Sabtu, 18 Maret 2017

Tolak Angkutan Online, Ribuan Angkot di Bogor Bakal Mogok Massal

Ribuan sopir angkot trayek 08 Pasar Anyar-Citeureup mengancam akan ikut aksi mogok menolak keberadaan taksi dan ojek online. Pasalnya keberadaan transportasi online tersebut telah berimbas menurunnya penghasilan para sopir angkot. yang jumlahnya mencapai 6000 armada.

"Sejak ada taksi dan ojek online, penghasilan sopir angkot menurun. Karena banyak yang beralih menggunakan angkutan online," kata Ketua DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Bogor Syaiful Mirzak.

Syaiful menilai keberadaan taksi dan ojek online ilegal dan telah membuat pendapatan para sopir angkot di Bogor menurun. Meski demikian,  Organda akan terus berupaya persusasif dengan pemilik angkot dan sopir, agar tidak demo besar-besaran yang rencananya dilakukan pada, Senin, 20 Maret 2017 mendatang.

"Kami terus lakukan upaya persuasif. Mendatangi para sopir angkot dan memberikan pemahaman kepada mereka," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Andi M Dicky menuturkan, sudah mendapatkan surat pemberitahuan terkait rencana mogok massal yang dilakukan ribuan sopir angkot di Bogor bersamaan dengan aksi mogok sopir se-Jabodetabek. "Memang benar surat tembusan sudah kami terima. Adanya aksi ini tentu kami siap untuk mengamankannya," ujarnya.

Meski demikian pihaknya sudah mengantisipasi dengan cara menyediakan kendaraan operasional,  agar tidak terjadi terlantarnya penumpang di jalan-jalan. Tak hanya itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dishub Kabupaten Bogor terkait aksi mogok ini.

"Kalau aksi mogok sopir angkot ini sampai terjadi, akan banyak yang terlantar, terutama anak sekolah. Karena itu kami antisipasi sebelumnya," ucapnya.

Sekadar diketahui, rencana aksi mogok massal di Kabupaten Bogor ini sudah beredar di media sosial sejak pekan lalu. Bahkan, beberapa pekan lalu aksi tersebut pernah terjadi di Jalan Raya Bogor-Jakarta. Sejumlah sopir angkot jurusan Pasar Anyar-Cibinong melakukan pengadangan terhadap pengemudi ojek online. 

Tak hanya di Kabupaten Bogor, di Kota Bogor pun sama. Pada Senin 13 Maret lalu, puluhan sopir angkot juga sempat aksi mogok dan sweeping terhadap ojek online di kawasan Terminal Bubulak.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar