Rabu, 21 September 2016

Tiru Jakarta, Transpakuan di Bogor Harus Dibangun Jalur Sendiri

Jika jalur khusus busway hanya kita temui di DKI Jakarta. Kedepan, Kota Bogor juga bakal mengadopsi sistem serupa.

Nantinya bus Transpakuan akan mempunyai jalur sendiri. Rencana itu sedang dimatangkan Pemkot Bogor. Diharapkan warga Bogor dapat beralih menggunakan trasnportasi publik.

Hal itu diungkapkan Walikota Bogor Bima Arya usai  menghadiri Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Hubnas) di Kantor DLLAJ.

“Menyoal kemacetan, kajian sudah ada tinggal beberapa hal yang perlu dimatangkan. Seperti jalur khusus untuk Transpakuan  di koridor utama,” ujarnya.

Jika Transpakuan tidak memiliki jalur khusus sambung Bima, maka akan tetap bersaing dengan kendaraan pribadi. Dan seperti yang telah diketahui bahwasanya pertumbuhan kendaraan mencapai 13 persen tiap tahunnya, sementara infrastruktur jalan hanya 1 persen.

“Makanya salah satu caranya adalah mendorong atau memaksa warga menaiki transportasi publik. Tapi sekarang masih dikaji secara khusus, targetnya nanti disampaikan yang penting sekarang konsepnya untuk jalus khusus ini perlu dicermati bersama,” ungkapnya.

Saat ini, Angkutan Kota (Angkot) sudah hampir 100 persen berbadan hukum. Tinggal bagaimana agar proses konversi 3 angkot menjadi 1 atau 2 bus bisa dipercepat. Kini Peraturan Walikota (Perwali) sudah ada di mejanya dan tinggal difinalisasi.

“Nanti disitu ada mekanisme subsidinya seperti apa, Standar Pelayanan Minimal (SPM) dari operator seperti apa. Jadi sebetulnya semuanya on progress tinggal tahapannya bagaimana mengakselerasi di lapangan,” paparnya.

Namun, lebih penting kini, pihaknya sudah sepakat dengan Kapolres Bogor Kota, AKBP M. Darwis untuk menegakkan juga mendisiplinkan angkot yang tidak memiliki surat-surat lengkap. Semisalnya sudahkah melakukan uji KIR pun dengan izin trayek, tak terkecuali memiliki SIM.

“Kalau tidak ada akan kita tindak tegas. Saya sudah sepakat Rabu nanti ada forum lalu lintas, setelah itu akan terjun ke lapangan memastikan semuanya tertib,” katanya.

Sumber: http://goo.gl/WThKbn

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar