Sabtu, 28 Januari 2017

Imlek, Perajin Kue Dodol Keranjang Musiman di Tegal Jawa Tengah Kebanjiran Pesanan

Jelang tahun baru imlek, perajin kue dodol keranjang musiman di Tegal, Jawa Tengah mulai kebanjiran pesanan dari berbagai kota. Para perajin saat ini terus meningkatkan produksi untuk memenuhi pesanan dari sejumlah kota. Namun, peningkatan permintaan dodol ranjang tahun ini tidak sebesar tahun sebelumnya.

Momentum Imlek menjadi berkah tersendiri bagi perajin kue dodol keranjang musiman di kota Tegal, Jawa Tengah seperti yang dilakukan Mindayani salah satu perajin dodol keranjang di kelurahan Kraton, kecamatan Tegal Barat, Tegal pesanan dodol dari berbagai kota sudah mulai meningkat sejak sepekan lalu.

Selain dari kota Tegal dan sekitarnya, pesanan datang dari sejumlah daerah seperti Semarang, Solo dan Surabaya. Agar pesanan bisa dipenuhi tepat waktu perajin menambah tenaga kerja yang sebagian besar merupakan tenaga musiman saat mendekati imlek para pekerja pun terpaksa lembur membuat pesanan kue khas imlek.

“Meski pesanan dari luar kota cukup banyak, namun dibandingkan tahun lalu pesanan kue dodol sedikit menurun karena kondisi perekonomian yang kurang bagus. Perajin juga mengeluhkan naiknya harga bahan baku gula pasir dan tepung ketan. Saat imlek tiba, dodol ranjang menjadi kue hantaran bagi warga Tionghoa yang dibagikan ke warga sekitar sebagai perwujudan rasa syukur datangnya tahun baru imlek,” ujarnya.

Kue dodol keranjang dibuat melalui beberapa proses, awalnya dibuat adonan dari tepung ketan dan gula pasir yang dimasak menjadi karamel. Adonan tepung karamel kemudian dicetak dalam wadah cetakan kaleng. Barulah adonan yang sudah dikemas dimasak menggunakan oven berukuran besar sampai matang hingga empat jam.

Ada beberapa varian rasa kue dodol keranjang mulai dari rasa original gula Aren, strawberry, melon dan vanila. Harga kue dodol keranjang bervariasi mulai dari Rp20 ribu per kilogram (kg) hingga Rp25 ribu per kg berisi empat macam rasa.

Di tempat usahanya Mindayani mempekerjakan lebih dari 20 karyawan yang bekerja siang malam. Dalam satu hari, ia memproduksi Rp8.000 biji kue dodol keranjang beraneka rasa.

Sumber: http://goo.gl/EOkJko

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar