Rabu, 24 Agustus 2016

30 Finalis Mojang Jajaka Diarak Delman Menyusuri Kota Bogor

Sebanyak 30 finalis Mojang Jajaka (Moka) Kota Bogor diarak menggunakan delman menyusuri Kota Bogor.

Mereka mengambil rute Jalan Juanda, Jalak Harupat, Sempur, kemudian berputar di Taman Kencana, Jalan Pajajaran, Jalan Otista, dan berakhir di Bogor Trade Mall (BTM). Ya, ritual ini adalah bagian dari kegiatan ajang Unjuk Kabisa.

“Amat mengapresiasi kegiatan ini, dan berharap seluruh finalis sebelum menampilkan kemampuannya di ajang Unjuk Kabisa, terlebih dahulu dapat dikenal masyarakat Kota Bogor melalui pawai yang memang sudah rutin digelar,” ujar Wakil Walikota Usmar Hariman, usai melepas pawai di Balaikota.

Di ajang Unjuk Kabisa, ia berharap, para finalis mampu menampilkan seluruh kemampuan juga keahlian masing-masing agar dapat memperoleh nilai lebih.

“Saya percaya, semua finalis yang tampil di unjuk kabisa adalah pemenangnya. Kalian semua merupakan generasi muda Kota Bogor yang terbaik, yang menjadi harapan kami semua,” katanya.

Senada, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf), Shahlan Rasyidi mengungkapkan, pawai ini bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa setiap tahun di Kota Bogor ada pemilihan Mojang dan Jajaka.

Setelah beristirahat, finalis pun bersiap-siap untuk tampil dalam unjuk kabisa.

“Dalam unjuk kabisa ini, semua finalis harus bisa menampilkan kemampuan dan kemahirannya masing-masing,” terang Shahlan.

Pantia, kata Shahlan, tidak menentukan peserta harus menampilkan apa. Mereka bebas memilih sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, mulai dari tarian, puisi, dan pidato. Unjuk kabisa sendiri dinilai langsung oleh tim juri serta disaksikan umum.

“Ke-30 finalis yang tampil di unjuk kabisa merupakan peserta Moka yang telah berhasil melewati berbagai tahapan ataupun penyaringan. Dari mulai administrasi, tes tertulis, wawancara, kemampuan berbahasa Inggris dan Sunda, serta berbagai tes lainnya,” tandas Shahlan.

Sumber: http://goo.gl/HXbFT4

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar