Rabu, 02 November 2016

Peluang Bisnis Sewa Drone, dari Pehobi Fotografi hingga Profesional

Sekarang ini juga banyak dipengaruhi oleh bermacam-macam cara. Peralatan yang digunakan untuk berfoto juga semakin berkembang. Akhir-akhir ini, perangkat berupa pesawat tanpa awak, drone, menjadi tren bagi para pecinta fotografi.

Dahulu, drone hanya digunakan oleh kalangan militer saja, sebagai pesawat pengintai atau keperluan lain. Tetapi,  sekarang siapa saja bisa memiliki drone dengan harganya yang kian terjangkau.

Maraknya penggunaan drone ini kemudian ditangkap oleh beberapa orang sebagai sebuah peluang bisnis dengan menyediakan jasa persewaan drone baik dengan pilot ataupun tanpa pilot.

Arif Setiadi, Pemilik Galery 31 Solo misalnya, mematok tarif mulai Rp 1,5 juta untuk jasa persewaan drone.

Biasanya, persewaan drone ini digunakan untuk mengabadikan beberapa acara yang melibatkan banyak orang.

Tak hanya pasaran dalam kota saja, sering kali dia juga melayani pesanan persewaan dari luar kota. Drone yang dia sewakan bisa dengan operator atau tanpa operator.

Namun, dia akan melihat siapa yang menyewa, apabila yang menyewa drone sudah mahir mengoperasikan dia tidak khawatir untuk melepaskannya.

“Kalau tarif sebenarnya relatif, tarif akan semakin mahal kalau gambar yang diambil susah dan berisiko,” katanya.

Bisnis persewaan drone juga yang saat ini dijalani oleh Askari. Klien yang banyak dia layani antara lain perusahaan pengembang yang ingin memetakan lahan di bangunan yang akan dibangun dan beberapa proyek pembangunan jalan maupun proyek lainnya.

Namun, ada kalanya penyewa juga menggunakan drone untuk keperluan pribadi, seperti untuk preweding bahkan acara pernikahan. Untuk satu paket sewa selama 4 jam dia mematok harga sekitar Rp 4 juta saja.

Lain lagi menurut Sugeng, pemilik sertifikasi pilot drone ini juga menyediakan jasa persewaan dengan tarif mulai Rp 1,5 juta saja.

Menurutnya, penggunaan drone saat ini sudah banyak yang digunakan untuk hobi foto-foto, meskipun banyak juga yang menggunakan drone untuk membantu pekerjaannya.

Seperti yang pernah dilakukan oleh Aditya (29). Dia pernah menyewa drone untuk kepentingan tugas akhirnya. Lulusan Teknik Sipil ini mengaku membutuhkan drone untuk membantu menyelesaikan pekerjaannya.

Menurutnya, dalam membangun sebuah gedung misalnya, untuk mengetahui sejauh mana kemajuan proyek berjalan akan lebih mudah dengan melakukan pemetaan dengan hasil gambar dan video dari drone.

Sedangkan Yanuar (28) juga beberapa kali menyewa drone untuk kepentingan serupa. Untuk mengerjakan proyek membuat taman dia membutuhkan gambar yang jelas mengenai kontur, luasan dan letak tanah. Dalam hal ini, drone akan sangat membantu pekerjaannya.

Sumber: http://goo.gl/pKprBz

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar