangun, akan perbaiki fasilitas kuliner kebanggaan Bogor di Sempur ini. Jangan khawatir, saya sering mendapatkan curhat juga dari pedagang nanti kalau ini direnovasi kita akan ke mana? Saya katakan jangan khawatir, pedagang yang sudah lama pasti diprioritaskan untuk mendapatkan tempat di sentra kuliner nanti," ungkap Bima.

Terakhir, Bima Arya menitipkan kawasan Sempur kepada GMPLS agar dijaga kebersihannya agar semua warga dan tamu dari luar Bogor bisa menikmati fasilitas public ini dengan nyaman.

"Ada ratusan warga yang hidup di sini, mudah-mudahan titik ini menjadi pusat keberkahan bagi semuanya. PR-nya hanya satu, yang paling sulit itu bukan membangun, tapi setelah membangun yaitu merawatnya. Jadi mudah-mudahan di tempat yang terus berkembang ini sama-sama kita rawat. Parkirnya kita tata, sampahnya kita atur, semuanya kita atur sehingga menjadi nyaman untuk semua," tandasnya.

Sementara itu, Pembina GMPLS Muhammad Nuryadi alias Om Black, mengungkapkan terimakasihnya atas perhatian Bima Arya Sugiarto karena memberikan wadah bagi warga sekitar Sempur untuk bisa berkontribusi bagi perkembangan Kota Bogor.

"Kami selalu mendukung kebijakan-kebijakan Bima Arya selama itu bermanfaat untuk warga. Kita lihat saja ke depannya, diharapkan lebih maksimal. Sejauh ini Alhamdulillah penataan tertata," ujar Black.

Black menambahkan, saat ini terdapat sekitar 90 pedagang dan 68 juru parkir yang ada di Sempur.

"Yang pedagang dibagia dua, ada yang jualannya siang dan malam. Kalau yang juru parkir dibagi menjadi tiga shift, pagi, siang dan sore. Semoga di hari jadi ke-3 ini kami semakin solid dan kompak untuk kebaikan kita semua," pungkasnya.