Rabu, 07 September 2016

Waspada! Virus Zika Rawan Menyebar di Bogor

Mewabahnya virus zika di negara tetangga seperti Singapura, menuntut Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor bergerak cepat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan pada Dinkes, Kusnadi mengatakan, virus zika yang melalui gigitan nyamuk Aedes cenderung bisa bertahan hidup dan menyebar di Kabupaten Bogor.

Menurut dia, antisipasi sudah dilakukan dengan membuat poster dan spanduk mengenai kasus tersebut.

“Zika ini sudah benar-benar meresahkan masyarakat dan harus diwaspadai penyebarannya,” tutur dia.

Ia khawatir, gigitan nyamuk menyerang ibu hamil yang bisa berdampak terhadap bayinya.

“Belum pasti semua, hanya saja ada kasus ibu hamil yang terserang dan kepala bayinya menyecil atau microcephalus,” ujar dia.

Meski kasusnya sedang mendunia, kata dia, hingga kini belum ada laporan yang positif terjangkit di Kabupaten Bogor.

“Jangan sampai ada kasusnya, sistem untuk antisipasi warga yang kembali masuk ke Indonesia, dari negara endemis wajib melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP),” terangnya.

Dirinya mengajak, masyarakat agar menjaga kebersihan dan kesehatan seperti mengubur, menutup, menguras dan membersihkan tempat-tempat penampungan air bersih serta menyikat bak yang dikuras ditambah pemberian abate .

Sedangkan jika dirasa kurang, kata dia, bisa dilakukan pengasapan atau dengan cara sederhana mengaktifkan obat nyamuk bakar dan semprotan.

Sumber: http://goo.gl/chHaQe

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar