Rabu, 28 September 2016

TPA Cipayung Longsor, Depok Tak Sabar Kirim Sampah ke Bogor

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengeluarkan surat percepatan pengiriman sampah ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Nambo, Kabupaten Bogor. Hal itu disebabkan TPA Cipayung Depok kondisinya sudah semakin kritis dan kelebihan kapasitas. 

Sebulan terakhir, setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut, terjadi pergeseran tanah yang menyebabkan sampah longsor atau amblas, karena sampah di setiap kolam menampung air hujan dan ditambah tekanan alat berat.

“Bingung kami buang sampah kemana? Karena TPA Cipayung sudah penuh. Sedang cari teknologi yang tepat untuk kelola sampah sendiri. TPA Nambo sangat diharapkan banget, karena itu kami keluarkan surat percepatan permohonan pada Gubernur Jawa Barat,” kata Kepala UPT TPA Cipayung Depok, Iyay Gumilar.

Iyay menambahkan, sudah ada perjanjian untuk mengurangi jumlah volume sampah yang diangkut ke Depok jika sudah diangkut ke TPST Nambo. Sayangnya, TPST Nambo belum mulai dioperasikan.

“Masih belum bisa buang sampah ke sana, padahal kami butuh sekali. Masih ada sesuatu yang kurang di sana untuk dioperasikan. Kalau sudah bisa diangkut ke sana akan dikirim 500 ton, beban kami akan berkurang,” jelasnya.

Setiap hari ada 750 ton sampah dibuang ke TPA Cipayung. Saat ini, pihaknya tengah memperbaiki kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang rusak akibat longsornya sampah

“Ini hanya Depok saja sampah yang masuk, kalau DKI juga kirim ke sini bisa luber. Kami masih mencari teknologi tepat guna untuk memilah sampahnya kepada pemerintah pusat,” tandasnya.

Sumber: http://goo.gl/OnFVWi

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar