Jumat, 21 Oktober 2016

Buka Kedai Milkshake, Pemuda Ini Raup Omzet Rp 100 Juta/Bulan

Peluang usaha setiap harinya semakin terbuka lebar. Berbagai jenis usaha baru bermunculan di berbagai daerah dengan menghadirkan berbagai inovasi.

Pengalaman tak lagi jadi soal untuk memulai usaha. Modal utamanya hanya berani memulai untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja baru.

Salah satunya adalah George Alvino Putra Saddam, yang berani memulai bisnis sejak usia muda. Pria berusia 25 tahun ini memulai bisnis milkshake dengan nama Monster Shaker pada 2014 silam.

Sempat gagal membangun bisnis tidak membuatnya patah semangat. George bersama seorang rekannya membuka kedai monster shaker dengan modal Rp 85 juta. Kedai yang fokus menjual milkshake dengan 20 varian rasa ini terletak di Jalan Kayumanis Timur, Matraman, Jakarta Timur.

Modal Rp 85 juta didapatkan George lewat pinjaman dari beberapa orang. Dana ini dipakai untuk membuka kedai hingga membeli kebutuhan produk.

"Kalau mulai usaha sejak 2014. Modal pribadi hampir nol hampir nggak ada. Waktu itu dikenalkan sama orang seumuran saya. Ingin bikin usaha, ini 3 orang mau modalin Rp 85 juta," jelas Owner Monster Shaker George Alvino Putra.

Makanan dan minuman yang dijual di Monster Shaker tergolong terjangkau untuk kalangan anak muda. Dengan kisaran harga mulai dari Rp 3.000-Rp 21.000 per produk, konsumen bisa duduk dan ngobrol santai di Kedai Monster Shaker sambil menikmati aneka makanan dan minuman.

Sedangkan untuk produk khas Monster Shaker dijual mulai dari Rp 12.000-Rp 21.000. Untuk milkshake yang berukuran kecil diberikan nama human, sedangkan untuk yang besar diberikan nama monster.

"Ada dua ukuran untuk milkshake, yang kecil namanya human dan yang gede namanya monster. Selain itu juga ada makanan, kaya nasi goreng, french fries, oreo goreng, dan banyak lagi," kata George.

Setiap bulannya, kedai yang buka dari pukul 12.00 WIB hingga 02.00 WIB ini mampu menjual 5.000 porsi menu andalannya. George dan seorang rekannya saat ini memiliki 6 karyawan yang sehari-harinya membantu pelangggan yang datang.

Kedai yang menyasar kepada pelanggan anak sekolah hingga mahasiswa ini setiap harinya ramai didatangi pelanggan. George mengaku setiap bulannya ia mampu mengantongi omzet hingga Rp 100 juta.

"Kalau dihitung per bulan kita bisa jual 5.000 porsi secara keseluruhan. Kalau bicara omzet kurang lebih Rp 100 juta per bulan," tutup George.

Sumber: http://goo.gl/pxHxKM

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar