Senin, 27 Februari 2017

Bisnis Burung Perkutut Bisa Mencapai Omset Rp.10juta

Seorang warga di Banjarnegara mampu meraup omzet hingga Rp10 juta dari berjualan anakan perkutut. Burung yang dipercaya pembawa hoki ini ternyata bisa di budidayakan meski di lahan pekarangan yang cukup terbatas.

Mendapat pundi-pundi uang dari pemanfaatan lahan pekarangan sempit, siapa yang tidak mau? Apalagi sambil menyalurkan hobi, inilah yang dilakukan Ahmad Nur warga Banjarnegara Jawa Tengah.

Sudah sejak 10 tahun silam, Ahmad yang memiliki hobi terhadap perkutut melakukan pembudidayaan. Awalnya hanya sepasang, namun berat ketelatenan kini sudah ratusan pasang di pelihara. Memanfaatkan sisa lahan pekarangan ukuran luas 20 meter persegi, Ahmad membuat kandang kandang dari kawat besi untuk penakaran.

Saat ini 100 anakan perkutut bisa di jual setiap bulan, rata-rata anakan perkutut di jual mulai harga Rp150 ribu hingga Rp2 jutaan, tergantung jenis dan kualitas suaranya.

Dari budidaya perkutut, Ahmad mampu membiayai kebutuhan sehari-hari juga menyekolahkan anak anaknya. Omzet perbulan bisa mencapai Rp10 juta. Penjualan perkutut tak hanya di area lokal namun juga mengirim ke sejumlah kota besar seperti Jakarta, Lampung dan Medan.

Perkutut yang awalnya hanya menjadi hobi kaum bangsawan keraton dan orang tua, kini mulai di gemari oleh kalangan muda. Selain suaranya yang merdu, konon di percaya sejumlah jenis perkutut mampu mendatangkan hoki bagi sang pemilik. Perawatan pun cukup mudah hanya pemberikan pakan dan rajin membersihkan kandang.

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar