Senin, 19 Desember 2016

Kisah Sukses Membuat Pernak-pernik Bermotif Karakter Animasi Jepang

Pernak-pernik bermotif karakter animasi Jepang memang banyak diminati. Peluang bisnis ini pun tak disia-siakan Maya, perempuan asal Bandung.

Setelah keluar dari pekerjaan sebagai pegawai kantoran, pada 2008 Maya bersama kakaknya memutuskan berbisnis pernak-pernik bermotif karakter animasi asal Negeri Sakura. Usahanya merintis bisnis berjalan lancar karena sejak kecil Maya sangat menyukai film kartun Jepang.

"Dulu dari kecil memang suka nonton film Jepang, lalu tahun 2008 saya bersama kakak mulai coba buka bisnis ini," kata Maya,Jakarta.

Tidak disangka, produk souvenir seperti gantungan kunci, tas, dompet, hingga bantal, banyak peminat. Dengan modal tidak sampai Rp 500 ribu, kini omzet yang didapat dari bisnis ini mencapai Rp 30 juta/bulannya.

Selain hanya menggambar dan membuat pernak-pernik, Maya mengatakan, dirinya bersama keluarga juga membuat berbagai karakter sendiri dengan tema Jepang. Aneka produk ini diberi nama Jepang, Purezento, yang artinya kado.

"Kita senang bikin karakter-karakter Jepang, tapi kita juga bikin karakter-karakter dengan tema Indonesia. Itu kita jual mulai dari harga Rp 7.000 sampai Rp 200.000," kata perempuan asal Bandung itu.

Produk Purezento, lanjut Maya, gencar dipasarkan melalui media sosial, seperti Instagram, Facebook, maupun Twitter. Bahkan, kata dia, pembeli juga bisa memesan produk sesuai dengan keinginannya atau secara custom.

Dari bisnis ini, kini Maya beserta keluarga memiliki tujuh orang karyawan. 

"Kami (keluarga) sekarang fokus ke sini semua, sudah berhenti dari pekerjaan karena bisnis ini menjanjikan. Alhamdulillah sekarang kita sudah ada 7 pegawai, kita juga punya reseller di beberapa tempat," tutur Maya.

Sumber: http://goo.gl/RavNYV

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar