Senin, 09 Oktober 2017

Pemerintah Bedakan Tarif PPN untuk e-Commerce

Pemerintah akan memberi perlakuan berbeda untuk pajak e-commerce. Khususnya, untuk tarif pajak pertambahan nilai (PPN).

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi mengatakan, aturan terkait pajak e-commerce akan keluar pekan depan.

"Tarifnya ada perubahan, ya untuk online tarifnya beda itu aja. PPN-nya," kata dia di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Sayangnya, Ken belum menerangkan secara rinci terkait tarif tersebut. Dia meminta untuk menunggu aturan tersebut dirilis. "Nanti tinggal persetujuan dulu, minggu depanlah keluar, kok," ujar Ken.

Tarif PPN tersebut akan menyenangkan semua pihak. "Yang pasti menyenangkan, mudah-mudahan bisa menyenangkan semua pihak," ujar dia.

Lebih lanjut, Ken mengatakan, ketentuan tersebut nantinya akan berlaku pada semua pelaku bisnis e-commerce. "Hampir semua kena, yang berhubungan dengan tata cara pembelian online ya semuanya harus tunduk pada aturan itu," tandas dia.

Sebelumnya, Head of Tax, Infrastructure, and Cyber Security Division Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) Bima Laga mengatakan, ada sejumlah catatan yang perlu diperhatikan dalam menerapkan pajak pada pelaku bisnis online.

"Kemarin kan wacana dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) mau diubah dari self assessment menjadi official, sehingga para penjual itu bisa dikenakan pajaknya," kata dia kepada Liputan6.com.

Menurutnya, itu akan membutuhkan waktu yang lama karena mengubah ketentuan yang berlaku saat ini dalam bentuk self assessment. "Tapi saya rasa kalau itu diubah itu akan mengubah undang-undang, dan itu akan membutuhkan waktu cukup lama," ungkap dia.

Catatan selanjutnya, kata dia, perlunya kesetaraan antarpemain bisnis online. Skema pajak tersebut juga mesti menyentuh pemain bisnis online luar negeri.

"Kedua, kalau kita bicara e-commerce marketplace harus ada level playing field antara lokal dan luar. Karena pasar kita sekarang banyak dinikmati pangsa luar yang belum memberikan kontribusi apa-apa," ujar dia.

Terlepas dari itu, dia mengimbau supaya pemerintah mendorong edukasi sehingga pelaku usaha rutin melaporkan pajak mereka. Kemudian, pemerintah juga perlu menjelaskan keuntungan daripada membayar pajak kepada pelaku usaha.

"Apakah mereka mengajukan KUR lebih mudah untuk modal usaha, atau apa pun itu, kalau literasi berhasil dengan baik, akan ada tahap selanjutnya. Baru bicara tarif ideal seperti apa," tukas dia.

Sumber: http://goo.gl/cJqgxL

Dampak Pajak Bisnis Online Bagi UKM

Perkembangan bisnis online di Indonesia sangat pesat tahun 2000-an. Peningkatan jumlah transaksi online dan konsumen yang berbelanja, disebabkan oleh terus meningkatnya jumlah pengguna Internet, perkembangan infrastruktur operator telepon dan mudahnya mendapatkan smartphone.

Berdasaran survei Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) pada 2016, mengungkap bahwa lebih dari setengah penduduk Indonesia kini telah terhubung ke Internet. Mereka inilah yang menjadi lahan empuk bagi para pelaku bisnis online.

Tingginya nilai transaksi perdagangan melalui bisnis online dikarenakan banyaknya kemudahan yang didapat dari sisi produsen (baik dari dari pedagang besar hingga pedagang kecil dan pemula) dan konsumen,” kata Rosihan Zein, pemerhati keuangan dan pajak.

Dari sisi produsen, kemudahan itu meliputi pemasaran tidak perlu biaya promosi, biaya sewa tempat dan gaji karyawan.semua pengeluaran tersebut dapat ditekan serendah mungkin. Dari sisi konsumen kemudahannya yaitu, dapat melakukan pembelian di mana saja (rumah, kantor, jalan dan sebagainya) dan kapan saja (pagi, siang, malam, maupun dini hari), barang yang ditawarkan lebih murah, praktis dan nyaman.

Menkominfo merilis data bahwa nilai transaksi online di Indonesia selama tahun 2016 mencapai angka US$ 4,89 miliar, atau sekitar Rp 68 triliun. Dan potensi pajaknya besar untuk dipungut, yang diperkirakan mencapai Rp 20 triliun.

"Tim Kementerian Keuangan, baik Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai sedang melakukan formulasi (pungutan pajak) untuk e-commerce," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani di kantornya, Jakarta. Pemerintah menegaskan tidak ada perbedaan perlakuan perpajakan antara transaksi e-commerce dan transaksi perdagangan dan/atau jasa lainnya. Selama ini pemerintah menganggap perdagangan bisnis online itu perdagangan sektor informal. Jenis pajak yang dapat dikenakan terhadap bisnis online yakni Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh).

PPh adalah pajak yang dikenakan kepada orang pribadi atau badan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh dalam suatu tahun pajak. Penghasilan itu dapat berupa keuntungan usaha, gaji, honorarium, hadiah, dan lain sebagainya. Sedangkan PPN adalah pajak yang dikenakan atas konsumsi Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak di Indonesia. Tarif PPN adalah tunggal yaitu sebesar 10% yang dibebankan kepada konsumen.

“Potensi pajak dari pelaku usaha yang terlibat dari perdagangan bisnis online sangat banyak mulai pedangang besar, pedagang menengah atas, sampai pedagang kecil dan pemula, baik dalam negeri atau mancanegara. Sedangakan potensi pajak dari produk yang dikenakan pungutan pajak berbagai macam jenis seperti barang mewah, barang sekunder dan barang primer yang berasal dari dalam negeri dan impor,” ungkap Rosihan.

Pemerintah, lanjut Rosihan, juga harus melakukan disertivikasi terhadap pelaku usaha dan produk perdagangan bisnis online. Dari sisi pelaku usaha, di sana banyak pedagang kecil, pemula, menengah dan koperasi.

Sementara itu, dari sisi produk terdapat barang kebutuhan primer yang tidak seharusnya dikenakan pajak. Malahan harus dilindungi keberadaannya dari serbuan pelaku usaha dan produk dari luar negeri yang saat ini membanjiri pasar dalam negeri dan dikembangkan usahanya dengan pemberian kredit murah.

Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil Menengah, klasifikasi UMKM bisa dibedakan dari jumlah aset dan total omzet penjualan. Sedangkan menurut BPS, klasifikasi tersebut termasuk juga jumlah karyawan. Usaha kecil adalah usaha ekonomi yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan dengan kriteria punya karyawan kurang dari 5-19 orang, aset (kekayaan bersih) dari Rp 50 juta hingga Rp 500 juta, omzet penjualan tahunan dari Rp 300 juta hingga Rp 2,5 miliar.

Sedangkan tanggapan dari pelaku usaha sebenarnya mendukung dan tidak mempermasalahkan pengenaan pajak terhadap bisnis online. Namu, pajak tersebut juga digunakan untuk pengembangan bisnis online. Pelaku usaha yakin, biarpun harga naik karena pajak bisnis online, konsumen tidak akan berpaling karena alas an kenyamanan dan kepraktisan.

Pada akhir 2016 pemerintah sudah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi jilid 14 yang salah satu isinya membangun perdagangan secara elektronik, mendorong perluasan dan efisiensi bisnis perdagangan secara elektronik serta memberikan pengutamaan dan perlindungan kepentingan nasional, usaha kecil dan pelaku usaha pemula, karena pemerintah menargetkan Indonesia menjadi negara digital ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Dari situlah pemerintah harus cermat memilah-milah mana yang pantas dipungut pajaknya. “Jangan sampai pelaku usaha pedagang kecil, menengah dan pemula, dan barang kebutuhan primer dikenakan pajak. Yang harus dilakukan oleh pemerintah, mula-mula mendata jumlah pelaku usaha bisnis online. Setelah itu, pemerintah akan dengan mudah mencatat potensi pajak dari setiap transaksi bisnis online.

Sumber: http://goo.gl/VuhKiX

Buat Warga Bogor dan Bojonggede Diharapkan Jangan Lewat Jalan Alternatif Kembang-Bojonggede

Pengendara yang biasa melintas di Jalan alternatif Bojonggede-Kemang mulai Senin (9/10/2017) diharapkan mencari jalur lain.

Hal ini menyusul rencana dibongkarnya Jembatan Kali Baru di wilayah Desa Bojonggede, Kabupaten Bogor, oleh dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

Kepala Desa Bojonggede, Dede Malvina menuturkan, jembatan akan dibongkar total untuk ditinggikan agar aliran sungai kali baru lebih lancar.

"Besok rencananya akan dilakukan uji coba penutupan jalan alternatif yang melintas prumahan griya lestari," ujarnya.

Menurut Dede, pemutusan jembatan jalan alternatif untuk peningkatan jembatan tersebut dengan masa kerja selama 120 hari kerja.

"Saya imbau masyarakat agar tidak melintasi kawasan tersebut dan dapat melalui jalan lain," kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, sosialisasi oleh pemerintah desa sudah dilakukan terutama kepada warga sekitar yang sehari-harinya melintas dilokasi tersebut.

"Semoga pengerjaan sesuai target, sehingga jembatan itu bisa kembali digunakan oleh warga," tandasnya.

Sumber: http://goo.gl/dFPY8C

Rangkaian Acara Bogor Art Festival Digelar Sampai Desember

Kota Bogor, Jawa Barat menggelar Bogor Art Festival yang merupakan agenda tahunan kota hujan itu. Rangkaian acara dalam perhelatan ini akan berlangsung setiap akhir pekan, hingga bulan Desember 2017.

Perhelatan Bogor Art Festival secara resmi dibuka Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, kemarin. Dia didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Shahlan Rasyidi.

Pembukaan Bogor Art Festival berlangsung semarak dan disaksikan warga yang tumpah ruah di lokasi Car Free Day. Acara ini ditandai dengan pawai budaya yang diikuti mahasiswa dan juga wali kota.

"Misi dari Bogor Art Festival adalah mengenalkan seni dan budaya kepada masyarakat, khususnya kaum muda," kata Hanief Al Naufal, Ketua Humas Bogor Arth Festival. Dia menjelaskan Bogor Art Festival merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Manajemen Institut Pertanian Bogor. Festival kali ini merupakan yang ketujuh kalinya.

Setelah pembukaan 8 Oktober, pada 14 dan 21 Oktober akan diadakan kompetisi seni. Beberapa hal yang dilaombakan adalah pembuatan film pendek, poster, tulis cerita, lukisan, dan puisi. "Peserta diikuti oleh mahasiswa dan juga masyarakat umum," kata Hanief.

Selanjutnya tanggal 11 November akan ada expo kuliner diikti oleh mahasiswa dan UMK, tersedia belasan stand. Panitia kali ini bekerja sama dengan Dinas UMKM Kota Bogor.

Lalu pada 12 November akan ada lomba tari tradisional, photografi, dan paduan suara tingkat nasional. Tangga 17 Desemer menjadi puncak acara sekaligus penutupan Bogor Art Festival yang menghadirkan penyanyi Indonesia. "Jadi hampir setip akhir pekan selalu ada acara," kata Hnaief.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengapresiasi penyelenggaraan Bogor Art Festival yang diselenggarakan oleh FEM IPB ini. Dia berharap perhelatan ini menjadi salah satu daya tarik untuk menambah jumlah wisatawan ke Kota Bogor.

Sumber: http://goo.gl/Wvi3dY

Senin, 02 Oktober 2017

Fredy Candra, Pengusaha Sukses Yang Ajak 65 Gurunya Berwisata ke Luar Negeri

Kata orang, sosok guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Namun sosok bernama Fredy Candra ini rupanya seorang murid yang tahu cara berterima kasih kepada guru-guru yang telah membimbingnya.

Fredy, yang sekarang sudah menjadi pengusaha kabel FO bawah laut rupanya ingin membalas budi kepada para guru yang telah mengajarinya semasa sekolah dulu. Dirinya pun ingin mengajak seluruh gurunya untuk berwisata ke luar negeri, dan semuanya gratis!

Total ada 65 guru yang diberangkatkan ke luar negeri oleh Fredy. Tak hanya guru SMAN 1 Pekalongan, namun dirinya juga memberangkatkan guru di SMP Negeri 1 Pekalongan dan SD Sampangan. Semula Fredy akan membawa guru-gurunya ke Eropa, namun karena banyak yang sudah tua, destinasi wisata pun diubah menjadi Malaysia dan Singapura.

Fredy sendiri tidak ikut dalam perjalanan tersebut. Dirinya hanya bertemu guru-gurunya tersebut saat mereka semua tiba di bandara Soekarno Hatta, dan berbincang-bincang sejenak sebelum para guru memasuki pesawat.

Cerita ini tentunya bisa membuat kamu terinspirasi untuk melakukan hal serupa. Sosok guru memang pahlawan tanpa tanda jasa, namun tak ada salahnya jika kamu bisa menunjukkan rasa terima kasihmu dengan menyenangkan pahlawan-pahlawan ini.

Sumber: http://goo.gl/vtHnDo

Kisah sukses Susanto sulap sikat & limbah ijuk jadi produk seharga Rp 25 juta

Kreativitas manusia tidak bisa dibatasi untuk menghasilkan produk yang mempunyai nilai jual. Hal tersebut dialami sendiri oleh pemilik kerajinan tangan CreaBRUSH, Susanto. Awalnya, Susanto hanya iseng mengubah sikat menjadi sebuah replika binatang, motor gede dan berbagai bentuk lainnya.

Susanto bercerita, awalnya dia hanya ingin membuat sikat menjadi sebuah karya yang memiliki nilai jual lebih. Dia bersama rekannya-pun langsung bergerak dan memasarkan produk tersebut kepada tetangga dan teman.

"Awalnya kami buat sikat, melihat keadaan pasar kami coba berpikir sikat jangan hanya dijual sebagai sikat. Ini bisa kami alih fungsikan menjadi produk-produk yang lain yang memiliki nilai jual lebih," ujar Susanto di Pameran Kriyanusa, JCC Senayan, Jakarta.

Susanto mengatakan, karya miliknya memang tidak langsung diterima oleh masyarakat. Sebagai produk baru, masyarakat masih butuh pengenalan. Namun tidak patah semangat, pihaknya lalu membawa karya tersebut ke pameran-pameran.

"Kami buat coba-coba jadi satu, tawarin ke orang, awalnya nggak ada yang mau beli. Lalu kami buat dalam jumlah banyak dan kami bawa ke pameran ternyata barang habis. Lalu kami pikir kenapa tidak dikembangkan," jelasnya.

Nalai replika yang dibuatnya pun kini memiliki harga yang cukup tinggi. Harganya dibanderol antara Rp 20.000-Rp 50.000 untuk replika binatang. Sementara untuk replika lainnya, disesuaikan dengan pesanan pelanggan dan kesulitan pembuatan.

Selain memproduksi sikat menjadi aneka bentuk, Susanto bersama rekannya kemudian membidik bisnis lain yaitu membuat lukisan dari sabuk ijuk kelapa yang merupakan limbah. Perlahan tapi pasti, dengan pemasaran yang dilakukan secara terus menerus, produk lukisan berbahan dasar sabuk ijuk kelapa miliknya disukai oleh masyarakat.

"Lukisan kita buat juga, pembuatannya antara 2 minggu sampai 3 minggu. Paling cepat 2 minggu. Kita kerjakan sendiri, tidak diberikan kepada karyawan karena akan berbeda hasilnya kalau diberikan kepada orang lain," jelasnya.

Untuk harga lukisan sendiri, pemilik CreaBRUSH mematok harga sebesar Rp 5 juta sampai Rp 25 juta tergantung bentuk lukisan dan lama pengerjaan yang dibutuhkan. "Kalau lukisan kita, berkisar harga Rp 5 juta sampai Rp 25 juta ya. Tergantung yang mau dibuat apa, dan butuh bahannya berapa banyak," jelasnya.

Susanto mengatakan pemasaran produk CreaBRUSH lebih banyak dilakukan di dalam negeri. Namun tidak jarang pelanggan dari luar negeri turut memesan. Bahkan, dirinya pernah menolak pesanan dari luar negeri karena alasan tenaga kerja yang kurang.

"Luar negeri bagus tapi pengerjaannya kami yang terkendala. Pernah pameran di Bali, ada orang Brasil order dalam jumlah banyak. Tidak sesuai dengan kemampuan kita mengerjakan dalam tenggang waktu yang ditargetkan, ya sudah tolak tidak sanggup kita kerjakan," jelasnya.

Susanto menambahkan, saat ini sabuk ijuk kelapa bukan lagi limbah karena semakin banyak dimanfaatkan oleh orang. Harga sabuk ijuk kelapa sendiri kini telah mencapai Rp 15.000 per kilogram.

"Banyak kita dianggap limbah, namun bisa dimanfaatkan. Sabuk kelapa ini contohnya, sekarang bukan lagi limbah karena harga-nya telah melebihi harga beras. Harga per kg itu Rp 15.000 per kg. Ke depan mungkin akan semakin naik lagi, kalau semakin banyak kegunaannya," tandasnya.

Sumber: http://goo.gl/KRgWqR

Bukalapak Jadi E-Commerce yang Tampil Beda dengan Komunitas

Sebagai situs jual beli online yang menggunakan model bisnis customer-to-customer (C2C), Bukalapak kini semakin diperkuat dengan keberadaan komunitas pelapaknya.

Komunitas tersebut lahir atas inisiasi para pelapak dan sudah berjalan sejak dua tahun terakhir. Meski berada di luar struktural manajemen Bukalapak dan berdiri independen, namun komunitas para pelapak diakui Muhammad Fikri selaku Head of Community Management Bukalapak, memiliki loyalitas yang besar terhadap Bukalapak.

“Semangat berkomunitas yang besar. Komunitas ini sebenarnya secara struktur tidak berada di bawah naungan Bukalapak, melainkan independen. Akan tetapi kami memiliki tanggung jawab karena bagaimana pun juga mereka adalah user Bukalapak,” kata Fikri,Di kantor Bukalapak, Jakarta Selatan.

Untuk itu, bentuk tanggung jawab Bukalapak dari keberadaan komunitas pelapak ialah memonitor jalannya komunitas hingga ke berbagai kegiatan yang dilakukan oleh komunitas. Namun hanya sampai pada tahapan memantau dan memberikan semangat kepada komunitas untuk terus melakukan hal-hal positif di dalam komunitas, khususnya meningkatkan UMKM di Indonesia.

Adanya komunitas tersebut juga bertujuan untuk memanage para pelapak lain agar penjualan mereka dapat meningkat dan memiliki kualitas yang lebih baik. Menurut Fikri, perbedaan antara pelapak yang sudah bergabung dalam komunitas dengan pelapak yang tidak bergabung dalam komunitas akan dapat terlihat.

Misalnya, pelapak yang bergabung dengan komunitas cenderung memiliki growth yang lebih baik dibanding pelapak yang tidak bergabung. Meski demikian, Fikri mengaku tidak pernah memaksa para pelapaknya untuk ikut berkomunitas. Menurutnya, tidak semua orang senang berkomunitas, dan tidak semua pelapak memiliki waktu luang untuk berkomunitas.

Saat ini jumlah komunitas Bukalapak sudah ada di 70 kota dan terus bertambah setiap harinya. Di tiap-tiap kota, komunitas memiliki perwakilannya yang biasa disebut dengan koordinator lapangan atau Ranger. Adapun tugas dari Ranger adalah memimpin komunitas dan mewakili nama Bukalapak di kota tempatnya berada. Ketika jumlah kotanya bertambah, itu artinya jumlah pelapak yang menjadi perwakilan dari komunitas atau koordinator pelapak di masing- masing kota tersebut juga bertambah.

“Sehingga ketika kita memiliki event, partnership program dengan berbagai macam partner di seluruh Indonesia, kita punya orang-orang di lapangan. Dan mereka juga yang menjadi ujung tombak atau corong Bukalapak di daerah. Misalnya ketika di salah satu kota ada dinas dari pemerintahan yang membutuhkan Bukalapak, maka kita sudah punya perwakilan, tanpa kita harus ke kota tersebut,” ungkap Fikri.

Loyalitas para pelapak tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap masyarakat, khususnya pelapak dalam meningkatkan kualitasnya. Berbagai kegiatan juga dilakukan di dalam komunitas, seperti sharing knowledge, kopdar, gathering, outing, hingga berbagai kegiatan sosial. Sementara menurut Fikri, pusat hanya me-manage dan menyemangati komunitas.

Menurut Fikri, loyalitas dan semangat para pelapak untuk menghidupkan masing-masing komunitasnya karena ada kebanggaan tersendiri saat bergabung dengan komunitas yang sedikit banyaknya sudah berkontribusi terhadap lingkungannya dengan saling berbagi. Selain itu, tentu menjadi kebanggaan luar biasa juga bagi Bukalapak.

Sumber: http://goo.gl/KzH51S

Impor Borongan Dilarang, Barang Bisnis Online Tertahan

Pemerintah enggan berkompromi dengan para pebisnis online yang kerap memanfaatkan jasa impor borongan untuk mendatangkan barang dari luar negeri. Barang-barang yang diimpor dengan cara demikian akan ditahan petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Kepala Bidang Kebijakan Kepabeanan dan Cukai Kementerian Keuangan Nasrudin Djoko Surjono menjelaskan impor borongan dilarang lantaran berpotensi merugikan penerimaan negara. "Impor borongan hanya menghitung satu kontainer bea masuknya sekian, ini kan banyak yang tidak sesuai," ujar dia usai diskusi bertajuk 'Bawa Oleh-Oleh Kemahalan, harus Siap Dipajaki?' di Hotel Ibis, Jakarta.

Adapun pebisnis online yang menjajakan barang impor kian menjamur di Tanah Air. Nasrudin mengakui banyak di antaranya menggunakan jasa impor borongan yang rawan penyelewengan. Alhasil, Ditjen Bea dan Cukai harus menahan barang impor tersebut masuk untuk pemeriksaan lebih lanjut. Barang-barang terkait baru bisa diloloskan bila izinnya sudah terpenuhi.

Perkembangannya, "Karena izin-izinnya tidak lengkap, mereka (pengekspor) tidak berani memasukkan. Sementara pesanan (dari pebisnis online) tetap berjalan," kata Nasrudin. Maka itu, ia pun mengimbau pebinis online menggunakan jasa importir legal saja. "Sekarang harus hati-hati. Lebih baik urus legal," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum akan tetap dilakukan meski hal itu merugikan pebisnis online. Harapannya, semua pelaku usaha mengikuti aturan yang berlaku

Sebelumnya, larangan impor borongan memunculkan petisi meminta pelonggaran ketentuan. Dalam petisi yang dimajukan atas nama Asosiasi UKM tersebut disampaikan bahwa larangan impor borongan mendadak dan tanpa sosialisasi sehingga banyak barang tertahan di pelabuhan, diekspor kembali ke negara asal, atau bahkan tertahan di negara asal.

"Efeknya setiap elemen di rantai distribusi yang panjang juga terkena dampak mengingat sebagian besar barang impor tidak diproduksi di dalam negeri,” demikian bunyi petisi tersebut. Larangan yang berkepanjangan diklaim dapat mengakibatkan inflasi, pailit, kredit macet dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sehingga menyengsarakan rakyat kecil.

Secara garis besar, petisi tersebut meminta pemerintah melakukan empat hal. Pertama, lebih dulu mendukung produksi UKM dalam negeri sebelum menghentikan impor borongan secara total. Kedua, amnesti atau pengampunan untuk barang-barang yang tertahan saat ini sehingga modal UKM bisa dialihkan untuk persiapan produksi dalam negeri.

Ketiga, penertiban impor borongan yamg lebih terkoordinasi dengan pengusaha UKM. Keempat, sosialisasi pembatasan tenggat waktu impor borongan sehingga tidak terjadi penumpukan modal di luar negeri.

Sumber: http://goo.gl/ttzZkj

IPB Evaluasi Penyembelihan Halal di Rumah Potong Hewan

Keberadaan Rumah Potong Hewan (RPH) di Indonesia memiliki peranan penting untuk menjamin kualitas daging secara aman, utuh, dan terlebih halal. Mengingat mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam. 

Dilatarbelakangi hal tersebut, tiga orang peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian terkait evaluasi penyembelihan halal dan good slaughtering practices (GSP) di RPH Kategori II (PT. Elders Indonesia).  

Mereka adalah Zikri Maulina Gaznur, Henny Nuraini dan Rudy Priyanto dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP), Fakultas Peternakan IPB.

Henny mengatakan, penyembelihan hewan di RPH harus dilakukan dengan memperhatikan kaidah-kaidah yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yaitu berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 13/OT.140/1/2010 tentang Persyaratan RPH Ruminansia dan Unit Penanganan Daging.

"Penyembelihan hewan dilakukan secara benar dan tepat, sesuai dengan persyaratan kesehatan masyarakat veteriner, kesejahteraan hewan dan syariat Islam. Tahapan penyembelihan merupakan titik kritis kehalalan daging sebagai bahan pangan,” papar Henny dalam rilis Humas IPB.

Menurut Henny perlu ada suatu persyaratan standar yang harus diterapkan oleh RPH, terkait aturan pemotongan halal dan good slaughtering practices (GSP). 

"GSP merupakan suatu syarat untuk mendapatkan sertifikasi nomor kontrol veteriner (NKV), agar keamanan daging yang dihasilkan dapat terjamin," jelas Henny.

Henny menambahkan, diperlukan pula suatu evaluasi pemotongan halal dan GSP di RPH Kategori II sebagai contoh untuk RPH lainnya. RPH Kategori II ini dipilih sebagai tempat evaluasi pemotongan halal dan GSP, karena mempunyai potensi pengembangan yang cukup baik dan distribusi daging sudah meluas.

“Hasilnya menunjukkan bahwa penyembelihan halal dan GSP di RPH Kategori II, sudah memenuhi persyaratan syariat Islam berdasarkan Halal Assurance System (HAS) MUI. Kompetensi juru sembelih, sanitasi, dan higienitas telah memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia,” papar Henny. 

Sumber: http://goo.gl/6374Pn

Fakta Soal Bisnis Boneka Nikita Mirzani yang Dijual Rp 1,5 Juta

Selain disibukkan dengan pekerjaan di dunia hiburan sebagai penyanyi, pemain film hingga presenter, Nikita Mirzani saat ini tengah merancang bisnis baru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Bukan lagi bisnis mainan robot anak-anak, kali ini Nikita melebarkan sayap di dunia bisnis dengan berjualan boneka. Menurutnya, bisnis boneka itu dibuat kerena dirinya memiliki anak perempuan.

Sehingga, boneka tersebut tidak hanya bisa dimainkan untuk anaknya, tapi juga anak-anak perempuan lainnya. 

kumparan (kumparan.com) mencoba untuk merangkum sejumlah fakta menarik soal bisnis baru Nikita, yaitu menjual boneka.

1. Bisnis Boneka akan dirilis pada Oktober 2017 

Nikita Mirzani saat ini tengah mempersiapkan bisnis terbarunya. Bukan oleh-oleh kue kekinian seperti sejumlah artisnya lain, ia lebih memilih menjual boneka.

"Kalau yang lain kan biasanya sudah banyak kue-kue. Niki kalau untuk makanan, kurang taste-nya enggak ada gitu. Jadi mendingan dibenda mati. Kalaupun nanti gimana-gimana kan enggak basi," ucap Nikita ketika ditemui baru-baru ini.

Bisnis yang telah memasuki tahap pengemasan tersebut, baru akan dirilis pada Oktober 2017.

"Emang kan nanti di bulan Oktober ada boneka. Jadi 'kan maunya sesuatu hal yang beda-beda aja deh," tutur pemain film 'Comic 8: Casino Kings'.

2. Boneka menyerupai Nikita

Bukan boneka pada umumnya, kali ini Nikita berencana memproduksi boneka yang menyerupai dirinya. Menurutnya, pembuatan boneka mirip dirinya itu terinspirasi dari sang anak yang gemar memainkan boneka.

"Niki kan punya anak perempuan, terus kan mainan anak-anak tuh kayaknya sedikit yah. Tapi mahal juga sih boneka Niki, jadi ya beda dari yang lain aja," ucapnya.

Namun Nikita masih merahasiakan bentuk boneka tersebut hingga resmi diluncurkan dalam waktu dekat ini.

3. Bahan Boneka seperti jelly

Berbeda dari boneka pada umumnya yang dijual di pasaran, Boneka yang dijual Nikita memiliki keunikan sendiri dari yang lain. Boneka itu juga bentuknya tidak seperti barbie pada umumnya.

"Jadi memang bukan kayak boneka barbie yang plastik, yang di remes pecah gitu. Ini enggak, ini tuh benar-benar kayak jelly gitu," ucap Nikita.

Namun belum diketahui pasti apakah boneka itu bentuknya akan menyerupai barbie atau tidak. Namun, ia mengaku boneka tersebut terinspirasi dari dirinya.

"Inspirasi dari sendiri aja," katanya yang masih merahasiakan bisnis boneka tersebut.

4. Boneka yang dijual dibandrol sekitar Rp 1,5 juta

Selain memiliki bahan yang berbeda, boneka yang akan dijual Nikita kali ini dijual dengan harga yang cukup fantastis. Berapa ya?

"Kisaran harganya sekitar Rp 1,5 juta," katanya.

Menurutnya harga yang dijual tersebut cukup masuk akal, karena bentuk dan bahan yang digunakan pada bonekanya itu tidak sembarangan.

"Yang bikin mahal cetak mukanya. Sudah gitu, baju (boneka)nya juga mahal," tutur mantan istri Sajad Ukra tersebut.

5. Tidak takut bonekanya jadi bahan imajinasi

Memproduksi bisnis boneka dengan bentuk yang menyerupai dirinya yang seksi, tentu akan menjadi bahan perbincangan dari netizen.

Ibu dua anak ini mengaku tidak takut jika boneka miliknya itu dijadikan bahan imajinasi khususnya kaum pria.

"Terserah. Kalau itu sih terserah aja," ujarnya sembari tersenyum geli.

Boneka yang akan dirilis dalam waktu dekat itu baru akan dijual melalui online. Namun kata Niki, jika penjualan bagus, tidak menutup kemungkinan dirinya akan membuka toko boneka tersebut.

Sumber: http://goo.gl/yUyLSJ

Minggu, 01 Oktober 2017

Kisah dan Trik Sukses Usaha Batik Sally Giovanny

Menjadi sukses pada usia muda memang menjadi impian setiap orang. Mungkin JBers juga memiliki mimpi yang sama, yaitu menjadi miliarder. Nah, ternyata ada nih, seorang hijaber muda yang sudah sukses merintis bisnisnya, hingga menjadi miliarder. Dia adalah Sally Giovanny. Berikut kisahnya yang mungkin bisa kamu jadikan inspirasi.

Saat semua muda dan mudi sedang berlomba-lomba untuk membuka usaha kuliner, Sally Giovanny memilih untuk membuka usaha batik. Tidak mudah perjalanan karir Sally Giovanny hingga mendapatkan kesuksesan seperti saat ini. Sally diketahui sudah memulai usaha batik sejak umurnya masih 18 tahun. Pada usia tersebut, Sally sudah berjibaku dengan debu pasar dan teriknya matahari untuk berjualan batik khas Cirebon, yaitu batik Trusmi. Sally menjajakan dagangannya di pasar-pasar di Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Masih di usia yang sama, Sally juga memutuskan untuk menikah di usia muda dengan suaminya, Ibnu Riyanto. Di sinilah awal mula perkembangan bisnis batiknya, karena Sally dan sang suami mengembangkan bisnis batik Trusmi-nya dengan modal yang didapat dari uang amplop pernikahannya, senilai Rp 17 juta.

Dari uang tersebut, langkah awal yang dilakukan Sally dan suaminya adalah merombak total rumah mereka menjadi sebuah galeri batik. dengan nama Batik IBR. Namun pada saat itu batik masih belum se-booming sekarang, sehingga usaha mereka belum membuahkan hasil.

Namun, kemudian keberuntungan mulai berpihak pada Sally dan suaminya. Baru dua tahun setelah bisnisnya berjalan, setelah batik asal Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan dunia, permintaan batik semakin meninggi dan bisnis Sally dan Ibnu pun semakin maju. Bahkan, Pusat Grosir Batik Trusmi milik Sally dan Ibnu telah meraih rekor MURI sebagai ruang pamer terbesar di tanah air pada tahun 2013 lalu.

Meraih keuntungan yang tak sedikit, Sally dan suami pun tak langsung khilaf untuk membelanjakan hasil keuntungannya untuk barang-barang yang tak perlu, dan memilih untuk menabung demi mengembangkan bisnis batiknya lebih jauh lagi. Terbukti, Sally sudah membuka toko permanen di daerah Trusmi, Cirebon, tempat dari mana Sally berasal.

Tiap hari puluhan bis wisata mampir ke gerai grosir batik Trusmi-nya. Ribuan pengunjung datang hampir tiap hari. Untuk mengelola grosir batiknya yang amat luas, ia kini punya lebih dari 850 karyawan tetap dan 500-an pengrajin batik. Tentu hal ini merupakan sebuah pencapaian yang amat menakjubkan bagi perempuan muda yang baru berusia 26 tahun.

Alasan kenapa batik Trusmi buatan Sally ini bisa laku keras adalah dari segi kualitasnya. Sejak pertama kali memproduksi dan berjualan batik Trusmi, Sally memutuskan untuk memproduksi batik dengan desain yang unik dan berkualitas, meski dengan harga yang sedikit lebih mahal. Sally sendiri mengaku lebih baik dikomplain soal harga dibandingkan komplain soal kualitas produknya.

Dari ribuan pengunjung yang datang ke tokonya inilah, omzet grosir batiknya bisa tembus sekitar Rp 100 juta per hari. Bisa kamu hitung sendiri berapa total omzetnya selama sebulan, levelnya sudah bukan ratusan juta, tapi sudah miliaran.

Kesuksesan Sally ini jelas menimbulkan pertanyaan, apa sih rahasianya agar bisa sukses dan menjadi miliarder? Paling tidak ada 5 trik sukses dari Sally. Yang pertama adalah memulai bisnis sejak usia masih muda. Mumpung masih muda, sebaiknya kamu memulai untuk berbisnis, apapun itu. Dengan dibarengi kegigihan, segala sesuatunya pasti menghasilkan.

Kedua, pandai memasarkan produk. Menurut Sally, yang terpenting adalah pemasaran yang merata, kalau perlu di luar daerah, sehingga banyak orang yang jadi tahu produk buatan kamu.

Ketiga, maksimalkan kualitas produk. Berbeda dengan pengusaha pemula lain yang fokus menawarkan produk dengan harga miring namun mengesampingkan kualitas, Sally justru sebaliknya ia lebih baik dicaci karena harga tinggi namun bisa menjaga kualitas produknya. Jika kualitas bagus, maka orang tak akan ragu untuk kembali membeli produk buatan kamu.

Keempat, adalah mengenai tempat jualannya. Sally jeli melihat keinginan pelanggan dengan menawarkan ruang pamer yang dibuat dengan konsep one stop shopping. Konsep ini memungkinkan pengunjung tidak hanya berbelanja batik, tapi juga bisa berwisata kuliner, membeli kerajinan tangan khas Cirebon, maupun belajar membatik di workshop batik.

Terakhir, adalah sering bersedekah. Bagi Sally, memberi kepada banyak orang tidak akan merugikan diri kamu, melainkan justru mendatangkan banyak manfaat. Jika kamu melakukan sesuatu untuk mempermudah orang lain, bisa jadi kamu juga dipermudah dalam melakukan segala sesuatunya, termasuk bisnis ini.

Nah, itulah kisah dari Sally sukses berjualan batik hingga beromzet miliaran rupiah. Siapa di antara JBers yang mau mengikuti jejak Sally?

Sumber: http://goo.gl/g9Yfiu

Promo! Ragam Menu Lezat dan Hemat di Pizza Hut Diskon 50%

Traveler, makan yummy dan denga harga terjangkau hal yang paling menyenangkan.

Apalagi saat perut udah berontak ingin segera diisi kan?

Well, jangan biarkan perut kosong hanya gara-gara nggak tahu mau makan apa.

Yuk cari yang pasti-pasti aja daripada kebingungan dan nggak kena zonk dari makanan yang kamu coba saat traveling.

Yups, pas banget nih, ada promo gila-gilaan dari kedai makanan cepat saji Pizza Hut.

Nikmati Promo Menu Hebat sebesar 50 persen untuk menu pilihan setiap Senin hingga Jumat, termasuk tanggal merah.

Promo berlaku dimulai tanggal 17 juli s/d 06 oktober 2017, di restoran tidak untuk delivery dan take away.

Promo Menu hebat diskon 50 persen, berlaku tanpa ada syarat membeli produk yang lain, juga nggak dapat digabungkan dengan promosi kartu kredit dan promosi diskon lain.

Menu Hebat diskon 50 persen hanya untuk menu pilihan yang terdiri dari: toffee coffe, fruit parfait, puff pastry mushroom soup, cheesy potatoes, mocca caramel, tutti fruitti, dan chicken royale.

Juga, choco caramel pizza, dilmah tea (English breakfast,g reen tea, peach), vietnamese coffe (hot/colt), choco fondue, dan choco lava cake.

Guys, yakin mau melewatkan diskon seru ini?

Sumber: http://goo.gl/eyfeAv

Jokowi Nonton Bareng Film "G30S/PKI" di Bogor

Presiden Joko Widodo ikut nonton bareng film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI (1984) di Markas Korem 061 Suryakencana Bogor, Jawa Barat.

Di tengah hujan deras yang mengguyur Bogor, Presiden menonton film itu bersama-sama personel TNI, Polri, dan masyarakat umum.

Berdasarkan siaran pers resmi Istana Kepresidenan, Jumat malam, Jokowi tiba di lokasi nobar sekitar pukul 20.00 WIB. Jokowi mengenakan kemeja lengan panjang dibalut jaket merah dan celana hitam.

Jokowi mengambil duduk persis di depan layar nonton bareng tersebut.

Turut mendampingi Presiden, yakni Komandan Paspampres Mayjen TNI Mar Suhartono, Ajudan Presiden Kolonel Mar Ili Dasili dan Wakil Komandan Grup A Paspampres Letkol Mar Efhardian.

Komandan Korem Bogor Kolonel Inf Mirza Agus, Kapolres Bogor Kombes (Pol) Ulung Sampurna dan Komandan Kodim setempat Letkol Arm Doddy Suhadiman juga ikut mendampingi Presiden selama nonton bareng tersebut.

Berikut foto-foto Jokowi saat nobar film "G30S/PKI" yang dirilis Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Sumber: http://goo.gl/ryznTq

Bisnis Online Semakin Menjamur, Bisnis Konvensional Runtuh

Satu per satu gerai atau toko ritel lokal maupun asing tumbang. Beberapa perusahaan pun di ambang kebangkrutan. Mulai dari 7-Eleven, Matahari Departement Store, Nyonya Meneer, sampai yang terbaru raksasa ritel mainan global Toys "R" Us yang terlilit tumpukan utang.

Ekonom sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Firmanzah menilai, ekonomi dunia saat ini berada pada fase transformasi bisnis yang cukup radikal. Transformasi ini mengarah pada teknologi yang membawa perubahan besar sehingga fenomena runtuhnya bisnis konvensional terjadi di dalam maupun luar negeri.

"Ekonomi dunia sekarang berada pada transformasi bisnis yang radikal. Di kurva ekonomi, tidak lagi moving along to curve, tapi ke shifting (pergeseran). Yang membuat shifting adalah teknologi, sehingga mengubah proses bisnis yang terjadi saat ini," katanya.

Firmanzah menjelaskan, kehadiran teknologi informasi maupun komunikasi telah membabat keberadaan toko ritel konvensional yang selama ini menjadi perantara antara produsen dan konsumen, seperti supermarket, hypermarket. Tak heran, toko online (e-commerce) semakin menjamur.

Lanjutnya, toko online tumbuh subur karena didukung berbagai faktor, di antaranya biaya internet yang murah, penetrasi ponsel pintar (smartphone) yang cukup tinggi di masyarakat, sistem logistik yang semakin andal, sistem pembayaran terpercaya.

"Faktor-faktor ini yang meningkatkan transaksi e-commerce. Bahkan ada yang menyebut, e-commerce kita akan mendominasi penjualan ritel pada periode 2030," ucap mantan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu.

Firmanzah mengaku, keberadaan teknologi pun sudah menguasai sektor perbankan. Data terakhir di Eropa menyebut, ada sekitar 45 ribu kantor cabang bank ditutup karena perubahan pola nasabah dalam bertransaksi maupun mencari informasi. Semua tergantikan oleh internet banking, dan layanan online perbankan lainnya.

"Di Indonesia pun sudah jarang kan ke kantor cabang, sehingga transaksi internet banking melonjak tinggi. Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun mendorong cashless society berbasis teknologi," tuturnya.

"Ada yang menyebut destruktif, dislokasi, tapi saya bilang ini adalah tranformasi bisnis yang cukup radikal," tegas Firmanzah.

Bertahan dari Serbuan Toko Online

Di tengah gempuran teknologi yang berkembang cepat dan menjamurnya toko online, perusahaan dituntut untuk berinovasi serta mengikuti perkembangan zaman. Tidak melulu terpaku pada gaya lama sehingga konsumen lari mengikuti perubahan pola konsumsi.

"Selain teknologi, faktor lain juga ada penurunan daya beli. Masyarakat cenderung mencari barang lebih murah sehingga mempengaruhi pola konsumsi, yang tadinya masih menerima kemahalan, sekarang mencari kanal baru yang menawarkan harga lebih murah," jelas Firmanzah.

Menurutnya, langkah pertama perusahaan harus mengevaluasi strategi bisnis. Artinya mengikuti perkembangan tren saat ini, baik itu target pertumbuhan, rencana investasi yang tentunya melibatkan teknologi.

Kedua, lanjut Firmanzah, keputusan menggunakan teknologi proses bisnis harus diiringi dengan kemampuan karyawan untuk melek teknologi, seperti menggelar pelatihan, workshop, maupun banchmarking agar kompetensi karyawan meningkat dalam penggunaan teknologi.

"Apa yang dialami Toys "R" Us karena mereka terlambat membaca peluang bahwa masa depan pendapatannya tergerus dengan e-commerce. Sedangkan Matahari mulai membaca atau intuisinya mengarah pada pengembangan toko online-nya sehingga melakukan efisiensi dengan menutup dua gerai," terangnya.

Sumber: http://goo.gl/VbyVPY

Guru Besar IPB Racik Permen Minyak Kayu Putih yang Menyehatkan

Cajuput atau minyak kayu putih biasanya digunakan untuk mengatasi masuk angin atau kembung. Tapi tahukah kamu jika cajuput atau minyak kayu putih kini tersedia dalam bentuk permen?

Cajuput candy atau permen minyak kayu putih ini merupakan salah satu penemuan besar dari guru besar Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr. C. Hanny Wijaya. Sayangnya, untuk saat ini permen tersebut hanya bisa dijumpai di berbagai gerai yang dikelola oleh IPB. Permen ini bahkan telah menjadi souvenir khas IPB.

Produk ini terus dikembangkan Prof. Hanny bersama dengan A. Fieki Rachmatillah dari IPB dan Boy Bachtiar dari Universitas Indonesia (UI). Ia pun melakukan penelitian lebih lanjut terkait khasiat dari permen ini, dengan judul riset "Penghambatan Cajuput Candy terhadap Viabilitas Khamir Candida Albicans secara In Vitro".

Candida albicans merupakan floral normal usus, hidup komensial dalam rongga mulut dan saluran pencernaan. Keberadaan c.albicans menyebabkan infeksi yang akhirnya menyebabkan sariawan. Kondisi tubuh yang lemah, keadaan seseorang yang buruk, penyakit tertentu dan kehamilan dapat menjadi faktor yang memicu adanya infeksi jamur candida (kandidosis).

Permen yang terbuat dari campuran minyak atsiri kayu yang dipasok dari Pulau Buru, pappermint, air, sirup glukosa, dan sukrosa ini diduga memiliki aktivitas yang dapat menghambat aktivitas mikroba.

Penelitian dengan menggunakan permen kayu putih yang diencerkan dengan bervariasi konsentrasi campuran minyak kayu putih dan air serta peppermint dan air menunjukan hasil, bahwa permen kayu putih yang telah diberikan minyak kayu putih encer (konsentrasi 0,7%) dapat membentuk sebuah lapisan yang dapat menghambat pertumbuhan c.albicans secara in vitro (skala laboratorium). Namun, pemberian larutan gabungan antara minyak kayu putih dan peppermint pada permen menghasilkan efek yang lebih baik dibandingkan dengan pemberian masing-masing komponen secara terpisah.

“Penurunan atau peningkatan konsentrasi minyak kayu putih sebesar 0,1% pada standar cajuput candy tidak memberikan pengaruh nyata terhadap penghambatan pertumbuhan c.albicans maupun terhadap tingkat penerimaan sensori terhadap rasa, aroma dan seluruh atribut. Pemberian konsentrasi yang lebih besar dapat memperbaiki mutu  penerimaan sensori permen," kata Prof. Hanny berdasarkan keterangan tertulisnya.

Sumber: http://goo.gl/Y7mSZL

Guru Besar IPB Ciptakan "Tempe Cepat"

Harga bahan baku tempe yang mahal dan harus impor menjadi kendala yang dihadapi pengrajin tempe saat ini. Selain itu, perkembangan penduduk kota yang pesat mengubah tata kota dan membuat tempat pengrajin tempe untuk berproduksi menjadi lebih sempit.

Masalah limbah buangan khususnya air bekas perendaman pada proses pengasaman yang berbusa dan cukup menyengat juga menjadi masalah lingkungan tersendiri. Belum lagi keterbatasan air bersih untuk pencucian kedelai setelah perendaman.

Harga air bersih di perkotaan juga cukup mahal juga berdampak pada pengrajin tempe di wilayah perkotaan. Hal ini perlu solusi untuk menekan biaya produksi sehingga harga jual tempe tetap terjangkau masyarakat umum.

Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Insitut Pertanian Bogor (IPB), Hanny Wijaya melakukan inovasi teknologi tepat guna yang dapat mempercepat proses pembuatan tempe sehingga dapat menghemat biaya. Teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan mutu tempe yang kurang konstan, jika dilakukan dengan metode tradisional.

Menurut Hanny, 'Tempe Cepat' merupakan tempe yang dibuat dengan pengasaman kimiawi menggunakan Glucono Delta-Lactone (GDL) guna mereduksi lama pengasaman kedelai. Teknologi ini memiliki kelebihan ramah lingkungan karena hemat air dan mengurangi limbah air rendaman serta mempercepat proses pembuatan tempe.

Selain itu, tempe yang dihasilkan memiliki mutu dan cita rasanya yang lebih stabil. "Keunggulan yang ada pada teknologi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalah mutu, lingkungan dan ekonomi yang dihadapi para pengrajin tempe yang tersebar diseluruh pelosok Indonesia," ujar Hanny.

Hanny menambahkan, teknologi ini juga bisa menjadi solusi alternatif bagi pemerintah daerah maupun lembaga pengatur Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan lingkungan hidup dalam menjalankan perannya sebagai penentu kebijakan dan lembaga pelayanan publik.

Teknologi Tempe Cepat yang dikembangkan Hanny dan timnya ini masuk sebagai salah satu inovasi terpilih sebagai 100 Inovasi Indonesia.

"Teknologi yang dikembangkan saat ini difokuskan pada tahapan pengasaman. Pengasaman kedelai dalam pembuatan tempe memberikan kontribusi terhadap keamanan dan penerimaan tempe yang dihasilkan," tukasnya.

Sumber: http://goo.gl/GYK8Cq

Belum Memiliki IMB, Wali Kota Bogor Bima Arya Perintahkan Proyek Transmart Disegel

Image result for proyek transmart bogor
Dapat intruksi dari Wali Kota Bogor Bima Arya, Kasatpol PP Kota Bogor Herry Karnadi masih tunggu momen.

Bima Arya mengatakan proyek pusat perbelanjaan modern di Jalan KH RD Abdullah bin Nuh, Tanahsareal, Kota Bogor belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Meski belum mengantungi IMB, proyek tersebut sudah berjalan cukup lama. Tanah sudah digali hingga beberapa meter, bahkan tiang-tiang pondasi bangunan juga sudah dipancang.

"Transmart belum memiliki IMB, tidak boleh ada aktifitas pembangunan, dan sekarang proses penyegelan harus ditempuh," kata Bima.

Bima melanjutkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menindaklanjuti keluhan warga sekitar yang merasa terganggu akibat aktifitas pembangunan.

Truk yang lalu lalang hingga meninggalkan debu di jalan, sampai suara bising selama pembangunan berjalan.

"Jadi memang harus distop pembangunannya sampai IMB dikantungi, berdasarkan informasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Transmart baru memiliki IPPT saja," terangnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Kasatpol PP Kota Bogor, Herry Karnadi mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi proyek dan memberikan peringatan kepada pihak transmart agar secepatnya mengurus perizinannya.

"Kalau dalam waktu seminggu belum ada kejelasan soal perizinan maka kita akan melakukan tindakan polisional, kita akan segel," pungkasnya.

Sumber: http://goo.gl/Au75Am

Duel Ala Gladiator di Kota Bogor Memakan Korban

Dalam proses rekonstruksi kasus tewasnya Hilarius Christian Event Raharjo (15), terungkap jika korban sempat dipukul secara bertubi-tubi oleh tersangka AB alias BV sebelum tewas.

Tersangka mengarahkan pukulan telak di pipi sebanyak tiga kali serta satu tendangan ke arah perut yang menyebabkan korban terkapar dalam kondisi sekarat.

"Pas jatuh, dia (korban) saya tendang perutnya. Saya tahan tangannya pake lutut, terus pukul pipinya tiga kali," kata tersangka kepada polisi saat proses rekonstruksi berjalan

Tersangka menyebut, jika dirinya saat itu disuruh oleh salah satu seniornya yang juga telah menjadi tersangka berinisal HZ untuk menghajar korban sampai KO. "Di belakang saya ada yang bilang belum KO itu, hajar terus. Pas udah gitu datang wasit," ungkap tersangka lagi.

Dari rekonstruksi itu juga diketahui jika korban masih bernapas setelah dihajar habis-habisan meski sudah dalam keadaan sekarat.

Tersangka bersama siswa-siswa lainnya yang berada di lokasi kejadian langsung membawa korban ke gazebo yang terletak tidak jauh dari Taman Palupuh, tempat duel ala gladiator itu diadakan.

Sementara itu, Kepala Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota Komisaris Besar Ahmad Choerudin mengatakan, dalam rekonstruksi yang dilakukan di Taman Palupuh, Kota Bogor itu, pihaknya menghadirkan 14 saksi dan empat tersangka berinisial AB, MS, HZ, TB.

Choerudin menuturkan, proses rekonstruksi itu dilakukan untuk memperkuat alat bukti berupa keterangan dari para tersangka dan saksi-saksi.

"Ada 14 adegan dalam rekonstruksi ini. Tahapan-tahapan sudah kita lakukan. Untuk BAP awal sampai rekonstruksi tidak ada perbedaan. Jadi tersangka dan saksi menjelaskan apa adanya," jelas Choerudin.

Ia menambahkan, korban sudah tidak bernyawa ketika berada di atas motor saat perjalanan ke rumah sakit. "Saat di TKP masih ada napas, saat digotong itu dibawa ke rumah sakit sudah meninggal. Ditendang di perut dulu baru dipukul pipinya," tuturnya.

Polisi, sambung dia, masih memburu satu tersangka lainnya berinisial F. "Kita akan proses sesuai hukum yang berlaku. Kita masih memburu satu pelaku lagi," pungkas dia. 

Sumber: http://goo.gl/KaxTht

6 Hal yang Dialami Tubuh Ketika Menjalani Diet Keto

Diet ketogenik atau diet keto belakangan ini sangat populer. Pola makan yang memperbanyak konsumsi lemak dan mengurangi karbohidrat ini dianggap efektif untuk menurunkan berat badan. Lagi pula, siapa yang tidak suka disuruh makan steak dan berbagai jenis olahan daging?

Namun untuk memahami bagaimana diet ketogenik bekerja, Anda harus memahami ketosis, proses dimana tubuh kekurangan glukosa untuk bahan bakar --karena tidak makan karbohidrat-- dan harus mencari bahan bakar lain yaitu lemak.

Biasanya, Anda memperoleh bahan bakar yang bisa langsung digunakan tubuh dalam bentuk  glukosa yang berasal dari karbohidrat. Karbohidrat sendiri dapat ditemukan pada nasi dan roti, juga pada tepung, biji-bijian, sayuran, kacang polong, produk susu, dan buah-buahan.

"Bila karbohidrat tersedia, tubuh secara alami akan menggunakannya untuk pembakaran energi dan bukan menggunakan lemak tubuh yang tersimpan. Namun, saat kita menghilangkan karbohidrat dari makanan kita, tubuh kita mulai memecah lemak dan mengubahnya dalam bentuk keton untuk bahan bakar yang lebih efisien tapi umumnya kurang dimanfaatkan," jelas Pamela Nisevich Bede MS, RD, CSSD, LD.

Pamela menambahkan, keton adalah zat yang diproduksi oleh hati saat tubuh memecah lemak untuk energi, yang kemudian dilepaskan ke dalam darah. Sel tubuh Anda menggunakan keton untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Bila keton dalam darah meningkat, dan tubuh mengubah sumber bahan bakar dari keton, maka akan terjadi perubahan yang luar biasa. Apa saja perubahan itu? Berikut 6 hal yang akan dialami tubuh ketika menjalani diet keto.

1. Tingkat Insulin Turun

Biasanya, setelah Anda makan nasi atau makanan yang mengandung glukosa, kadar insulin akan naik. Tapi ketika Anda berada dalam ketosis, kadar insulin akan turun, kata Steve Hertzler, PhD, RD peneliti ilmiah utama di EAS Sports Nutrition.

"Dengan tingkat insulin yang lebih rendah, diyakini asam lemak lebih mudah dilepaskan dari jaringan tubuh, agar bisa digunakan untuk bahan bakar," jelasnya.

Karena tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama dan bukan karbohidrat, tubuh akan membakar lebih banyak lemak, yang berarti Anda benar-benar bisa kehilangan beberapa kilogram dengan cepat.

2. Rasa Lapar Berkurang

Karena Anda meningkatkan konsumsi protein, maka perut akan terasa kenyang lebih lama. Tapi di luar itu, diet ketogenik juga bisa berperan dalam menekan nafsu makan, kata Hertzler.

"Satu teori adalah bahwa tubuh Anda merespons diet ketogen seperti layaknya keadaan puasa. Tubuh beradaptasi dengan pembakaran lemak sebagai bahan bakar, melepaskan keton ke dalam darah," jelasnya. "Hal ini akan membuat sinyal lapar di otak berkurang."

3. Anda Mulai Merasa Sakit

Keto dapat memiliki beberapa efek samping yang tidak menguntungkan, salah satunya dikenal sebagai "Keto Flu" atau gejala yang dialami sebagai satu transisi dari konsumsi karbohidrat menjadi lemak. Kemungkinan efek sampingnya meliputi sakit kepala, mual, keram otot dan kelelahan.

4. Napas Jadi Berbau

Anda mungkin perlu membawa beberapa permen mint untuk mengharumkan mulut. "Beberapa orang mungkin memiliki perubahan bau nafas pada saat diet ketogenik," kata Hertzler. Mengapa perlu mengkonsumsi permen? "Salah satu keton yang diproduksi di hati adalah aseton dan itu memiliki bau khas," kata Hertzler.

5. Sulit Buang Air Besar

Karena tidak mendapatkan cukup serat dan nutrisi lainnya, Anda mungkin akan mengalami beberapa ketidaknyamanan pencernaan selama diet keto. "Pelaku keto diet sering mengalami sembelit sebagai gejala umum, karena asupan serat yang lebih rendah," kata Hertzler. Coba tambahkan suplemen serat rendah karbohidrat untuk memudahkan gejalanya.

6. Tubuh Mungkin Akan Melambat

Jika Anda seorang atlet, performa mungkin sedikit lamban pada tahap transisi awal. Sementara menyesuaikan diri dengan makanan jenis baru itu, tubuh mungkin akan merasa sedikit lelah.

Sebenarnya, saat tubuh sudah membiasakan diri dengan ketosis, kinerja Anda mungkin akan meningkat. "Banyak atlet menemukan bahwa mereka bisa latihan intens lebih baik setelah menyesuaikan diri dengan diet keto," katanya.

Meski begitu, hal yang harus digarisbawahi adalah bahwa efek diet ini tidak sama bagi setiap orang. Bila Anda dan tubuh Anda merasa cocok, maka cara ini bisa diteruskan. Namun bila tidak, Anda bisa mencoba jenis diet yang lain,

Sumber: http://goo.gl/uGvuqr

Diet Sehat Tanpa Perlu Kurangi Karbohidrat, Berikut Caranya

Diet rendah kalori belakangan ini sedang menjadi tren. Apa lagi di kalangan orang-orang yang melakukan olahraga alias gym-rat. Mereka memilih untuk melakukan diet ini karena dikenal merupakan cara paling cepat untuk membakar lemak. Apa lagi kalau ditambah dengan olahraga rutin.

Bahkan, buat mereka yang nggak rutin berolahraga, diet yang juga disebut dengan low-carb ini sangat digemari. Soalnya, dengan menghindari dan sama sekali nggak makan karbohidrat, berat badan mereka memang menurun dengan cepat.

Dari segi kesehatan pun, diet ini juga termasuk dalam daftar diet sehat yang bikin kurus tapi nggak bakal merusak metabolisme tubuh. Sayangnya, banyak orang yang masih sangat suka denga karbohidrat.

Apa lagi, kamu yang terbiasa makan makanan berkarbohidrat tinggi. Seperti yang mereka bilang, kalau nggak makan nasi, rasanya belum makan. Belum lagi sebagian orang merasa kalau nggak makan karbohidrat, nggak kenyang!

Nah, buat kamu yang suka banget makan karbohidrat, ada, nih, diet sehat lain yang nggak bikin kamu kangen sama nasi atau kentang.

Makan Pelan-pelan

Mungkin cara makan ini terdengar nggak ada hubungannya dengan diet. Tapi, menurut pemilik Simply Nourished Ellie Kempton, R.D., makan selama paling nggak 20 menit akan membantu meningkatkan metabolismemu. "Kamu juga akan mengaktifkan produksi enzim pencernaan dan ini akan membantumu tahu saat kamu sudah merasa kenyang," katanya

Sadar diri

Kamu memang dibolehkan makan karbohidrat. Termasuk ngemil! Tapi kamu juga harus tahu diri. Kamu harus tahu kapan harus berhenti makan dan seberapa banyak karbohidrat yang bisa kamu makan setiap harinya. 

Bijaksana dalam Memilih Camilan

Seperti yang sudah dikatakan, kamu masih boleh ngemil, kok! Tapi, pilih-pilih, dong, camilan yang kamu makan. Kamu sudah makan karbohidrat saat makan siang. Jangan pilih camilan yang mengandung banyak karbohidrat lagi. Pilih kacang-kacangan atau sayuran, atau juga boleh buah-buahan.

Jangan Stres!

Stres dan emosi dirimu memengaruhi pola makan yang nggak teratur. Karena itu, cobalah untuk selalu tenang. Jangan buru-buru kalau melakukan setiap kegiatan. Kamu bisa mengatasi stres dengan mendengarkan musik, melakukan hobimu, atau juga meditas dan berolahraga. 

Ganti Gula

Kamu suka makanan manis? Nah, kalau bisa jangan pilih makan-makanan yang mengandung banyak gula. Ganti dengan buah kurma, atau madu. 

Sumber: http://goo.gl/ogVpcR

Mengidamkan Makanan Tak Sehat Saat Diet, Ini Alasannya

 
Setengah dari orang dewasa di Inggris sedang berusaha menurunkan berat badan dengan mengendalikan asupan kalori mereka tiap tahun. Tapi sayangnya, menurunkan berat badan tak semudah membalik telapak tangan (atau menolak tawaran biskuit atau memilih makan salad). Bahkan orang-orang yang berhasil menjalani diet pun mengakui bahwa ini hal yang sulit dilakukan.

Walau tekad kita kuat, mengapa diet itu berat? Mengapa rasa lapar itu seolah tidak bisa dikendalikan?

1. Sinyal kehadiran makanan

Kita semua pasti pernah mengalami kejadian ini. Ketika kita berjalan melalui lorong penuh makanan di supermarket, atau mencium aroma sesuatu yang lezat, air liur kita sepertinya langsung menetes, tak peduli kandungan kalori atau nutrisi makanan itu. Godaan makanan seperti ini mungkin sulit diabaikan dan bukan hanya ditimbulkan oleh rasa atau bau, tapi juga oleh iklan atau logo makanan.

Ketika lapar, hormon ghrelin merangsang otak, sehingga kita lebih memperhatikan sinyal-sinyal makanan. Para periset juga menemukan bahwa saat lapar, otak kita lebih memberi perhatian pada sinyal makanan tak sehat (yang tinggi kandungan gula dan lemak).

Dalam beberapa penelitian, para responden diperlihatkan gambar-gambar makanan berkalori tinggi. Hasilnya, sinyal makanan itu menyebabkan respons nafsu makan seperti mengidam, meningkatnya air liur, dan keinginan untuk makan.

Semua ini menunjukkan bahwa kehadiran atau pertanda dari makanan berkalori tinggi amat mungkin mempersulit perjuangan orang-orang yang ingin menurunkan berat badan, apalagi jika mereka jadi lapar gara-gara diet itu.

Meski demikian, tubuh kita sebenarnya bisa dilatih untuk mengabaikan godaan makanan. Dalam sebuah penelitian, para responden yang diajarkan cara mengabaikan sinyal makanan berkalori tinggi ternyata mengonsumsi kudapan lebih sedikit ketimbang mereka yang dilatih untuk memperhatikan sinyal tersebut.

2. Makanan terlarang itu lebih menggoda

Ketika berdiet, kita harus “mengorbankan” makanan-makanan enak dalam rangka mengurangi asupan kalori. Tapi jika diminta menghindari makanan yang kita sukai, menurut peneliti justru kita akan lebih mengidamkannya, ketimbang jika kita tidak dilarang.

Pada studi lain, para responden penikmat cokelat diminta berhenti makan cokelat selama seminggu. Mereka merasa gambar cokelat dan makanan berkalori tinggi lainnya jadi lebih memikat. Ketika berhenti makan cokelat, mereka justru semakin ingin melahap makanan berkalori tinggi.

Selain itu, dalam riset yang lain, para responden diminta mencicipi makanan terlarang. Mereka yang kekurangan makanan tak sehat justru akan mengonsumsi lebih banyak kalori.

Ketika orang yang berdiet berupaya menghindari makanan yang mereka sukai, respons kognitif dan perilaku mereka justru menciptakan godaan yang lebih kuat.

3. Efek “ah sudah terlanjur”

Ketika kita ingin mengurangi berat badan, pilihan makanan kita (dan waktu memakannya) biasanya dibatasi oleh aturan-aturan diet. Nah, aturan diet yang kaku bisa mengundang masalah, karena perilaku makan yang tidak didasarkan pada sinyal psikologis rasa lapar mungkin saja dapat menyebabkan overeating alias kebanyakan makan.

Ada masalah lain yang menyangkut diet, yakni tak peduli sekecil apa pun kita melanggarnya, diet kita bisa bubar seluruhnya (padahal kita cuma makan sepotong kecil kue, misalnya). Para periset menyebut ini “what-the-hell effect” yang telah dibuktikan dalam beberapa eksperimen laboratorium.

Secara konsisten, beberapa penelitian membuktikan bahwa orang-orang yang sedang berdiet dan memakan kudapan berkalori tinggi (sehingga melanggar diet) justru akan mengonsumsi kalori lebih banyak lagi saat makan, ketimbang mereka yang merasa tidak melanggar aturan diet.

Pada kenyataannya, mengonsumsi beberapa kalori ekstra memang belum tentu berdampak langsung pada diet. Tapi “kegagalan” menjaga diet dapat memiliki dampak psikologis yang lebih besar, seperti memicu rasa bersalah dan stres, yang berujung pada kebanyakan makan.

Jadi apa yang bisa dipelajari dari sini? Diet yang mengharuskan Anda mengikuti aturan kaku atau melarang Anda makanan yang Anda sukai sepertinya lebih bermasalah, karena mereka justru meningkatkan risiko kebanyakan makan. Mungkin lebih berguna jika orang-orang yang berdiet mengakui fakta bahwa manusia itu sudah dari sananya terpikat dengan makanan berkalori tinggi, yang justru lebih menggoda di saat kita sedang lapar.

Meningkatnya angka obesitas membuat makin banyak orang berdiet guna mengurangi berat badan. Namun demikian, tidak ada pola makan yang sempurna dalam menolong kita meraih tujuan kesehatan. Memahami cara kerja otak, dan mengenali dampak psikologis diet mungkin membantu kita mengendalikan diri saat menghadapi godaan.

Sumber: http://goo.gl/DVNsbf