Kamis, 06 Oktober 2016

Tidak Kapok Gagal, Alumnus STMIK Nusa Mandiri Jadi Wiramuda Sukses

“Tidak kapok gagal!” Inilah  satu kalimat yang layak disematkan kepada Devi Riani, pengusaha muda yang kini serius menggeluti bisnis aksesoris gadget secara retail maupun grosir. Satu perusahaan yang ia beri nama Devgar Indonesia menjadikannya semakin konsen menggeluti dunia bisnis.

Wanita 23 tahun yang juga alumni STMIK Nusa Mandiri angkatan tahun 2015 ini dalam waktu kurang lebih enam bulan berwirausaha aksesoris gadget telah memiliki omzet bersih 40 juta. Taka ada yang menyangka usahanya yang dulu sering berganti-ganti ini kini menjadi usaha yang menggairahkan.

“Menggeluti usaha sejak 2011 dan mendirikan CV Devgar, saya sering berganti-ganti jenis usaha. Mulai dari menjual behel fashion, pakaian, tas, sepatu, kosmetik, dan lain-lain yang dilakukan secara penjualan online. Jika dihitung kira-kira lebih dari sepuluh berganti-ganti usaha,”  ungkap Devi yang juga pemenang kompetisi Wiramuda BSI 2016.

Rugi puluhan juta, kata Devi,  pernah ia alami. Saat ia mencoba merambah usahanya ke dunia hiburan. “Saat itu saya masih berumur 19 tahun,  sekitar tahun 2012. Saya memang memiliki cita-cita menjadi produser wanita termuda di Mandailing dengan memproduksi album musik daerah Mandailing. Namun, bisnis produksi album ini mengalami kerugian puluhan juta,” papar Devi.

Tidak putus asa, kata Devi, pada tahun 2013 ia mencoba lagi memproduksi album kedua dengan menggaet bintang terkenal juara kontes dangdut dari televisi swasta. Mungkin tidak berjodoh dengan bisnis ini, ia kembali mengalami kegagalan dan kerugian. “Produksi album kedua juga mengalami kerugian. Akhirnya saya kembali menggeluti dunia bisnis online,”  kata Devi Riani, yang merupakan  salah satu wirausaha muda binaan BSI Entrepreneur Center (BEC) dan Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC).

Lebih lanjut Devi mengungkapkan, ilmu berwirausaha yang ia peroleh saat menjadi binaan di BEC membuatnya tidak mudah putus asa untuk terus berwirausaha walaupun mengalami kegagalan beberapa kali.

“Setelah mengalami kegagalan dan setelah lulus dari STMIK Nusa Mandiri, saya putuskan untuk fokus pada bisnis aksesoris gadget saja. Ilmu berwirausaha yang saya peroleh saat di bangku kuliah, sangat membantu saya untuk berani memulai berwirausaha dari awal lagi. Saya optimis bahwa perkembangan bisnis aksesoris telepon selular dan gadget ini akan baik”, terang Devi Riani.

Sumber: http://goo.gl/7nvTFn

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar