Jumat, 05 Agustus 2016

4 Ton Kurma untuk Oleh-Oleh Jamaah Haji di Bogor

Kurma merupakan buah identik yang berasal dari Timur Tengah, khususnya tanah suci Makkah. Seperti menjelang masa haji seperti ini, kurma masih merupakan salah satu buah paling favorit yang dijadikan oleh-oleh bagi para jamaah haji sepulangnya dari Makkah. 

Ada berbagai jenis buah kurma yang menjadi incaran pembeli yakni kurma jenis dabas, lulu, sayer, dan yang paling diburu adalah jenis kurma madinah atau ajwa. Buahnya yang besar dan cita rasanya manis sekali membuat kurma jenis ini jadi primadona ketika dijadikan buah tangan. 

Salah seorang penjual oleh-oleh khas Makkah di Jalan Pahlawan, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, bernama Sakinah (34) menuturkan, menjelang masa haji seperti ini tokonya mampu menjual buah kurma hingga 4 ton. 

"Kalau hari biasa kita cuma stok 200 karton, isinya itu satu kardus 10 kilogram. Tapi kalau mau musim haji seperti sekarang, kita stok sampai 400 karton, jadi ya sekira 4 ton, dan itu biasanya habis dibeli jamaah untuk oleh-oleh," katanya.

Kurma-kurma tersebut Sakinah impor langsung dari Makkah dan terdiri dari berbagai jenis kurma. Namun untuk tahun ini hanya ada empat jenis yang diperbolehkan masuk di Indonesia yakni kurma jenis dabas, lulu, sayer, dan ajwa atau madinah. 

"Biasanya ada 10 jenis kurma kita jual, seperti rabe, nagal, halas, mesir itu sekarang susah. Saya dapat info susah masuk ke Indonesia jenis itu, terus jadinya harga kurmanya yang ada sekarang jadi naik sampai Rp80 ribu per kartonnya," terang dia. 

Pada kondisi normal, harga kurma jenis dabas dijual Rp300 ribu per kartonnya, namun sekarang mencapai Rp350 ribu. Untuk kurma lulu yang sebelumnya Rp400 ribu saat ini seharga Rp450 ribu per kartonnya. Sementara kurma ajwa atau kurma nabi saat ini tembus mencapai Rp350 ribu per kilogramnya.

"Paling banyak dicari atau yang paling terkenal orang kurma ajwa atau kurma nabi. Harganya memang mahal, tapi memang beda dari yang lain. Biasanya orang beli kurma ini untuk keluarga dekat saja, kalau untuk orang lain beli yang jenis dabas atau lulu," tambahnya. 

Buahnya yang besar berwana kehitaman serta memliki tekstur lebih manis membuat buah kurma jenis ini menjadi primadona dibandingkan jenis yang lainnya. "Memang paling enak dari yang lain. Juga tidak berkulit buahnya," jelasnya.

Selain kurma, ada beberapa jenis oleh-oleh yang digandrungi pembeli yakni air zam-zam, kismis iran, dan cokelat. Untuk air zam-zam di tempat ini dijual dengan harga Rp450 ribu per 5 liternya. Sedangkan untuk kismis iran dijual Rp80 ribu per kilogramnya. 

"Air zam-zam juga banyak ukurannya ada yang paling besar itu ukuran 5 liter, terus yang paling kecil 80 mililiter. Ada juga makanan favorit lainnya, biasanya untuk anak-anak cokelat turki sama cokelat batu," tuturnya.

Namun, omzet yang didapat pada masa haji tahun ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun kemarin. 

"Kalau dihitung pasti saya kurang tahu jumlahnya, tapi kalau dilihat tahun sekarang ada penurunan soalnya harganya naik sama barangnya susah masuk jadi pembeli agak susah," pungkasnya.

Sumber: http://goo.gl/gcjQbS

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar