Kamis, 13 Oktober 2016

Geluti Bisnis, Brodo Jadi Sepatu Idaman Internasional

Sebagai Enterpreneur muda, Muhammad Yuka Harlanda berhasil membuktikan nikmatnya menjadi pengusaha. Pria yang hangat disapa Yuka ini mengaku, awalnya dia usaha dengan mengandalkan online produk sepatu lelaki hanya bermodal nekat dan iseng

Kata Yuka, usaha ini dilatarbelakangi karena ukuran kakinya yang besar, hingga ia akhirnya nekat bersama partnernya membuka usaha sepatu ukuran besar.

“Usaha ini hanya bermodalkan tujuh juta, itu juga setengah modalnya minjem dulu ke teman. Awalnya karena gue  kebingungan sama ukuran kaki gue yang gede, ukurannya 46 biasa harus beli yang merk asing dulu. Nah, dari sana akhirnya buka usaha ini,” jelas Yuka.

Yuka juga tidak mengelak, dalam membangun usaha banyak rintangan yang sudah pasti bakal dilaluinya, salah satunya ketika gudang produksinya kebakaran pada Oktober 2015 lalu. Namun, hal itu tidak membuat Yuka lantas patah semangat, ia terus mengembangkan usahanya melalui perkembangan digital.

“2015 lalu kebakaran gudang, tapi itu semua tantangan buat gue. Sekarang lebih memajukan usaha ini, kalau dulu bisanya cuma produksi lusinan, sekarang bisa ribuan. Tujuannya dari dulu untuk menambah penghasilan, sekarang menjadi penghasilan utama, ekspose diri dan cari pengalaman. Karena semua usaha itu ada resikonya,” kata Yuka sembari sumringah.

Kemudian, sambung Yuka, tahun 2012 dan 2013 dalam memasarkan usahanya, dia lebih menggunakan dunia digital. Karena pada tahun itulah efek digital sangat dirasakan Yuka dan penjualan produknya menjadi meningkat. Visi Yuka bukan hanya terkenal di tingkat Nasional, tapi Internasional.

Saat ini Brodo sudah menjadi salah satu bisnis online yang melejit di Indonesia, sudah menyaingi beberapa produk bisnis online lainnya. Tidak hanya sepatu cowok, aksesoris pun juga disediakan dalam bisnis yang sudah berjalan enam tahun lalu.

“Kami punya tagline Going to retail dan Online-online unyu. Gue itu suka banget sama produk Nike, makanya visi gue bukan cuma nasional, tapi tingkat Internasional, mendunia, serta jadi penguasa dunia, 2014-2016 ini sudah akselerasi,” pungkasnya.

Selain itu, karya yang diciptakan Yuka juga mendapat apresiasi dari Walikota Bandung, Ridwan Kamil, dan Yuka adalah salah satu segelintir anak muda yang mampu mendulang kesuksesan di dunia bisnis menjadi barometer anak muda lainnya.

Pria yang sering disebut Emil ini berpesan bahwa kehidupan saat ini harus saling berkompetisi, generasi muda harus punya inovasi dan keinginan yang kuat agar menjadi manusia yang berhasil.

Apalagi Bandung, kata Emil, merupakan salah satu kota yang memiliki masyarakat dan generasi muda kreatif dan aktif.

“Saat ini, kehidupan semakin berkembang. Dunia juga semakin maju serta berbahaya. Generasi muda harus punya keinginan, keberanian dan harus tampil beda. Harus punya softskill, tapi tetap menjaga sikap kemanusiaan, jika mau jadi orang yang berhasil dan pemenangan.” jelas Emil.

Walikota yang banyak digemari anak muda ini, juga mendukung setiap kegiatan kreatif yang dilakukan oleh masyarakatnya. Emil juga berbagi tips kepada mahasiswa agar menjadi orang yang berhasil.

“Jika ingin menjadi pemenang, kalian cukup memiliki lima hal ini yaitu keinginan yang kuat, berani mengambil resiko, berinovasi, memiliki nilai kemanusiaan dan membuat perubahan. Hal itu saja akan mengantarkan adik-adik menjadi seorang pemenang dan pemimpin,” ujar pria yang baru merayakan ulang tahunnya, pada 3 Oktober lalu.

Laki-laki berkacamata tersebut juga mengajak anak muda Bandung agar  mampu membuat sebuah karya yang nyata, dan harus mampu membuat sebuah hasil dari perkembangan teknologi yang ada tanpa menghilangkan nilai kemanusiaan dan sikap sosial.

“Jaman sekarang semuanya serba berkembang, terutama media sosial,” pungkasnya. 

Sumber: http://goo.gl/d9Hbwy

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar