Jumat, 22 September 2017

Bisnis Parfum Refill, Balik Modal Dalam Waktu 16 Bulan!

Panasnya hawa tropis membuat masyarakat berkeringat. Aktivitas bertemu orang lain pun akan terganggu bila keringat tersebut membuat anda tidak sedap dicium.

Oleh sebab itu, parfum menjadi suatu peluang bisnis yang baik di negara tropis ini.

A. Peluang Bisnis

Parfurm sebagai salah satu penunjang gaya hidup sudah menjadi barang wajib bagi setiap orang. Membuka outlet refill parfum bisa menjadi sebuah peluang usaha.

Beragam jenis parfum dapat menjadi daya tarik sendiri untuk para konsumen. Mereka bebas memilih mana yang sesuai dengan selera mereka.

B. Persiapan Memulai Bisnis

1. Mulai mencari distributor minyak wangi yang menawarkan harga yang terbaik.

2. Mulai belajar cara meracik parfum.

3. Menyiapkan peralatan untuk meracik parfum.

4. Berusaha selalu update jenis-jenis parfum terbaru dan yang sedang tren.

C. Strategi Bisnis

1. Siapkan botol-botol parfum dengan bentuk yang unik.

2. Lengkapi koleksi parfum dengan koleksi-koleksi terbaru.

3. Berikan diskon khusus untuk pembelian dengan nominal tertentu.

4. Pilih distributor yang memang sudah terpercaya sehingga anda bisa menjamin kualitas parfum yang dijual.

D. Hambatan Bisnis

1. Jangka waktu pemakaian tiap pelanggan yang tidak tentu sehingga tidak bisa diprediksi kapan mereka melakukan refill parfum.

2. Saingan dengan usaha sejenis yang sudah mulai terlebih dahulu.


E. Tips Sukses

1. Jaga kualitas parfum agar pelanggan tidak lari.

2. Pilihlah botol refill dengan model yang unik sehingga lebih menarik minat konsumen.

F. Analisis Bisnis

INVESTASI AWAL
Deposit mejjadi agen
Rp10.000.000
Etalase
Rp1.000.000
Meja dan kursi
Rp400.000
Kalkulator
Rp75.000
Bibit parfum
Rp1.000.000
Botol parfum kosong
Rp200.000
Alcohol
Rp100.000
Total investasi awal
Rp12.775.000
Masa manfaat peralatan adalah 3 tahun (36 bulan) dan memiliki nilai residu sebesar Rp100.000. Biaya penyusutan per bulan adalah (Rp11.475.000-Rp100.000):36 bulan= Rp324.000 per bulan.

Sedangkan, target penjualan per bulan adalah 30 botol dengan harga Rp100.000 jadi omzet per bulan adalah 30 botol dikalikan Rp100.000, omzet menjadi Rp3.000.000.

BIAYA OPERASIONAL
Gaji karyawan
Rp3.000.000
Biaya penyusutan peralatan
Rp316.000
Perlengkapan
Rp1.300.000
Lain-lain
Rp100.000
Total biaya operasional
Rp2.216.000
Analisis balik modal (Break event point/BEP) terlihat omzet sekira Rp3.000.000 dan total biaya operasional Rp2.216.000 membuat bisnis ini berlaba Rp784.000. Dengan asumsi balik modal dalam waktu 16,3 bulan.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar