Rabu, 28 September 2016

IPB Kenalkan Science Techno Park di Indonesia

Institut Pertanian Bogor (IPB) memperkenalkan IPB Science Techno Park. IPB Science Techno Park merupakan sebuah kawasan pengembangan inovasi dan area terpadu yang digunakan untuk pengembangan dan komersialisasi hasil inovasi produk serta jasa bidang pertanian tropis, pangan dan biosains termaju di Indonesia.

Rektor IPB, Herry Suhardiyanto, dalam sambutannya mengatakan, suatu kebanggaan bagi kampusnya membangun IPB Science Techno Park untuk mendukung kegiatan penelitian komersial dan pengembangan produk inovatif.

"Kami berharap IPB Science Techno Park memberikan keuntungan ekonomi berupa peningkatan nilai tambah produk dan penciptaan lapangan pekerjaan, keuntungan sosial berupa tersedianya wahana edutainment bagi masyarakat dan lingkungan,” kata Rektor.

Ia menuturkan, IPB punya ratusan inovasi. Sepanjang delapan tahun terakhir itu, dari 828 produk inovasi nasional, 316 karya atau 38 persen di antaranya dari IPB. Sayangnya, kata Herry, banyak produk hasil inovasi civitas akademika perguruan tinggi belum dilirik dunia bisnis. Menurutnya, ada sejumlah tahap yang perlu dilalui agar produk inovasi bisa dikomersialkan.

"Diharapkan dengan adanya IPB Science Techno Park didukung fasilitas dan infrastruktur yang baik dengan peraturan yang kondusif," paparnya.

Direktur PT Bogor Life Science and Technology (BLST) IPB, Meika Syahbana Rusli, menjelaskan, IPB Science Techno Park didirikan di kawasan Kampus IPB di Taman Kencana Bogor dengan total area seluas 3,46 hektare. Pengembangan tahap pertamanya dilakukan hingga tahun 2019 mendatang.

Untuk memenuhi hal tersebut, IPB Science Techno Park menyelenggarakan berbagai program diantaranya, penyediaan layanan fasilitas laboratorium dan pilot plant serta jasa analisis bagi riset komersial dan pengembangan produk.

“Selain itu, juga menyelengarakan inkubasi bagi start-up bisnis berbasis science dan technology. Program lainnya seperti interfacing antara inovator dengan kalangan industri dalam komersialisasi hasil inovasi sebagai upaya komersialisasi hasil inovasi. Selain itu juga perlu disediakan layanan pengembangan sumberdaya manusia dan solusi bisnis di bidang pertanian tropis, pangan, dan biosains,” imbuhnya.

Dalam kawasan IPB Science Techno Park tersebut juga dibangun sharing laboratory building and facility, sharing pilot plant area and facility, multi tenant building, edutainment dan galeri inovasi IPB, training dan meeting center, research center, guest house dan restaurant, park management , ruang terbuka hijau, area parkir serta fasilitas pendukung lainnya.

“Jadi IPB Science Techno Park ini merupakan tempat untuk melanjutkan fase penelitian sehingga hasil inovasi dapat diimplementasikan sebagai produk yang bisa ditawarkan dan dijual kepada masyarakat. Ratusan hasil penelitian IPB dan inovasinya dapat ditemui di IPB Science Techno Park,” tutur Meika.

Ia pun berharap ke depannya IPB Science Tekno Park menjadi Science Techno Park paling produktif dan terkemuka di bidang pertanian tropis, pangan dan biosains di Asia Tenggara.

Adapun, produk unggulan di IPB Science Techno Park diantaranya, benih padi IPB 3S, pepaya calina, beras analog, katulac pakan tambahan sapi perah, fastrex transporter di lahan perkebunan dan kehutanan, mie jagung, sormeal sereal sehat berbahan sorgum, sasumuzi, inventpro enzim rekombinan reverse transcriptase, serta rapid test flu burung berupa test kit untuk mendeteksi flu burung secara cepat.

Sumber: http://goo.gl/pxqTej

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar