Senin, 15 Agustus 2016

Pagar Istana Bogor Dibongkar Demi Selfie, Warga Menolak dan Lebih Meminta Ini

Wacana pembongkaran pagar utama Istana Bogor dimundurkan 20-30 meter ke belakang demi mengakomodir keinginan masyarakat untuk bisa ber-selfie mendapat pro kontra. Yang pro sudah jelas memang menginginkan tujuan pembongkaran tersebut, bagaimana dengan yang kontra?

Salah seorang warga Bogor, Muhammad Kosasih, mengatakan bahwa hal tersebut tidak perlu dilakukan. Menurut dia, justru sebenarnya sudah jarang sekali orang ingin selfie di depan Istana Bogor.

“Perasaan gak ada deh orang yang suka selfie di depan Istana Bogor. Jadi kenapa harus diubah-ubah?” kata dia.

Warga Tanahsareal, Ria mengatakan hal yang senada. Dia mengatakan, yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah pusat maupun pemerintah daerah Kota Bogor menyejahterakan masyarakat Bogor.

“Saya kira wacana itu gak penting deh, apalagi sekadar untuk selfie. Mending wacanakan program yang menyejahterakan masyarakat Bogor. Perbanyak lapangan kerja dan atasi kemacetan yang lebih penting,” tutur dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam waktu dekat, pagar utama istana yang menjadi tempat tinggal Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dibongkar dan dimundur ke belakang. Hal itu disampaikan langsung oleh Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto.

“Iya, hanya pintu masuk utama (Istana). Jadi warga bisa berfoto dengan latar belakang Istana Bogor. Rencananya tahun depan, lebarnya kurang lebihnya 20-30 meter,” ujar  Bima saat audiensi perihal proyek pedestrian (pejalan kaki) Kebun Raya Bogor.

Meski begitu, Bima belum mengetahui secara detail perihal rencana pemunduran pagar Istana yang diminta oleh Sekretariat Negara (Setneg) Kepresidenan.

“Saat ini Detail Engineering Design (DED)  sedang dikerjakan. Untuk lebih pastinya silahkan tanyakan ke dalam (Istana),” tutupnya.

Terpisah, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bogor Chusnul Rozak membenarkan rencana pemunduran pagar Istana yang diminta oleh Setneg. Informasi yang ia dapat, rencananya pagar Istana akan dimundurkan di satu titik saja yaitu pintu utama.

“Dari Jalan Jarak Harupat dan Jalan Juanda disitu aja. Pak walikota memberi arahan atas permintaan Presiden untuk memundurkan pagar Istana. Itu dilakukan agar masyarakat bisa lebih dekat dengan Istana, Pak Presiden juga terkadang ingin lebih dekat menyapa warga,”bebernya.

Sumber: http://goo.gl/DFlH76

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar