Sabtu, 28 Januari 2017

Imlek, Perajin Lampion di Daerah Denpasar Bali Kebanjiran Order

Jelang Hari Raya Imlek pada 28 Januari 2017, perajin lampion di daerah Denpasar, Bali sudah kebanjiran order. Seperti yang terlihat di jalan Mertanadi Krobokan dalam sehari mampu membuat 100 buah lampion, ciri khasnya lampion batik.

Pengrajin rumahan ini membuat berbagai tipe lampion imlek, lampion ini di buat untuk memenuhi berbagai pesanan yang terus mengalir. Andrian dibantu istrinya mengerjakan lampion satu demi satu berbagai bentuk dan warna-warni. Andrian kholil mengaku, omzetnya pun meningkat hingga 30% seiring banyaknya konsumen. 

“Mulai dari perorangan ataupun pesanan dari hotel,” ujarnya.

Selain membuat lampion yang berbentuk bulat dan kapsul, Andrean juga membuat lampion yang yang berornamen batik. Ratusan lampion ini dibuat dengan alat yang terbilang cukup sederhana dengan hanya memakai peralatan menggunakan kawat yang dililitkan dengan menggunakan besi.

Tidak hanya melayani pesanan dari lokal, namun Andrean juga melayani pesanan dari luar negeri seperti yang dilakukan oleh salah satu hotel sekira puluhan lampion di borong untuk menghiasi restoran yang berada di negara kincir angin, Belanda. 

Harga yang ditawarkan untuk 1 lampion batik ini relatif murah berkisar Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

Sumber: http://goo.gl56rWgy/

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar