Kamis, 20 April 2017

Burung Murai Batu, Kicauannya yang Merdu dan Kencang Bernilai Jutaan Rupiah

Berawal dari hobi dan ingin memiliki burung murai batu yang terkenal dengan kicauannya namun sulit mendapatkannya karena mulai punah. Murni Setiawan Zega, akhirnya terinspirasi penangkaran burung Murai Batu di kediamannya Helekali, kota Gunungsitol, Sumatera Utara.

Murai batu asal nias yang memiliki dua jenis yakni murai batu ekor putih dan murai batu ekor hitam yang paling banyak diburu pencinta burung kicau. Selain suaranya merdu dan kencang, Murai Batu asal kepulauan Nias, Sumatera Utara banyak variasi nadanya, bentuk ekornya bisa memanjang ke bawah mencapai dua puluh hingga tiga puluh sentimeter.

Ketika berkicau, burung murai pandai meniru kicau suara yang ada di sekitarnya, seperti meniru suara air terjun dan suara binatang. Dengan berbagai kelebihannya itu, wajar saja banyak masyarakat yang kepincut membudidayakan murai batu, apa lagi burung ini bernilai ekonomis tinggi

Bisnis burung murai memang menjanjikan, untuk yang masih anakan saja Murni bisa menjual Rp1,2 juta satu ekornya. Sedangkan, untuk indukan membanderol hingga Rp3 juta rupiah tergantung jenis burung yang dipesan.

“Jika burung yang sering menang lomba lebih dari Rp5 juta,” ujarnya.

Banyak pencinta burung yang rata-rata kesulitan mendapatkan anakan burung murai batu. Karena anakan tersebut nantinya akan dilatih untuk ikut kontes kicau burung baik ditingkat daerah maupun nasional.

Kini, Murni membudidayakan murai batu ratusan murai layak jual. Dirinya mengklaim, dari hasil pembudidayaan bisa menjual sekira 5 hingga 12 ekor murai setiap bulannya dengan omzet hingga puluhan juta rupiah.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar