Rabu, 19 April 2017

Bunker Bersejarah Peninggalan Belanda di Kota Bogor Akan Dijual

Dua bunker peninggalan Belanda di Kota Bogor akan dijual.

Kabar tersebut mencuat dari mulut Juru Pelihara Bunker, Tamim (86).

Menurutnya, meski sudah ditetapkan sebagai Cagar Budaya namun bungker itu bukan milik Pemerintah Kota Bogor.

Selama ini, bunker tersebut merupakan milik seorang pengusaha.

"Ya dulu bunker ini dilelang, yang mendapatkannya orang keturanan Tionghoa, tapi kabarnya akan segera dijual kembali," katanya.

Dua bunker peninggalan zaman Belanda itu berada di Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Bangunan yang memiliki diamater sekitar dua meter itu berdiri di atas bukit tepat nya di belakang petilasan embah dalem.

Tampak bunker yang biasa digunakan untuk tempat persembunyian ataupun menyimpan cadangan makanan pada zaman perang dulu itu masih terlihat terawat.

Tak ada satupun coretan-coretan tak bermakna pada dua bangunan peninggalan Belanda itu.

Menurut seorang Juru Pelihara Bunker, Tamim (86) bunker tersebut kerap dikunjungi masyarakat baik untuk mengabadikan foto maupun hanya sekedar melihat-lihat saja.

"Ada aja yang lihat ke sini terus foto-foto, kalau yang datang niat berbuat aneh-aneh sih sejauh ini ga ada," jelasnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (18/4/2017).

Selain itu, kata dia, dua bangunan tersebut pun kerap menjadi objek penelitian para mahasiswa di Kota Bogor maupun luar Kota Bogor.

"Mahasiswa paling sering datang ke sini, mereka penelitian dan banyak bertanya soal sejarah bangunan ini," urainya.

Tamim yang sudah 47 tahun menjaga dua bunker itu pun menjelaskan bahwa, kedua bangunan penuh sejarah itu telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya sejak beberapa tahun terakhir.

"Ini Cagar Budaya, jadi tidak bisa dibongkar, puluhan tahun saya jaga di sini," ungkapnya.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar