Senin, 26 September 2016

Anak Yang Kurang Tidur Berisiko Jadi Perokok & Konsumsi Narkoba

Tidur merupakan kebutuhan pokok setiap orang. Mulai bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua disarankan untuk tidur cukup setiap harinya. Menurut medis dan beberapa ahli, seseorang membutuhkan tidur atau waktu istirahat setidaknya 7 sampai 8 jam setiap hari. Kurang atau lebih dari waktu ini, dikatakan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Tidur yang kurang atau berlebih juga sangat memungkinkan seseorang mengalami berbagai risiko kesehatan mental dan perasaan yang kurang nyaman serta tenang. 

Dikutip dari anak-anak atau remaja yang kurang tidur bahkan sangat berisiko menjadi pecandu rokok juga konsumsi narkoba ketika ia tak memiliki tidur cukup setiap harinya. Selama 10 tahun terakhir, para peneliti telah memantau sedikitnya 186 anak di Pennsylvania Barat dan menemukan bahwa anak-anak yang kurang tidur cenderung menjadi pecandu rokok dan menggunakan narkoba untuk mengisi waktu luang selama terjaga. 

Tak hanya itu saja, anak-anak hingga remaja yang mengalami masalah kurang tidur atau insomnia juga diketahui cenderung lebih rentan konsumsi alkohol. Peneliti yang tergabung di Department of Psychiatry di University of Pittsburgh School of Medicine mengungkapkan jika anak-anak yang kurang tidur akan memasuki usia remaja yang lebih cepat dari seharusnya. Kemungkinan anak-anak ini konsumsi rokok, narkoba dan minuman keras bahkan 20 persen lebih tinggi dari anak-anak yang memiliki tidur cukup dan berkualitas setiap harinya. 

Para ahli mengungkapkan jika masalah kurang tidur pada anak bisa disebabkan oleh berbagai hal. Hal tersebut bisa berupa pergaulan yang kurang baik, kecemasan yang berlebihan, stres berat hingga depresi atau karena kondisi lingkungan yang memungkinkan anak tidak bisa tidur lebih awal. Dr Brant Hasler, seorang asisten profesor psikiatri dan psikologi mengungkapkan jika anak laki-laki yang lebih mudah mengalami gangguan tidur hingga penggunaan narkoba dan merokok. 

Sementara itu, akibat dari kurang tidur dan penyalahgunaan rokok, narkoba serta minuman beralkohol ini, saat dewasa kelak remaja-remaja tersebut akan sangat mudah mengalami gangguan tidur atau insomnia. Mereka juga dikatakan sangat rentan terhadap risiko kanker, stroke, jantung hingga penyakit berbahaya lainnya. 

Atas temuan ini, para ahli menyarankan agar setiap orang tua memantau buah hati dengan baik dan memastikan buah hati memiliki kualitas tidur baik serta waktu tidur cukup. Semoga, informasi ini bermanfaat dan kita semua tentu berharap bahwa buah hati di sekitar kita tak akan ada yang pernah kecanduan rokok, minuman keras apalagi narkoba.

Sumber: http://goo.gl/riAmEu

Reactions:

1 komentar:

  1. saya sangat berterima kasih banyak MBAH RAWA GUMPALA atas bantuan pesugihan dana ghaib nya kini kehidupan kami sekeluarga sudah jauh lebih baik dari sebelumnya,ternyata apa yang tertulis didalam blok MBAH RAWA GUMPALA itu semuanya benar benar terbukti dan saya adalah salah satunya orang yang sudah membuktikannya sendiri,usaha yang dulunya bangkrut kini alhamdulillah sekaran sudah mulai bangkit lagi itu semua berkat bantuan beliau,saya tidak pernah menyangka kalau saya sudah bisa sesukses ini dan kami sekeluarga tidak akan pernah melupakan kebaikan MBAH,,bagi anda yang ingin dibantu sama MBAH RAWA GUMPALA silahkan hubungi MBAH di 085 316 106 111 insya allah beliau akan membantu anda dengan senang hati,pesugihan ini tanpa resiko apapun dan untuk lebih jelasnya buka saja blok mbah PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

    BalasHapus