Minggu, 17 September 2017

Bisnis Baby Shop Mampu Meraup Oset Puluhan Juta Rupiah

Perlengkapan dan pakaian bayi masa pakainya lebih singkat dibandingkan orang dewasa. Hal ini membuat orang tua harus lebih sering berbelanja untuk bayinya. 

Disadur dari buku ‘Top 50 Bisnis Rumahan Super Tajir’ terbitan pertama tahun 2014, berikut peluang usaha mengenai baby shop.

A. Peluang Bisnis 

Dengan adanya kebutuhan para orang tua untuk buah hatinya tersebut, peluang baby shop lah yang harus dilihat. Bagaimana memenuhi permintaan para orang tua dengan menghadirkan tempat yang menjual perlengkapan bayi yang lengkap, murah, dan memuaskan.

B. Persiapan Memulai Bisnis 

Berikut persiapannya: 

1. Mencari produsen atau pemasok barang perlengkapan bayi yang berkualitas dan tidak mudah rusak. 

2. Mengikuti tren perlengkapan bayi yang sedang digemari. 

3. Mencari tenaga kerja yang mau bekerja keras dan rajin. 

C. Strategi Bisnis 

Berikut strategi agar dapat menjalankan Baby Shop: 

1. Mendekorasi tempat usaha semenarik mungkin dengan penggunaan warna lembut dan ceria. 

2. Melakukan promosi di berbagai media termasuk sosial media untuk penjualan secara online. 

3. Menyediakan stok perlengkapan bayi yang lebih variatif agar konsumen lebih tertarik.

D. Hambatan 

Bisnis Tak semudah membalikan tangan, seluruh bisnis pastinya mempunyai hambatan. Berikut hambatan yang akan dialami saat berbisnis Baby Shop: 

1. Persaingan dengan bisnis sejenis yang lokasinya berdekatan 

2. Flutuasi harga, baik harga jual maupun harga beli karena kondisi ekonomi.

E. Tips Sukses 

Adapun tips untuk mengatasi segala masalah yang akan dihadapi, sebagai berikut: 

1. Memberikan informasi dan pelayanan yang baik 

2. Bersikap ramah terhadap pelanggan yang datang 

3. Buatlah suasana toko yang senyaman mungkin sehingga pelanggan pun nyaman selama berada di toko anda.

F. Analisis Bisnis

INVESTASI AWAL

Peralatan:
 
Renovasi tempat : Rp5.000.000

Baby walker 2 buah : Rp2.000.000

Popok 10 buah : Rp1.500.000

Tempat tidur bayi 5 buah : Rp12.500.000

Kursi bayi 1 buah : Rp200.000

Car seat 1 buah : Rp1.500.000

Aneka mainan bayi 10 buah : Rp250.000

Ayunan bayi 1 buah : Rp500.000

Perlengkapan mandi 10 set : Rp1.000.000

Perlengkapan lainnya : Rp500.000

Meja 2 buah : Rp800.000

Kursi 2 buah : Rp100.000

Rak 1 buah : Rp500.000

Etalase kaca 1 buah : Rp1.000.000

Komputer administrasi 1 unit : Rp3.000.000

Biaya cadangan : Rp23.000.000

Total : Rp53.350.000 

Masa manfaat asset peralatan adalah 3 tahun (36 bulan). Beban penyusutan per bulan jika nilai residu Rp100.000 adalah sebesar (Rp10.400.000-Rp100.000):36 bulan dibulatkan menjadi Rp287.000 per bulan.

BIAYA OPERASIONAL 

Nota : Rp50.000

Plastik : Rp100.000

Perlengkapan ATK : Rp50.000

Gaji karyawan 2 orang : Rp2.000.000

Listrik dan air : Rp200.000

Komunikasi : Rp250.000

Transportasi : Rp500.000

Brosur : Rp300.000

Kartu nama : Rp150.000

Biaya penyusutan peralatan : Rp287.000

Biaya lain-lain : Rp100.000

Total biaya operasional : Rp3.987.000

Dengan menargetkan target penjualan 150 produk dengan harga rata-rata Rp200.000, berarti omzetnya sekira Rp30.000.000. 

Laba: Omzet-Total biaya operasional = Rp26.013.000. BEP: Rp53.350.000:Rp26.013.000 = 2,1 bulan.

Sumber: http://goo.gl/iKY9Ft

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar