Kamis, 13 Oktober 2016

Menjajaki Lezatnya Peluang Bisnis Pentol Buto

Bagi Anda pecinta cemilan, jangan lewatkan mencicipi camilan unik satu ini, namanya Pentol Buto. Pentol sendiri adalah sebutan untuk kudapan sejenis bulatan daging (bakso) bagi warga Jawa Timur.

Belakangan ini, banyak pelaku usaha yang menawarkan aneka jenis pentol. Nah, salah satu pemainnya adalah Maulidiyatul Izzah dan Edi Suciptodi di Gresik, Jawa Timur. Mereka membuat gerai Pentol Buto pada awal 2016 lalu. 

Dan, meski usahanya belum terbilang lama, namun awal bulan ini mereka menawarkan kemitraan. Diakui Izzah, meski belum genap sebulan, sudah ada dua mitra bergabung. Izaah sendiri sudah membuka 10 gerai milik sendiri.

Paket kemitraan Pentol Buto dijual dengan harga Rp 16 juta. Mitra akan mendapat rombong, peralatan dan perlengkapan usaha, media pemasaran, bahan baku untuk awal usaha serta pelatihan karyawan.

Kerjasama kemitraan berlangsung selama setahun. Untuk perpanjangan kontrak, mitra cukup membayar Rp 2 juta per dua tahun. Tak ada biaya royalti tapi mitra wajib membeli bahan pentol, saos, dan kemasan ke pusat.

Pentol Buto menyediakan berbagai jenis pentol. Yakni, Pentol Moncrot yang menjadi kekhasan gerai dan Pentol Bakar Buto. Aneka saos pun melengkapi kelezatannya.Izzah bilang, dirinya akan menambah varian pentol, yakni keju, mozarella, urat dan cabe dengan topping keju dan katsuobushi. Banderol harga pentol ini mulai dari Rp 2.500 hingga Rp 5.000 per sajian.

Izzah menargetkan untuk mitra mendapat omzet sekitar Rp 750.000 per hari atau sekitar Rp 22,5 juta per bulan. Taksiran laba yang bisa diperoleh mitra sekitar 25% dari omzet. Balik modal pun bisa dicapai dalam hitungan bulan.

Mitra bisa memanfaatkan halaman minimarket, supermarket, mal, atau bangunan milik sendiri/sewa dengan ukuran minimal 2 x 2 m2. Izzah bilang, mitra bisa merekrut satu karyawan untuk membantunya.

Dia mengklaim, paket investasi yang terjangkau menjadi kelebihan Pentol Buto. Selain itu, camilan ini sudah memiliki banyak penggemar.

“Semua orangtahu pentol terbuat dari daging. Tapi Pentol Buto berbeda karena dagingnya dicincang dan ada sensasi moncrot yang keluar dari pentolnya,” ujar Izzahdikutip dari kontan.

Harapannya, sampai akhir tahun nanti, Izzah berencana untuk menggandeng 40-50 mitra lagi. 

Sumber: http://goo.gl/TPpaAJ

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar