Jumat, 11 Agustus 2017

Bisnis Online Merajai, Mal Perlu Berbenah Diri

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita percaya bahwa bisnis di pusat perbelanjaan mampu bertahan di tengah gempuran bisnis jual-beli online atau e-commerce asal ada inovasi yang dilakukan.

Apalagi menurut Enggar masih ada kebutuhan dari masyarakat untuk melakukan kegiatan jual beli secara tradisional alias datang ke toko agar bisa membeli produk sembari melihat produk fisiknya secara langsung.

"Perlu inovasi dari pusat belanja. Pernah menyaksikan kita pusat belanja yang dulu pernah naik terus turun. Siklus akan seperti itu jika tidak ada inovasi," kata Enggar di kantornya.

Inovasi yang dilakukan oleh pengelola pusat perbelanjaan, kata Enggar harus menyesuaikan kebutuhan masyarakat agar masyarakat tetap berminat untuk datang ke pusat perbelanjaan ketimbang beli barang secara online.

"Pusat belanja di Indonesia yang baru ada perubahan mengenai mixnya, perpaduan antara foodcort (outlet kuliner) di mana sinema (bioskop), di mana ada mix yang dilakukan," lanjutnya.

Terkait hadirnya bisnis jual-beli online, Enggar mengatakan Indonesia patut belajar dari negara lain. "Memang online itu tidak sesuatu yang kita hadapi secara nyata tapi nanti ke depan harus ada pegaturan yang lebih baik lagi. Dan kita harus belajar dari luar negeri," tukasnya.

Sumber: http://goo.gl/cVZEvm

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar