Selasa, 21 Maret 2017

Usaha Jengkol Crispy yang Menjadi Pundi-pundi Rupiah

Bicara soal Jengkol, yang terlintas pasti bau khasnya. Namun di Cimahi, jengkol malah banyak diburu para pembeli. Melalui olahan tangan seorang warga asal Cimahi, jengkol berubah menjadi jengkol crispy.

Tak pelak, gerai yang berada di pasar Cimindi-Cimahi, selalu ramai dikunjungi pembeli yang berburu jengkol crispy. Siapapun sepetinya sudah tidak asing lagi dengan namanya jengkol. Makanan khas Jawa Barat ini memang sudah terkenal akan baunya yang cukup menyengat. Namun, ternyata jengkol pun bisa menajadi cemilan yang renyah juga nikmat namanya, Jengkol crispy.

Siapa sangka keberadaan jengkol crispy yang berada di gerai pasar Cimindi ternyata menarik minat para pembeli. Tak heran jika setiap harinya gerai jengkol crispy ramai dikunjungi pembeli.

Seperti halnya Armadian dan Andri Gunawan saat ditemui sedang asyik memesan jengkol cripsy. Menurutnya, jengkol crispy rasanya renyah dan enak dan tidak menyengat bau jengkol.

Untuk membuat jengkol crispy sebenarnya sangat mudah dan tidak butuh waktu lama. Caranya hanya tinggal memotong tipis jengkol, kemudian direndam pakai air apu selama setengah jam dan selanjutnya digoreng sampai kering. Setelah itu, di spiner untuk mengeluarkan minyaknya agar tahan lama. Sebab, jengkol crispy ini harus tahan lama agar bisa dikirim ke mana-mana.

Kemudian untuk bumbunya memakai gula merah, gula putih, cabai, asam jawa bawang putih dan bawang merah. Semuanya di goreng kering, sampai hilang unsur airnya

Adalah Yuliawati, yang mengolah dan mengkresikan jengkol sehingga menjadi makanan yang renyah dan nikmat yang bisa dijadikan bahan cemilan. Selain itu, ide pembuatan jengkol crispy didasari untuk menjawab kerinduan sahabat-sahabatnya luar pulau Jawa dan di luar negeri akan makanan jengkol.

Hingga saat ini, untuk memenuhi kebutuhan pasar, Yuliawati harus menyediakan kurang lebih 50 kg jengkol. Harga per cup nya di jual dengan harga Rp15 ribu.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar