Rabu, 07 Desember 2016

Bogor Kini Punya Hotline Panggilan Darurat 112

Terhitung sejak tanggal 1 Desember 2016, Pemerintah Kota (pemkot) Bogor memiliki layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 (NTPD 112). Bila masyarakat mengalami kondisi darurat, seperti kebakaran, bencana alam, membutuhkan ambulan dan kepolisian, segera hubungi nomor 112 dan nomor ini bebas pulsa.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Kominfo Kota Bogor Asep Zaenal Rahmat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, Kota Bogor merupakan satu dari kota lainnya seperti Depok, Bandung, dan Tangerang yang ditunjuk Kemkominfo RI sebagai kota percontohan penerapan NTPD.

Menurut Asep, keuntungan NTPD 112 antara lain, pertama nomor panggilan darurat ini sudah ada di dalam handphone (default emergency call). Jadi untuk menghubungi nomor 112 masyarakat tidak perlu pulsa atau membayar.

"Bahkan telepon selular dalam kondisi terkunci pun masih bisa digunakan. Kedua, masyarakat tidak perlu menghapal banyak nomor untuk apabila membutuhkan layanan nomor darurat," paparnya.

Dijelaskan Asep, bagi masyarakat Kota Bogor yang membutuhkan layanan darurat seperti ambulans, BPBD, dan Kepolisian cukup menghubungi nomor 112. Operator yang bertugas selama 24 jam selanjutnya akan langsung menghubungi dinas atau instansi terkait untuk segera menindaklanjuti.

Saat ini petugas NTPD 112 jumlahnya 12 orang, 8 operator yang terbagi menjadi 2 shift serta 4 supervisor. NTPD 112 akan sangat membantu dan berfungsi maksimal manakala ada suport dari dinas atau instansi terkait yang berhubungan dengan keemergensian seperti BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan lain sebagainya.

Dengan hadirnya NTPD 112 berarti Pemerintah Kota Bogor sekarang mempunyai dua layanan, pertama Call Center yang memberikan ruang bagi masyarakat menyampaikan keluhan atau aspirasi dan kedua layanan untuk kegawatdaruratan atau NTPD 112.

Terakhir Asep mengingatkan, layanan ini sebaik baiknya dan jangan disalahgunakan. Apabila ada yang menyalahgunakan nomor tersebut otomatis akan di black list dan dapat diketahui posisinya. “Karena sudah dilengkapi teknologi GPS sehingga penelopon akan diketahui keberadaannya,” ungkap Asep

Sumber: http://goo.gl/zNYZC4

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar