Rabu, 19 Desember 2018

Jelang Libur Akhir Tahun, Kebun Raya Bogor Ditutup

Menjelang libur natal dan tahun baru kabar kurang menggembirakan datang dari tetangga Jakarta sebelah selatan, yaitu Bogor. 

Manajemen Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya LIPI, menutup sementara operasional Kebun Raya Bogor karena potensi angin kencang yang melanda wilayah Bogor.

"Sementara operasional Kebun Raya Bogor ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Ini adalah upaya pencegahan dalam rangka menjaga keselamatan pengunjung," kata Staf Humas PKT Kebun Raya LIPI, Ayi Donni Darussalam

Doni menjelaskan penutupan Kebun Raya Bogor telah dilakukan sejak Minggu (16/12), tepatnya sekitar pukul 14.00 WIB saat angin kencang melanda kawasan Kebun Raya.

Kejadian tersebut juga menyebabkan sebuah pohon jenis palem-paleman setinggi lima sampai enam meter tumbang, dan sejumlah ranting pohon patah.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan BMKG yang menginformasikan ada potensi angin kencang yang melanda Bogor, jadi kami ambil langkah antisipatif," kata Doni.

Secara resmi manajemen PKT Kebun Raya LIPI telah mengeluarkan pengumuman penutupan sementara Kebun Raya Bogor baik melalui air website resmi LIPI, media sosial dan selebaran di gerbang masuk. 

Sementara itu, Kebun Raya Bogor masih melayani khususnya pengunjung luar daerah yang sudah memesan tiket masuk sejak beberapa hari sebelumnya.

Kebanyakan pengunjung tersebut berasal dari rombongan sekolah yang mengisi libur dari daerah-daerah.

"Khusus yang sudah booking tetap kita layani, tapi hanya ke lokasi seperti Museum Zoologi," katanya.

Doni menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang kecewa karena adanya penutupan Kebun Raya Bogor di musim liburan ini.

"Kami harus mengutamakan keselamatan pengunjung, demi keamanan dan kenyamanan pengunjung, semoga penutupan tidak berlangsung lama," kata Doni.

Hingga hari ini Kebun Raya Bogor masih ditutup bagi siapapun yang ingin menikmati momen libur akhir tahunnya di Bogor. Bagi warga yang ingin berkunjung ke Bogor, diharapkan menuju ke objek wisata lainnya.

Bukan Hoax, Nissa Sabyan Akan Tampil Di Bogor

Nissa Sabyan diagendakan akan tampil di Kota Bogor.

Agenda penampilan Nissa Sabyan di Kota Bogor ini sudah dipastikan akan dilaksanakan pada awal tahun ini.

Bukan hanya itu, penampilan Nissa Sabiyan pada awal tahun 2019 merupakan penampilan pertamanya di Bogor.

Nissa Sabyan akan tampil pada acara ulangtahun ke-5 Padjadjaran Suites Resort & Convention Hotel, BNR, Bogor.

Public Relation Padjadjaran Suites Resort & Convention Hotel, BNR, Rana Saputra mengatakan bahwa event tersebut merupakan event pertama di awal tahun.

"Ada satu event lagi di awal Tahun 2019, kita pertama kali di bogor.. sebelumnya kan ada hoax penampilan Nissa Sabiyan si salah satu acara di Bogor," ujarnya.

Namun Rana menjelaskan bahwa Event kedatangan Nissa Sabyan akan tampil bersama Sabyan Gambus dengan tema Bersholawan bareng Sabyan Gambus.

"Dan kita ini bisa menyakinkan kalau kita bisa menghadirkan nissa sabiyan di Padjadjaran Suites Resort & Convention Hotel, BNR dalam rangkaian ulang tahun Padjadjaran Suites Resort & Convention Hotel, BNR yang ke-5, Ada sebuah bukti untuk meyakinkan bahwa Nissa Sabiyan akan benar ada dan tampil di Padjadjaran Suites Resort & Convention Hotel, BNR," katanya

Pada video berdurasi dua menit itu Nissa Sabyan pun mengajak untuk hadir dan menyaksikan untuk Shalawat bersama Sabyan Gambus.

"Saksikan Sabyan dalam acara ulang tahun pajajaran suites pada Sabtu 9 Februari 2019 pukul 19.00 WIB," kata Nissa dalam video yang diputar oleh Padjadjaran Suites Resort & Convention Hotel, BNR.

Selasa, 18 Desember 2018

Efek Siklon Tropis Kenanga Penyebab Angin Kencang di Bogor

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan angin kencang yang terjadi di Bogor, Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir ini disebabkan efek dari siklon tropis Kenanga yang terjadi di wilayah Samudera Indonesia.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Klimatologi Dramaga Bogor Hadi Saputra mengatakan, siklon tropis Kenanga memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan kecepatan angin di Pulau Jawa bagian selatan meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

"Peningkatan kecepatan angin cenderung disebabkan oleh aliran massa udara dari selatan Indonesia bagian tengah," kata Hadi

Ia menjelaskan, dominasi massa udara dari selatan cenderung mengurangi curah hujan di sebagian wilayah pulau Sumatera dan Jawa. Namun sebaliknya akan terjadi peningkatkan intensitas hujan di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur periode 17-19 Desember 2018.

Kemudian, pada periode 20-23 Desember 2018, diprakirakan terjadi peningkatan curah hujan di wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Penyebabnya aliran udara dingin dari Asia akan kembali masuk wilayah Indonesia.

"Sebelumnya intensitas hujan dan angin kencang di Bogor cukup tinggi. Saat siklon tropis Kenanga di wilayah itu hanya angin kencang saja. Tapi setelah siklus itu selesai diprakirakan hujan lebat dan angin kencang akan kembali terjadi," kata Hadi.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang terutama di wilayah yang telah diguyur hujan berintensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir ini.

"Masyarakat harus waspada terutama di daerah yang berpotensi longsor dan banjir.

Kebun Raya Bogor Ditutup

Sementara itu, dampak angin kencang di wilayah Bogor, Jawa Barat membuat pihak pengelola Kebun Raya Bogor menutup sementara obyek wisata yang berada di pusat Kota Bogor itu. Penutupan di mulai hari ini untuk menghindari jatuhnya korban akibat pohon tumbang.

"Kita tutup hingga batas waktu yang belum ditentukan," kata Humas PKT Kebun Raya Bogor-LIPI, Doni Darusallam.

Meski tidak menumbangkan pepohonan di Kebun Raya Bogor, namun sejumlah cabang dan ranting patah akibat diterpa angin kencang.

"Sekarang sudah dibersihkan sama petugas," kata dia.

Akibat penutupan ini, sejumlah pengunjung yang hendak berwisata ke Kebun Raya Bogor terpaksa harus kembali pulang. Karena pihak pengelola hanya memperbolehkan masuk khusus pengunjung yang sudah memesan tiket jauh hari sebelumnya.

Sumber: http://goo.gl/L5chKw/a>


Kaleidoskop Pesta Rakyat Bogor Sepanjang Tahun 2018

Tahun 2018 selain pesta demokrasi, Kota Bogor juga dimeriahkan oleh ragam pesta rakyat. Banyak helatan atau festival yang digelar di Kota Hujan sepanjang tahun ini, mulai Bogor Street Festival hingga torch relay Asian Games yang tidak hanya menarik perhatian masyarakat Kota Bogor namun juga menyedot perhatian masyarakat Indonesia.

Kebanyakan pesta rakyat tersebut digelar di ruas jalan utama Kota Bogor sehingga semarak pesta pun semakin terasa. Untuk mengingat kembali pesta rakyat yang digelar sepanjang tahun 2018 tersebut berikut 'Kaleidoskop: Pesta Rakyat Bogor Sepanjang Tahun 2018.

1. Bogor Street Festival

Pesta Rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh yang digelar pada Jumat (2/3/2018) di Jalan Suryakencana diguyur hujan. Meskipun hujan, agenda akbar tahunan di Kota Bogor ini tetap berlangsung meriah dan dipadati oleh pengunjung yang berasal dari Kota Bogor maupun luar Kota Bogor.

Pesta rakyat Cap Go Meh dihadiri oleh beberapa pejabat negara dan pemerintah Kota Bogor yakni Ketua MPR Zulkifli Hasan. Pelaksana tugas (plt) Wali Kota Bogor Usmar Hariman, serta empat pasang calon wali kota Bogor. 

Perayaan Cap Go Meh di kota hujan berpusat di Vihara Dhanagun, Jalan Suryakencana. Sedangkan arak-arakan budaya dan seni Nusantara dimulai di Tugu Lawang Suryakencana dan berakhir di Vihara Budasena, Jalan Siliwangi. Banyak pertunjukan budaya yang disuguhkan dalam festival ini, tidak hanya ragam budaya dari Kota Bogor atau Jawa Barat namun juga pertunjukan budaya dari sejumlah daerah di Indonesia.

2. Festival Merah Putih

Semangat menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 di Kota Bogor diwujudkan melalui kirab bendera merah putih yang digelar di ruas jalan protokol Kota Bogor, Minggu (5/8/2018). Dalam festival, bendera ukuran raksasa dengan panjang 117 meter diarak dari Balaikota hingga Lapangan Puzdikzi oleh Muspida, TNI, Polri dan berbagai elemen masyarakat lainnya. 

Kemeriahan festival terasa sejak dilepasnya bendera ukuran raksasa oleh Wali Kota Bogor Bima Arya. Dijalanan ribuan masyarakat terlihat penuh haru dan gembira melihat peserta kirab membawa bendera raksasa yang diiringi dengan alunan suara drum band.

3. Festival Seni Budaya Helaran

Ribuan masyarakat Kota Bogor dari berbagai kalangan usia tumpah ruah di Jalanan untuk menyaksikan Festival Budaya bertajuk Seni Budaya Helaran, Minggu (12/8/2018). Mereka memadati ruas jalan Sudirman, jalan Jalak Harupat dan jalan Salak yang menjadi rute festival. Helaran budaya dibuka dengan pertunjukan Drum Band kemudian diikuti sedikitnya 15 kuda yang merupakan iring-iringan pejabat di Kota Bogor. 

Setidaknya ada sekitar 5.000 peserta dari berbagai komunitas yang ikut berpartisipasi dalam helaran yang menampilkan pawai budaya-budaya kesundaan ini. Selain dari Kota Bogor adapula dari Kota Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang dan Kabupaten Bogor.

4. Festival Laksa

Kota Bogor dikenal dengan sajian khas kulinernya salah satunya laksa. Makanan dengan komposisi utama mie itu dibagikan secara gratis dalam festival breakfast yang digelar di halaman Botani Square, Minggu (29/7/2018). 

Dalam festival itu, sebanyak 2.000 porsi laksa dibagikan secara gratis kepada setiap pengunjung. Sedikitnya sebanyak 100 varian laksa disediakan dalam festival kali ini yang dikerjasamakan dengan Perhimpunan Hotel Republik Indonesia Kota Bogor (PHRI) dan Indonesian Chef Association (ICA). Festival breakfast ini merupakan rangkaian Hari Jadi Kota Bogor yang bertujuan untuk mempromosikan makanan khas masyarakat Kota Bogor yaitu laksa.

5. Festival Kaulinan Urang Lembur

Ratusan pelajar di Kota Bogor antusias memainkan permainan tradisional di Lapangan GOR Pajajaran. Mereka tak sekedar bermain tetapi berjuang untuk menjadi yang terbaik dalam Lomba Kaulinan Urang Lembur yang digelar pada Rabu, (29/8/2018). 

Para peserta yang terdiri dari Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama itu harus memainkan sebanyak 8 permainan tradisional secara estafet, yang tercepat menyelesaikan permainan akan menjadi pemenang. Permainan yang harus dilewati oleh para pelajar itu semuanya adalah permainan anak-anak zaman dahulu yakni Enggrang, bedil jepret, rorodaan, babancakan, gatrik, sumpit, kelom batok dan gansing. 

Lomba Kaulinan Urang Lembur merupakan agenda tahunan di Kota Hujan yang merupakan upaya pemerintah untuk melestarikan permainan tradisional yang hampir punah. Tujuan utamanya adalah memasyarakatkan kembali permainan tradisional.

6. Kirab Obor Asian Games

Seremonial menyambut kedatangan pesta olahraga Asian Games ikut dirasakan oleh masyarakat Kota Bogor saat torch relay melintas di Kota Hujan, Selasa (14/8/2018). 

Kirab obor melintas di ruas jalan utama dan sejumlah bangunan bersejarah di Kota Hujan. Menteri Komunikasi dan Informasi, Rudiantara didapuk menjadi pelari pertama torch relay yang kemudian disambut oleh Kepala Staf Negara, Jenderal Purnawirawan Moeldoko. Selain Rudiantara dan Moeldoko, obor juga dibawa lari secara estafet oleh 15 pelari lainnya, yaitu Wali Kota Bogor Bima Arya, legenda bulutangkis Indonesia Icuk Sugiarto, serta kalangan artis Yossy Project Pop, Jericho Cristiantoko, dan Anindya Kusuma Putri. 

Kedatangan obor Asian Games disambut meriah puluhan ribu pelajar dan masyarakat, mereka berjejer di sepanjang jalanan yang menjadi rute kirab. Raut wajah gembira dan bangga terpancar dari mereka saat obor melintas karena tak semua daerah yang berkesempatan menyambut obor Asian Games ini.

7. Istana Untuk Rakyat

Puluhan ribu orang yang didominasi oleh pelajar antre masuk ke dalam lingkungan Istana Bogor untuk berwisata dalam gelaran Istana Bogor untuk Rakyat (Istura) yang digelar oleh Pemerintah Kota Bogor pada pertengahan September. 

Istura merupakan acara tahunan di Kota Bogor sebagai rangkaian acara Hari Jadi Bogor ke-536. Dalam acara ini masyarakat berkesempatan melihat istana Bogor secara dekat tanpa dipungut biaya. Antusias pengunjung cukup tinggi hingga mencapai 53.529 orang dan sangat melonjak tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Sumber: http://goo.gl/7BKKCu/a>


Senin, 17 Desember 2018

Festival Tunggul Kawung, Andalan Kota Bogor Menutup Tahun 2018

Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor (DK3B), Jawa Barat, akan menyelenggarakan Festival Tunggul Kawung pada Rabu, 19 Desember. Festival ini diharapkan menjadi pristiwa monumental penutup tahun.

"Festival Tunggul Kawung adalah malam kesenian dan kebudayaan bagi insan seni Kota Bogor," kata Wakil Wali Kota Bogor, Usmar Hariman, di Bogor, Jumat, 13/12. Festival Tunggul Kawung  merupakan agenda rutin DK3B sejak diresmikan tahun 2015.

Untuk mensukseskan acara itu DK3B telah menjalin kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor. Menurut Usmar, perlu ada sinergi antara insan kesenian dengan dunia pariwisata di Kota Bogor. Karena kesenian dan kebudayaan merupakan potensi pariwisata di Kota Bogor.

Ia berharap kehadiran DK3B bisa memfasilitasi seluruh unsur yang melakukan kegiatan berkebudayaan dan berkesenian di Bogor.  Menurutnya seni dan budaya yang adalah bagian dari sektor pariwisata di Kota Bogor.

Saat ini kontribusi sektor pariwisata menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) dengan nilai terbesar. "Pran jasa pariwisata utamanya dari ekonomi kreatif menjadi salah satu unggulan pemasukan negara yang ditargetkan pada 2019 di angka Rp2,1 triliun," kata Usmar.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Shahlan Rasyidi menyebutkan, tahun 2019 Pemerintah Kota Bogor menargetkan kunjungan wisata sebanyak 7 juta jiwa. Disparbud Kota Bogor optimistis mampu mencapai target tersebut. "Kami optimistis dapat meningkatkan angka kunjungan wisata sekaligus menggenjot peningkatan PAD.”

Ia menyebutkan, potensi seni budaya yang dimiliki Kota Bogor diperhitungkan dan dinilai sangat baik di tingkat Jawa Barat.  Ketua PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay menilai unsur seni dan budaya tidak bisa dilepaskan dari dunia pariwisata. "Upaya menyinergikan budaya dan seni ke dalam paket hotel dan pariwisata sudah seharusnya akan lebih mudah terwujud," kata Yuno.

Selasa, 11 Desember 2018

Menelusuri Penggunaan Kantong Plastik di Kota Bogor

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, awal bulan ini mengeluarkan Peraturan Wali Kota Nomor 61 Tahun 2018 pada 23 Juli 2018, tentang larangan toko modern dan pusat perbelanjaan menyediakan kantong plastik.

Aturan yang dilaksanakan pada 1 Desember 2018 tersebut, otomatis memaksa konsumen toko atau pusat perbelanjaan tidak menggunakan kantong plastik.

Baru-baru ini mencoba menelusuri beberapa pusat berlanjaan dan toko modern di Kota Hujan ini, untuk melihat lebih jauh dampak larangan plastik bagi penjual dan kosumen.

Simak selengkapnya...

1. Masih banyak warga belum tahu soal larangan penggunaan plastik
Karena baru seminggu diterapkan, banyak warga Bogor yang belum mengetahui peraturan tersebut. Akibatnya, ada beberapa pembeli yang mengurangi kuota atau membatalkan belanjanya, karena tak membawa kantong atau tas sendiri yang cukup menampung belanjaannya.

Tetapi, tak semua toko modern meniadakan plastik di tokonya. Seperti toko pakaian Matahari di dekat Stasiun Bogor, misalnya, mereka tetap memberi dispensasi bagi konsumen yang benar-benar membutuhkan kantong.

"Kami sebenarnya tak menggunakan kantong plastik, tapi ada satu-dua yang diberikan kantong plastik berbahan singkong yang mudah hancur dan ramah lingkungan. Kami tak memberikan secara langsung, kalau orang yang niatnya gak belanja dan gak bawa tas baru kita kasih," ujar Supervisi Matahari Taman Topi kepada IDN Times, Kamis (6/12).

Setelah berbincang dengan supervisi Matahari, IDN Times bertemu dengan seorang pelanggan Matahari bernama Fauziah. Ia yang saat itu sedang menunggu kedatangan ojek daring, terlihat menenteng plastik belanjaan dari toko tersebut.

Fauziah mengaku belum mengetahui larangan penggunaan kantong plastik di Bogor. Ia baru mengetahui ketika kasir pusat perbelanjaan itu memberitahukan.

"Saya baru tahu. Ini soalnya gak cukup jadi pakai kantong plastik dulu," ujar dia, malam itu.

2. Pegawai toko dan pusat perbelanjaan menyosialisasikan larangan penggunaan kantong plastik
Matahari bukan satu-satunya toko yang membantu menyosialisasikan aturan baru tersebut kepada para pelanggan. Seperti Alfamart dan Indomaret di Stasiun Bogor contohnya, para petugas selalu menerangkan kepada pelanggan yang datang soal aturan tersebut.

Berbeda dengan Matahari, Alfamart dan Indomaret benar-benar tak menyediakan lagi kantong plastik untuk para pelanggannya. Sebagai gantinya, kedua minimarket tersebut menyediakan tas kantong berbayar yang bisa dibeli pelanggan.

Pelanggan tak dipaksa membeli tas kantong tersebut. Namun, pelanggan harus siap membawa barang belanjaannya tanpa kantong plastik.

Menurut pihak minimarket, aturan tersebut tak berdampa banyak pada jumlah pelanggan yang membeli di tokonya. Sebab, umumnya pelanggan yang berbelanja di Alfamart dan Indomaret dekat Stasiun Bogor, adalah konsumen yang hanya transit sehingga tak akan membeli banyak barang.

3. Larangan penggunaan plastik direspons positif
Larangan penggunaan kantong plastik yang diterapkan Pemkot Bogor direspons positif oleh sejumlah kalangan, seperti konsumen dan karyawan toko yang menerapkan aturan tersebut. Secara terpisah, mereka mengungkapkan aturan tersebut sangat baik untuk lingkungan.

“Ya saya sih setuju ya, soalnya kan bagus untuk ngurangin limbah,” ujar pelanggan Matahari, Fauziah.

Sementara, menurut karyawan di sejumlah toko yang IDN Times sambangi mengatakan, larangan tersebut lebih baik ketimbang penerapan plastik berbayar yang dibuat sebelumnya. Sebab, pelanggan jadi tersadar membawa kantong sendiri.

“(Dulu) cuma Rp200. Kalau kata orang mah apa susahnya sih. Kalau sekarang kan benar-benar gak pakai,” kata Reza, salah satu karyawan Indomaret di dekat Stasiun Bogor

4. Wali Kota Bogor Bima Arya sempat sidak ke sejumlah tempat
Reza menambahkan dirinya belum mengetahui sanksi apa yang diberikan Pemkot Bogor kepada pihak-pihak yang belum melaksanakan aturan tersebut. Namun, ia menuturkan Wali Kota Bogor Bima Arya pernah melakukan sidak ke sejumlah toko di Bogor.

“Waktu awal-awal Pak Bima sempat sidak di beberapa toko, di sini sih belum,” tutur dia.

5. Kota lain siap menyusul
Setelah Bogor, sejumlah kota lain pun menyusul. Seperti Pemprov DKI Jakarta yang berencana melarang kantong plastik dan akan berlaku tahun depan. Pemkot DKI tengah menyiapkan aturan tersebut.

Sama halnya Kota Bandung, Jawa Barat, juga masih mempersiapkan larangan tersebut. Pada masa pimpinan Ridwan Kamil, 2016, kota ini sempat akan melarang penjual makanan memakai stryrofoam.

Selain Jakarta dan Bandung, kota lain yang bersiap melarang penggunaan kantong plastik adalah Denpasar, Bali. Larangan tersebut akan berlaku awal 2019.

Sumber: http://goo.gl/un4qC6

Terus Dikurangi, Dishub Targetkan 2020 Kota Bogor Bebas Becak

Sesuai dengan Perwali Nomor 15 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Becak di Kota Bogor, Dinas Perhubungan (Dishub) menargetkan, populasi becak tahun depan sudah berkurang.

Ditargetkan, pada 2020 tidak ada lagi becak yang beroperasi di 16 ruas jalan protokol. Kasi Angkutan Tidak Dalam Trayek pada Dinas Perhubungan Kota Bogor, Mulyana mengaku, optimis target bisa tercapai.

Menurutnya, sejak Perwali dikeluarkan ada 1.725 unit yang telah memiliki Surat Tanda Kepemilikian Becak (STKB).

“Sekarang, baik dengan jalur kompensasi ataupun dibesitua­kan sudah tinggal 400 becak. Kita targetkan, tahun ini sudah berkurang ke angka 330 unit. Sehingga, populasi pada 2019 sudah mulai sangat berkurang,” papar Mulyana kepada Radar Bogor.

Sejak 2015 lalu, sambung dia, Pemkot memberikan dana kompensasi untuk penarikan becak bagi para pemilik Surat Izin Pembawa Becak (SIPB).

Meski pun RPJMD belum mengakomodir sesuai jumlah yang diharapkan, namun fakta dan kenyataan di lapangan populasi becak susut secara bertahap.

Pada 2015, Pemkot menga­nggarkan per satu unit becak dana kompensasi sebesar Rp300 ribu. Pada 2016, Rp500 ribu. Pada tahun selanjutnya 2017, Rp700 ribu.

Dishub Kota Bogor sendiri menargetkan pada tahun 2020, becak sudah tidak beroperasi di Kota Bogor.

Sumber: http://goo.gl/DPsAKv

Senin, 10 Desember 2018

Bukan Bika Ambon, Sekarang ada Kue Kekinian Namanya Bika Bogor

Kue Bika Ambon merupakan oleh-oleh khas Kota Medan, Sumatera Utara. Bika Ambon terbuat dari tepung, telur, daun jeruk, serai, kunyit, gula, dan santan. Di Kota Bogor, ada kue bika kekinian yang menggunakan bahan dari talas dan ubi. Namanya Bika Bogor Talubi.

Public relations Bika Bogor Talubi, Ellen Sunaryo mengatakan talas dan ubi sebagai bahan utama bika Bogor diambil karena hasil panen yang berlimpah. "Kami memanfaatkan hasil panen tersebut menjadi oleh-oleh khas Bogor, yaitu Bika Bogor," kata Ellen melalui keterangan tertulis.

Bika Bogor Talubi memiliki tekstur yang lembut saat dikonsumsi dan tidak enek bila dimakan dalam jumlah banyak. Bika Bogor Talubi, menurut Ellen, tidak menggunakan bahan pengawet, sehingga hanya bertahan 4 hari dari masa produksi.

Dalam proses pembuatan Bika Bogor talas, bahan dasar talas lebih dulu dipotong dadu dan dicuci dengan air garam untuk menghilangkan getahnya. Setelah itu, talas dikukus sampai matang. Talas yang sudah matang kemudian diblender dengan santan, lalu dicampur dengan sagu, gula pasir, dan kuning telur.

Adonan bika Bogor talas kemudian dipanggang. Setelah matang, bika Bogor kembali dipanggang khusus untuk bagian atasnya selama 2 menit. Selain mengolah hasil panen ubi dan talas menjadi kue bika, Bika Bogor Talubi juga membuatnya menjadi bahan dasar untuk kue lapis dan brownies. Soal harga, kue kekinian ini dibanderol mulai Rp 36 - 42 ribu.

Liburan Tahun Baru, Cibinong City Mall Hadirkan Wahana Ice Skating

Menyambut dan memeriahkan liburan pergantian tahun, Cibinong City Mall kembali menghadirkan wahana ice skating. 

Wahana ini dikemas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kali ini tema yang akan diangkat adalah Fantastic World on Ice, dengan sensasi berseluncur di atas es dengan suasana seperti di kastil sihir ditemani makhluk-makhluk mitologi seperti naga terbang dan burung phoenix putih, serasa Anda menjadi siswa sekolah sihir Hogwarts.

"Wahana ini dapat dinikmati mulai 1 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019. Harga untuk 1 tiket Rp 50.000 untuk Senin-Kamis dan Rp 70.000 untuk Jumat-Minggu dan hari libur. Harga tersebut berlaku untuk 1 kali sesi termasuk sewa sepatu ice skating," ujar Marketing Communication Cibinong City Mall, Farah Tropera saat dikonfirmasi ayobogor belum lama ini.

Farah menuturkan saat menikmati wahana tersebut pemain wajib menggunakan sarung tangan dan kaos kaki demi keamanan dan kenyamanan pemain. Namun jangan kawatir gagal bermain jika tidak membawanya karena pihak penyelenggara telah menyediakannya dengan harga Rp 10.000 untuk kaos kaki dan Rp 15.000 untuk sarung tangan.

Bagi pemula yang masih canggung untuk mencoba jangan takut mencoba sebab Cibinong City Mall juga menyiapkan tenaga ahli atau coach yang dapat membantu kamu belajar berseluncur dengan baik dan benar.

"Nanti juga akan ada Fantastic World on Ice Show pada tanggal 5, 9, 16, 22, 25, 30 Desember 2018 juga 1 & 6 Januari 2019 yang dibawakan oleh cosplayer yang telah berlaga dan menjadi juara di  kancah internasional. Event lainnya seperti Donor Darah diselenggarakan pada 10 Desember," ujar Farah.

Selain itu live music seperti Pop The Beat akan dihadirkan setiap Selasa malam dan Friday Jazz setiap Jumat malam akan menemani pengunjung Cibinong City Mall, yang membuat event  ini lebih spesial, pihak penyelenggara akan menghadirkan para pemenang City Mall Rising Star 2018 sebagai pembuka pada Fantastic World on Ice Show.

"Tentunya mereka memiliki kualitas suara yang tidak perlu diragukan lagi. Ditambah CCM bekerjasama dengan Bogor Rain Cake menghadirkan Teuku Wisnu, Shireen Sungkar dan Dewi Sandra dalam Cooking Battle BRC tanggal 16 Desember 2018," ujar Farah.

Kegiatan seru lainnya adalah hadirnya street magician yang akan menghibur pengunjung mulai 23 Desember 2018 – 6 Januari 2019.

Menyambut natal, Cibinong City Mall menggelar Midnight Shopping. Seluruh tenant akan berpartisipasi memberikan diskon terbaiknya pada 22 Desember 2018 dengan  bintang tamu Clarice Cutie dan Devano Danendra.

"Selain menghadirkan hingar-bingar hiburan dan memanjakan pengunjung dengan diskon tenant, tak lupa Cibinong City Mall memberikan kesempatan anak-anak yatim sekitar untuk bermain ice skating dengan gratis dan memberikan bingkisan untuk mereka pada 10 Desember 2018 juga membuka donation box yang menerima buku dan mainan bekas layak pakai untuk adik-adik di panti asuhan sekitar," tukas Farah.

Menegangkan, Ada Wahana Penuh Zombie di Taman Safari Bogor

Jika mau memacu adrenalin dengan ragam wahana yang menegangkan, coba ke Taman Safari Indonesia Bogor. Selain melihat aneka satwa, pengunjung juga bisa mencoba wahana yang seru. Ada 25 wahana yang bisa dicoba oleh pengunjung. Area wahana permainan ini berdekatan dengan Restoran Rainforest serta Elephant Show.

Salah satu wahana yang wajib dicoba adalah Z Force Tower. Di wahana ini, pengunjung harus melewati bekas pertambangan yang horor dengan berjalan kaki. Saat memasuki lorong yang gelap gulita, beberapa zombie dan akan mengagetkan hingga mengejar pengunjung. 

Menegangkannya lagi, pengunjung harus naik wahana drop tower demi terbebas dari kejaran zombie. Tinggi wahana ini mencapai 55 meter. Pengunjung akan perlahan diajak naik ke atas dengan kecepatan yang lambat dan dibiarkan untuk melihat pemandangan sekeliling Taman Safari Bogor sejenak, lalu akan diturunkan kembali dengan sangat cepat. Seru!

Wahana lain yang tak kalah menegangkan adalah Cave Hill 3D Guest House. Jika di Z Force Tower, pengunjung harus melewati lorong gelap dengan berjalan kaki, di wahana ini pengunjung bisa naik kereta tambang.

Dengan menggunakan kacamata 3D, suasana makin menyeramkan karena zombie korban pertambangan seakan-akan menghampiri. Uniknya, suasana di wahana ini benar-benar seperti pertambangan asli karena penjaganya pun berpakaian layaknya seragam karyawan tambang lengkap dengan helm pelindung. 

Setelah dikejar-kejar zombie, saatnya memacu adrenalin dengan naik roller coaster. Area rekreasi Taman Safari Bogor juga menghadirkan wahana Mining Coaster. Roller coaster ini tidak terlalu menyeramkan karena treknya tak ada yang berputar.

Masih banyak wahana lainnya yang bisa dicoba di Taman Safari Bogor karena disediakan 25 wahana di area rekreasi. Untuk naik wahana tersebut, pengunjung tak perlu merogoh kocek lagi karena harga untuk naik tiap wahana 1 kali sudah termasuk tiket masuk.

"Kami menyediakan 25 wahana yang bisa dinaiki secara gratis, dengan catatan untuk 1 wahana 1 kali naik. Tapi ada juga wahana yang harus bayar lagi seperti Waterpark sebesar Rp 20 ribu, Kereta Gantung Rp 50 ribu, Kereta Wisata Rp 25 ribu, 4D Rider Rp 50 ribu, dan 8D Cinema Rp 40 ribu," ujar Wakil Head of Departemen Taman Safari Indonesia Bogor, Hidayatullah, saat ditemui detikTravel.

Harga tiket TSI Bogor sendiri dihargai Rp 195 ribu untuk dewasa (di atas 6 tahun) dan Rp 180 ribu untuk anak di bawah 6 tahun selama weekdays. Sementara untuk weekend dihargai Rp 230 ribu untuk dewasa (di atas 6 tahun) dan Rp 210 ribu untuk anak di bawah 6 tahun.

Sabtu, 08 Desember 2018

Memanfaatkan Rel Kereta Api Warga Korban Puting Beliung Bogor Menjemur Kasur yang Basah

Warga korban puting beliung di Kota Bogor, Jawa Barat, memanfaatkan rel kereta api dan sekitarnya untuk menjemur kasur serta barang mereka yang basah akibat diguyur hujan. Petugas pun mengingatkan agar aktivitas warga tersebut tak menghambat perjalanan kereta.

Di Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor terlihat warga menjemur kasur, pakaian, dan barang-barang lain yang basah di atas rel ataupun di sisi sekitar rel kereta api rute Bogor-Sukabumi. Mereka menjemur di atas rel karena bangunan rumahnya rusak diterjang puting beliung.

"Mau jemur di mana lagi, biasanya kan kalau jemur pakaian di depan rumah, sekarang rumah lagi dirapihin. Atapnya semua rusak, jadi air hujan masuk semua ke rumah," kata salah satu warga, Juaningsih.

Petugas keamanan stasiun pun berkeliling untuk mengingatkan warga agar aktivitas tersebut tidak mengganggu jadwal perlintasan kereta. Sejauh ini yang dilakukan hanya sebatas imbauan.

"Kami hanya sebatas pengamanan, ya, kami imbau agar warga tetap antisipasi ketika kereta api akan melintas, mereka juga tahu jadwalnya. Jadi memang kondisinya banyak warga yang jemur kasur atau barang barang lain di atas rel dan sekitar rel. Sejauh ini sudah lakukan imbauan agar tidak menghambat atau mengganggu perjalanan kereta api," kata Kepala Regu Polsuska Cicurug, Sumarjoko, di Stasiun Batutulis.

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Kota Bogor, Jawa Barat, porak-poranda setelah diterjang puting beliung pada Kamis (6/12) sore. Tercatat, sejauh ini ada 900 rumah warga yang rusak.

"Yang terkena dampak sementara ini 900 rumah ya. Tersebar di Kelurahan Lawanggintung, Cipaku, Batutulis, dan Pamoyanan. Yang paling parah di Kelurahan Lawanggintung," kata Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau lokasi terkena dampak puting beliung di Jalan Raya Cipaku, Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (7/12).

Sumber: http://goo.gl/vPfsso/a>


Sensasi Mancing di Kelilingi Puluhan Reptil

Liburan akhir pekan nanti ada rencana memancing? Yuk, ajak keluarga memancing di Royal Safari Garden. Di sini pengunjung bisa mencoba pengalaman yang memacu adrenalin.

Royal Safari Garden memiliki Pulau Reptil, salah satu spot yang menawarkan pengalaman memancing bareng puluhan reptil. Berani coba?

"Royal Safari Garden memiliki kolam pemancingan yang di tengahnya adalah Pulau Reptil. Kolam tersebut sedalam 2,5 meter dan luasnya kurang lebih 1.125 meter persegi," ujar Marketing Communication Manager Royal Safari Garden, Dian Sagita Andriyani kepada detikTravel belum lama ini.

Ada banyak reptil yang bisa ditemui di area kolam ini. Mulai dari ular sanca (piton), ular jagung, kadal lidah biru, hingga buaya muara. Ada pula hewan lainnya seperti kura-kura, binturong Kalimantan, dan sugar glider.

"Pengunjung akan merasakan seperti memancing di rawa di mana dalam rawa tersebut terdapat buaya muara. Padahal buaya muara tersebut berada di Pulau Reptil," jelasnya.

Selain memacu adrenalin di tengah Pulau Reptil, pengunjung juga akan semakin tertantang untuk memancing ikan raksasa hingga berhasil strike. Ikan di sini pun bermacam-macam, mulai dari ikan nila, ikan mas, lele, patin, hingga bawal. Tak tanggung-tanggung, berat dari ikan pun bisa mencapai 5 kg. 

Dengan kemampuan memancing yang memadai dan teknik yang tepat, pengunjung pasti berhasil mendapat ikan raksasa dan bisa langsung membawanya pulang. 

"Ikan bisa dibawa pulang dengan biaya tambahan harga ikan antara Rp 35 ribu sampai Rp 60 ribu per kg," ujarnya.

Untuk mencoba pengalaman mancing di Pulau Reptil, pengunjung bisa menyewa alat pancing yang tersedia dalam 2 ukuran, yakni kecil dan besar. Untuk alat pancing kecil, pengunjung cukup membayar Rp 20 ribu. Sementara untuk yang besar harganya Rp 45 ribu.

Wahana ini dibuka setiap hari dan berlaku untuk pengunjung umum maupun untuk tamu yang menginap di Royal Safari Garden. Jadi siapa pun bisa berkunjung ke sini dan menikmati sensasi memancing ikan raksasa ditemani banyak reptil.

Sumber: http://goo.gl/ZocxT4/a>


Chocomocy Toko Oleh-Oleh Kekinian Kota Bogor

Sebagai destinasi liburan paling populer dan komplit di Jawa Barat, Kota Bogor selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara. Mereka bisa menikmati wisata alam, piknik, belanja, dan tentunya menikmati kuliner khas Kota Hujan ini.

Bagi kamu pecinta kuliner cokelat, cake, dan milk serta gemar mencari oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman kantor, kini bisa langsung berkunjung ke Chocomory yang terletak di Jl. Raya Pajajaran No.18, Babakan, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Chocomory menghadirkan produk-produk cokelat berkualitas dan sehat dari Cimory. Kamu pasti sudah sangat familiar dengan Cimory, brand susu segar yang yang telah berkembang pesat dan memperluas pasar dengan melahirkan produk-produk kuliner berkulitas hingga membuka restoran dan menjadi destinasi wisata keluarga yang menyenangkan.

Dari sekian banyak produk makanan, cokelat Chocomory adalah yang paling favorit dan disukai banyak orang dari anak-anak muda sampai selebriti tanah air. Pembuatan cokelat Chocomory tidak semua diproses memakai mesin melainkan masih menggunakan manusia sebagai tenaga utama sehingga termasuk kategori Handmade. Selain nikmat, berikut 5 keunggulan Chocomory yang baru hadir di tengah-tengah Kota Bogor.

1.  MooMooRoll

Chocomory benar-benar destinasi oleh-oleh yang komplit. Sda Moomooroll Cake, salah satu oleh-oleh wajib buat keluarga dan teman-teman kantor. Buat mertua dan calon mertua juga oke banget lho guys. Kelezatan Moomooroll tidak perlu diragukan, seleb-seleb kita sudah banyak yang rekomendasikan. Bolu Moomooroll sangat lembut dan fluffy banget. Filling cream-nya berlimpah seperti ice cream.

2. Buy 1 Get 1 MooMooRoll

Sebentar lagi akan ada Grand Opening Chocomory Pajajaran 18 pada Minggu (2/12/2018). Dalam acara tersebut akan ada promo buy 1 get 1 free untuk pembelian MooMooRoll selama persediaan masih ada. So guys, siapa cepat dia dapat. Kapan lagi bisa beli MooMooRoll Rp 75.000 dapat dua pieces. Jadi jangan sampai kelewatan ya!

Rangkaian acara Grand Opening tersebut akan dimulai dengan kegiatan MooMooRun dan berbagai rangkaian aktivitas lain. Bintang tamunya ada ADERA dan tujuh food vlogger. Bersama Tanboy Kun, MgdalenaF, ShelyChe, Benu Buloe, Anissa Aziza, Anak Kuliner, dan Sandrina, kamu bisa mengikuti #moomoorollchallenge.

3. Instagrammable

Kuliner dan belanja oleh-oleh sambil narsis dan eksis bisa banget di Chocomory Padjajaran Bogor. Mengusung konsep restoran Cimory, Chocomory menghadirkan tata ruang yang menarik dan penuh warna yang membuat orang bahagia ketika memasuki tokonya. Bahkan dari tampilan toko depan saja sudah jadi magnet untuk berkunjung.

Untuk memuaskan para anak-anak kecil, milenial dan pecinta foto, Chocomory menghadirkan juga beragam gimmick coklat menarik yang menggemaskan. Jika kamu sudah memasuki Chocomory, dijamin bakal bahagia mendadak melihat ribuan cokelat dan pernak-perniknya. Hal ini sesuai dengan tagline Chocomory #wherehappinesscomesalive.

4. Produk cokelat unggulan

Seperti kita ketahui bersama, cokelat hitam adalah cemilan sehat yang memiliki banyak khasiat bagi tubuh. Khasiatnya antara lain tingkat antioksidan yang tinggi, membantu menurutnkan tekanan darah, antri depresi alami, kadar magnesium tinggi, hingga membersihkan plak-plak pada dinding arteri.

Cokelat Chocomory tersedia dalam beragam varian dan rasa yang menggoda lidah. Chocolate Covered, Chocolate Bar, Chocolate Rocher, Chocolate Lolypop, hingga beragam produk cokelat unik berbentuk biskuit dan cake. Hmm…bakal sangat menggoda mata dan selera deh kalau kamu sudah masuk tokonya dan melihat ragam cokelat varian dari kemasannya saja.

5. Gelato

Gelato adalah alternatif makanan yang lebih sehat dari es krim. Memiliki tekstur halus dan rendah lemak membuat Gelato sangat menguntungkan bagi kesehatan Anda. Gelato Chocomory, 100 persen terbuat dari freshmilk Cimory dan tersedia dalam beberapa pilihan rasa seperti Greentea Nuts, Choco Hazelnut, Fantastic Blue Yogurt, Watermelon Ice Cream & Moomoo Gelato

Tak hanya varian cokelat yang lezat, tersedia juga gelato yang 100 persen terbuat dari freshmilk Cimory. Rasanya pun terdiri dari beberapa pilihan, seperti Greentea Nuts, Choco Hazelnut,

Itulah 5 keunggulan Chocomory Padjajaran 18, Bogor. Kalau berkunjung ke Kota Bogor, pastikan saja datang ke Chocomory. Lokasinya mudah dijangkau dan tak perlu pusing hadapi kemacetan. Pasti senang setelah membawa oleh-oleh dari Chocomory.

Sumber: http://goo.gl/q2YaDw/a>


Kamis, 06 Desember 2018

Bika Bogor Talubi, Perpaduan Lezat Talas dan Ubi

Mungkin Anda sudah terbiasa dengan kue bika Ambon yang rasanya sudah dikenal oleh masyarakat Tanah Air bahkan mancanegara. Dengan nama yang tak jauh berbeda, Kota Bogor, Jawa Barat kini menyajikan kue baru bernama Bika Bogor Talubi.

Namun, Bika Bogor Talubi berbeda dengan Bika Ambon dari Medan, Sumatera Utara. Bika Ambon pada umumnya terbuat dari daun jeruk, serbuk kunyit, serei dan biasanya full tepung. Sehingga Bika Ambon mempunyai aroma dan rasa yang khas.

Sementara itu, Bika Bogor Talubi merupakan kue yang terbuat dari talas dan ubi, dan sengaja dibuat karena melimpahnya produksi talas dan ubi di Kota Hujan setiap tahunnya.

"Mengapa kami menggunakan nama Talubi, karena bahan yang kami gunakan terbuat dari talas dan ubi asli," ujar Public Relation Bika Bogor Talubi, Ellen Sunaryo dalam keterangannya, Rabu, 5 Desember 2018.

Penggunaan talas dan ubi pun diklaim mampu menghasilkan kue dengan tekstur yang lembut.

"Dengan tekstur yang lembut, tidak membuat eneg bila dimakan dalam jumlah banyak. Rasanya juga khas Indonesia," ucapnya.

Perlu diketahui Bika Bogor Talubi tidak menggunakan bahan pengawet jadi hanya bertahan empat hari dari masa produksi. Ada empat varian rasa yang bisa dipilih, yakni talas, ubi madu, cocopandan dan nangka.

Bika Bogor juga hadir dalam inovasi kreatif lainnya, seperti Lapis Talubi dengan varian original, cokelat, green tea, brownies kukus talas, New York style banana cheese cake, Pillsbury banana cake dan Boston brownies ketan hitam talas.

Sumber: http://goo.gl/Zb5uZY/a>


Kampung Labirin Astra Honda Destinasi Wisata Baru di Bogor

Posisi Bogor yang tidak jauh dari Ibu Kota membuat Kota Hujan ini menjadi destinasi wisata. Kini, salah satu lokasi yang bisa dikunjungi adalah Kampung Labirin Astra Honda.

Mulanya kampung ini adalah pemukiman padat penduduk, kemudian disulap menjadi destinasi baru saat berkunjung ke Bogor. Di sini, pengunjung bisa merasakan sensasi berada di dalam sebuah labirin dengan berjalan di gang sempit di tengah pemukiman warga. 

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, pemerintah bersama perusahaan bisa duduk bersama untuk mendesain sesuatu yang baik dan saling menguntungkan.

"Saya lihat perusahaan besar, untungnya miliaran, masa CSR bikin sunatan massal aja, setiap tahun bikin itu. Padahal kalau duduk bareng bisa bikin yang lebih menarik seperti Kampung Labirin ini," kata Bima saat peresmian Kampung Labirin Astra Honda di Bogor, Sabtu, 1 Desember 2018.

Bima Arya mengatakan, salah satu wujud nyata keuntungan kerja sama sebuah perusahaan dengan suatu daerah sudah terjadi di Kampung Kebon Jukut RW 10, Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Kini kampung tersebut menjadi destinasi baru untuk liburan di Bogor.

"Kampung ini misalnya, bisa menjadi laboratorium bagi perusahaan. Kemudian bisa menjadi legacy bagi perusahaan, puluhan tahun ke depan orang tau kampung ini diberdayakan oleh Astra Honda," kata Bima Arya di Bogor.

Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, pengembangan Kampung Labirin Astra Honda sebagai kawasan wisata dan budaya ini merupakan bagian dari rangkaian program Desa Sejahtera Astra Honda yang dirancang sebagai public contribution yang berkesinambungan. 

“Untuk tahap awal, pengunjung dapat menikmati pengalaman seru melalui Festival Kampung Labirin Astra Honda yang diadakan sebulan sekali. Dengan dukungan penuh dari warga setempat, kami yakin frekuensinya akan meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” ucap Muhib.

Sumber: http://goo.gl/dqjDw2/a>


Selasa, 30 Oktober 2018

Redam Isu Pasar Bogor Dibongkar, Bima Arya Turun Langsung untuk Meredakan Isu Tersebut

Beredarnya isu mengenai penggusuran pedagang Pasar Bogor dan sekitarnya yang akan dilakukan dalam waktu dekat, membuat Bima Arya turun langsung meluruskan isu tersebut kepada para konsumen dan pedagang di kawasan tersebut.

Selain melakukan dialog kepada puluhan pedagang, Bima Arya juga menginstruksikan PD Pasar Pakuan Jaya untuk membentuk Tim 10 yang berisi perwakilan pedagang Pasar Baru Bogor dan pedagang Pasar Bogor.

“Mereka (pedagang) akan dilibatkan dalam semua tahapan perencanaan. Jadi sudah pasti, setiap perencanaannya akan menghitung manfaatnya bagi semua. Tidak mungkin ada penggusuran. Kalau ada perpindahan nanti dibicarakan semua. Ini milik semua, semua harus nyaman. Jadi secara jangka panjang skenarionya akan dibahas bersama-sama,” ungkap Bima Arya yang diamini para pedagang.

Bima juga menepis isu yang berkembang di masyarakat bahwa kawasan Pasar Bogor akan disulap untuk menjadi tempat parkir saja.

“Bukan itu. Bukan membangun park and ride saja. Program utama kita adalah menekan kemacetan, kesemrawutan dan ketidaktertiban. Kalau sudah macet semua dirugikan. Jadi semuanya akan ditata, konsepnya masih disusun. Karena saya sangat optimis kawasan emas ini jika ditata dengan baik pasti akan hidup dan keuntungannya menjadi berlipat. Tinggal diatur dan diakselerasikan,” bebernya.

Dalam prosesnya, lanjut Bima, memang ada fase yang harus dilalui dan membutuhkan kesabaran.

“Misalnya dalam pembangunan flyover Jalan Martadinata, pasti akan macet luar biasa dalam prosesnya. Tapi kedepannya akan lancar. Pasar Bogor juga sama. Akan lebih indah,” katanya.

Bima Arya pun melakukan peninjauan dan berinteraksi dengan para pedagang yang sedang beraktivitas di pasar. Bima mendatangi sejumlah Toko Emas yang beberapa waktu viral aksi menjual emas dari para konsumen setianya.

Di Toko Permata Jaya yang terletak di Lantai Dasar Plaza Bogor, Bima menemukan kliping media statement dirinya yang menegaskan bahwa proses penataan Pasar Bogor belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Bima juga meminta pedagang dan konsumen beraktivitas seperti biasa.

Tidak itu saja, sebagai bentuk keberpihakan kepada pedagang pasar, Bima kemudian merogoh kocek pribadinya guna membeli sebuah cincin emas putih dengan berat sekitar dua gram.

“Jadi silahkan belanja dan menabung logam mulia di toko langganan anda. Saya tadi beli cincin untuk yang biasa masak di rumah,” ungkap Bima lalu tersenyum.

Bima juga menerima banyak masukan, tak sedikit juga yang mengucapkan terimakasih atas kehadirannya di Pasar Bogor sebagai upaya meredam isu yang berkembang.

“Mudah-mudahan dengan bapak walikota datang ke sini memberi keyakinan kepada konsumen. Selama ini banyak konsumen yang menganggap kita akan tutup. Karena ada oknum yang ngompor-ngomporin kalau gedung ini sebentar lagi di bongkar. Saya sangat merasa berterima kasih atas kedatangan bapak untuk menjawab keraguan konsumen dan toko di sini ramai lagi,” ungkap Mila, pemilik Toko Emas Rejeki.

Sumber: http://goo.gl/BJKkfc

Operasional Angkot Modern di Bogor Belum Optimal

Pengoperasian angkutan kota modern di Trans Pakuan Koridor 4 Kota Bogor belum optimal pada hari pertama Senin 29 Oktober 2018 pagi. Pengoperasiannya belum didukung pengaturan yang jelas dan sosialisasi menyeluruh dari Dinas Perhubungan daerah setempat.

Ketidakjelasan itu membuat pengelola angkot modern dari Koperasi Duta Jasa Angkutan Mandiri, baru mengoperasikan tiga unit. Salah satu keluhan mereka adalah tempat perhentian di perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor.

"Kalau masih sedikit armadanya masih bisa tapi kalau semuanya, 120 armada itu (beroperasi) tidak mungkin cukup," kata Ketua Badan Pengawas Kodjari, Dewi Jani Tjandera di TPK 4. Ia mengusulkan tempat perhentiannya di tempat yang biasa menjadi pangkalan taksi di dekat perempatan jalan Ciawi.

Usulan itu disampaikan pada dinas terkait saat pertemuan teknis bersama seluruh badan hukum angkutan umum berdasarkan hasil evaluasi uji coba angkot modern pekan lalu. Namun pada kenyataannya, Dewi mengakui angkot modern masih diusir oleh pengendara taksi di sana.

Angkot modern itu pun terpaksa mangkal di sebelah kiri lajur jalan ke arah Sukasari bersama angkot konvensional yang biasa mangkal di sana. Kendala lainnya ialah jalan memutar yang masih melalui jalan menuju pintu Tol Ciawi, tidak bisa secara langsung dari ujung Jalan Tajur.

Dewi beralasan, hal itu bisa menghambat kelancaran angkot modern saat terjadi kepadatan kendaraan di perempatan Ciawi. "Kebetulan tidak terlalu macet hari ini. Saya hitung belok ke kiri puter ke lampu merah itu 7-8 menit," katanya memperkirakan waktu tempuh akan lebih lama saat terjadi kemacetan.

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya menilai pengoperasian angkot modern langsung mendapatkan antusiasme masyarakat. Menurutnya, pengoperasian angkot modern sebagai langkah awal yang positif untuk mewujudkan program konversi angkot konvensional.

Meskipun dari pantauan PR di lapangan, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui angkot modern tersebut. "Waktu di Ciawi disuruh naik kebetulan searah dengan tempat tujuan saya. Fasilitasnya oke, lebih enak dari pada angkot biasanya," kata salah seorang penumpang angkot modern, Apri (31).

Penumpang angkot modern ditarik biaya sebesar Rp4.000 untuk jarak dekat maupun jauh. Supir angkot tersebut melakukan sosialisasi penggunaan mesin pembayaran uang elektronik. Penumpang juga diwarai membeli kartu berisi uang elektronik dari supir dengan harga promosi Rp30 ribu berisi Rp20 ribu uang elektronik.

Untuk menjaga kelancaran angkot modern, Kepada Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor Jimmy Hutapea menurunkan personelnya di sepanjang TPK 4. Ia membagi personelnya di enam lokasi dari perempuan Ciawi hingga Pomad. "Pemantauan ini untuk mengatur arus lalu lintas dan pengawasi dari gangguan lainnya," kata dia di Tugu Kujang.

Sumber: http://goo.gl/5bjE39

Pertamina Pasok Produk EXDO-4 untuk Pabrik Ban di Bogor

Pertamina Marketing Operation Region III melakukan suplai perdana produk EXDO-4. Produk ini berupa Rubber Processing Oil (RPO) berkualitas tinggi milik Pertamina.

Penyaluran produk ini dilakukan perdana ke PT Elang Perdana Tyres Industry sebagai perusahaan ban dalam negeri berkualitas dunia di Pabrik Ban PT Elang Perdana Tyres Industry, Bogor. 

Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dian Hapsari Firasati mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi PT Elang Perdana Tyres Industry karena telah mendukung penggunaan produk dalam negeri. 

"Produk EXDO-4 ini akan menggantikan sekitar 40% - 50% konsumsi RPO impor di PT Elang Perdana yang merupakan salah satu perusahaan manufacturing ban besar di Indonesia. Kami senang dengan kerja sama ini sehingga ke depannya produk dalam negeri bisa terus bersaing dengan produk luar negeri. Ini sekaligus membuktikan keunggulan produk dalam negeri buatan Pertamina," ungkap Dian.

Dian mengatakan EXDO-4 yang diproduksi di Refinery Unit IV Cilacap dengan kapasitas produksi sebesar 1.500 MT/bulan ini mendapatkan approval Non Carcinogenic dari Biochemical Institute For Enviromental Carcinogens, Jerman. Sehingga tak diragukan lagi produk ini memiliki kualitas dan spesifikasi internasional karena untuk ban yang diekspor ke Eropa, bahan baku yang digunakannya harus memiliki sertifikat Non- Carcinogenic.

Sekedar informasi, EXDO-4 pertama kali diluncurkan pada 2014 yaitu RPO bersifat Non-Carsinogenic yang berarti kandungan produk tersebut tidak menimbulkan potensi kanker dan ramah lingkungan. Sedangkan nama EXDO merupakan singkatan dari Extract DAO yang menggambarkan proses dan bahan baku dari minyak tersebut. Sementara angka 4 menggambarkan RU IV Cilacap sebagai tempat memproduksi minyak EXDO-4.

Hingga saat ini, EXDO-4 sudah di ekspor ke berbagai negara seperti India, China dan negara-negara di Asia Tenggara.

"Di era kompetisi yang sangat ketat seperti saat ini, inovasi dan perluasan pangsa pasar merupakan salah satu langkah yang diambil oleh berbagai perusahaan di seluruh dunia untuk memenangkan persaingan," jelas Dian. 

"Dengan adanya EXDO-4 yang sudah diekspor ke negara lain dan digunakan oleh produsen ban dalam negeri, akan memperkuat posisi Pertamina. Ke depannya, kami harap akan semakin banyak produsen ban dalam negeri yang beralih dan tertarik menggunakan produk kami," pungkas dia.

Direktur Utama PT Sukses Abadi Petrokimia sebagai distributor resmi produk EXDO-4 Pertamina Niko Atmaja dan Petrochemical Marketing Region Manager III Alfinoza, bersama Ferry Susilo selaku Owner PT Elang Perdana turut meresmikan produk tersebut.

Sumber: http://goo.gl/8p4ifF

Rabu, 03 Oktober 2018

Tidak Hanya di Jakarta, Ganjil Genap Akan Diterapkan di Jalur Puncak Bogor Jawa Barat

Selain di beberapa wilayah Jakarta, rencananya sistem ganjil genap juga akan diterapkan di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat. Tujuannya untuk mengurai kepadatan volume lalu lintas di kawasan wisata itu.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengatakan, penerapan ganjil genap di Jalan Raya Puncak masih tahap usulan. Rencana ganjil genap baru akan dibahas baik dengan kepolisian, pemerintah daerah maupun pihak kementerian terkait.

"Tentunya dengan melibat perwakilan masyarakat dan aparatur setempat," kata Hasby.

Alasan penerapan ganjil genap di jalur Puncak, lanjut Hasby, mengingat jumlah kendaraan sudah tidak sebanding dengan kondisi jalan yang ada.

Tak hanya akhir pekan, kini kemacetan di kawasan itu terjadi hampir setiap hari. Pemberlakuan satu arah pun masih belum sepenuhnya mengurai kemacetan.

"Sistem one way di jalur Puncak sudah diberlakukan selama 31 tahun. Selama itu masyarakat juga merasa terhambat adanya itu," kata Hasby.

Menurut Hasby, Kementerian Perhubungan maupun Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mendukung rencana pemberlakuan ganjil genap di kawasan Puncak. "Akan dikaji bersama-sama. Apabila diberlakukan pasti ada pasti ada pro kontra, tapi kita akan belanja masalah," terang Hasby.

Bagi masyarakat yang terkena imbas pembatasan kendaraan ganjil genap, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk menyediakan angkutan umum.

"Tentunya akan dipersiapkan, supaya masyarakat juga tetep nyaman. Harapan kita adalah ganjil genap ini mengurangi kemacetan di Puncak," terang Hasby.

Untuk Kendaraan dari Luar Puncak

Namun demikian, untuk masyarakat sekitar tidak akan terkena imbas adanya kebijakan tersebut. Artinya, kebijakan ganjil genap hanya diberlakukan teehadap kendaraan dari luar Puncak.

"Soal ini nanti juga akan dibahas mekanismenya seperti apa. Supaya masyarakat merasa tidak dirugikan," terang Hasby.

Sementara itu, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiadi, mengaku sangat mendukung rencana penerapan ganjil genap di jalur Puncak yang diusung Polres Bogor dan Pemkab Bogor.

"Memang sudah saatnya sekarang ini pemerintah kota/kabupaten termasuk Bogor jangan menunggu lalu lintasnya crowded banget," kata Budi.

Kota-kota besar di Indonesia yang tingkat kepadatan lalu lintasnya cukup tinggi, sudah seharusnya memulai melakukan analisa manajemen rekayasa lalu lintas yang cocok untuk diterapkan di wilayahnya masing-masing.

"Di Puncak suatu saat bisa saja seperti itu. Karena memang kemacetannya sudah parah," ujar pria yang mengaku sebagai salah satu orang yang ikut menguji coba penerapan sistem one way pada tahun 1987.

Sumber: http://goo.gl/W6UNK3

Taman Kita Oreo di Kota Bogor

Kota Bogor yang tengah berupaya membangun imej sebagai kota seribu taman kembali menghadirkan taman baru bagi warganya. Kali ini, taman baru tersebut diberi nama Taman Kita Oreo.

Taman Kita Oreo terletak di kawasan Taman Heulang, Jalan Heulang, Kecamatan Tanah Sareal. Taman ini, dibangun di atas lahan seluas 800 meter persegi dan memiliki banyak area permainan bagi anak dan remaja.

Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bogor, Agus Gunawan mengatakan area permainan yang ada di taman anyar ini di antaranya area twist, lick, dunk, basket, dan perosotan.

"Kehadiran taman ini menambah pilihan bagi warga untuk mengisi waktu senggang terutama bagi anak-anak. Sebelumnya, kita punya taman kaulinan untuk anak sekarang juga ada Taman Kita Oreo yang permainannya bisa dinikmati oleh anak-anak dan remaja", kata Agus.

Taman Kita Oreo dibangun dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibolity (CSR) perusahan Mondeles Internasional, pemilik merk biskuit Oreo sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

"Karena dibangun CSR makanya namanya Taman Kita Oreo, biaya pembangunan taman sepenuhnya dari mereka termasuk nanti satu tahun pemiliharaan atau biaya perawatan taman dari mereka", kata Agus.

Taman Kita Oreo sengaja dibangun di kawasan Taman Heulang sebab selain Lapangan Sempur Taman Heulang menjadi tempat kumpul favorit warga Kota Hujan dan fasilitas permainan anak juga belum dimiliki Taman terluas di Kota Bogor ini.

Banyaknya fasilitas permainan di taman ini menurut Agus sesuai dengan keinginan Pemerintah Kota Bogor yang menginginkan taman menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat sebab dengan banyaknya permainan akan mengundang warga untuk datang menikmati permainan secara bersama sehingga tercipta interaksi sosial.

"Taman itu banyak fungsi ada yang berfungsi sosial maka dibangun fasilitas berolahraga dan bermain kemudian ada yang fungsi estetika maka ditanam banyak pohon dan ditata hingga cantik. Kalau Taman Kita Oreo ini sejak awal kita inginkan memiliki fungsi sosial", kata Agus.

Dia mengatakan selanjutnya Pemkot berencana akan fokus untuk membangun taman-taman di permukiman dan dengan adanya taman-taman baru diharapkan masyarakat ikut menjaga karena taman menurutnya adalah milik bersama.

Sumber: http://goo.gl/2Fjnid

Rabu, 26 September 2018

Laranga Penyediaan Kantong Plastik di Bogor

Mulai 1 Desember 2019, penyediaan kantong plastik dilarang di seluruh pusat perbelanjaan modern di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Ketua Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) Een Irawan Putra mengatakan pihaknya mendukung kebijakan tersebut mengingat Indonesia umumnya sudah darurat sampah plastik. “Sudah saatnya kebiasaan lama yang selalu menggunakan plastik sekali pakai dihentikan,” kata Een.

Ia mengatakan, kebijakan larangan penyediaan kantung plastik ini seharusnya tidak dibuat di level daerah, tetapi negara, karena sudah banyak negara yang melarang penggunaan plastik.

Secara global tercatat sudah ada 16 negara dan kota yang memiliki kebijakan larangan penggunaan plastik yakni Kenya (Afrika), Vanuatu (Afrika), Inggris, Taiwan, Zimbabwe, Montreal (Kanada), Malibu (AS), Seatle (AS), Australia, Kanada, Humberg (Jerman), Prancis, New Delhi (India), Moroko, Rwanda, dan New York AS).

Menurutnya, larangan ini membutuhkan dukungan dengan edukasi dan solusi yang dilakukan secara terus-menerus agar masyarakat memahami dengan benar kebijakan larangan tersebut. “Masyarakat juga tahu dampak buruk plastik bagi lingkungan,” katanya.

Dia menambahkan, jika kebijakan tersebut dijalankan dengan benar, akan membantu penghematan pelaku usaha dalam menyediakan plastik dan tentunya membantu menyelamatkan lingkungan.

Kepala Bidang Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Mochamad Ade Nugraha mengatakan, kebijakan ini memiliki landan hukum yakni Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik.

“Kami berkeyakinan dengan kebijakan ini bisa mengurangi timbunan sampah plastik di tempat penampungan sampah,” kata Ade.

Ia mengatakan, sebelum berlaku uji coba, DLH melakukan sosialisasi kepada masyarakat maupun pengelola ritel yang ada di Kota Bogor. Sosialisasi dijadwalkan setiap Sabtu dan Minggu mendatangi pusat perbelanjaan secara bergantian, memberikan sosialisasi dengan durasi 1,5 jam.

“Kami juga sosialisasikan di Taman Ekspresi dengan memberikan penjelasan ke masyarakat sekaligus kami berikan kantong pengganti,” katanya.

Ade mengatakan, berdasarkan fakta yang ada, Indonesia menjadi negara dengan penyumbang sampah plastik ke lautan terbanyak kedua setelah China. Di Kota Bogor tumbuhan sampah mencapai 700 ton per hari dengan jumlah sampah plastik yang diperkirakan bisa mencapai 100 ton per hari.

Sumber: http://goo.gl/oes18M/a>