Minggu, 02 Oktober 2016

Gas Melon Langka di Bogor karena Ditimbun!

Tangan-tangan nakal dituding menjadi penyebab kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram belakangan ini. Salah satunya yakni aksi penimbunan yang dilakukan pihak tak bertanggung jawab.

“Kelangkaan sudah terjadi sejak sepekan lalu. Namun anehnya, sejumlah warung makan selalu ada. Ini ada kemungkinan ditimbun dan dijual kepada konsumen yang mau membeli dengan harga lebih mahal. Saat ini kami sedang selidiki dugaan-dugaan tersebut,”kata Kapolsek Ciawi, Kompol Nelson Siregar.

Kelangkaan si melon terjadi di seluruh desa yang ada di Kecamatan Ciawi.

“Dari laporan yang saya terima, kelangkaan terjadi merata di 13 desa,” sebutnya.

Sementara Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kabupaten Bogor menduga kelangkaan terjadi akibat kendala pada teknis pendistribusian.  Seperti yang terjadi akhir tahun lalu. Di mana pengiriman tersendat akibat kemacetan panjang di Tanjung Priok.

“kelangkaan dikarenana kendala teknis. Untuk lebih jelasnya belum tahu,” kata Kepala Bidang Perdagangan Diskopukmperindag Kabupaten Bogor, Jona Sijabat.

Kelangkaan pun bisa terus meluas. Saat ini saja data dari Pemkab Bogor dan Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswanamigas) beserta PT. Pertamina mencatat ada 195 titik lokasi kelangkaan gas yang tersebar di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor.

“Kemungkinan bisa bertambah,” singkatnya.

Sumber: http://goo.gl/vb2B9g

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar