Jumat, 23 September 2016

25 Merek Franchise Ini Dinilai Paling Populer di Internet

Fakta menunjukkan di tengah era digital dewasa ini, kepopuleran sebuah brand atau merek di dunia online tak dapat dipisahkan dari eksistensi & keberhasilan pemilik brand mempopulerkan produknya secara total termasuk melalui jalur offline. Selain itu brand dengan tingkat popularitas tertinggi di internet, juga menguasai market share yang baik.

Demikian temuan atas hasil survei yang dilakukan TRAS N CO Research, sebuah Perusahan Riset yang konsen terhadap perkembangan brand dan bisnis, bersama IM Focus, Firma yang fokus pada strategi pemasaran di dunia digital serta PlasaFranchise.com.

Terdapat 25 brand dianggap memiliki tingkat popularitas tertinggi di bidangnya sekaligus layak mendapat penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award (IDPBA) 2016, untuk Kategori Bisnis Franchise, Lisensi dan Kemitraan.

Pemberian penghargaan IDPBA 2016 tersebut merupakan kali kedua digelar oleh TRAS N CO Research, IM Focus & PlasaFranchise.com. Tri Raharjo, Chairman TRAS N CO Research dan juga Penggagas Indonesia Digital Popular Brand Award mengatakan merek-merek yang terpilih dianggap telah melakukan berbagai brand activation dan customer enggagement di Internet dan berimbas pada penjualan dan pengusaaan market share di industrinya.

“Realita ini menarik untuk kita cermati, jika brand kita ingin menjadi market leader di industrinya, maka digital marketing mutlak dilakukan, sebab tren konsumen sudah mengarah pada dunia digital,” ujar Tri Raharjo.

Selain itu, brand-brand yang masuk pada peringkat teratas di kategori bisnis franchise, lisensi dan kemitraan, menurut Tri Raharjo, bisa jadi rujukan valid untuk mereka yang ingin membeli franchise. “Bagi franchise buyer, Digital Popular Brand Index ini jadi sebuah referensi awal untuk memilih bisnis franchise” tegasnya.

Metodologi Survei

Terkait dengan metodologi survei, Alex Iskandar, CEO IM Focus, menyatakan bahwa parameter survei Indonesia Digital Popular Brand Award 2016, terdiri dari tiga aspek, yaitu, yaitu Search Engine Based, Social Media Based, dan Website Based.

Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 diberikan kepada merek-merek Franchise, Lisensi dan Kemitraan dalam kategori produk tertentu yang memenuhi dua kriteria. Pertama, Merek-merek yang memperoleh nilai Popular Minimal 1.000 google Search / bulan atau total final skor minimal 15%.

Kedua, merek-merek yang menurut hasil survei berada dalam 3 peringkat teratas pada kategori bisnisnya. “Kriteria tersebut harus dipenuhi oleh sebuah merek franchise, lisensi dan kemitraan agar berhak mendapat Digital Popular Brand Award, karenanya, dengan kriteria ini, dalam 1 kategori bisnis tidak menutup kemungkinan terdapat lebih dari 1, maksimal 3 merek yang meraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2016.” kata Alex.

Merek-merek pemenang Indonesia Digital Popular Brand Award 2016, kategori bisnis Franchise, Lisensi, dan Kemitraan ini menurut Alex sudah sangat familiar dengan perkembangan digital. “Mereka mampu memanfaatkan tren digital untuk menaikan tingkat popularitasnya di internet dan mengukuhkan posisi teratas di industrinya. Saya kira ini tren positif untuk memaksimalkan daya saing bisnis di Indonesia,” paparnya.

Adapun 25 merek-merek peraih Indonesia Digital Popular Brand 2016, kategori bisnis Franchise, Lisensi dan Kemitraan terdiri dari: Alfamart, JNE, Martha Tilaar Salon Day Spa, Carvil, Shop & Drive, Quick Chicken, Arfa Barbershop, Diva Karaoke, Robotics Education Centre, Rocket Chicken, Depo Air Minum Biru, Sabana Fried Chicken, Bebek Jumbo, MOZ5, Tiki, Kiddy Cuts, Bakmi Naga Resto, Era, Miracle, Voltras Agent Network, Snapy, Gian Pizza, Auto Bridal, Esl Express, dan Apotek Kimia Farma.

Sumber: http://goo.gl/mRNddD

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar