Kamis, 19 Januari 2017

Perbaikan Pipa yang Patah PDAM Bogor Perlu Waktu 3 Hari

Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Ade Saban mengatakan akan segera melakukan perbaikan pipa yang patah akibat terkena alat galian proyek tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di Kampung Tengek Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor. Dengan topografi jalur pipa yang turun naik, kata dia, setidaknya dibutuhkan waktu tiga hari agar aliran bisa kembali normal kepada pelanggan.

Kerusakan pipa ini mengganggu aliran di zona 1, meliputi sedikitnya 14 kelurahan. "Sedikitnya 130 liter per detik nggak masuk afau 468 ribu per jam. Kerugian bisa Rp 1,8 jutaan per jam. Kerusakan mulai dari pukul 11.00 WIB," kata Ade.

Ade mengatakan, sebetulnya 600 meter pipa di wilayah tersebut sudah direncanakan untuk direlokasi sejak dua tahun lalu. Hal itu dikarenakan adanya pengerjaan proyek tol Bocimi. Ke depannya, Ade menambahkan, pipa air untuk mengaliri zona 1 tersebut memang harus direlokasi. Tetapi, kebijakan dan anggaran nya juga tergantung pada Bina Marga Nasional.

"Belum direlokasi, sudah kehantam. Sampai saat ini Bina Marga Nasional belum menentukan tempatnya, kita ajukan desain sudah, namun di Bina Marga belum terealisasi. Yang jelas kerusakan ini diperbaiki dulu, kerugian harus dihitung dulu," katanya.

Adapun untuk PT Waskita Karya Tbk. sebagai kontraktor proyek Bocimi juga akan dikenakan sanksi denda atas musibah ini. Selain itu, juga diminta bantuan untuk perbaikan.

"Sudah kita minta mereka (Waskita Karya), dan tenaga ahli kita juga banyak," kata dia.

Sumber: http://goo.gl/FAubwc

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar