Kamis, 18 Agustus 2016

Kuburan Disulap Warga Bogor Jadi Tempat Perlombaan 17-an

Semarak HUT ke-71 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2016 pun dirasakan warga Sindangsari, Kelurahan Kebonkalapa, Bogor Tengah, Kota Bogor. Karena keterbatasan lahan, kampung padat penduduk ini pun menyulap area makam menjadi tempat perlombaan 17-an.

Tidak hanya di Istana Merdeka, Jakarta atau Lapangan Pusdikzi, Kota Bogor. Anak-anak warga Sindangsari pun nampak antusias mengikuti berbagai lomba seperti lomba makan kerupuk, menghafal Pancasila, balap karung dan lainnya.

Meskipun pergerakan mereka dibatasi batu nisan di kanan-kiri, mereka tidak takut mengikuti berbagai lomba di tempat yang sebagian orang dianggap horor.

Ketua Panitia Perlombaan 17-an, Acep Soejadi Kala menuturkan, kegiatan serupa kerap dilakukan warga Sindangsari setiap tahunnya.

Kata dia, hampir semua lahan di sekitarnya sudah menjadi tempat pemukiman dan tidak lagi ada lahan kosong atau tanah lapang. "Satu-satunya lahan yang agak lapang, ya area makam. Jadi terpaksa dibuat di sini," katanya.

Namun demikian, Acep memastikan aktivitas perlombaan tidak sampai merusak nisan-nisan maupun penghuninya. "Di mana pun tempatnya, yang terpenting kita semua bisa merayakan dan mengisi hari kemerdekaan pun dengan segala keterbatasan," paparnya.

Rizki (8) pemenang lomba lari karung mengatakan, tidak takut dengan perlombaan di area makam. Hanya saja, apabila ada area lapangan untuk dijadikan tempat bermain atau perlombaan tentunya lebih menyenangkan.

"Maulah kalau ada lapangan. Jadi tidak selalu bermain atau perlombaan di gang sempit atau di area makam," katanya seraya senang mendapatkan hadiah dari panitia.

Sumber: http://goo.gl/j4H4zt

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar