Rabu, 11 Januari 2017

Cerita Miss Indonesia Yang Dirikan Sandal Jepit

Nama Natasha Mannuela belakangan ini semakin mencuat lantaran barhasil merebut posisi runner up saat mewakili Indonesia di ajang Miss World 2016. Kini dara cantik yang akrab disapa Acha itu sibuk menjalani hidupnya sebagai ratu kecantikan dengan kegiatan-kegiatan sosialnya.

Namun di balik kecantikannya, ternyata Acha memiliki bakat untuk menjadi entrepreneur. Bakatnya itu terpupuk lantaran Acha pernah bersekolah di Universitas Prasetya Mulia yang terkenal dengan jurusan bisnisnya.

Langkah kecil pertama Acha di dunia bisnis ia lakukan ketika masih duduk di bangku kuliah pada 2014. Kala itu, Acha mendapatkan tugas praktik secara berkelompok untuk mendirikan sebuah usaha.

Dia bersama dengan 18 teman lainnya sepakat untuk mendirikan bisnis dengan produk jualan sandal jepit. Produk tersebut ia beri nama merek dagang Locapoca. Mereka sepakat untuk menggunakan media internet dalam memasarkan produknya itu.

"Kita menolak untuk mendirikan toko, karena waktu itu kita sedang fokus kuliah, enggak punya waktu untuk jaga toko. Jadi selain online kita memanfaatkan toko-toko kecil seperti distro-distro di daerah-daerah," tuturnya, beberapa waktu lalu.

Kala itu, mereka berhasil mengumpulkan modal awal sebesar Rp40 juta. Modal itu mereka gunakan untuk memproduksi 1.600 pasang sandal jepit, promosi, dan cash on hand.

Produk tersebut pertama kali mereka jual di sebuah bazar. Ternyata sandal jepit merek Locapoca langsung direspons positif. Selama tiga hari bazar berlangsung, 500 pasang sendal ludes terjual. Hal itu membuat mereka bergairah untuk serius mengembangkan bisnis yang berawal dari tugas kuliah itu.

"Akhirnya kita ngelanjutin, cuma enggak semua kelompok kita ingin terusin. Dan enggak efektif juga bisnisnya kalau yang punya sebanyak itu. Akhirnya team leader saya memilih tujuh orang untuk melanjutkan, sama dia jadi delapan orang," terangnya.

Acha kebetulan mendapatkan posisi di bagian marketing untuk mengurusi webstore dan media sosial. Dia juga bertugas untuk mencari toko-toko yang mau menjual sandal Locapoca dengan sistem konsinyasi. Di mana saat ini ada sekira 16 toko yang tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Depok, Malang, Surabaya, dan Pekanbaru.

Menurut Acha, dua strategi penjualan itu sudah cukup ampuh untuk mengembangkan sayap Locapoca. Terbukti hanya dalam beberapa bulan, 1.600 pasang sandal koleksi perdana ludes terjual.

Menurutnya, Locapoca cukup beruntung, sebab berdiri ketika media sosial sedang booming di kalangan anak muda. Sehingga memanfaatkan internet merupakan strategi yang paling ampuh untuk berjualan.

"Waktu itu kita banyak bekerja sama dengan media sosial influencer juga seperti blogger, selebriti intagramer, kita memanfaatkan booming-nya mereka untuk endorse. Dulu kita juga sempat bekerja sama juga dengan Dagelan. Dulu kita manfaatkan apa yang lagi nge-hits," ucap Acha.

Keikutsertaannya dalam ajang kompetisi Miss Indonesia hingga Miss World membuat dirinya harus vakum sejenak dari bisnis Locapoca. Kendati demikian, statusnya masih sebagai pendiri bisnis tersebut.

Karena itu, Acha tidak bisa mengungkapkan berapa omzet yang bisa diraih oleh Locapoca saat ini. Namun dirinya memastikan dari satu sandal Locapoca seharga Rp89 ribu, margin profit yang diraup mencapai hampir Rp45 ribu.

"Memang awalnya kita target ingin dapat margin profit lebih dari 100%. Tapi bertahap, kita lihat dulu respons masyarakat, oleh karena itu harganya berubah-ubah. Tapi saat ini sudah Rp89 ribu," akunya.

Kendati begitu, Acha memastikan bahwa dirinya akan kembali berkecimpung dengan teman-temannya di Locapoca. Selain itu, dia juga berniat untuk mendirikan bisnis sendiri di bidang fesyen.

Sumber: http://goo.gl/ymc5sj"

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar