Selasa, 11 Oktober 2016

Keren… SMK Geo Informatika Bogor Bersaing dengan Sekolah Unggulan

SMK Geo Informatika, Cihideng Ilir melakukan pengembangan pendidikan untuk para siswa. Selain bisa diterima di dunia pekerjaan, SMK Geo Informatika juga diterima di masyarakat.

SMK Geo Informatika ketika pertama kali buka kelas dan menjadi angkatan pertama sudah menorehkan prestasi. Sekolah ini meraih juara tiga lomba pemetaan sumber daya hayati yang diadakan Seameo Biotrop se-Kota dan Kabupaten Bogor, yang bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan.

Kepala SMK Geo Informatika Aom Subardiman mengaku bangga ketika baru menjadi angkatan pertama tetapi sudah berprestasi dan bisa bersaing.

“Saya sangat bangga kepada anak didik saya. Meski hanya juara ketiga, sekolah ini dapat bersaing dengan sekolah unggulan se-Kota dan Kabupaten Bogor seperti SMAN 5 dan SMAN 1 khususnya di bidang pemetaan,” ungkapnya.

Aom juga menambahkan, sekolah ini memiliki dua jurusan yaitu survey pemetaan dan teknik komputer jaringan (TKJ).

Kemudian banyak ekstrakulikuler, salah satunya yang juga berprestasi yaitu pada bidang vokal yang sempat mendapatkan prestasi tingkat Bogor Barat yakni juara dua vokal solo dan juara tiga akustik.

SMK Geo Informatika saat ini bekerjasama dengan organisasi Seameo Biotrop dalam mengembangkan pendidikan. SMK Geo Informatika juga diundang dalam exhibition Seameo Biotrop di Cihideng, yang dihadiri delegasi dari 11 negara di Asean.

“Organisasi tingkat Asean itu memberikan berbagai pelatihan salah satunya mengenai dalam jaringan (daring) atau online. Dengan harapan SMK ini dapat turut membantu mengembangkan potensi yang ada di Desa Cihideng Ilir, khususnya dalam bidang pendidikan,” beber Aom.

“Organisasi tingkat Asean itu memberikan berbagai pelatihan salah satunya mengenai dalam jaringan (daring) atau online. Dengan harapan SMK ini dapat turut membantu mengembangkan potensi yang ada di Desa Cihideng Ilir, khususnya dalam bidang pendidikan,” beber Aom.

Menurut Aom, sekolah ini juga memberikan hal berbeda ketika akan melaksanakan kegiatan praktek kerja lapangan (PKL) bagi siswa.

“Iya, ketika siswa akan PKL, pihak sekolah akan seleksi dan memberikan pendidikan tambahan untuk mental dan fisik siswa agar ketika bekerja nanti mereka bekerja dengan baik, sehingga mereka nanti dapat langsung diterima bekerja,” kata Aom.

Aom berharap dengan ilmu dan pengalaman para siswanya dapat menjaga nama baik sekolah di masyarakat.

“Tidak hanya berprestasi ketika di sekolah, juga ketika mereka sudah terjun ke masyarakat,” tegasnya.

Sumber: http://goo.gl/LX7wn5

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar