Sabtu, 19 Agustus 2017

Baca Peluang Bisnis, Ali Syakieb Buka Cake Ala Ali di Bogor

Setelah sukses membintangi sejumlah sinetron dan film layar lebar, artis peran Ali Syakieb (30) kini mencoba menggeluti usaha di bidang kuliner.

Adik kandung artis Nabila Syakieb ini mengenalkan produk kuenya yang diberi nama Cake Ala Ali yang dapat dibeli di Kedai Air Mancur, Jalan Martadinata, Kota Bogor.

Pada grand launching usaha terbarunya itu, Ali terjun langsung dengan melayani pembeli yang sudah mengantre.

Ali mengungkapkan ketertarikannya pada bisnis kue di Kota Hujan tersebut. Menurut dia, peluang bisnis kuliner di Kota Bogor sangat menjanjikan.

"Aku baca peluang, di Bogor ini bisa dibilang menjadi salah satu kota tujuan wisata yang setiap weekend pasti penuh dan macet. Nah, bisnis kue ini menjanjikan banget. Karena tiap orang pasti butuh makanan apalagi untuk oleh-oleh," ucap Ali.

Pria lajang asal Bogor ini menolak jika disebut latah berbisnis kuliner. Sebelumnya dua artis papan atas juga sudah membuka toko kue di Kota Bogor, yaitu Shireen Sungkar dengan Bogor Raincake dan Syahrini dengan Bogor Princess Cake.

"Menurut aku, buka usaha itu bukan sekedar cari keuntungan saja. Tapi aku juga ingin membuka lapangan kerja baru buat orang-orang di Bogor ini," kata pria kelahiran 6 Juni 1987 itu.

Dia mengatakan, kue produksinya berbeda dengan kue selebritas lainnya. Menurut Ali, Cake Ala Ali menghadirkan berbagai varian cake, di antaranya Blueberry Pie, Choco Pie, Greentea Pie, Velvet Rolz dan Cheezy Rolz.

"Andalan kami adalah Pie dan Rolz Cake yang diciptakan oleh baker profesional sehingga menghasilkan rasa sempurna, ringan, lembut, ajib pisan (enak banget, red) deh rasanya," tuturnya.

Yang jelas, kata Ali, dia mengutamakan kualitas dengan menggunakan bahan berkualitas dan tampilan yang menarik.

Pada peresmian toko kuenya itu, pehobi motor gede ini memberikan sentuhan yang berbeda yaitu dengan memanfaatkan momentum HUT Kemerdekaan RI.

Ia menyapa warga Bogor bersama iring-iringan moge dari Tugu Kujang menuju toko kuenya lengkap dengan atribut merah putih. Ia juga memberikan hadiah kepada pengunjung yang mengenakan kostum bertema nasionalis.

"Temanya sengaja kita buat nasionalis sekaligus untuk memperingati HUT RI," ucapnya.

Ia berharap, kue miliknya itu bisa menjadi salah satu icon baru sebagai buah tangan untuk masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Bogor.

"Kenapa kita tidak berkontribusi dalam memajukan wisata kuliner di Kota Bogor," pungkas Ali.

https://goo.gl/W4fApc
Sumber: http://goo.gl/W4fApc

Peluang Bisnis Cuci Sepatu yang Ciamik

Memulai bisnis itu nggak perlu ribet. Dari hal yang sederhana, seperti mencuci sepatu, ternyata bisa membuahkan bisnis yang ciamik. Lihat saja apa yang dilakukan Yenda Handriaman dan Dian Puspitasari. Kerap kesulitan mencari tempat pencucian sepatu, dua sekawan ini lantas membesut jasa binatu sepatu. “Kalau mau mencuci sepatu, cukup sulit. Ada memang di beberapa mal, namun harganya cukup mahal,” ungkap Yenda. Bagi mereka, sepatu juga perlu perawatan. Jadi, tak hanya pakaian yang kudu kinclong. Alas kaki pun harus mendapat perawatan yang baik.

Apalagi, Yenda dan Dian penggemar sepatu. Mereka punya koleksi beragam sepatu. Menurut Yenda, kolektor sepatu tidak sembarangan membersihkan sepatu. Kalaupun diserahkan kepada jasa binatu sepatu, mereka harus yakin sepatunya akan dirawat dan dibersihkan dengan benar. Yenda dan Dian juga pernah merentas karier di perusahaan sepatu asal Amerika Serikat. 

Tak ayal, pengetahuan tentang sepatu dan hobi mengoleksi sepatu menjadi bekal menggelindingkan Shoebible. Nama ini dipilih karena mereka ingin usaha mereka menjadi kitab tentang sepatu. “Targetnya, semua ada tentang sepatu, dari mau nyuci, produk pembersih, betulin sepatu, sampai pewarnaan sepatu,” tutur Yenda.

Dengan modal Rp 70 juta, mereka membesut Shoebible di Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta, Oktober 2014. Modal itu banyak dialoksikan untuk membeli sejumlah mesin. Shoebible menerima jasa cuci bersih semua jenis sepatu. Namun, tarif pencucian dibedakan menurut bahan sepatu. Untuk sepatu sneaker dan sepatu bahan kanvas, tarif cuci dibanderol mulai dari Rp 60.000 per pasang. Sementara, untuk pencucian sepatu dari bahan suede dan kulit dipatok Rp 147.000 per pasang.

Awalnya, Shoebible menyasar segmen kawula muda. Ternyata, setelah peluncuran, yang lebih banyak cuci sepatu atau beli produk justru ibu-ibu dan bapak-bapak. Rupanya, merekalah yang sehari-harinya mengalami kesulitan dalam hal mencuci sepatu. 

“Sekarang targetnya semua orang, karena ternyata semua orang butuh jasa ini,” ujar Yenda. Tak mengherankan, dalam waktu tiga bulan, bisnis mereka sudah mencapai titik impas. Dalam tempo setahun, Shoebible memiliki lebih dari delapan gerai yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Padang dan Yogyakarta. Tiga gerai milik sendiri dan sisanya kemitraan. “Tahun ini kami akan buka di Puri Indah Mall,” kata pria berusia 33 tahun itu.

Kehadiran Shoebible direspons antusias oleh Sigi Wimala. Model dan aktris ini menjadi pelanggan Shoebible. “Sudah sering banget, karena sepatuku banyak banget dan selalu dipakai outdoor, maka harus dibersihin,” katanya. Di matanya, Shoebible adalah solusi yang muncul pada saat yang tepat ketika kesadaran olah raga masyarakat lagi tinggi dan aktivitas luar ruang semakin ramai. 

Menurutnya, sepatu olah raga bukan investasi yang murah. Terutama, saat orang mulai serius menekuni olah raga, kebutuhan sepatu yang spesifik akan berbeda. Dan, tentunya semua orang ingin merawat sepatunya agar lebih tahan lama, tetapi perawatannya tidak boleh sembarangan. “Hadirnya Shoebible menjawab permasalahan tersebut. Kini terlihat cabang dan produknya sudah tersebar di mana-mana, ini menunjukkan kesuksesannya. Mulai dari branding, komunikasi hingga service-nya, harus aku akui, mereka sangat bagus,” ujar Sigi memuji.

Meski jasa binatu sepatu belum menjamur, Yenda melakukan diferensiasi. “Yang membedakan Shoebible dengan pemain lain adalah produk pembersihnya dibuat sendiri,” ungkap Yenda. Produk pembersih yang diberi nama Swasher itu terbuat dari bahan minyak bunga matahari dan minyak kelapa. Produk sabunnya ia lempar ke vendor untuk pembuatannya. Hanya saja, mereka punya spesifikasi kandungannya. 

Agar penetrasi pasar meluas, produk sabunnya dijual secara online dan dijual juga di toko-toko tertentu. Dipatok dari harga Rp 59 ribu untuk 60 ml sampai Rp 198 ribu untuk 250 ml, Swasher banyak diminati konsumen luar kota.

Mereka juga menjual alat pembersihnya, seperti sikat yang diimpor dari China. Harga sikat dibanderol mulai Rp 60 ribuan hingga Rp 90 ribuan. Sikatnya ada tiga jenis: sikat untuk semua jenis sepatu, sikat khusus bagian bawah sepatu, dan sikat untuk sepatu kulit yang bahannya dari bulu kuda. “Sehingga ada pilihan, bisa mencuci di sini ataupun mencuci di rumah,” kata Yenda.

Menurut Yenda, membersihkan sepatu, pada dasarnya sama, yakni dengan disikat. “Beda cara saja,” ujarnya. Di Shoebible, ada mesin pengering dan menggunakan mesin steam. Ia mematok maksimum lima hari kerja untuk pencucian sepatu. “Kalau sudah selesai lebih cepat, kami pasti langsung menghubungi konsumen kami,” katanya. Selain itu, ada pilihan untuk pencucian ekpres dengan waktu maksimum dua hari kerja. Omsetnya, 300-400 pasang sepatu per bulan di satu cabang. Atau, setiap gerai sekitar Rp 15 juta. Omset gerai di Pasar Santa Rp 30-40 juta.

Yenda memilih mempekerjakan anak-anak kampus. “Biasanya mereka lebih mengerti mengenai sepatu,” katanya. Anak-anak muda yang datang ke Shoebible pun, menurutnya, merasa lebih nyaman karena dilayani petugas yang tak hanya paham tentang sepatu, tetapi gayanya juga mirip mereka.

Selama ini, strategi pemasarannya dengan memanfaatkan media sosial dan jaringan pertemanan. “Mereka mencoba cuci sepatu di Shoebible dan dengan suka rela mereka posting di medsos, jadi mulailah kami dikenal orang,” kata Yenda. Pihaknya juga kerap posting video cara-cara mencuci sepatu untuk edukasi kepada masyarakat awam. “Malahan, banyak sekali yang menanyakan training bagi yang mau buka laundry sepatu tetapi belum bisa di-handle,” imbuhnya.

Diakui Yenda, meski pasar jasa binatu sepatu memiliki prospek bagus dan pasarnya terbuka, bukan berarti tak ada tantangan. Menurutnya, setiap konsumen ekspektasinya berbeda. Kebanyakan berpikir sepatunya akan menjadi seperti baru setelah dicuci. “Padahal tidak, semuanya tergantung pada sepatunya,” ungkapnya. Adapun dari sisi kompetisi bisnis, memang follower mulai bermunculan. “Yang ngikutin banyak, tetapi menurut saya tidak masalah, berarti kami melakukan sesuatu yang benar. Dengan adanya mereka, orang jadi semakin banyak yang tahu bahwa sekarang ada jasa cuci sepatu.”

Ke depan, ia punya target meningkatkan pelayanan, seperti akan ada penambahan coloring, misalnya sepatu kanvas yang akan diwarnai. Juga, ada jasa perbaikan sepatu karena ternyata pasarnya ada. Sistem waralaba yang selama ini diterapkan akan diubah karena mereka ingin ada kepemilikan saham. “Supaya ada kontrol,” kata Yenda.

https://goo.gl/XoE3Q9
Sumber: http://goo.gl/XoE3Q9

Suboko, Penjahit Bendera yang Mampu Meraup Untung Ratusan Juta Rupiah

Agustus menjadi bulan sakral bagi Republik Indonesia seiring peringatan kemerdekaan setiap 17 Agustus. Bagi Suboko (60), warga Kelurahan Balongsari V, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, kurun waktu Agustus ini adalah masa panen.

Sebagai penjahit bendera dan umbul-umbul Merah Putih, pada setiap musim peringatan kemerdekaan, Suboko mampu meraup untung tak kurang dari Rp 200 juta.

Pengalaman pahit digusur sebagai pedagang kain membuat bapak empat anak ini harus berjuang merebut "kemerdekaan". "Asal mulanya saya digusur dari Pasar Kliwon oleh Pemkot Mojokerto, lalu saya coba-coba merintis usaha ini," tutur Suboko

erjuangan Suboko tidak langsung mulus. Dana ganti rugi yang diterimanya sempat dipakai menjalankan usaha lain, tapi malah berujung pada kegagalan. Akhirnya, tahun 2002 silam dengan modal mesin jahit milik istri, Suboko mulai mencoba membuat bendera nasional.

"Kalau dulu belum ada pemesan, cuma bikin sedikit dan dijual sendiri di pinggir-pinggir jalan," katanya.

Selama 15 tahun menjalani bisnis tersebut, kini Suboko bisa mempekerjakan tujuh orang ibu rumah tangga untuk membantunya memenuhi pesanan yang dari dalam maupun luar Mojokerto, seperti Jombang dan Malang.

Tidak jarang, pihaknya harus lembur karena banyaknya pesanan yang datang menjelang hari kemerdekaan. Bukan hanya bendera Merah Putih, Suboko juga membuat umbul-umbul berbagai motif dengan menyesuaikan tren yang ada.

"Kalau yang paling banyak dipesan, saat ini umbul-umbul yang ada gambar garudanya," ucapnya.

Untuk pesanan bendera, proses produksinya dimulai sejak bulan Juni lalu. Sedangkan umbul-umbul pengerjaannya lebih rumit dan lama, sehingga harus dijahit tiga bulan sebelum hari kemerdekaan. Dalam sehari, Suboko mampu membuat 200 buah bendera berbagai ukuran dan 300 buah umbul-umbul. Semuanya menyesuaikan pesanan.

"Kami sangat menjaga kualitas, jadi yang kami pakai kain jenis peles. Kalau kena panas dan hujan masih tahan sampai enam bulan, sedangkan kain biasa paling cuma dua minggu," ujar Suboko.

Harga yang dipatok bervariasi, mulai Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu untuk bendera ukuran sedang. Untuk bendera ukuran besar harganya mulai Rp 150 ribu per meter.

"Yang ukuran besar hanya menyesuaikan pesanan, soalnya lambat lakunya," kata Suboko.

https://goo.gl/H1K5xv
Sumber: http://goo.gl/H1K5xv

Kisah Sukses dan Bangkrut Biro Perjalanan First Travel

Pemilik biro perjalanan First Tavel, Andika Surachman dan istrinya Anniesa Desvitasari Hasibuan ditahan polisi karena diduga menipu sejumlah calon jamaah umrah.

Para calon jamaah umrah tergiur dengan biaya umrah murah dari First Travel, namun belakangan tak kunjung berangkat.

Andika Surachman menceritakan bagaimana dia memulai bisnis agen biro perjalanan umrah bersama istrinya. Sebelum terjun ke usaha agen wisata, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan pernah berjualan pulsa telepon, burger, hingga seprai. Namun, semuanya bangkrut.

Andika kemudian terpikir menjajal usaha biro perjalanan . Modalnya berasal dari hasil menggadaikan rumah mertua sebesar Rp 50 juta.

"Waktu itu mikirnya, enak bisnis sambil jalan-jalan," katany

Dia kemudian menawarkan paket perjalanan wisata kepada kenalan, beriklan lewat buku telepon di Yellow Pages, atau kepada siapa pun yang mau memakai jasanya. Alih-alih untung, bisnis Andika rugi setelah berjalan enam bulan. Modal First Travel habis dan rumahnya disita bank.

Dengan uang tersisa Rp10 juta, Andika meneruskan usaha travel itu dari rumah kontrakannya di Depok. Dan titik balik itu tiba ketika ia diminta mengantar sembilan karyawan Bank Indonesia yang hendak berlibur ke Vietnam. Proyek itu sukses. Hubungan dengan pejabat Bank Indonesia dia jaga.

Hingga pada 2011, bank sentral membuka tender umrah dan First Travel ditunjuk menjadi pendamping 124 karyawan Bank Indonesia.

"Memakai pakaian ihram pun belum pernah," kata lulusan SMA Budi Warman 2, Jakarta Selatan ini.

"Saya cari info perjalanan dan tata cara umrah di Internet."

Pelanggan Berdatangan

Sukses dari Bank Indonesia, Firs Travel diminta mengantar umrah karyawan PT Pertamina (Persero). Kali ini, Andika sudah tak canggung memandu jamaah beribadah di sekitar Ka'bah. Setelah itu, pelanggan berdatangan dengan paket biaya dari Rp15 juta per orang hingga Rp35 juta.

Andika pun mulai serius membenahi perusahaannya. Ia meningkatkan First Anugerah menjadi perusahaan terbatas. Ia menerapkan ISO2000 untuk membereskan pelayanan sebelum buka cabang di 15 kota.

Kantor pusat pun ia pindahkan dari Depok ke ruangan yang lebih luas di Atrium Mulia, di kawasan bisnis Kuningan, Jakarta. Soal bisnis, bos First Travel ini tak punya tips muluk-muluk.

"Saya tak punya tip berbisnis, hanya yakin modal utamanya adalah kepercayaan pelanggan," katanya.

https://goo.gl/i7ZCR3
Sumber: http://goo.gl/i7ZCR3

Oleh-oleh Strudel Bisnis Teuku Wisnu yang Sukses

Belakangan ini, para selebritis di Indonesia menjalankan bisnis mengembangkan usaha oleh-oleh daerah. Salah satu pelopornya, adalah suami Shireen Sungkar, Teuku Wisnu. Ia memulai bisnisnya lewat usaha oleh-oleh kue kekinian.

Bersama dengan dua teman lainnya, dia memulai usaha membuat kue kekinian. Ketertarikan bisnis ini timbul, saat dia menyadari bahwa budaya masyarakat yang sering bepergian ke sebuah destinasi wisata untuk membeli oleh-oleh.

"Awal membuat oleh-oleh khas Malang ini dari latar belakang budaya masyarakat Indonesia yang suka membeli oleh-oleh, bahkan waktu itu ketika saya Umroh, orang Indonesia itu paling banyak beli oleh-oleh, dari situ saya tangkap peluangnya," ungkapnya dalam acara Wonderful Indonesia Co- Branding Forum di Gedung Kementerian Pariwisata.

Dia memilih berbisnis Strudel sebagai oleh-oleh Malang, walapun jenis makanan ini bukanlah berasal dari Indonesia asli ini diadaptasi ketika dirinya pergi berlibur ke luar negeri.

"Malang salah satu destinasi wisatawan. Setiap weekend banyak yang ke Malang. Di sana, oleh-oleh apel sangat terkenal tapi saya bingung mau dibuat apa apel itu karena umumnya dijadikan keripik apel, sampai waktu itu saya dengan partner bisnis saya ke luar negeri terus nemuin strudel, dari itu saya mikir kenapa enggak dimodifikasi aja strudel ini pakai apel, jadi strudel," ujarnya.

Strudel sendiri merupakan kue berlapis, yang terbuat dari pastry dan di isi berbagai buah-buahan. Kue ini adalah makanan populer di zaman Hasburg Empire (1278 – 1780) di Austria. Awal dari makanan ini diperkirakan ditemukan oleh bangsa Yunani dan Turki yang dikenal sebagai Backlava. Saking populernya, makanan ini menjadi makanan favorit rakyat Austria, Jerman dan negara Eropa lainnya. Di Eropa, Strudel yang terkenal dan favorit adalah yang berisi buah apel. Di Jerman sering disebut dengan apel strudel.

Saat ini, untuk mempopulerkan bisnis oleh-olehnya, dia pun bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata melalui co-branding dengan bisnisnya. Dan siap untuk membantu menyukseskan program wisata yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata.

"Kami siap untuk ikut mensukseskan pariwisata Indonesia, kami akan taruh branding Wonderful Indonesia di produk kami (box), billboard, hingga meminta bantuan teman-teman seprofesi untuk support wisata Malang dengan datang ke Malang, untuk membuat video mengenai wisata Malang, kami juga akan libatkan orang-orang asli Malang untuk ini," tukasnya.

Co-Branding

Seperti diketahui, demi menyukseskan target jumlah kunjungam wisata sebanyak 20 juta wisatawan mancanegara dan 275 juta wisatawan nusantara, Kementerian Pariwisata mengajak brand perusahaan besar, menengah, maupun kecil di seluruh Tanah Air untuk melakukan kolaborasi melalui co-branding partnership dengan brand Wonderful Indonesia (WI) atau Pesona Indonesia (PI).

Co-branding partnership sebagai kerjasama antara dua brand yang berbeda yang bertujuan untuk meningkatkan brand value dari keduanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut, melalui co-branding ini diharapkan akan tercipta sinergi di mana 1 + 1 bukannya 2, tapi bisa 3 atau lebih. Artinya, ‘the whole is bigger than the parts’, hasil gabungan lebih besar dari jumlah bagian bagiannya. Dengan ber-cobranding kekuatan brand equity dari kedua brand akan berlipat-lipat.

"Branding pariwisata Indonesia tidak bisa dilakukan secara sendirian oleh Kemenpar. Untuk mewujudkan brand WI di pasar global dan brand  PI  di pasar domesik dibutuhkan kebersamaan dan sinergi seluruh elemen bangsa dalam kerangka Indonesia Incorporated. Dengan kolaborasi dan bekerja bersama-sama kita akan ‘Bigger-Broader-Better together”, ungkapnya.

Untuk diketahui, brand (perusahaan) yang melakukan MoU co-branding partnership dengan Kemenpar  antara lain Martha Tilaar, JJ Royal, Polygon, Sahid Group, Tiket.com, Alleira Batik & Gaia, Sunpride, Sarinah, Rumah Zakat, Sekar Group, Krisna Oleh-Oleh, Secret Garden, Sababay Wine, Bon Gout, Achilles, Garuda Food, Dapur Solo, dan Malang Strudel.

https://goo.gl/KrKDQK
Sumber: http://goo.gl/KrKDQK

Bisnis Lauw Ping Nio Alias Nyonyar Meneer Berawal Dari Perabotan Dapur

Dalam keadaan tertekan, banyak orang cenderung menyerah dan memilih jalan lain. Namun bagi beberapa orang, keadaan tertekan malah dapat memberikan mereka motivasi untuk menciptakan inovasi dan kreativitas. 

Salah satu orang yang mampu membalikkan keadaan tersebut adalah Lauw Ping Nio atau yang dikenal dengan nama Nyonya Meneer.

Pengalaman hidup Nyonya Meneer merupakan contoh paling tepat, bagaimana keterbatasan dan keprihatinan dapat menjadi batu pijakan untuk mengambangkan bisnis. 

Kisahnya bermula pada masa pendudukan Belanda di awal 1900-an. Nyonya Meneer merupakan anak ketiga dari lima bersaudara. Dia menikah dengan pria asal Surabaya dan kemudian pindah ke Semarang.

Saat itu, sang suami jatuh sakit. Berbekal sedikit pengetahuan tentang jamu yang dia dapat dari ibunya, Nyonya Meneer meracik aneka tumbuhan dan rempah untuk diminum suaminya. Ternyata ramuan itu mujarab, padahal berbagai pengobatan tidak mampu memulihkan kondisi suaminya. 

Melansir situs njonjameneer, kabar kesembuhan suami Nyonya Meneer tersebut terdengar oleh para kerabat dekat di Semarang. Mereka pun kagum dengan tangan dinginnya Nyonya Meneer mengolah jamu. Nyonya Meneer yang ringan tangan dan sangat peduli kepada orang-orang di sekitarnya dengan senang hati meracik untuk mereka yang demam, sakit kepala, masuk angin, dan terserang berbagai penyakit ringan lainnya.

Kabar soal ramuan tradisional miliknya pun terus menyebar, dan membuat semakin banyak orang ingin merasakan khasiat jamu racikan Nyonya Meneer. Sejalan dengan itu, semakin banyak pula permintaan untuk mengantarkan sendiri jamu yang belakangan mulai dikemasnya itu. 

Namun, kesibukan Nyonya Meneer melayani suaminya dan membuat makanan di dapur, tidak memungkinkan untuk memenuhi permintaan itu. Akhirnya dengan berat hati, dia pun tidak mampu memenuhi semua pesanan yang datang kepadanya.

Dia pun meminta maaf. Sebagai gantinya, dia mencantumkan fotonya pada kemasan jamu buatannya, dengan maksud agar orang-orang menjadi akrab dan lebih mengenal sosoknya. Tak ada yang keberatan, tak ada pula yang menduga bahwa di kemudian hari, jamu dengan potret seorang wanita ini melegenda. 

Berbekal perabotan dapur biasa, usaha keluarga ini terus memperluas penjualan ke kota-kota sekitar. Kemudian pada periode 1919, atas dorongan keluarga berdirilah Jamu Cap Potret Nyonya Meneer yang kemudian menjadi cikal bakal salah satu industri jamu terbesar di Indonesia.

Selain mendirikan pabrik, Ny Meneer juga membuka toko di Jalan Pedamaran 92, Semarang. Perusahaan keluarga ini terus berkembang dengan bantuan anak-anaknya yang mulai besar. 

Pada 1940, melalui bantuan putrinya, Nonnie, yang hijrah ke Jakarta, berdirilah cabang toko Nyonya Meneer di Jalan Juanda, Pasar Baru, Jakarta.

Di tangan ibu dan anak, Nyonya Meneer dan Hans Ramana perusahaan berkembang pesat. Nyonya Meneer meninggal dunia pada 1978. Generasi kedua yaitu anaknya, Hans Ramana, yang juga mengelola bisnis bersama ibunya, meninggal terlebih dahulu pada 1976. 

Perusahaan jamu Nyonya Meneer pada 2006 berhasil memperluas pasarnya hingga ke Taiwan sebagai bagian ekspansi perusahaan ke pasar luar negeri setelah sebelumnya berhasil memasuki Malaysia, Brunei, Australia, Belanda, dan Amerika Serikat.

https://goo.gl/17oJW3

Sumber: http://goo.gl/17oJW3

Murah Meriah dan Nikmat, Jual Serabi Bisa Balik Modan Dengan Cepat Loh!

Anda mungkin sudah mengetahui kue surabi. Ketika anda melintas di pinggir jalan bisa jadi melihat penjual surabi dengan daftar harga yang tertera dalam papan nama di depannya. 

Ya, kue ini dijual dengan harga yang relatif murah sekira Rp1.500-Rp3.500. Surabi sangat nikmat disantap ketika panas. Oleh karena itu, konsumen lebih membeli di tempat penjualan.

Disadur dari buku '99 Bisnis Anak Muda' karangan Malahayati dan Hendry E Ramdhan terbitan 2015, lihat perhitungannya.

A. Peluang Bisnis 

Ternyata, surabi ini juga banyak dijajakan dengan menggunakan gerobak-gerobak. Kepikiran untuk menggeluti usaha ini? mengapa tidak! 

Dengan memakai gerobak atau "mangkal" itu bergantung pilihan anda. Namun, di sini akan dijabarkan tentang usaha surabi dengan gerobak.

B. Memulai Bisnis 

Berikut ini beberapa hal yang bisa anda lakukan dalam memulai bisnis surabio aneka rasa. 

1. Cari tempat yang strategis. 

2. Pesan gerobak yang menarik tetapi tidak mencolok (norak). 

3. Pelajari dan lengkapi keterampilan anda membuat surabi.'

C. Hambatan Bisnis 

1. Pesaing yang menjalankan bisnis yang sama dengan anda. 

2. Surabi sebagai makanan pelengkap, bukan makanan utama. Jadi konsumen tidak harus selalu membelinya. 

3. Rasa yang tidak enak membuat konsumen tidak ingin datang lagi.

D. Strategi Bisnis 

Berikut ini merupakan strategi bisnis yang bisa membantu anda dalam menjalankan bisnis surabi aneka rasa ini.

1. Temukan inovasi dalam rasa sehingga pelanggan tidak bosan. 

2. Buatlah papan nama yang mudah terlihat orang. 

3. Lakukan promosi, jika diperlukan anda bisa membuat brosur menarik yang berisi katalog surabi anda. 

4. Berikan pelayanan yang ramah kepada konsumen anda. 

5. Jaga kebersihan tempat usaha anda. 

6. Gunakanlah bahan baku yang baik kualitasnya.

E. Analisis Bisnis

MODAL AWAL

Peralatan  

Wadah/cetakan surabi 10 loyang Rp2.000.000

Meja hidangan (6 buah) @Rp500.000 Rp3.000.000

Kursi (24 buah) Rp100.000 Rp2.400.000

Wadah pemanggang 2 set Rp300.000 Rp600.000

Jumlah Rp8.000.000

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp8.000.000-Rp1.500):4 = Rp1.999.625 per tahun atau sama dengan Rp166.700 per bulan.

Perkiraan Laba per bulan

Asumsi Rp150.000 per hari x 30 hari Rp4.500.000

Penyusutan peralatan Rp166.700  

Listrik Rp500.000  

Bahan baku Rp2.000.000  

Promosi Rp300.000  

Lain-lain Rp200.000  

Jumlah (Rp3.166.700)

Laba bersih Rp1.333.300) Perkiraan modal kembali : Rp8.000.000: Rp1.333.300 = 6 bulan.

https://goo.gl/Q4PMKx
Sumber: http://goo.gl/Q4PMKx

Trik Fatsi Hakim Ketika Membangun Bisnis Chief Babershop

Membangun bisnis sendiri bukan keputusan yang mudah buat diambil. Apresiasi tertinggi layak diberikan pada generasi masa kini yang bernyali buat decide bangun usaha dari nol. Buat kamu yang masih ragu dalam merintis bisnis sendiri, kisah Fatsi Hakim ini layak jadi inspirasi. Pengusaha muda yang kerap tampil trendi dengan hairstyle terkini itu adalah pemilik sekaligus pendiri salah satu barbershop tenar di Jakarta bernama Chief Barbershop.

Dalam waktu tiga tahun, Fatsi sukses menjadikan barbershop-nya itu sebagai salah satu trendsetter hairstyle di ibukota. Nggak heran jika tiap hari ada puluhan kaum Adam yang mempercayakan penataan hairstyle-nya di Chief Barbershop. Mengenai pencapaian tersebut, Fatsi membeberkan beberapa kiatnya!

Chief Barbershop yang berlokasi di bilangan Ciragil, Senopati, Jakarta, tersebut mengusung tema vintage. Kenyamanan dan suasana klasik jadi modal utama yang membuat para pelanggan merasa betah. Aspek tersebut memang menjadi salah satu perhatian utama dalam business plan Fatsi saat decide buat bangun usaha.

"Interior desain menjadi sesuatu yang kita perhatikan," terang Fatsi.

Nggak cuma menawarkan jasa potong rambut saja, pria yang menggemari dunia otomotif itu pun kini telah mengembangkan usahanya tersebut dengan mendirikan sebuah coffeeshop.  Berawal hanya demi memberikan value edit pada customer, kini kedai kopi itu menjadi bagian dari business development Fatsi Hakim.

"Kita melihat semua bisnis kita memang berfokus pada gentlemen experience. Dan menurut kami, kopi menjadi salah satu yang paling dekat," Fatsi bercerita.

Kemampuan seorang barberman juga jadi aspek paling vital dalam membangun bisnis barbershop. Mereka adalah orang yang dipercaya untuk mengakomodir tren dan mengetahui keinginan customer.

"Mengetahui karakter spesifik dari kaum urban, itu yang menurut kita jadi keunggulan kita," ungkap Fatsi.

Merintis Chief Barbershop tentu saja bukan perkara mudah. Ada banyak sekali challenge yang mesti ditaklukkan agar bisnis tersebut tetap dapat dijalankan. Permasalahan yang menghadang bisa berasal dari berbagai hal, termasuk barberman-nya sendiri. Namun, beragam problem tersebut malah membuatnya menemukan beragam inovasi.

Kira-kira, tantangan apa saja sih yang ditemukan Fatsi dalam merintis usahanya ini? Cerita selengkapnya bisa kamu simak dalam webseries Gue DECIDE persembahan KapanLagi Network dan Slate!

Penggarapannya dipercayakan pada tiga sutradara muda Indonesia, yakni Ardy Octaviand, Sim F, dan Surya Adi Susianto. Gue DECIDE sendiri terbagi atas 2 tema besar yaitu The Series yang menampilkan Fatsi Hakim, DJ Ninda Felina, Fanfani, dan Chef Calvin. Sementara, The Stories menampilkan sosok ternama seperti Rio Dewanto, Fachri Albar, Joko Anwar, Dipha Barus, dan Maruli Tampubolon.

"Gue DECIDE menceritakan tentang berbagai kisah pengambilan keputusan yang menentukan hidup ke arah selanjutnya, di mana seseorang dihadapkan pada situasi ketika harus mengambil keputusan untuk menghadapi tantangan, mengejar mimpi atau menggunakan kesempatan pada hal baru yang ditemukannya," jelas Ardy.

Webseries ini diharapkan dapat menginspirasi para millennial untuk mulai berani decide arah hidupnya.

"Berharap dengan adanya video ini generasi saat ini bisa terinspirasi move forward gitu lho. Untuk terus maju mengejar apa yang mereka mau," tambahnya.

Perjuangan inspiratif mereka bisa kamu lihat selengkapnya di guedecide.com! Kalau mereka aja bisa decide, kenapa kamu nggak?

https://goo.gl/WZQEaW
Sumber: http://goo.gl/WZQEaW

5 Tempat Wisata Terbaru di Bogor

Bogor di Jawa Barat seperti tak pernah kehabisan tempat wisata. Mulai dari wisata alam, kuliner, sampai rekreasi bisa ditemui di Kota Hujan ini. 

Jika bingung menentukan destinasi liburan long weekend HUT ke-72 RI akhir pekan ini, cobalah beberapa rekomendasi berikut. Lima tempat wisata terbaru di Bogor.

Little Venice

Belum banyak wisatawan yang tahu tentang tempat ini. Little Venice yang berlokasi di Kota Bunga menyuguhkan tempat wisata yang mirip dengan Venesia di Italia.

Tempat ini berlokasi di Desa Sukanagih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Little Venice memiliki kanal buatan dengan perahu yang siap mengantar wisatawan.

Tiket masuknya sebesar Rp 20.000 per orang, tidak termasuk tiket permainan seperti gondola. 

Fly Indonesia Paragliding

Fly Indonesia Paragliding adalah tempat untuk menguji adrenalin dengan melakukan olahraga ekstrem. Untuk mencoba paralayang ini, Anda perlu menuju ke kawasan Jalan Raya Puncak No 87.

Di sana terdapat bukit khusus untuk paralayang. Tiketnya sebesar Rp 350.000 per orang, namun sebanding dengan keseruan dan ketegangan yang dirasakan saat paralayang. Tenang saja, Anda akan dipandu oleh instruktur profesional dan berpengalaman. 

Jembatan Kayu Gantung Curug

Jembatan Kayu Gantung ini berlokasi di Desa Sukawangi, Kecamatan Suka Makmur, Bogor. Di antara jembatan ini, terdapat pepohonan yang rindang sehingga kualitas udaranya terasa segar dan bersih. Tiket masuknya cukup murah, hanya Rp 5.000 per orang. 

Hutan Pinus Gunung Pancar

Wisata hutan pinus sampai saat ini masih populer. Di Bogor, Anda bisa menemukan hutan pinus di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang. 

Wisatawan hanya perlu merogoh kocek Rp 5.000.

Pemandian Air Panas Gunung Peyek

Pemandian air panas ini bisa ditempuh dari Bojong Gede lanjut ke jalur Billabong. Saat Anda sudah melewati Jalan Raya Parung, ambillah akses menuju Ciseeng. Anda akan tiba di Gunung Peyek.

Untuk menikmati pemandian air panas, Anda cukup merogoh kocek Rp 15.000. Di kanan dan kiri Anda, pemandangan yang disuguhkan pun memanjakan mata. Mulai dari pepohonan rindang hingga sawah yang hijau.

https://goo.gl/nsQ4ip
Sumber: http://goo.gl/nsQ4ip

Motor Listrik Karya Anak Bangsa Bakal Dirakit di Bogor

Sepeda motor hasil karya sekelompok mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Gesits, sedang bersiap memasuki jalur produksi. Motor tersebut akan dirakit di pabrik milik PT WIKA Industri Konstruksi.

Direktur Utama WIKA, Fery Hendriyanto, mengaku telah membuat fasilitas dan peralatan industri untuk proses produksi motor bertenaga listrik itu. Dengan harapan tunggangan karya anak bangsa itu dapat segera dipasarkan di Indonesia.

"Kami sudah siapkan fasilitas untuk proses produksi agar sesuai dengan apa yang diciptakan para pelajar ini," kata Fery 

Fery menambahkan, dalam tahap awal, WIKA mampu memproduksi 50 ribu unit motor Gesits per tahun. Namun ke depannya, kapasitas produksi akan dikembangkan hingga mampu mencapai 100 ribu unit per tahun. Dan produksi motor Gesits sendiri direncanakan akan dimulai pada tahun depan.

"WIKA memiliki luas total area 30 hektar. Dalam tahap awal, pabrik akan menggunakan salah satu bangunan seluas 2.400 meter persegi sebagai fasilitas komponen, perakitan, pengujian akhir. Dan hasil produksi akan ditampung gudang seluas 1.400 meter persegi," ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan mengharapkan pihak terkait bisa membangun pusat riset dan pengembangan motor Gesits.

"Ke depan kita harapkan,dengan adanya Gesits ini mulai kita pikirkan development centernya ada di mana, paten siapa yang pegang jangan sampai kalau order sudah banyak pada berebut," kata dia.

https://goo.gl/BapZz3
Sumber: http://goo.gl/BapZz3

Sabtu, 12 Agustus 2017

Usaha Jualan Bakso Bermodal Minim

Sebagian besar orang sudah familier dengan bakso. Penjaja makanan ini mudah sekali ditemui. 

Makanan ini sering dijadikan menu untuk makan siang, malam, ataupun untuk menu ketika sedang berkumpul bersama teman. Oleh karenanya, bakso merupakan salah satu pilihan bisnis tepat apalagi Anda menyajikan dalam bentuk berbeda, yaitu bakso goreng, bakso keju, kornet, dan sebagainya.

Disadur dari buku '99 Bisnis Anak Muda' karangan Malahayati dan Hendry E Ramdhan terbitan 2015, lihat perhitungannya.

A. Peluang Bisnis 

Sebagian besar orang terbiasa dengan bakso rebus atau kuah, tetapi bakso goreng tidak terdapat pada setiap kedai bakso. 

Nah, melihat kondisi ini, peluang usaha di bidang tersebut memiliki prospek yang bagus. Apalagi kalau Anda membuka usaha ini di daerah perkotaan yang dihuni oleh orang-orang yang sibuk sehingga tak sempat memasak.

B. Memulai Usaha 

Ada beberapa hal yang bisa Anda ikuti ketika memutuskan memulai usaha di bidang ini. 

1. Lokasi. Pilihlah lokasi yang strategis. Lokasi strategis ini biasanya berada di keramaian, seperti kawasan pendidikan, perkantoran, dan lain-lain. 

2. Modal. Merinci modal yang akurat adalah syarat untuk mendapat keuntungan secara tepat. Tinggal dirinci jumlah modal awal yang diperlukan dan diperhitungkan modal kembali. 

3. Resep. Mengapa orang tertarik dengan satu tempat makan dan mengabaikan tempat makan yang lain? Salah satu rahasianya yaitu resep di tempat tersebut yang khas dan enak untuk dicicipi. Oleh karenanya, tak heran orang berbondong-bondong ke suatu tempat dan rela mengantre beberapa lama untuk memperoleh satu mangkuk bakso saja. 

4. Peralatan. Menyiapkan alat-alat seperti mangkuk, gelas, sendok, panci, tempat saus, dan sebagainya.

C. Hambatan 

Hambatan-hambatan yang ditemui oleh pedagang bakso, pada umumnya terletak pada promosi dan juga resep yang ditawarkan. Jika promosi kurang gencar, sedikit orang yang akan mengenal usaha bakso ini. 

Begitu juga kalau rasanya tidak enak atau standar, tidak ada bedanya dengan yang lain, maka pembeli makanan akan cenderung berpaling pada makanan yang sudah ada sebelumnya dan sudah teruji kualitasnya. 

Untuk mengatasi hambatan-hambatan pada penjualan bakso ini, penjual dapat membuat resep bakso yang memikat lidah pengunjung dibandingkan bakso di tempat lain.

D. Strategi Bisnis 

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan, berkaitan dengan strategi bisnis kedai bakso.

1. Kenyamanan tempat. Ada kalanya orang sangat mementingkan tempat membeli makanan, yaitu kenyamanan dari segi tempat dan ruangannya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk merancang tempat senyaman mungkin agar pembeli tidak pergi ke tempat lain. Untuk merancang kenyamanan tempat tersebut, tempat usaha dapat didesain dengan cat warna-warni, memutar musik favorit, atau juga menyediakan makanan lain yang sejenis, misalnya mi ayam dijual bersama soto dan bakso. Nah, Anda sebagai anak muda yang penuh dengan ide-ide segar tentu lebih paham dengan kreasinya. 

2. Promosi dan pemasaran. Promosi makanan bakso ini dapat dilakukan dengan cara menyebarkan dari mulut ke mulut melalui orang-orang terdekat. Pernah juga ada promosi bakso yang dilakukan via SMS dan brosur, leaflet, dan pamflet. Cara promosi ini cukup efektif dengan memanfaatkan jaringan teman-teman terdekat dan tidak menghabiskan banyak waktu untuk menyebarkan informasi kepada orang lain. Semakin banyak media yang digunakan, semakin besar peluangnya untuk menjadikan bakso kita dikenal banyak orang. 

3. Sebar brosur. Kalau Anda suka jalan-jalan ke mal, Anda pasti sering bertemu dengan orang yang menyebarkan brosur-brosur, kan? Nah, cara ini juga dapat Anda manfaatkan untuk menyebarkan brosur kepada setiap pengunjung. Tentu saja teknik ini dilakukan kalau produk Anda sudah dikenal dan sudah mendapat kepercayaan dari pelanggan.

E. Analisis Bisnis 

MODAL AWAL

Peralatan:  

Peralatan masak Rp1.000.000

Meja Rp1.500.000

Kursi Rp1.000.000

Papan nama Rp300.000

Jumlah Rp3.800.000

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp3.800.000 - Rp1.500) : 4 = Rp949.625 per tahun atau sama dengan Rp79.200 per bulan.

Selain itu, dari modal awal, perlu memperhitungkan pengelolaan tempat, yaitu modal awal sebesar Rp3.800.000 ditambah dengan renovasi dan dekorasi tempat sebesar Rp5.000.000, jadi modal awal Rp8.800.000.

Perkiraan Laba per bulan
   
Asumsi per hari terjual 50 porsi x Rp5.000 x 30 hari Rp7.500.000

Biaya-Biaya  

Bahan-bahan bakso 30 hari x Rp150.000 Rp4.500.000  

Biaya penyusutan peralatan Rp79.200  

Transportasi Rp500.000  

Listrik, gas, dan air Rp500.000  

Lain-Lain Rp100.000  

Jumlah (Rp5.679.200)

Laba bersih Rp1.820.800 

Perkiraan modal kembali: Rp8.800.000:Rp1.820.800 = 4,8 bulan.

https://goo.gl/1Bgk3N
Sumber: http://goo.gl/1Bgk3N

Usaha Baju Impor Bekas Masih Marak dan Menjanjikan

Kalau Anda berdomisili di Bandung, pasti Anda sudah hafal beberapa tempat jualan pakaian bekas yang cukup ngetop di sana. Seperti Cimol Gedebage, Cimol Kiara Condong, Cimol Caringin, dan Cimol Kebun Kelapa. 

Disadur dari buku '99 Bisnis Anak Muda' karangan Malahayati dan Hendry E Ramdhan terbitan 2015, lihat perhitungannya.

A. Peluang Bisnis 

Berbelanja pakaian murah yang masih keren menjadi incaran semua orang. Bahkan, banyak artis yang tidak malu-malu berbelanja pakaian bekas impor.

B. Memulai Bisnis 

Memulai bisnis dengan berbekal pengetahuan mengenai seluk-beluk bisnis ini. Beberapa bekal itu di antaranya sebagai berikut. 

1. Informasi mengenai kulakan pakaian bekas. Segala hal mengenai bisnis pakaian bekas ini. Anda juga bisa mendapatkan informasi dari penjual pakaian bekas yang sudah lama menekuni usaha ini. 

2. Jongko di tempat khusus penjualan pakaian bekas. Ongkos sewa jongko sekira Rp5.000.000 per tahun. 

3. Kendaraan jika Anda akan melakukan penjualan dari pintu ke pintu. 

4. Modal untuk membeli pakaian sekira Rp1.350.000-Rp2.450.000 per bal. 

5. Dibutuhkan karyawan yang menjaga jongko.

C. Hambatan 

Meskipun sangat menjanjikan keuntungan yang berlipat, tetapi bukan berarti bisnis ini tanpa hambatan. Beberapa yang mungkin akan menghambat bisnis Anda ini adalah sebagai berikut. 

1. Sudah banyak pesaing yang menjalankan bisnis ini. 

2. Pengemasan yang kalah menarik dengan pesaing. Meskipun pakaian bekas, bukan berarti mengabaikan pengemasan. Disetrika lagi dan diberi pengharum mungkin bisa menjadi salah satu alternatif untuk menambah daya tawar produk Anda. 

3. Semakin banyaknya produk pakaian baru yang menawarkan harga miring. 

4. Susah mendapatkan kapling, tempat jualan, karena sudah penuh dengan pedagang lain.

D. Strategi Bisnis 

Jika akan memulai bisnis ini, ikuti beberapa strategi berikut:

1. Miliki jongko yang rapi dan bersih sehingga konsumen nyaman. 

2. Tata pakaian yang akan dijual dengan rapi. 

3. Cuci, setrika, dan beri pengharum. Kemudian kemas selayaknya pakaian baru. 

4. Pilih jenis-jenis pakaian impor yang masih layak pakai dan masih tampak bersih.

E. Analisis Bisnis

MODAL AWAL

Peralatan:

Gantungan baju Rp2.000.000

Lemari pajang Rp5.000.000

Etalase Rp1.000.000

Jumlah Rp8.000.000

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp8.000.000-Rp1.500):4 = Rp1.999.625 per tahun atau sama dengan Rp166.700 per bulan.

Perkiraan Laba per bulan
   
25 potong baju x Rp15.000 x 30 hari Rp11.250.000

Biaya-Biaya  

Penyusutan peralatan Rp166.700

Sewa tempat Rp1.000.000  

Pakaian impor bekas Rp5.000.000  

Promosi Rp300.000  

Gaji 2 orang Rp1.500.000  

Transportasi Rp500.000  

Lain-lain Rp300.000  

Jumlah (Rp8.666.700)

Laba bersih Rp2.483.300 

Perkiraan modal kembali: Rp8.000.000 : Rp2.483.300 = 3,2 bulan.

https://goo.gl/T1HPT1
Sumber: http://goo.gl/T1HPT1

Persaingan Bisnis Tiket Online yang Semakin Sengit

Pada 15 Juni 2017 lalu anak perusahaan Djarum Group, GDP Venture, melalui Blibli.com mengakuisisi 100% Tiket.com. Traveloka juga baru saja mendapat suntikan US$ 500 juta dari Expedia, JD.com, East Ventures, Hillhouse Capital Group, dan Sequoia Capital.

Ramainya suntikan dana yang masuk ke perusahaan startup jasa penjualan tiket secara online menandakan bahwa persaingan bisnis tiket online akan semakin sengit seiring ekspansi yang akan dijalankan dengan derasnya modal yang masuk. 

Menurut Co Founder dan Chief Communication Officer Tiket.com Gaery Undarsa, bisnis tiket online akan bagus karena masih memiliki potensi bisnis yang besar ke depannya. Untuk menghadapi persaingan yang cukup sengit ini, Tiket.com akan berfokus pada strategi untuk menjadi pelaku usaha utama tiket online di Indonesia.

"Kami akan improve dari segala macam sisi. Kami tetap mengutamakan pertumbuhan dan harus jaga rasio efisiensi. Intinya apa yang kami butuhkan untuk mencapai target akan didukung oleh GDP Venture," kata Gaery

Tiket.com akan melakukan peningkatan produk, seperti peningkatan standar situs resmi dan aplikasi, user experience, dan ekspansi branding. Selain itu, Tiket.com akan berfokus pada segi budget marketing yang signifikan. Sampai saat ini, transaksi penjualan Tiket.com sudah mencapai 15.000 traksaksi per hari. 

Dewan Pengawas Indonesian E-Commerce Association (idEA), Daniel Tumiwa mengatakan, persaingan bisnis tiket online akan semakin bagus karena baik konsumen maupun pelaku usaha di sektor ini akan mendapatkan keuntungan.

Sebagai seseorang yang pernah berkecimpung di industri travel, Daniel melihat bahwa banyak travel agent yang sudah bertahun-tahun beroperasi kalah dengan Tiket.com dan Traveloka. Dua startup yang masih muda ini sudah bisa mendapatkan suntikan dana dari perusahaan-perusahaan yang jumlahnya bisa mencapai jutaan dollar AS.

"Ini adalah perjalanan yang wajar bagi yang sudah sukses merintis di industri baru. Selain itu, ini pembuktian juga bahwa apa yang mereka lakukan bagus. Teknologi menggantikan pola lama," jelas Daniel.

https://goo.gl/EYoxMJ
Sumber: http://goo.gl/EYoxMJ

5 Minuman yang Membantu Memangkas Lemak di Tubuh

Tak hanya asupan makanan dan olahraga teratur, minuman juga mengambil peranan penting bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan.

Beberapa ahli gizi sepakat minuman dapat membantu menurunkan berat badan, salah satunya adalah jus sayur. Penasaran dengan minuman lainnya? Berikut minuman yang membantu memangkas lemak di tubuh:

Air mineral

Air mineral adalah minuman terbaik. Banyak minum air putih dapat mengurangi berat badan Anda lebih dari yang Anda duga. Anda juga bisa menambahkan perasan lemon untuk membuatnya lebih segar. Minumlah air lemon sebelum Anda berolahraga untuk membakar lebih banyak lemak.

Sup sayur

Sayur mengandung banyak nutrisi yang dapat meningkatkan metabolisme. Makanlah sup sayur sebelum makan malam.

Teh hijau

Green tea atau teh hijau membantu mengontrol glukosa dalam tubuh. Minumlah dua cangkir teh hijau setiap hari.

Jus sayur

Sama dengan sup sayur, jus sayur mengandung banyak manfaat bagi tubuh Anda.

Kopi hitam

Kopi hitam meningkatkan metabolisme tubuh. Kopi juga dapat membantu mengurangi lemak lebih cepat dan meningkatkan energi Anda. Kopi mengandung kafein yang dapat membakar lebih banyak kalori, bahkan saat Anda sedang beristirahat. Tapi perlu diingat, jangan minum kopi saat perut kosong dan batasi tidak lebih dari dua kali dalam sehari.

https://goo.gl/wXiAvK

Sumber: http://goo.gl/wXiAvK

Diet Mulai Hari Senin Akan Gagal, Ini Alasannya

Seperti banyak orang, Anda mungkin berpikir Senin adalah hari terbaik untuk memulai diet. Banyak yang berpikir bahwa awal pekan akan membuat semua dapat berjalan lancar.

Tetapi, memulai olahraga dan diet pada Senin hampir pasti membuat diri Anda gagal. Menurut sebuah penelitian baru yang diterbitkan di European Journal of Nutrisi Klinis, Senin bukanlah hari yang baik untuk mengurangi kalori dan berolahraga.

Periset meneliti dua kelompok orang dari Finlandia, dan menemukan bahwa kita cenderung makan lebih banyak daging pada hari Sabtu dan Minggu. Minum lebih banyak alkohol dan makan lebih banyak karbohidrat pada hari Jumat dan Sabtu.

Jadi, Anda akan merasa sulit untuk membatasi diri hanya memakan makanan diet di hari Senin, karena terbiasa mengonsumsi makanan penuh karbohidrat pada akhir pekan.

"Ini menunjukkan mentalitas, yang dapat menyebabkan kebiasaan makan yang tidak sehat secara keseluruhan. Anda juga akan mulai mengaitkan akhir pekan dengan makanan lezat, dan hari kerja dengan membatasi makanan," ucap Ahli diet, Jaime Mass.

Dia mengatakan, cara terbaik ialah dengan membagi rata asupan makanan dan olahraga setiap hari selama seminggu, dan bukan hanya pada Senin. Dengan cara itu, Anda akan merasa lebih mudah untuk makan makanan sehat yang Anda butuhkan, tanpa terlalu membatasi semua makanan-makanan enak.

 "Ingat bahwa Anda berusaha menjalani hidup sehat, bukan hanya lima hari yang sehat," ujar dia. 

https://goo.gl/xqHmdn
Sumber: http://goo.gl/xqHmdn

Kreatif Membuat Interior Rumah, Bisa Menghasilkan Omset Jutaan Rupiah

Anda mungkin pernah memasuki sebuah kamar dengan interior yang menarik, karpet, seprei, sarung bantal, hiasan lampu, dan juga hiasan-hiasan lain yang makin memperindah ruangan tersebut. 

Barang-barang interior memang banyak dicari orang untuk mempercantik isi rumah.

A. Peluang Bisnis

Melihat hal tersebut, anda bisa menjalankan bisnis barang interior ini sebagai andalan. Anda bisa berjualan dengan cara menyewa toko atau stan. 

Barang-barang yang anda jual haruslah bervariasi dan menarik. Sesuaikan harga dengan modal. 

Biasanya pembeli lebih tertarik dengan harga-harga yang tidak mahal. Anda bisa mengemas barang interior dengan tampilan yang menarik. Pilihlah barang-barang yang kira-kira mempunyai pangsa pasar yang luas. 

Jangan menjual barang-barang yang eksklusif dengan harga mahal.

B. Memulai Bisnis

Sebelum menjalankan usaha ini sebaginya anda perhatikan beberapa hal berikut ini yang bisa membantu bisnis barang interior.

1. Pilih dan tentukan barang apa saja yang akan dijual. 

2. Carilah agen-agen ataupun pemasok barang-barang interior, bisa anda lihat lewat internet ataupun bertanya dengan orang lain yang mengetahui. Biasanya produk-produk tersebut bisa ditemui dari pelaku industri rumahan. 

3. Carilah lokasi yang strategis dan nyaman, tentukan untuk menyewa toko atau hanya stan saja. 

4. Perindah tempat anda menjual dengan dekorasi-dekorasi yang menarik. 

5. Rekrutlah pegawai yang bisa anda percaya. 

C. Hambatan Bisnis 

Dalam menjalankan usaha ini, anda mungkin akan menemui beberapa hambatan, hambatan di antaranya adalah sebagai berikut. 

1. Bisa jadi anda menjual pasokan barang yang memang sudah ketinggalan mode. 

2. Pemasok barang tersebut sulit dicari. 

3. Ketidakpuasan pembeli atas pelayanan kita. 

D. Strategi Bisnis 

Anda jangan cemas dengan hambatan yang sudah dijabarkan di atas. Di bawah ini anda dapat melihat beberapa strategi yang sudah bisa menjadikan bisnis anda sukses. 

1. Tatalah barang interior anda dengan kemasan yang baik dan menarik. 

2. Sediakan jasa konsultasi interior. 

3. Kreatif dalam mencoba design sendiri yang unik. 

4. Perhatikan perkembangan mode yang banyak diminati masyarakat. 

5. Buatlah diskon untuk konsumen yang membeli dalam jumlah banyak. Misalnya mereka membeli satu lusin dapat diskon 20% atau jika membeli satu kodi akan mendapatkan diskon 35%.

6. Buatlah promosi yang menarik, melalui leaflet, pamphlet, atau lewat media jejaring sosial dan forum-forum. 

E. Analisis Bisnis 

MODAL AWAL 

Peralatan: Etalase kaca: Rp1.000.000 

Hanger/gantungan untuk display: Rp500.000 

Rak susun dari besi: Rp2.000.000 

Meja dan kursi cashier: Rp500.0000 Jumlah: Rp4.000.000 

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. 

Biaya penyusutan per tahun = (Rp4.000.000-Rp1.500):4 = Rp999.625 per tahun atau sama dengan Rp83.400 per bulan. 

Namun, dengan adanya barang dagangan awal (sprei, bed cover,karpet, dan lain-lain) senilai Rp20.000.000, maka total modal adalah Rp24.000.000. 

Perkiraan Laba atau Rugi per Bulan: Rp200.000 x 30 hari = Rp6.000.000 

Biaya-biaya: 

Penyusutan peralatan: Rp83.400 

Sewa tempat: Rp500.000 

Listrik dan telepon: Rp200.000 

Harga pokok barang: Rp2.000.000 

Gaji pegawai: Rp650.000 

Transportasi: Rp200.000 

Biaya perlengkapan: Rp225.000 

Jumlah biaya: Rp3.858.400 

Laba bersih: Rp2.141.600 

Perkiraan modal kembali: Rp24.000.000 dibagi Rp2.141.600 = 11,2 bulan.

https://goo.gl/sr31ju

Sumber: http://goo.gl/sr31ju

Aksessories Serbu ( Serba Lima Ribu ) Hasilkan Omset Jutaan Rupiah

Kalau Anda suka jalan-jalan sambil cuci mata, Anda mungkin akan menjumpai toko yang menjual berbagai macam aksesori berwarna-warni. Apalagi bila harganya terjangkau. 

Disadur dari buku '99 Bisnis Anak Muda' karangan Malahayati dan Hendry E Ramdhan terbitan 2015, lihat perhitungannya.

A. Peluang Bisnis

Keistimewaan dari bisnis serbu ini (Serba Lima Ribu) adalah harga barang di sana pasti tepat Rp5.000. Sehingga, para pembeli dapat menyiapkan uang pas, juga Anda yang menjalankan usaha ini tak perlu repot-repot meyiapkan uang kembalian Rp100-an atau recehan.

Benda-benda yang dijual juga benda-benda yang umumnya digandrungi oleh anak muda. Anda juga bisa menambahkan beberapa barang yang harganya kelipatan Rp5.000 sebagai variasi. Hal ini juga lebih memudahkan dalam transaksi karena transaksi dilakukan dengan harga bulat.

B. Memulai Bisnis

Ada beberapa hal yang mungkin Anda ikuti ketika memulai bisnis.

1. Survei barang-barang unik dan imut, yang umumnya digemari oleh anak muda dan remaja. 

2. Persiapan tempat yang strategis dan mudah terjangkau oleh masyarakat pembeli. 

3. Persiapkan modal secukupnya sesuai dengan perhitungan yang realistis. 

4. Cobalah sampai sejauh mana peluang usaha Anda dapat berkembang. Lakukan secara bertahap, tekun, dan konsisten. 

5. Siapkan juga SDM yang akan membantu Anda jika tidak sanggup mengelola sendiri.

C. Hambatan

Berikut beberapa hambatan yang mungkin akan Anda temui jikan menjalankan bisnis ini. 

1. Usaha Anda mungkin jarang diminati oleh remaja. Mereka tentu mendahulukan kebutuhan primer mereka seperti makan, fesyen, dan sebagainya. 

2. Tren anak muda selalu berkembang, jika tidak terus mengikti perkembangannya, Anda bakal ketinggalan zaman. Untuk itu, diperlukan kegesitan untuk melihat situasi yang dinamis tersebut.

D. Strategi Bisnis

Perhatikan beberapa strategi berikut yang bisa dipraktikan dalam bisnis Serbu Anda. 

1. Dekorasi tempat usaha Anda dengan hiasan yang menarik. 

2. Memasang papan nama agar bisnis Anda terkenal dan lumayan punya brand. 3. Untuk usaha ini, Anda lebih baik mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Jauh lebih efektif, misalnya ada segerombolan remaja yang berbelanja ke tempat usaha Anda kemudian merasa puas. Maka dia bisa menjadi sarana promosi gratis kepada teman-temannya yang lain.

4. Menyediakan barang-barang up to date yang dibutuhkan oleh banyak orang. 

5. Menerima pesanan barang dari pelanggan. 

6. Lakukan penataan barang pajangan yang rapi dan menarik.

E. Analisis Bisnis 

MODAL AWAL Peralatan:     

Rak buku 1 Unit: Rp5.000.000 

Mesin hitung uang Digital: Rp800.000 

Meja dan Kursi Cashier: Rp1.500.000 

Jumlah: Rp7.300.000 

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. 

Biaya penyusutan per tahun = (Rp7.300.000-Rp1.500):4= Rp1.824.625 per tahun atau sama dengan Rp152.100 per bulan. 

Perkiraan Laba/Rugi per Bulan: Rp200.000 x 30 hari = Rp6.000.000 

Biaya-biaya:                         

Penyusutan peralatan: Rp152.100            

Stok barang dagangan: Rp1.000.000         

Listrik dan telepon: Rp500.000    

Transportasi: Rp300.000                

Lain-lain: Rp200.000        

Jumlah: Rp2.152.100 

Laba Bersih: Rp3.847.900 

Perkiraan modal kembali: 

Biaya modal dibagi laba bersih = Rp7.300.000/Rp3.847.900 = 1,9 bulan.

https://goo.gl/qLNdep
Sumber: http://goo.gl/qLNdep