Sabtu, 27 Agustus 2016

Ngamen Kreatif di Taman-taman Kota Bogor

Kota Bogor tak hanya memiliki taman-taman untuk memperindah lingkungan. Taman-taman itu juga memiliki fungsi sebagai tempat berkumpul warganya. Wajar bila Komunitas Rintik Taman Akustik (Artistik) memilih taman kota sebagai tempat terbaik untuk ngamen kreatif di Kota Hujan itu. 

Taman, musik, dan Bogor menjadi tiga unsur penting komunitas Artistik berkreativitas. Komunitas itu mencoba memberikan wadah bagi setiap pelaku musik, untuk bisa berkreasi kreatif di taman kota. "Lewat musik, kami ingin mengajak masyarakat untuk sadar mengenal fungsi taman itu sendiri," ujar Ketua Komunitas Atistik, Aru Prayogi, kepada Republika, pertengahan pekan ini. 

Dari sekian banyaknya taman di Kota Bogor, Komunitas Artistik sudah menggelar ngamen kreatifnya di tiga taman. Taman Kencana, Taman Heulang, dan Taman Corat-coret sudah menjadi lokasi ngamen kreatif dengan media akustik sehingga menarik anak muda di Kota Bogor. 

Aru mengungkapkan, mengambil taman sebagai unsur terpenting dalam kegiatan ngamen kreatif bukan tanpa alasan. "Karena sebagian besar pengunjung taman itu datang dan mungkin merusak keasrian serta fasilitas di dalam taman," ucap dia. 

Hadirnya musik akustik, Aru menuturkan, paling tidak bisa mengalihkan kebiasaan buruk sebagian masyarakat Kota Bogor. Masyarakat pun bisa mendapatkan hiburan musik di taman secara mudah dan tetap menarik. "Kami akustikan ngundang band-band juga dan tempat akustikan-nya setiap kali selalu berbeda taman," ungkapnya. 

Berpindahnya lokasi taman, menurut Aru, sekaligus memberikan informasi kepada warga Bogor yang belum mengetahui adanya beberapa taman di Kota Hujan itu.

Tak hanya soal musik, Komunitas Artistik juga mewadahi hal lain yang bisa dibagikan kepada warga Kota Bogor. Aru mengungkapkan, sering mengundang pemateri untuk menyampaikan soal bela negara, kesenian, kebudayaan bahkan hingga mengadakan acara sosial untuk anak yatim piatu dan dhuafa. 

Creative Director Komunitas Artistik, Rifal Arif Subagio, menuturkan, di Kota Bogor ada sekitar 32 taman, tapi kebanyakan masyarakat Bogor hanya mengetahui beberapa saja. "Artistik sebagai wadah seniman menyalurkan bakat dan potensinya dalam dunia musik sekaligus mengampanyekan Bogor untuk menjadi kota sejuta taman," ujar dia.

Tak hanya Rifal, pendiri lainnya, Agus Setiawan, menyatakan hadirnya kegiatan ngamen kreatif bisa mengembalikan fungsi taman sebagai wadah interaksi sosial. "Kegiatan ini juga positif bagi pekerja seni musik indie di Kota Bogor dalam memperkenalkan karyanya," katanya menjelaskan.

Lewat ngamen kreatif, anggota Komunitas Artistik berharap, taman dapat menjadi sektor pariwisata baru bagi warga Kota Bogor dan masyarakat luas. Tak hanya bagi penikmat musik, Komunitas Artistik juga berharap bisa mewadahi pelaku musik mana pun untuk berkreasi.

Sumber: http://goo.gl/d8Yhgj

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar