Kamis, 19 Januari 2017

Tolak Franchise, Enterpreneur Pemilik Bakso Ikan Banten Rela Berbagi Rahasia Sukses

Bakso ikan khas Banten, berasal dari wilayah Malingping pesisir selatan Banten. Dari pusat asalnya, seorang enterpreneur memboyong hidangan lezat yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan itu ke wilayah Serang.

Sebenarnya banyak penjual bakso ikan di kota Serang, namun penjual bakso ikan yang menjadi bahasan kali ini memiliki beberapa keunikan yang sangat spesifik, di antaranya adalah volume daging ikan tuna yang lebih banyak dalam setiap porsinya.

Ikannya pun langsung diambil dari Samudera Hindia, naik dari lautan dalam keadaan segar langsung diolah di Kecamatan Malingping, Banten lalu diluncurkan ke sebuah kios di kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang.

Kios bakso yang lokasinya tepat di depan kantor pos kecamatan Ciomas ini, menjadi tempat mampir wisatawan dari Jakarta yang hendak berlibur di pesisir barat pantai Banten seperti Anyer dan Carita, seperti libur Natal dan Tahun Baru belum lama ini.

Menurut Muhammad Khairul Ikhsan, pemilik kios tersebut, selain para wisatawan dari Jakarta, kios bakso ikan yang berjarak 28 kilometer dari kota Serang ini, kerap kali dikunjungi warga Banten etnis Tionghoa dari Kota Serang.

"Mungkin mereka suka, karenanya kerap berkunjung kemari," katanya.

Dengan ramainya pembeli yang menikmati kelezatan bakso di kiosnya, enterpreneur yang juga seorang kiai itu mulai kebanjiran permintaan kerjasama dari beberapa daerah, bahkan dari daerah yang dikenal dengan bakso seperti Malang, dan Solo.

"Mereka melontarkan keinginan untuk bekerjasama dalam bentuk franchise, saya bilang (kepada mereka) franchise itu merugikan Anda. Anda membeli barang ghaib. Datang saja kemari saya ajarkan sampai sukses," katanya.

Sumber: http://goo.gl/oVKslt

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar