Senin, 19 Desember 2016

Manfaatkan Limbah Bola Lampu Untuk Dibuat Miniatur Gereja

Berbagai pernak pernik natal untuk hiasan di rumah atau di kantor, saat ini ramai diperjual belikan, biasanya terbuat dari kain dan kertas. Namun di Medan, Sumatera Utara, ada hiasan unik dari kaca limbah bola lampu bernilai seni tinggi.

Hiasan berupa miniatur gereja yang lahir dari tangan seniman jalanan ini, laku keras, sayangnya, produk yang dihasilkan masih sangat sedikit. Sebab sulitnya pengerjaan dan memerlukan keterampilan khusus.

Miniatur gereja kaca yang indah ini, merupakan karya tangan terampil Baharudin, seniman jalanan yang tinggal di kawasan jalan Insinyur Haji Juanda, Medan, Sumatera Utara. Di pinggir jalan yang tidak jauh dari rumahnya, pria berusia 58 tahun ini, mengisi waktu luangnya dengan membuat miniatur rumah ibadah dan bangunan bangunan unik lainnya, seperti bangunan gereja dan masjid.

Hebatnya, bahan dasar miniatur rumah ibadah dan bangunan unik ini, merupakan bola lampu bekas yang dikumpulkannya dari berbagai tempat. Bermodalkan satu tang potong kecil dan lem kaca, tangan terampil pria asal sumatera barat ini, merangkai potongan potongan kaca bohlam, menjadi karya seni bernilai tinggi.

Memang hasil karyanya tidak banyak yang bisa dipajang, karena setiap miniatur rumah ibadah yang selesai dibuatnya, langsung terjual. Bahkan gereja yang masih dalam tahap pengerjaan ini, sudah dipesan sejak satu minggu lalu.

"Untuk membuat satu miniatur bangunan membutuhkan waktu antara satu hingga dua minggu," ujarnya.

Menurutnya, pengerjaan miniatur bangunan dari kaca bohlam ini, tidak bisa dilakukan buru-buru karena materialnya sangat rapuh, sehingga butuh ketelitian dan kesabaran lebih ekstra. 

Untuk satu miniatur bangunan kaca ini, baharuddin mematok harga antara Rp350 ribu hingga mencapai jutaan rupiah. tergantung dari tingkat kesulitan pembuatannya. 

Baharudin mengaku, sangat suka dengan kaca. menurutnya kaca merupakan sesuatu yang indah dan memberikan keindahan. Awalnya, tahun 2011 lalu, baharudin mengaku iseng membuat karya seni dari bohlam bekas tersebut. 

Selain membuat miniatur gereja, baharuddin juga sudah menyelesaikan miniatur istana Maimoon, bangunan masjid raya Al Manshun Medan, dan beberapa miniatur bangunan lainnya yang di pesan oleh penggemar seni dari negeri Jiran, Malaysia.

Sumber: http://goo.gl/azB6mR

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar