Sabtu, 17 September 2016

Banyak Kerusakan, Wawali Panggil Kontraktor Pedestrian Jalan Pajajaran Bogor!

Rusaknya keramik pada pembangunan pedestrian di Jalan Pajajaran mulai mendapat atensi serius Pemkot Bogor.

Wakil Walikota Bogor (Wawali) Usmar Hariman berencana memanggil sejumlah pihak terkait. Diantaranya Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) dan konraktor dari PT HP.

Dalam pemanggilan itu Usmar akan  mempertanyakan apakah pembangunan jalur pejalan kaki sepanjang 300 meter dari Cidangiang hingga eks Pangrango Plaza itu sudah sesuai dengan prosedurnya. Begitu juga dengan penggunaan bahan materialnya.

“ Kemungkinan dalam minggu ini akan dipanggil kontraktornya,” ujar Usmar.

Menurut Usmar, kerusakan pedestrian diakibatkan karena kontraktor tak membedakan penggunaan material terutama untuk titik jalan masuk. Alhasil, karena sering dilalui kendaraan banyak batu andesit yang pecah karena tidak tahan dengan muatan kendaraan tersebut.

“Memang sebaiknya bahan dan kontruksi dititik jalan masuk dibedakan ketebalannya. Kalau pedestrian yang pejalan kaki tidak masalah sedangkan untuk titik tertentu terutama jalan masuk harus menggunakan material yang berbeda,” tegas Politisi Demokrat itu.

Meski masih menyesuaikan jadwal pemanggilan Usmar sudah menyiapkan sejumlah opsi agar jika dilakukan perbaikan nanti tidak mudah rusak.

“Kita akan tanyakan nanti, termasuk dinas terkait harus melakukan pengawasan terhadap pembangunan pedestrian. Kerusakan itupun tidak boleh terjadi pada progress pembangunan pedestrian diseputaran Kebun Raya Bogor (KRB),” akunya.

Sebelumnya harapan masyarakat Bogor  merasakan pedestrian di Jalan Pajajaran yang nyaman dan aman tidak berlangsung lama. Belum juga selesai dibangun, jalur pejakan kaki tersebut  kembali rusak.

Proyek yang baru dikerjakan satu bulan lalu itu, lapisan  batu andesitnya sudah retak hingga pecah akibat tergilas roda ban mobil. Kondisi paling parah terjadi di antaranya akses masuk kampus IPB Baranangsiang dan RS PMI Bogor.

Sumber: http://goo.gl/LfEfCH

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar