Jumat, 21 April 2017

Hanya Memanfaatkan Ember Pelastik, Pemuda Ini Mampu Meraup Omset Puluhan Juta Rupiah

Memelihara ikan dan membudidayakan ternyata tak harus di kolam yang luas. Hanya dengan memanfaatkan sisa ruangan rumah dan gunakan box ember plastik, seorang pemuda di Banjarnegara, Jawa Tengah mampu meraup omzet puluhan juta rupiah.

Hanya dengan memanfaatkan sisa ruangan rumah berukuran 7x12 meter, Endi Riyanto pemuda berusia 30 tahun warga desa Gumiwang, Banjarnegara Jawa Tengah ini melakukan pembudidayaan ikan jenis bawal di dalam ruangan atau indoor. Ikan bawal ini dibudidaya dengan sistem penyuntikan dan pemeliharaan di dalam ember plastik.

Berawal dari sekedar hobi memelihara ikan dalam rumah , kini Endi menjadi jutawan karena jual beli anakan ikan bawal atau larva cukup menjanjikan, Memang mudah perawatan, budidaya ikan dalam ruangan ini tak memerlukan banyak tempat. Endi mengandalkan sirkulasi air dan udara, serta menjaga kestabilan suhu ruangan.

Endi menjual larva ikan seharga Rp5 untuk usia 2 hari. Dalam dua hari sekali, indukan ikan siap bertelur dan mampu menghasilkan anakan antara Rp700 ribu hingga Rp1 juta per ekor untuk induk dengan berat mencapai 7 kilogram.

“Omzet per bulan pun rata rata mencapai Rp40 hingga 60 juta sebulan,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, pembibitan pun dilakukan dengan cukup sederhana yaitu dengan menempatkan indukan siap kawin di dalam bak air. Selanjutnya dilakukan penyuntikan dan indukan bawal pun siap bertelur.

Banyaknya permintaan ikan bawal untuk konsumsi, membuat usaha budidaya larva ikan ini cukup menjanjikan. Pembeli pun rata rata mengantre dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Jakarta dan Jawa Timur.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar