Rabu, 21 Desember 2016

Acara Festival Kaulinan ini Diikuti Ratusan Pelajar

Ratusan pelajar tingkat SMP se-Kota Bogor mengikuti acara Festival Kaulinan Urang Lembur tahun 2016, yang diselanggarakan Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kota Bogor, di Taman Lapangan Heulang, Kecamatan Tanah Sareal.

Kepala Disbudparekraf Kota Bogor, Shahlan Rasyidi, mengatakan, Festival Kaulinan Urang Lembur ini merupakan upaya pembinaan dari Pemkot Bogor dalam melestarikan tradisi dan budaya kaulinan (permainan) tradisionil yang sudah lama ditinggalkan oleh anak-anak di kotanya. “Ini permainan tradisional yang pernah ada di kita pada jaman dulu,” ujarnya.

Meski begitu seiring perkembangan zaman, permainan tradisional yang pernah ngetop pada zamannya ini sekarang makin dilupakan dan menghilang punah akibat maraknya permainan modern dan penggunaan gadget yang menimpa hampir semua usia. “Hal ini terjadi karena anak-anak cenderung lebih gemar menghabiskan waktunya untuk bermain dengan gadget daripada bermain mainan tradisional seperti enggrang dan lainnya,” kata Shahlan.

Padahal menurutnya, di dalam permainan tradisonal ada satu hal yang tak bisa diperoleh melalui permainan gadget, yaitu interaksi tatap muka secara langsung antar teman. “Dengan acara lomba ini diharapkan anak itu bisa memiliki rasa mencintai kembali terhadap permainan tradisional, mereka juga bisa merasakan kebersamaan dan gembira bersama teman-teman, ”jelasnya.

Selain itu permainan tradisional mengandung  nila-nilai budi pekerti yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia. Diantaranya nilai gotong royong yang bisa mulai dipelajari anak-anak melalui  kerjasama yang mereka lakukan saat bermain.  Acara ini melombakan 9 permainan tradisional, seperti enggrang, sorodot gaplok, dan rorodaan. Dalam lomba yang diikuti oleh 15 SMP se-Kota Bogor ini juga digalang kegiatan Peduli Aceh oleh komunitas pelajar Bogor. 

Sumber: http://goo.gl/IV14FW

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar